Rabu, 29 Maret 2017

Kaderisasi Pembina Pramuka Saka Wira Kartika, Tingkatkan Kualitas Pembina Pramuka

Pendam IX/Udayana
Rabu, 29 Maret 2017

Sejumlah anggota Kodim 1607-01/Sumbawa yang dipimpin Danramil 01/Sumbawa Kota Kapten Inf. Mulyanto menghadiri kegiatan seleksi Kaderidasi pembina Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1607/Sumbawa SMKN 1 Sumbawa, Rabu (29/3) bertempat di SMKN 1 Sumbawa Jalan Durian no. 3 Kel. Umasima Kec. Sumbawa Kab. Sumbawa Barat.

Kegiatan berlangsung hanya satu hari dan kegiatan seleksi kaderisasi ini bertujuan agar Pramuka Satya Wira Kartika Kodim 1607/Sumbawa dapat meningkatkan kualitas pengembangan Dewan Kerja Ranting yang berkelanjutan, dapat memperkuat peran anggota dalam peningkatan dan pengembangan kegiatan kepramukaan masing-masing dengan adanya pembina pramuka disekolah masing-masing.

Semoga dengan telah diselenggarakannya kegiatan seleksi Kaderisasi Pembina Pramuka di SMKN 1 Sumbawa ini dapat meningkatkan kualitas Pembina Pramuka dalam rangka melakukan pembinaan di Gugus depan, dengan meningkatnya kualitas Pembina tentu akan berdampak kepada kualitas peserta didik yang melahirkan generasi muda yang berkarakter sebagaimana yang diamanatkan di dalam Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Pembina Pramuka Satya Wira Kartika Kodim 1607/Sumbawa, Pembina2 Pramuka SMKN 1 Sumbawa, Babinsa Sumbawa Besar dan Seluruh anggota Pramuka SMKN 1 Sumbawa. (Penrem 162/Wira Bhakti)

Koramil 1608-04/Woha Turun Ke Sungai Atasi Banjir



Pendam IX/Udayana
Rabu, 29 Maret 2017

Pasca banjir Kab.Bima di lima titik banjir yaitu Desa Naru, Desa Nisa, Desa Rabakoda, Desa Talabiu, dan Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berdampak kepada 600 rumah terendam, banjir setinggi leher orang dewasa, 600 KK pengungsi tersebar di rumah keluarganya dan warga yang tidak terkena banjir dan beberapa lokasi Pertanian ikut terendam untuk korban jiwa sementara nihil dari data awal yang didapat di lapangan. Senin, 27 Maret 2017. Anggota Kodim 1608/Bima langsung turun bersama masyarakat beramai-ramai membersihkan lumpur, sampah di selokan, gorong-gorong hingga sampah yang mengendap di sungai. Di sejumlah gang juga dipadati aktivitas pembersihan pasca banjir.

Bertempat di Jembatan Tente Kecamatan Woha Kabupaten  Bima,  Babinsa Tente,  Sertu Faris, bersama warga dan Satpol PP,  melaksanakan kegiatan pembersihan dan pengangkatan Sampah yang menahan Laju air di bawah jembatan,  pengangkatan secara Manual dilakukan karena belum adanya alat berat/Eksavator guna mengurangi debit air yang masuk ke pemukiman warga Desa. Nisa dan Desa. Naru.

Dari BMKG bahwa intensitas hujan di Kabupaten Bima masih tinggi dan masyarakat harus waspada serta harus rajin membersihkan lingkungan karena apa bila curah hujan tinggi air bisa tersumbat akibat sampah yang jarang dibersihkan selaku Babinsa sering menyarankan disetiap rapat baik tingkat kelurahan maupun Rw dan Rt , agar setiap warga selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama lingkungan yang ada aliran sungai untuk selalu membersihkan dari sampah atau kotoran lainya yang mengakibatkan aliran sungai itu tersumbat. (Penrem 162/Wira Bhakti)

Sabtu, 25 Maret 2017

Babinsa Pengambengan Melaksanakan Pengamanan Upacara Melasti



Pendam IX/Udayana
Sabtu, 25 Maret 2017

Kegiatan upacara Melasti dipusatkan di Pantai Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, Sabtu (25/3), dikarenakan terdapat sebuah Pura Segara sebagai tempat pemujaan Tuhan Yang Maha Esa Yang dimanifestasikan sebagai Sang Hyang Baruna.

Upacara melasti tersebut dimaksudkan sebagai simbol penyucian terhadap Pratima dan Pascima maupun benda Sakral lainnya yang terdapat di Seluruh pura Dang Kahyangan maupun Pura Desa di Kecamatan Negara.

Aparat TNI-Polri, Pecalang, Sat Pol PP, dan Banser bersinergi sehingga akan tercapai suatu rasa aman dan nyaman bagi umat Hindu yang melaksanakan upacara Melasti. (Penrem 163/Wira Satya)

Umat Hindu Kodim Bangli Ngayah Untuk Sarana Upacara


Pendam IX/Udayana
Sabtu, 25 Maret 2017

Menjelang kegiatan Piodalan di Pura Ulundanu Batur Kintamani Bangli pada Purnama Kedasa tanggal 11 April 2017 berbagai kegiatan sudah disiapkan untuk perayaan Piodalan. Masyarakat dari berbagai lapisan sudah mulai melaksanakan ngayah dalam penyiapan tersebut. Tidak terkecuali Umat Hindu Kodim 1626/Bangli juga melaksakan kegiatan Karbak/Ngayah, Sabtu (25/3).

Dipimpin Ketua umat Lettu Chb Komang Gita puluhan umat Hindu Kodim 1626/Bangli melaksakan Karya Bhakti/Ngayah dengan kegiatan  membuat sarana upacara piodalan Ngusaba di pura Ulun Danu Batur yaitu dengan membuat  sarana upacara seperti Klakat, Katik sate dan sarana lainnya. Upacara ngusaba yang dilaksanakan setahun sekali yang bertepatan dengan purnama  Kedasa akan dihadiri oleh umat Hindu Se-Bali. Pura Ulun Danu Batur yang merupakan salah satu Pura Sad Khayangan tempat memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam manefestasinya sebagai Dewi Danu (Kemakmuran/Kesuburan).

Menurut Ketua Umat Hindu Kodim 1626/Bangli kegiatan karya bhakti/ngayah ini memiliki dua makna penting yaitu dari perspektif darma negara merupakan implementasi dari kegiatan Binter dalam rangka meningkatkan keeratan hubungan dengan masyarakat sehingga tercipta Kemanunggalan TNI rakyat, sedangkan dari perspektif darma Agama yaitu untuk meningkatkan srada bakti kehadapan Tuhan Yang Maha Esa untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan prajurit. (Penrem 163/Wira Satya)

Aparat Gabungan Buka Jalan Desa Terara Kecamatan Terara Kabupaten Lotim



Pendam IX/Udayana
Sabtu, 25 Maret 2017

Bintara Pembina Desa atau Babinsa merupakan ujung tombak suksesnya pelaksanaan tugas pokok TNI AD, hal ini dikarenakan  Babinsa yang selalu berada ditengah-tengah masyarakat  yang ada di Desa Binaannya harus dapat membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

Kedekatan Babinsa dan masyarakat ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1615-06/Terara pada hari Jum’at 24 Maret 2017 bersama dengan Babinkamtibmas Desa Terara membantu masyarakat membuka jalan yang ada di Desa Terara Kecamatan Terara Kabupaten Lotim.

Pembukaan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 1,5 meter dari gang Satelit menuju tempat pemakaman umum Galih yang ada di Desa Terara ini dikerjakan secara bergotong-royong dengan masyarakat, hal ini dilakukan mengingat dengan bekerja secara bersama-sama maka pekerjaan akan lebih cepat selesai dan tentunya akan menghemat tenaga.

Seperti apa yang disampaikan oleh salah seorang warga yang mengatakan bahwa keberadaan Babinsa sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena dengan adanya Babinsa segala permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dapat terselesaikan dan wilayahpun menjadi lebih aman.   (Penrem 162/Wira Bhakti)

Koramil 1615-03/Sambelia Tidak Mengenal Hari Libur Demi Masyarakat



Pendam IX/Udayana
Sabtu, 25 Maret 2017

Anggota koramil 1615-03/Sambelia bersama masyarakat Dusun Batusela dan warga Desa  Darakunci Kec. Sambelia Kab. Lotim  bergotong royong memperbaiki jalan dan menghidupkan kembali drainase yang  tertimbun akibat banjir yang melanda desa tersebut.Sabtu 25-3-2017.

Danramil mendapat laporan dari warga bahwa jalan yang menghubungkan desa tersebut masih tertimbun lumpur begitu juga dengan selokannya akibat banjir, untuk itu Danramil 1615-03/Sambelia setelah menerima laporan dari warga, Sabtu, 25 Maret 2017 Danramil langsung mengerahkan anggotanya terjun langsung ke lapangan untuk membantu warga dalam pembersihan jalan tersebut.

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar jalan dapat berfungsi kembali dan saluran air  lancar karena dalam hal ini kalau tidak  dibersihkan hanya jalan itulah satu-satunya yang digunakan untuk menuju ke Kecamatan Sambelia.

Danramil 1615-03/Sambelia Kapten Inf Muslim mengatakan  bahwa gotong royong ini bertujuan untuk membangkitkan dan membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat sebagai upaya penguatan integritas sosial menuju masyarakat sejahtera, selain itu gotong royong ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antar warga di daerah itu dan menyampaikan kepada warga agar di musim penghujan ini harus extra membersihkan selokan selokan agar air mengalir dengan lancar dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang  sampah sembarangan yang akan mengakibatkan banjir. (Penrem 162/Wira Bhakti)