Jumat, 31 Agustus 2012

KODAM IX/UDAYANA GELAR GLADI MAKO

Pendam IX/Udayana
Editor PNS Nengah Riasih
31 Agustus 2012

Kepala Staf Umum TNI,Marsekal Madya TNI Daryatmo, S.Ip. membuka Gladi Mako Kodam IX/Udayana di Ruang Erlangga Makodam IX/Udayana pada jumat (31/8).

Gladi Mako ini diikuti oleh para Pejabat Kodam IX/Udayana berjumlah 300 orang termasuk juga dari unsur  TNI AL , TNI AU, latihan diarahkan untuk mecapai tujuan strategis dengan sasaran operasional yang telah ditetapkan sehingga dalam kaitan tersebut sangat dibutuhkan adanya kemampuan Komandan dan Staf terutama dalam proses pengambilan keputusan dan kemampuan penyusunan perencanaan Operasi Militer baik dalam konteks Operasi Militer Perang maupun dalam konteks Operasi Militer Selain Perang.  Disamping itu pula latihan diharapkan dapat menjamin konektivitas antar kegiatan sesuai dengan tujuan operasional yang dideduksi dari tujuan strategis sehingga latihan yang di gelar ini harus mampu menguji prosedur hubungan Komandan dan Staf khususnya dalam proses pengambilan keputusan.

Pada kesempatan tersebut Kepala Staf Umum TNI Marsekal Madya TNI Daryatmo,S.Ip. membacakan  amanat Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam perkembangan situasi lingkup dunia dengan segala perkembangannya telah menggeser paradigma tentang perang yaitu perang Asimetrik atau perang generasi keempat dimana sejarah telah memperlihatkan bahwa kekuatan yang lebih lemah bisa mengalahkan kekuatan yang lebih kuat sehingga hal ini dapat melahirkan pandangan yang optimistik bagi kemajuan suatu bangsa.
Selanjutnya dalam lingkup regional terutama dari aspek militer bahwa Indonesia berada dalam posisi Asimetrik sehingga dalam rangka menyelenggarakan pertahanan dan keamanan negara sangat membutuhkan kreatifitas dan koreksi terhadap kesinambungan konsep pengamanan wilayah dan Kekuatan Nasional guna menghadapi segala bentuk ancaman yang mungkin timbul.

Kasum TNI menegaskan pahami bahwa sasaran dan medan perang Asimetrik atau perang generasi keempat tidak lagi hanya terbatas pada penguasaan wilayah semata tetapi lebih menjangkau terhadap aspek Ekonomi, Budaya, Media, Komunikasi, Psikologi Massa, Energi dan lain sebagainya.

Latihan ini mengambil tema “ Kodam IX/Udayana Selaku Kogasratgab Melaksanakan Operasi Darat Gabungan di Wilayah Tanggung Jawabnya Dalam Rangka Mendukung Tugas TNI “.

Searah dengan tema latihan tersebut, Kodam IX/Udayana selaku Kotama Ops dalam melaksanakan operasi darat gabungan,  maka latihan ini diharapkan dapat di gelar dan didifinisikan sebagi kepentingan operasi penangkalan dan penindakan serta operasi pemulihan dan perdamaian. Latihan operasi militer penangkalan kiranya dapat di arahkan untuk pengembangan strategi preventive dan preemptive serta operasi penindakan yang ditujukan bagi pengembangan offensive dan defensive,sedangkan operasi pemulihan dan perdamaian diarahkan bagi perumusan  strategi defensive aktif dihadapkan dengan prediksi dinamika perkembangan ancaman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar