Senin, 21 Mei 2012

TRADISI PENERIMAAN CALON PEJABAT DAN PELEPASAN PEJABAT KODAM IX/UDAYANA

Penerangan Kodam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
22 Mei 2012

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Leonard menerima laporan korps serah terima jabatan dan  acara tradisi pelepasan mantan pejabat Kodam IX/Udayana dan penerimaan calon pejabat Kodam IX/Udayana yang di laksanakan di Hall makodam IX/Udayana, Selasa ( 22/5).

Dalam acara tersebut Pangdam IX/Udayana mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kolonel Arh I Dewa Ketut Siangan,S.IP, Kolonel Inf Heru Suryono,S.IP, Kolonel Caj Drs. Dudik Satriyo Wiyono dan Mayor      Czi Budi Pamudji atas pengabdiannya selama ini,semoga ditempat yang baru enantiasa dapat meningkatkan pengabdiannya sesuai dengan jabatan bidang tugasnya masing-masing.

Kemudian, ucapan selamat kepada Kolonel Inf   Zulfardi Junin, Kolonel Caj Agus Mintarto,S.Sos dan Mayor Czi Karter Joyi Lumi  atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat untuk memangku jabatan sebagai Danrem 162/ Wira Bhakti, Kaajendam serta Dandenzipur-9, mudah-mudahan kepercayaan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa kondisi geografis wilayah Korem 162/Wira Bhakti yang terdiri dari   pulau-pulau besar dan kecil dengan keanekaragaman budaya dan adat istiadat memiliki ciri khas yang berbeda satu dengan lainnya, kondisi ini selain dapat memperkaya khazanah budaya, juga mengandung berbagai potensi kerawanan apabila tidak mendapat perhatian dan tidak dikelola dengan baik.

Kerawanan yang masih sering terjadi sampai saat ini disebabkan oleh adanya permasalahan kecil misalnya perselisihan paham antar kelompok yang berujung pada pertikaian antar kampung di beberapa daerah, Kejadian seperti ini harus secepatnya ditangani karena jika dibiarkan maka akan mengarah kepada gejolak sosial yang lebih besar, apalagi jika disusupi oleh kelompok tertentu yang sengaja ingin memperkeruh suasana.

Selain perselisihan antar kelompok, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan yaitu mengantisipasi  adanya ancaman terorisme. Walaupun kita mengetahui bahwa selama ini wilayah Nusa Tenggara Barat tidak pernah dijadikan target atau sasaran oleh para teroris, namun  harus tetap waspada dan tidak boleh lengah.

Untuk itu kepada Komandan Korem 162/Wira Bhakti yang baru untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini serta lapor cepat jika menemukan permasalahan yang muncul guna mendapatkan penanganan dengan cepat dan proporsional.

Selanjutnya, kepada Kaajendam  baru  hendaknya dapat melaksanakan tugas pokok      yaitu membina dan menyelenggarakan pengurusan administrasi personel, administrasi umum dan pemeliharaan kesejahteraan moril prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana dengan baik.

Selanjutnya  sebagai Satuan Bantuan Tempur, Denzipur-9 bertugas memperlambat atau menghalangi gerak maju lawan dan membantu kelancaran gerak maju pasukan kawan.

Selain itu, Denzipur-9 bersama satuan terkait lainnya juga turut dalam kegiatan protokoler kenegaraan yaitu pengamanan VIP dan VVIP serta penanggulangan aksi terorisme dan aksi sabotase lainnya. 

Mengingat sangat pentingnya tugas yang diemban oleh Denzipur-9, maka saya perintahkan kepada Dandenzipur-9 yang baru agar berpikir logis dan bersikap maupun bertindak yang terbaik. Tingkatkan kualitas dan kemampuan anggota, terutama
Kualitas dan kemampuan diri, mantapkan kepribadian dan disiplin  sehingga akan tercermin sosok prajurit Denzipur-9 yang benar-benar handal dan profesional di bidangnya.

Hadir dalam acara tersebut Kasdam IX/ Udayana,  Para Asisten dan Pejabat Teras Kodam lainnya,Ibu Ketua, Wakil Ketua beserta  segenap Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IX/ Udayana serta undangan lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar