Kamis, 31 Januari 2019

Dandim 1616/Gianyar : Prajurit Kodim Gianyar Harus Profesional dan Memiliki Dedikasi Tinggi


Pendam IX/Udayana
Kamis, 31 Januari 2019

Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan setiap prajurit Kodim 1616/Gianyar perlu di laksanakan pengujian secara obyektif kepada seluruh Prajurit sesuai program latihan yang telah di tetapkan oleh Institusi TNI dalam rangka membentuk postur Prajurit yang memadai dan untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan, ketrampilan dalam setiap pelaksanaan tugas di hadapkan pada tuntutan tugas dan tanggung jawab yang semakin kompleks ke depannya. 

Menanggapi hal tersebut, Kodim 1616/Gianyar menggelar Latihan Dasar Perorangan (UTP) bagi prajuritnya yang di pusat di daerah Bukit Jati, Samplangan, Gianyar, Rabu (30/1).

Dandim 1616/Gianyar, Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, S.E., M.M. secara langsung meninjau pelaksanaan Uji Terampil Perorangan yang diikuti oleh ratusan prajurit Kodim 1616/Gianyar yang penuh semangat dengan menggunakan alat perlengkapan perorangan sesuai kemampuan dasar yang dimiliki.

"Prajurit Kodim 1616/Gianyar harus profesional dan memiliki dedikasi yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas pokoknya dengan tuntutan menjadi Prajurit yang sanggup melaksanakan tugas demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara," ujar Dandim di sela-sela pelaksanaan ujian bagi Prajurit.

Lebih lanjut Dandim 1616/Gianyar menyampaikan dengan profesionalitas yang tinggi di harapkan setiap Prajurit dalam tugas sehari-hari tidak terpengaruh pada situasi lingkungan tugas yang mengarah pada penyimpangan maupun pelanggaran-pelanggaran yang berkaitan dengan desiplin Prajurit, apalagi berkaitan dengan perhelatan Politik pada Pemilu 2019 ini.

"Netralitas TNI tetap di pedomani oleh setiap Prajurit sehingga kemampuan dalam melaksanakan pengamanan Pilkada nantinya dapat fokus dan di laksanakan sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya. (Kodim 1616/Gianyar)

Wujud Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat, Koramil Satar Mese Gandeng Warga Bersihkan Saluran Irigasi


Pendam IX/Udayana
Kamis, 31 Januari 2019

Anggota Koramil 1612-7/Satar Mese dengan pimpinan Plh. Danramil 1612-7/Satar Mese Pelda Fernando Mendonca bersama masyarakat Poktan (Kelompok Tani) Desa Wewo melaksanakan kerja bhakti pembersihan saluran irigasi tersier sepanjang 4 km yang berada di Dusun Pong Kulung, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai, Rabu (30/1).

Dalam kegiatan ini para anggota TNI, Koramil 07/Satar Mese bersinergi dengan Polsek dan Pemerintah Kecamatan serta PPL Satar Mese. Tampak hadir dalam karya bhakti tersebut antara lain Kapolsek dan Camat Satar Mese. Hal tersebut menunjukkan hubungan serta sinergitas sangat baik yang selama ini dilakukan oleh seluruh anggota Koramil Satar Mese.

Saluran irigasi sangat berperan penting bagi para petani karena para petani dapat memanfaatkan air dari saluran irigasi untuk mengairi lahan pertanian pada saat yang diperlukan. Selain itu di musim penghujan seperti saat ini dapat menjadi drainase terbaik untuk mengurangi resiko banjir.

Pembersihan saluran irigasi ini juga merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat sekaligus upaya khusus dalam bidang pertanian guna meningkatkan swasembada pangan di daerah tersebut.

Saluran irigasi sebagai penyedia bahan baku air pertanian harus terus dijaga kelancarannya, sehingga sektor pertanian mampu menghasilkan hasil panen yang baik untuk mendongkrak kesejahteraan para petani.

"Optimalisasi irigasi erat hubungannya dengan keberhasilan dalam pertanian, perawatan saluran irigasi ini semoga mampu menunjang masa tanam padi periode ini," ucap Sertu Tashil. (Kodim 1612/Manggarai)

Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 1610/Klungkung Gelar Uji Terampil Perorangan Umum


Pendam IX/Udayana
Kamis, 31 Januari 2019

Prajurit Kodim 1610/Klungkung melaksanakan Uji Terampil Perorangan Umum (UTP Umum) yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Sebagai Pengawas Latihan Mayor Inf Hari Sulasto, Koordinator Latihan Pasi Ops Kodim 1610/Klungkung Kapten Inf I Gede Suastika, Katim Penguji Kapten Inf I Ketut Suarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 anggota Kodim 1610/Klungkung. Rabu (30/1). 

Uji terampil perorangan tersebut meliputi Niksarpur, Gerakan dalam hubungan satuan kecil, Niksarbak, Ilmu Medan/Navrat, 5 kemampuan teritorial, bhakti TNI, Binwanwil, Komsos, Sisrendal Binter, dan Tatalaksana Binter.

Kepala Staf Kodim 1610/Klungkung Mayor Inf Hari Sulasto mengatakan kegiatan Uji terampil perorangan tersebut dilaksanakan setahun sekali yang sebelumnya didahului dengan kegiatan  Latihan Perorangan Dasar guna mengasah dan mengingat-ingat kembali dasar-dasar kemampuan prajurit agar tetap terasah sehingga lebih profesional dalam menjalankan tugas kesehariannya.

Pasi Ops Kodim 1610/Klungkung Kapten Inf I Gede Suastika menambahkan kepada peserta UTP agar dalam mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan bertanggungjawab serta tetap memperhatikan faktor keamanan sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Uji Terampil Perorangan Umum ini bertujuan untuk menguji kemampuan perorangan yang dimiliki oleh setiap prajurit sesuai dengan kecakapan yang dimiliki, sehingga dapat diketahui pemahaman dan penguasaan prajurit terhadap pengetahuan dan keterampilan umum sesuai tingkat kecakapan guna kepentingan pembinaan personel dan pembinaan latihan.

Kedepannya diharapakan sebagai seorang prajurit mampu melaksanakan tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing secara profesional dan proporsional.

Kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh Prajurit Teritorial mulai dari pangkat Prajurit Dua sampai dengan Pembantu Letnan Satu diuraikan secara rinci menurut macam dan jenis kemampuan berdasarkan tugas dan tanggungjawabnya. Sehingga setiap prajurit memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap tugas pokoknya. (Kodim 1610/Klungkung)

Tarik Minat Wisatawan, Anggota TNI Bersama Warga Asrikan Kampung Adat Nuailain


Pendam IX/Udayana
Kamis, 31 Januari 2019

Kampung Adat Nuailain merupakan salah satu aset budaya di Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagai kampung tua sekaligus sebagai obyek wisata unggulan di Kabupaten Belu yang harus terjaga keasriannya agar menarik wisatawan.

Hal tersebut tidak bisa dibebankan kepada salah satu pihak saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kepedulian masyarakat sekitar harus tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan demi kepentingan bersama.

Atas dasar itulah, anggota Pos Lakamaras Satgas Yonif Raider 408/Sbh bersama-sama masyarakat setempat bahu-membahu menjaga dan mengasrikan kampung Adat Nuailain dengan merapikan dan menanam pohon.

Danpos Lakmaras Lettu Inf Doni Hidayat menuturkan, kampung adat yang terletak di Desa Nuailan Kecamatan Lakmanen Selatan Babupaten Belu ini merupakan potensi wisata yang sangat menjanjikan. 

"Potensi ini harus dapat dikembangkan agar dapat menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bila tempat ini asri dan nyaman pasti akan menarik wisatawan," tandasnya.

Kegiatan ini merupakan sarana untuk mengajak dan membangkitkan semangat warga dalam mengelola salah satu destinasi wisata agar dapat menarik pengunjung atau wisatawan baik dari dalam negeri (lokal) maupun manca negara (asing), ujar Danpos penuh harap.

Sementara itu, Kepala Adat kampung adat Nuailain mewakili masyarakat Nuailain sangat berterimakasih kepada anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif  Raider 408/Sbh yang telah berpartisipasi merawat dan membenahi lingkungan di kampung adat Nuailain sehingga terlihat lebih indah, nyaman dan asri. (Satgas Pamtas RI-RDTL)

Rabu, 30 Januari 2019

Kepala BNPB RI Lepas Fasilitator Terpadu Percepatan Rekonstruksi Rusak Berat Pasca Gempa NTB


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Doni Monardo selaku Inspektur Upacara pelepasan para fasilitator tepadu percepatan rehab rekonstruksi rumah rusak berat pasca gempa NTB di halaman Kantor Gubernur NTB, Rabu (30/1).

Upacara pelepasan yang diikuti oleh seluruh fasilitator terpadu baik dari TNI Polri (Babinsa dan Babinkamtibmas) dan sipil tersebut dihadiri, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., bersama Wakil Gubernur NTB Dr. H. Sitti Rohmi Djalillah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Waka Polda NTB Brigjen Pol Tajudin, Danlanal Mataram, Danlanud TGKH. ZAM Rembiga, Forkopimda Kabupaten/Kota Se NTB, Kepala BPBD NTB dan Kepala SKPD Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB RI menyampaikan dampak gempa bumi yang melanda wilayah NTB tidak hanya berdampak saat bencana tersebut terjadi, namun hingga saat ini dampaknya masih sangat dirasakan oleh masyarakat. 

"Kepedulian kita sangat dibutuhkan oleh masyarakat pasca terjadinya gempa,  mengingat banyak dari masyarakat NTB yang rumahnya rusak berat akibat gempa  bumi," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Letjen TNI Doni Monardo, kehadirian fasilitator ditengah-tengah masyarakat ini harus dapat memberikan solusi guna membantu masyarakat atau Pokmas dalam pembuatan administrasi. 

"Fasilitator juga diharapkan dapat mendampingi seluruh proses yang dilakukan Pokmas dalam percepatan rekonstruksi rusak berat, sehingga nantinya masyarakat dapat kembali menempati hunian yang layak seperti sebelum terjadinya gempa bumi," harapnya. 

Selain itu, sambung mantan Danjen Kopassus tersebut, fasilitastor yang diterjunkan baik dari TNI, Polri maupun dari masyarakat ini hendaknya dapat bersinergi dilapangan serta saling berkoordinasi secara terus-menerus, sehingga pelaksanaan rekonstruksi rumah rusak berat ini dapat berjalan dan mencapai hasil yang maksimal. 

Dalam hal ini fasilitator dan para Babinsa agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas dilapangan sehingga tepat sasaran dan tepat waktu. 

Mengakhiri sambutannya, Kepala BNPB RI berharap melalui pelepasan dan pemberangkatan fasilitator ini  akan memperlancar percepatan rekonstruksi rusak berat pasca gempa, dengan demikian kondisi kehidupan masyarakat NTB khususnya masyarakat yang terdampak gempa dapat kembali seperti semula sebelum terjadinya gempa.

Usai menggelar upacara pelepasan, acara dilanjutkan rapat koordinasi penanganan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak berat akibat gempa.

Sebagai informasi jumlah fasilitator rumah rusak ringan dan rusak sedang baik Babinsa dan sipil sebanyak 1500 orang, sedang fasilitator untuk rumah rusak berat sebanyak 2289 dan akan dilakukan penambahan sebanyak 1000 orang fasilitator. Dan juga akan didatangkan pasukan tenaga ahli konstruksi dari Zeni Konstruksi dan Zeni Bangunan sebanyak 1000 orang Prajurit, sehingga total keseluruhan sebanyak 4.789 orang. (Penrem162/WB)

Kolaborasi Babinsa dan Fasilitator, Percepat Proses Rehab Rekons di NTB


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Dampak gempa Lombok tahun 2018 lalu hingga kini masih dirasakan masyarakat NTB khususnya yang terkena dampak gempa. Puluhan ribu rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa. Pemerintah Daerah dalam hal ini menetapkan kerusakan menjadi tidak bagian rumah rusak ringan, rusak sedang dan rumah rusak berat. 

Terkait dengan hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., yang juga selaku Dansatgas Opster TNI melalui Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan selain melaksanakan tugas Opster TNI dengan program pembuatan 70 unit rumah hunian sementara (Huntara) di dua lokasi.

Adapun lokasi tersebut yakni 40 unit di Kabupaten Lombok Utara dan sisanya 30 unit di Kabupaten Lombok Barat serta pembuatan delapan unit sumur Bor tersebar diseluruh wilayah terdampak gempa.

Para Babinsa yang desa binaannya terkena dampak gempa secara otomatis langsung menjadi Fasilitator berkolaborasi dengan para Fasilitator sipil yang memang sudah ada untuk proses percepatan rehab rekons mulai dari pendataan ulang rumah yang rusak ringan dan rusak sedang, membentuk Pokmas dan membantu penyusunan administrasi rencana anggaran biaya (RAB) kebutuhan masing-masing Pokmas.

Selain itu juga Para Fasilitator membantu koodinasi dengan BPBD maupun Dinas Perkim Kabupaten/Kota, membantu koordinasi pembuatan rekening ke BRI hingga pembagian rekening dan pencairan dana serta melaksanakan pengawasan pada tahap rehab rekonsnya.

"Terkait dengan pencairan dana di BRI ini, Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya  untuk mempermudah birokrasi dan administrasi sebagai persyaratan pencairan dana stimulan," kata Kapenrem.

Menurutnya, berbagai macam latar belakang dan pengalaman masyarakat yang tidak semua memahami proses pencairan dana stimulan itu menjadi salah satu kendala di lapangan.

Untuk itu, sambung putra tana Samawa tersebut, keberadaan Fasilitator dan Babinsa untuk membantu memberikan solusi dan pemahaman serta pendampingan kepada masyarakat dalam proses pencairan dana stimulan sesuai prosedur sehingga bisa meminimalisir semua permasalahan pada level bawah dengan harapan target percepatan rehab rekon dapat tercapai.

Diinformasikan para Babinsa bersama Fasilitator saat ini, ada yang masih membentuk Pokmas baru, ada yang sedang membantu pembuatan dan pembagian buku rekening, koordinasi dengan BRI khusus dan kegiatan lainnya bagian Proses kegiatan Percepatan rehab rekons. (Penrem162/WB)

Satgas Pamtas RI-RDTL Melatihkan Cara Membuat furniture untuk Masyarakat Sekitar Pos


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Anggota pos Salore dari Satuan tugas pengaman perbatasan RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 408/Subhrasta memberikan pelatihan pertukangan kepada masyarakat trans timur dusun mudafean desa Tulakadi kecamatan Tasifetto Timur kabupaten Belu. 

Bertempat di pos Salore anggota TNI melatihkan teknik pertukangan mulai cara membelah memotong memasa memahat dan merangkai kayu dari bahan baku  menjadi sebuah kerajinan seperti meja dan kursi. 

Tujuan dari pada pelatihan ketrampilan pertukangan ini sendiri adalah untuk membantu peningkatan perekonomian masyarakat sekitar pos, seperti yang diharapkan Dansatgas Mayor Inf Joni Eko Prasetiyo S.I.P melalui Danpos Salore Letnan dua Inf Tugiyo.

"Keberadaan satgas dari kami ini selain menjaga keamanan perbatasan juga mempelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat, selama ini kami melihat ada potensi yang bisa di gali untuk menambah pendapatan masyarakat seperti adanya pohon jati yang dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis," ungkap Danpos.

Harapannya masyarakat akan semakin membaik perekonomiannya dan sejahtera setelah memiliki bekal ilmu yang diajarkan, sehingga keberadan anggota Satgas di sini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ditambahkan oleh Danpos, bahwa selama ini dan akan datang sampai tugas disini selesai pihaknya akan selalu mendorong dan mendampingi masyarakat sekitar untuk berpikir dan berbuat satu langkah lebih maju.

Adapun tanggapan dari masyarakat sekitar yang mengikuti pelatihan di Pos Salore menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Anggota Satgas, seperti yang diungkapkan salah satu peserta pelatihan, Heri Jeremias Mauk (46) yang merupakan warga trans timur ini berterima kasih kepada pos salore atas pelatihan pertukangan ini sehingga ada ilmu yang di dapat untuk membuat sesuatu yang bermanfaat seperti meja dan kursi.

Heri juga berharap nanti dirinya bisa menghasilkan tambahan keuangan dari pertukangan yang akan ia tekuni hanya saja saat ini alat pertukangannya yang belom ada ia juga berharap mudah mudahan ada yang membantu peralatan pertukangan untuknya. (Satgas Pamtas RI-RDTL)

Tanggap Darurat, Babinsa Bersama Warga Timbun Jembatan Wae Wera


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Bersama warga Nanga Baras, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Ramil 05/Pota Serka Kaharudin melaksanakan kegiatan tanggap darurat menimbun jembatan Wae Wera, Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (29/1).

Sisi jembatan Wae Wera sebelah timur ditimbun materialan pasir serta tanah lantaran longsor akibat hujan sepanjang malam, kegiatan ini murni inisiatif serta swadaya masyarakat setempat.

Selama ini kendaraan bermotor terutama kendaraan roda 4 sangat sulit untuk melintasi jembatan Wae Wera, karena warga hanya memasang beberapa kayu besar supaya kendaraan roda 4 dapat melintas, namun semakin lama, lobang longsoran semakin dalam.

Keadaan jalan yang semacam itu tentu saja sangat membahayakan bagi pengendara, sehingga warga dengan dibantu oleh Babinsa Ramil 05/Pota inisiatif menimbunnya.

Sebelumnnya warga dan Serka Kaharudin berkoordinasi dan meminta kepada pengusaha pemilik excavator/alat berat untuk membantu pengerjaan penimbunan jembatan Wae Wera.

Jembatan Wae Wera sering mengalami longsor, baik sisi sebelah timur maupun barat jika terjadi hujan deras dan banjir, sampai saat ini belum ada penanganan serius dari pihak pemerintah setempat. Sehingga warga melakukan penimbunan sementara. (Kodim 1612/Manggarai)

Satgas Pamtas Yonif Raider 408/Sbh Gandeng Masyarakat Normalisasi Saluran Irigasi


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Seiring datangnya musim penghujan, masayarakat Delomil yang pada umumnya berprofesi sebagai petani sangat senang karena mereka dapat mengolah kembali sawah yang selama ini dibiarkan akibat dilanda kemarau. 

Namun permasalahan yang timbul yaitu akibat curah hujan yang cukup deras membuat air yang mengaliri sawah masyarakat terlalu besar sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusakan pada persawahan masyarakat yang ada di Delomil.

Melihat situasi ini beberapa warga melaporkan hal ini kepada Pos TNI terdekat yaitu Pos Delomil. Mendapat laporan dari masyarakat Komandan Pos Delomil Lettu Inf Dwi Sulistyo langsung bergerak cepat menindak lanjuti laporan dari masyarakat tersebut untuk berkoordinasi dengan Kepala Dusun Delomil Bapak Hubertus Talo dan Ketua Pemuda Delomil Bapak Erneszt.

Dalam pembicaraan dengan kepala dusun dan ketua pemuda Danpos Delomil Lettu Dwi menyarankan agar perbaikan saluran irigasi menuju sayah dikerjakan bergotongroyong antara masyarakat setempat dengan anggota Pos Delomi sehingga kendala pengairan yang berlebihan menuju sawah dapat diselesaikan dengan cepat dan masyarakar juga dapat langsung mengolah persawahan mereka dengan baik.

Di sela pembicaraan bapak erneszt mengucapkan terima kasih dan menyambut positif hal ini. bpk eneszt mengatakan bahwa masyarakat delomil sangat membutuhkan kerja sama dengan satgas yonif R 408/sbh khususnya Pos Delomil karena tanpa adannya kerja sama antara masyarakat dengan TNI di perbatasan, kesulitan-kesulitan seperti ini tidak terselesaikan dengan baik.

Danpos Delomi Lettu Dwi juga menyampaikan kesulitan apapun yang ada di masyarakat, tidak usah sungkan2 untuk meminta bantuan ke Pos karena tugas kami disini sebagai satgas  termasuk membantu setiap kesulitan yang ada di masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga Lettu Dwi juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Pos TNI sehingga TNI dan Masyarakat dapat bersama-sama bahu membahu, saling membantu untuk mengatasi setiap kesulitan yang ada di masyarakat.

Normalisasi pengairan menuju persawahan masyarakat dikerjakan selama satu hari, pekerjaan yang dilakukan secara bergotong royong itu dapat diselesaikan dengan baik dan air yang mengalir menuji persawahan dapat mengalir dengan normal kembali. sehingga aktivitas petani tidak berhenti.

Ketua rombongan bapak paskalis mengatakan sungguh menyenangkan bekerja sama dengan TNI di samping disiplin dan tegas, TNI dari yonif raider 408/sbh sangat ramah, sebagai ketua rombongan dalam kegiatan ini juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Serda Dedhy dan anggota yang telah langsung turun ke lapangan untuk kerja bersama masyarakat delomil.

Danrem 162/WB : Manfaatkan Media Center Terpadu Rehab Rekons Sebagai Sarana Komunikasi dan Informasi


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB H. Muhammad Rum, ST. MT., memberikan penjelasan tentang kondisi terkini rehab rekons rumah rusak ringan dan sedang di Kantor BPBD jalan Pejanggik Kota Mataram.

Dalam keterangannya, Danrem 162/WB kepada sejumlah media menyampaikan terkait dengan proses rehab rekons, kami akan merekrut rekan-rekan media untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sehingga tidak terjadi trouble dengan harapan saudara-saudara kita di NTB bisa bangkit kembali.

"Mulai hari ini Media Center untuk proses rehab rekons di gedung ini bisa digunakan sehingga kedepan rekan-rekan media bisa mengupdate data tanpa harus ke lapangan dan juga bisa masuk group khusus untuk informasi tentang rehab rekons," kata Alumni Akmil 93 tersebut.

Dijelaskannya, press release nanti dari Posko Terpadu BNPB setiap tiga hari sekali untuk mengupdate berita sehingga berita di masyarakat tidak terjadi simpang siur, semua berita satu pintu dan Update data setiap hari pukul 17.00 wita.

Menurutnya, khusus untuk progres yang rusak ringan dan sedang sudah masiv dibangun oleh para Fasilitator baik dari Babinsa dan Sipil bersama Pokmas. "Alhamdulillah untuk nomor rekening BRI sudah banyak terdistribusikan kepada masyarakat khususnya rumah rusak ringan dan sedang," sebutnya.

Informasi dari BRI Mataram, lanjutnya, pada hari Senin kemarin sudah terdistribukan, sedangkan untuk rusak berat masih ada verifikasi lagi.

Selain itu, Danrem juga menjelaskan waktu pelaksanaan rehab rekons rumah rusak ringan dan sedang, sesuai petunjuk pimpinan, last limit pembangunan sampai tangal 12 April 2019 menjelang Pilpres dengan harapan rusak ringan dan sedang seluruhnya sudah terselesaikan dalam arti semua dana sudah terdistribusi dan rumah yang rusak ringan dan sedang sudah diperbaiki oleh masing-masing pemilik rumah. 

"Khusus untuk rumah yang rusak berat, akan memaksimalkan kemampuan rehab rekons bersama pengusaha lokal sebanyak 44 ribu rumah dengan seluruh material sudah didistribusikan," pungkasnya. (Penrem 162/WB)

Danrem 162/WB : Korem Siap Mendukung Percepatan Sergab di NTB


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka membahas tentang serapan gabah (Sergab) di wilayah NTB, kami dari satuan jajaran Korem 162/WB akan mendukung penuh program-program pemerintah khususnya terkait dengan Sergab oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Hal itu diungkapkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., saat di wawancara sejumlah media usai menggelar rapat koordinasi bersama Kemeterian Pertanian RI dan Bulog NTB di Kantor Bulog NTB jalan Langko Nomor 110 Kota Mataram, Selasa (29/1).

Menurutnya, target yang diberikan untuk Bulog NTB cukup tinggi maka perlu adanya langkah-langkah quantum yang memerlukan sinergitas baik dari Bulog, TNI maupun Pemda dan swasta.

"Kebetulan saat ini sedang dilaksanakan proses rehab rekons dimana para Babinsa sebagai Fasilitator yang sebelumnya juga sebagai pendamping Upsus swasembada pangan, sehingga nantinya akan ikut berperan aktif membantu sosialisasi masalah serap gabah di desa binaannya untuk memenuhi target serapan gabah dari pusat," kata Kolonel Ahmad Rizal.

Terkait dengan harga gabah, lanjut pria kelahiran Jakarta tersebut, nanti akan disesuaikan dengan harga pokok penjualan (HPP) yang ditetapkan dari Bulog, kami tidak bisa menentukan harga namun bisa membantu mencarikan gabah dari petani untuk diserahkan kepada Bulog.

Selain itu, Danrem juga akan mendorong Pemerintah Daerah untuk membuat Perda tentang ketentuan penjualan gabah keluar daerah. "Penjualannya harus melalui satu pintu yang ditentukan pemerintah daerah sehingga bisa menjamin ketersediaan logistik di wilayah NTB," pungkasnya.

Sementara BKP Kementerian Pertanian yang diwakili Dr. Rahmi Widiani memberikan Sosialisasi tentang tujuh Strategi Percepatan Sergap antara lain peningkatan integritas pelaksana, peningkatan Costumer Service yakni sistem jemput bola, jaringan tim Sergap dan pemetaan informasi panen hingga tingkat terbawah, mempermudah kerjasama dengan PO serta kerja sama dengan penerima bantuan, kesiapan anggaran pembelian gabah/beras Bulog, pembentukkan Satker di Divre/Sub Divre, penyiapan 1.507 gudang operasional bulog dan penyiapan 66 Unit Pengolahan gabah/beras Bulog.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB dalam sambutannya mengatakan target tahun 2019 ini adalah meningkatkan penyerapan gabah dengan hasil dan kualitas yang lebih baik dan penyerapannya diusahakan sebelum April 2019.

"Kami dari Dinas Pertanian dan Perkebunan akan selalu mendukung semua kebijakan pemerintah pusat, komunikasi dan kordinasi dengan instansi terkait akan kami laksanakan untuk mencapai sasaran sesuai dengan target," tutupnya.

Rakoor Percepatan Sergab di Wilayah NTB tersebut dihadiri Kepala BKP Kementerian Pertanian Dr. Rahmi Widiani, Danrem162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han., Direktur Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Kepala Perum Bulog Devisi Regional Provinsi NTB, Kordinator Tim Sergab Mabes AD Kolonel Inf Dian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Husni Fauzi, para Dandim Jajaran Korem 162/WB, Pabandya Wanmil Ster Kodam IX/Udayana dan para peserta Rapat dan Tamu undangan lainnya. (Penrem 162/WB)

Dalam Sehari TNI Temukan Munisi Tajam, Gagalkan Penyulundupan Pakaian, Hingga Penyerahan Senpi di Tapal Batas


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Pada hari Selasa, 29 Januari 2019, seorang masyarakat di Dusun Metamauk Desa Alas Selatan Kec. Kobalima Timur Kab. Malaka yang sedang berkebun menemukan timbunan munisi tajam yang sudah karatan ke Pos Motamasin Kipur-III Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat.

“Waktu itu saya ditemui di Pos Motamasin oleh seorang masyarakat bahwa menemukan munisi dibelakang rumahnya, kemudian saya melaporkan ke Kapten Inf Sulaiman Siregar dan diperintahkan untuk datang menuju alamatnya,” ucap Batihki Kipur-III Serka Made Yudiantara.

Disaat yang bersamaan dijajaran Pos Oepoli Tengah juga telah terjadi pengamankan terduga pelaku penyelundupan 3 karung pakaian Impor bekas dari RDTL menuju Indonesia oleh Yosef Ello (46), Joni Baitano (32), dan Michael Maf (22) di wilayah binaan Pos Oepoli Tengah Kipur-II Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat yang diberhentikan oleh personel Pos Oepoli Tengah. 

“Saya merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku, karena tidak mau mengambil resiko langsung saya berhentikan dan saya lakukan pemeriksaan dan ditemukan pakaian Impor bekas layak pakai yang akan diselundupkan ke wilayah Indonesia,” ucap Kapten Inf Miswanto yang memergoki pelaku saat kejadian tersebut.

Kemudian dihari yang sama juga personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat atas nama Serka Kadek Franadi, Serda Kadek Juliana, Kopda Jamuri dan Prada Arfan menerima penyerahan 1 pucuk senjata api jenis Springfield secara sukarela dari masyarakat binaan Mako Satgas yang tidak bersedia untuk disebutkan identitasnya di Desa Taubatan Barat, Kec. Miomaffo Tengah, Kab. TTU.

“Tidak ada target atau hal yang sudah direncanakan, ini merupakan hal-hal menonjol diwilayah perbatasan memang benar terjadi, dan saya memang selalu menekankan kepada jajaran satuan bawah agar lebih intens melaksanakan kegiatan anjangsana di wilayah binaan,” ucap Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol.

Longsor Tutupi Jalur Singaraja Kintamani, Babinsa Desa Bantang Lakukan Hal ini


Pendam IX/Udayana
Rabu, 30 Januari 2019

Babinsa Desa Bantang Koramil 1626-04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Sersan Ketut Suastika membantu arus lalu lintas di lokasi longsor di jalan utama Kintamani Singaraja, Senin (28/1).

Sebagaimana diketahui akibat hujan lebat di wilayah Kintamani menimbulkan bencana alam di beberapa titik. Salah satunya adalah di Desa Bantang yaitu jalur utama Kintamani Singaraja. Akibat kejadian tersebut arus lalulintas menuju Singaraja macet total.

Menurut Danramil Kintamani Kapten Inf Wayan Legawa seiijin Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto, M.Sc., menyampaikan curah hujan di wilayah Kintamani beberapa hari terakhir cukup tinggi. 

Oleh karena itu pihaknya sudah memerintahkan Babinsa di jajarannya untuk memonitor wilayah masing-masing. Apabila terjadi bencana segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk diambil langkah penanganan. 

Disamping itu pihaknya juga meminta Babinsa agar mensosialisasikan kepada warga untuk tetap waspada. Jika ada warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar sementara waktu mencari tempat yang aman.

Ditambahkan oleh Danramil saat musim hujan seperti ini pihaknya juga mengajak seluruh  komponen masyarakat serta stakeholder terkait untuk melaksanakan reboisasi di lahan yang gundul sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi longsor di masa mendatang.

"Jika kita tidak ingin  terjadi bencana tanah longsor pada masa mendatang mari kita laksanakan reboisasi", tegasnya. (Kodim 1626/Bangli)

Selasa, 29 Januari 2019

Melalui HUT ke-62 LVRI, Pangdam Mengajak Seluruh Anggota Veteran Tetap Semangat, Kompak dan Solid Melanjutkan Perjuangan Mengisi Pembangunan Nasional


Pendam IX/Udayana
Selasa, 29 Januari 2019

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, diwakili oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menghadiri HUT ke-62 tahun 2019 di Balai Budaya Gianyar Bali, Selasa (29/1). LVRI sebagai institusi yang paling tepat sebagai pewaris Nilai Juang 45 diharapkan juga mampu mensukseskan program sosialisasi Jiwa Semangat Nilai 45 (JSN 45)

Pangdam IX/Udayana dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  oleh Kasdam IX/Udayana mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 62 kepada seluruh anggota LVRI  Tingkat Provinsi Bali, harapan kedepannya seluruh anggota LVRI Provinsi Bali tetap sehat, semangat, kompak dan semakin solid untuk menjaga persatuan dalam koridor Kebhinnekaan.

Dengan mengusung tema “Legiun Veteran RI Bertekad Menyukseskan Pemilu Dengan Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Demi Tetap Tegaknya NKRI.” Pangdam IX/Udayana mengajak kepada seluruh anggota LVRI beserta keluarga serta segenap elemen masyarakat untuk turut serta menjaga wilayah Bali tetap kondusif dalam menghadapi pesta demokrasi pada bulan April nanti yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif.

Apabila kita mengingat kembali sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan Indonesia sudah sepantasnya kita semua sebagai generasi penerus bangsa menghargai jasa-jasa para Veteran, karena tidak sedikit pengorbanan jiwa dan raga, cucuran darah, keringat dan air mata yang diberikan oleh mereka secara tulus ikhlas demi merebut kemerdekaan. Sebagai bentuk penghormatan kepada jasa-jasa para Veteran, TNI-AD khususnya Kodam IX/Udayana terus berupaya memberikan perhatian diantaranya dengan memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 19 orang veteran PKRI.

Pada kesempatan itu Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST, S.Par, MAP mengajak untuk meneladani sikap-sikap perjuangan yang telah ditunjukkan oleh para Veteran apalagi dalam era globalisasi pada saat ini jiwa semangat dan nilai juang 45 wajib diteladani oleh kita semua utamanya oleh generasi muda agar tidak kehilangan jati diri ditengah derasnya arus keterbukaan. Ancaman terbesar bagi suatu bangsa sesungguhnya bukan berasal dari luar tetapi berasal dari dalam apabila kita tidak mampu menghayati hakekat-hakekat dari perjuangan bangsa itu sendiri. 

Kemudian Sambutan Ketua Umum Dewan Pimpinan LVRI Pusat yang dibacakan oleh Asisten III Bagian Adminitrasi Umum Provinsi Bali  I Wayan Suarjana, SE.MT intinya menyampaikan bahwa generasi muda dapat meneruskan perjuangan para Veteran sehingga kedaulatan NKRI tetap utuh dan dalam waktu dekat bangsa kita akan melaksanakan pemilihan Presiden dan Legislatif ini akan sangat menentukan kemana nantinya arah Bangsa kita sesuai dengan tema yang diusung pada HUT ke 62 LVRI kali ini.

Dalam HUT LVRI ke-62 tahun ini dilaksanakan penyerahan secara simbolis surat gelar kehormatan Veteran dan tunjangan Veteran LVRI oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Asisten III Bagian Adminitrasi Umum Provinsi Bali yang didampingi oleh Kasdam IX/Udayana, Waka Polda Bali dan Bupati Gianyar. 

Turut hadir dalam acara HUT ini antara lain Perwakilan Danrem 163/WSA,  Danlanal Denpasar, Danlanud Ngurah Rai, Kababinminvetcadam IX/Udayana, Dandim 1616/Gianyar, Kapolres Gianyar, Anggota Dewan Pimpinan Daerah LVRI Provinsi Bali, Ketua dan Pengurus LVRI Provinsi Bali, perwakilan para pejabat teras Pemda Kab. Gianyar dan Anggota Veteran se-Provinsi Bali serta undangan lainnya. (Pendam IX/Udayana)

Kunker ke Kodim Jembrana Dan Tabanan, Danrem Ingatkan Tentang Hal Ini


Pendam IX/Udayana
Selasa, 29 Januari 2019

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, S.I.P., M.Si., dalam seminggu terakhir intens melakukan kunjungan kerja ke Kodim  Jajaran  Korem 163/Wirastya.

Senin kemarin (28/1) Danrem yang didampingi Ketua Persit KCK Koordinator Cabang Rem 163 Ny. Theresia Rinawati Suharyadi, Kasi Intel Letkol Chb Dayat Dwi Ariyanto, S.sos., serta Kasiter Letkol Inf Frandi Siboro melakukan kunjungan kerja ke dua Kodim Jajaran di wilayah Barat Bali, yaitu Kodim 1617/Jembrana dan Kodim 1619/Tabanan.

Di kedua satuan Jajaran Korem 163/Wira Satya tersebut, Danrem mengumpulkan Para Prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana.

Baik di Kodim 1617/Jembrana maupun di Kodim 1619/Tabanan, Danrem menekankan beberapa hal seperti apa yang disampaikan pada kunjungan kerja sebelumnya di Kodim-kodim lainnya.

Danrem kembali menekankan terkait kehidupan berumah tangga yang rentan dengan berbagai permasalahan seperti masalah perceraian. Jika hal ini terjadi di lingkungan satuan Jajaran Korem 163/Wira Satya akan menjadi hal yang memperihatinkan. Untuk itu Danrem berharap dan tidak menginginkan masalah seperti perceraian terjadi di lingkungan satuannya.

Danrem mengajak seluruh personel untuk dapat memahami perkawinan dan kehidupan berumah tangga secara utuh. Suka dan duka harus kita lalui bersama serta harus pandai mensyukuri hidup.

Hal lain yang disampaikan Danrem menjelang pelaksanaan Pilleg dan Pilpres 2019, seluruh anggota diharapkan tetap  menjaga Netralitas TNI karena keamanan pelaksanaan Pemilu jauh lebih penting untuk mejaga stabilitas  nasional diantaranya dalam rangka menjaga keutuhan NKRI serta kedaulatan bangsa dan negara sesuai dengan tugas pokok TNI.

"Untuk Ibu-ibu dan PNS gunakan hak pilih dengan baik dan memilih sesuai dengan pilihan  hati nurani masing-masing jangan sampai Golput, itu yang salah", lanjut Danrem.

Kemudian terkait penerapan Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Dengan adanya kebijakan Peraturan Gubernur tersebut yang sangat baik dalam rangka menjaga  lingkungan dimana kita berada.

"Mari kita dukung dan kita laksanakan dengan mensosialisasikan kepada masyarakat karena sampah plastik terurainya cukup lama", harap Danrem.

Untuk menghindari terjadinya Lakalalin bagi anggota, Danrem mengingatkan agar  berhati-hati di jalan raya sebelum naik kendaraan.  Semuanya agar mengecek kendaraan dan lengkapi surat-surat serta gunakan kelengkapan berkendaraan dengan baik. Tetap berdoa sebelum berkendaraan dan hindarilah pelanggaran dan  kecelakaan sekecil apapun.

Terkait Medsos Danrem juga mengingatkan dengan perkembangan teknologi informasi diharapkan seluruh anggota bijak dalam menggunakannya, karena di Medsos banyak isinya ada yang positif dan banyak juga negatifnya seperti berita bohong atau Hoaks yang sering bersifat provokatif, sehingga anggota harus cerdas memilih dan memilah berita yang baik.

Kehadiran Danrem beserta rombongan di dua Kodim tersebut disambut oleh Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Jefry Marsono Hanok serta saat tiba di Kodim 1619/Tabanan disambut oleh Dandim Letkol Inf Hasan Abdullah, M.Si. (Han), M.P.M. beserta Perwira Staf. (Penrem 163/WSA)

Pembinaan Rohani Islam TW I Korem 161/Wira Sakti, Ini Pesan Danrem


Pendam IX/Udayana
Selasa, 29 Januari 2019

Karena ilmu itu sangat penting, maka kita semua diwajibkan menuntut ilmu sampai akhir hayat. Tholabul ilmi itu wajib sejak dari ayunan hingga liang lahat. Kegiatan yang kita laksanakan pada pagi hari ini juga merupakan tholabul ilmi.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos dalam sambutannya pada kegiatan Pembinaan Rohani Islam  TW I Korem 161/Wira Sakti Tahun 2019 di Masjid Nurul Wathon Kuanino, Senin (28/1).

Lebih lanjut dikatakan bahwa mari menyimak dan memperhatikan, lalu mengaplikasikan dalam keseharian, materi yang akan diberikan oleh penceramah pada kegiatan ini. 

"Setelah  mendengarkan materi ceramah, maka setelah itu harus dapat mengambil hikmahnya, lalu diterapkan dalam hidup dan kehidupan kita sehari hari hanya berharap Ridho Allah SWT semata," jelas Danrem 161/Wira Sakti. 

Sementara itu Ustad Sofyan Abdurrahman, S.Ag dalam ceramahnya menyampaikan bahwa dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan niat ibadah. 

"Dengan niat ibadah dan menyerahkan segala sesuatunya hanya karena Allah SWT, maka segala sesuatunya akan terbuka,  dimudahkan segala urusan kita dan akan didatangkan rezeki dari pintu manapun yang tidak terduga," jelas Ustad Sofyan.

Disamping itu, diuraikan juga oleh ustad Sofyan bahwa kita semua harus makmurkan masjid ini dengan selalu melaksanakan sholat berjamaah di masjid. 

Hadir dalam pembinaan rohani islam ini Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Para Danka Balak Aju Dam IX/Udayana, Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161 dan seluruh anggota Muslim Makorem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang dan Balak Aju Kodam IX/Udayana. (penrem161ws)

TNI di Perbatasan Menggerakkan Pemuda dan Jemaat Untuk Peduli Kasih Terhadap Sesama


Pendam IX/Udayana
Selasa, 29 Januari 2019

Yonif raider 408/SBH sebagai Satgas PAMTAS RI-RDTL Sektor timur memiliki program bidang teritorial diantaranya Peduli dalam mengatasi kesulitan masyarakat serta memberikan bantuan sosial dan kemanusiaan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pos Mahen Satgas Yonif Raider 408/SBH mengadakan kegiatan peduli kasih dengan sasaran Lansia yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan ini tidak serta merta dilakukan oleh Pos Mahen sendiri, akan tetapi kegiatan ini dapat terlaksana atas dukungan, partisipasi dan kerjasama antar  gabungan pemuda khatolik, tokoh adat, tokoh agama yang ada di daerah tersebut.

Kegiatan yang digagas oleh Sertu Yusuf selaku Danpos Mahen berhasil menarik minat dan menggugah hati pemuda dan para jemaat yang saat itu selesai melaksanakan ibadah minggu di Gereja Kapela ST Yosef Dusun Loohali, Kec. Lasiolat, Kab. Belu. 

Mereka berbondong-bondong menuju rumah seorang wanita bernama Ruvina Belak di Dusun Kabanasa, Desa Baudaok, Kec. Lasiolat, Kab. Belu. Sesampainya disana rombonganpun memberikan bingkisan berupa bantuan sembako kepada ibu Ruvina Belak.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh melalui Dampos Mahen menyampaikan akan terus melakukan kegiatan yang positif kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen akan terus melakukan kegiatan-kegiatan yang positif kepada masyarakat dengan melibatkan semua komponen masyarakat baik melalui bantuan sosial maupun kemanusiaan karena sedikit banyak bantuan yang kita berikan kepada mereka akan sangat membantu," ujar Yusuf.

Dalam kesempatan itu pula Roby selaku Ketua Pemuda Khatolik yang ada di daerah tersebut mengatakan bahw kegiatan ini sangat bagus, kedepannya selaku Ketua Pemuda Khatolik akan terus bekerja sama bahu membahu dengan Satgas Yonif Raider 408/Sbh untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat.

Komsos Kodim 1610/Klungkung Dengan KBT, Tingkatkan Soliditas Guna Menjaga Keutuhan NKRI


Pendam IX/Udayana
Selasa, 29 Januari 2019

Kodim 1610/Klungkung menggelar kegiatan komunikasi sosial atau Komsos bersama Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia atau KB TNI, bertempat di Aula Makodim setempat di Jalan Ahmad Yani No.2, Semarapura Kaja, Klungkung, Senin pagi (28/01).

Kegiatan Komsos kali ini mengambil tema "Melalui Silaturahmi Keluarga Besar TNI, Kita Tingkatkan Soliditas Dan Kebersamaan Visi Dan Misi Guna Menjaga Keutuhan NKRI".

Hadir pada acara tersebut Dandim 1610/Klungkung, Kasdim 1610/Klunglung, Anggota LVRI Kabupaten Klungkung, Generasi Muda FKKPI Klungkung, Warakawuri, Ketua beserta Pengurus Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 1610/Klungkung serta Anggota Kodim 1610/Klungkung.

Dalam sambutannya Dandim 1610/Klungkung Letnan Kolonel Kav Jacob Janes Patty menyampaikan terima kasih atas kehadiran para Keluarga Besar TNI dalam rangka kegiatan komunikasi sosial dengan kita guna mempererat tali silahturahmi antara Veteran, KBT maupun dengan Persatuan Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan yang tergabung dalam Gerakan Muda FKPPI.

Harapannya ke depan acara tali silaturahmi ini tetap terjaga dan dibina terus guna mempererat hubungan komunikasi yang telah dibina selama ini. 

Bersama-sama dengan segenap komponen masyarakat khususnya Keluarga Besar TNI akan terus bersatu padu dalam menyikapi setiap permasalahan yang berkaitan dengan kepentingan kemananan wilayah Kabupaten Klungkung. 

Kegiatan silaturahmi ini membuktikan bahwa organisasi keluarga Besar TNI di wilayah Klungkung masih eksis dan solid.

Untuk itu mari kita ciptakan iklim yang kondusif di daerah ini  dengan menetralisir setiap provokasi atau isu-isu yang memancing masyarakat luas untuk bertindak destruktif dengan mengatasnamakan demokrasi dan aspirasi politik. 

"Jangan sampai diantara kita ikut-ikutan terlibat dalam setiap upaya politik yang kurang mencerminkan jati diri Bangsa Indonesia", tegas Dandim. (Kodim 1610/Klungkung)

Pelatihan Kewirausahaan Persit KCK Ditutup, Ditandai Dengan Penyerahan Sertifikat


Pendam IX/Udayana
Selasa, 29 Januari 2019

Selama empat hari, Ibu-Ibu persit Cabang XXIX Lombok Timur melaksanakan pelatihan kewirausahaan berbasis kompetensi di Balai Kerja Internasional Lombok, Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lotim.

Hari ini, Senin (28/1) dilaksanakan penutupan pelatihan yang di hadiri Ketua Persit KCK Koorcab 162 Ny. Kirana Rizal Ramdhani, Kepala BLK Internasional Lombok, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., Ibu Ketua Persit Cabang XXIX Kodim 1615/Lotim Ny. Agus Setiandar, Ibu Ketua GOW Lotim Ny. Siti Kudsiah Rumaksi, Ibu Ketua Darma Wanita Lotim Ny. Siti Sukainah dan para Ibu Persit peserta latihan serta tamu undangan lainnya.

Ketua Persit Koorcab Korem 162 Ny. Kirana Rizal Ramdani memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada BLK Internasional Lombok yang telah memberikan waktu dan tempat pelatihan untuk ibu-ibu Persit KCK Cabang lotim dengan harapan apa yang sudah diperoleh selama empat hari tersebut bisa dipraktekkan langsung dirumah dengan membuka usaha sendiri seperti yang disebutkan Ketua GOW yakni membuka catering dan sebagainya.

"Sebagai Ketua Persit KCK Koorcab 162 yang membawahi Persit KCK Cabang, sangat mendukung kegiatan seperti ini karena manfaatnya sangat luar biasa untuk menigkatkan perekonomian keluarga," sebutnya.

Kegiatan pelatihan seperti ini, sambungnya, akan disosialisasikan kepada Persit Cabang yang lain khususnya yang berada di bawah Koorcab 162 untuk dilaksanakan latihan seperti ini.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Persit Cabang Kodim 1615/Lotim Ny. Arum Agus Setiandar dalam sambutnya menyampaikan anggota Persit KCK Cabang Lotim telah melaksanakan pelatihan selama 4 hari mulai hari Kamis (24/1) dan hari ini diadakan penutupan.

"Dengan modal pelatihan yang sudah dilaksanakan diharapkan kepada peserta latihan bisa membuka usaha rumah tangga sendiri dirumah dan berbagi ilmu dengan masyarakat sekitarnya," kata Ny. Arum.

Sedangkan Kepala Balai Latihan Kerja Internasional Lombok menyampaikan bahwa para instruktur sudah memberikan bimbingan dan pelatihan selama empat hari secara terus menerus.

"Untuk menghilangkan kejenuhan, kami berupaya untuk memberikan motivasi dan ide-ide yang dapat menambah ilmu pengetahuan bagi para peserta latihan, "ujar Sabar, S.Pd.

Ketua BLK Interasional Lombok berharap apa yang sudah diperoleh di Lembaga BLK agar dimanfaatkan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara sambutan Ketua GOW Ny. Siti Kudsiah Rumaksi menegaskan peranan ibu rumah tangga layak diperhitungkan dengan kemampuan yang sudah dimiliki sehingga dapat menambah pendapatan keluarga dengan membuka usaha menggunakan modal yang tidak terlalu besar. 

"Ibu-ibu bisa berwirausaha dengan membuka catering maupun pembuatan kue, dengan demikian perekonomian keluarga bisa bertambah dan ilmu yang sudah diperoleh bermamfaat dan berguna untuk masyarakat banyak," tutupnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Pelatihan oleh Kepala Balai Latihan Kerja Internasional Lotim kepada para peserta latihan, penyerahan Plakat dari Persit kepada Balai Latihan Kerja Internasional Lombok dan penyerahan hadiah oleh Ketua Persit Koorcab Korem 162 Ny. Kirana Rizal Ramdani. (Penrem 162/WB)