Senin, 25 Juni 2018

Hadapi Pilkada 2018, Danrem Tegaskan Lagi Netralitas TNI Harga Mati


Pendam IX/Udayana
Senin, 25 Juni 2018

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M, Senin (25/06) di Makorem 161/Wira Sakti, menegaskan ulang bahwa Korem 161/Wira Sakti beserta jajarannnya, dalam Pilkada Serentak Tahun 2108 ini, maupun tahapan Pemilihan Legistlatif dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, Menjaga dan menjunjung tinggi Netralitas TNI.

"Bagi Korem 161/Wira Sakti, Netralitas TNI AD merupakan jiwa, nafas dan sikap setiap prajurit.  Ini sudah final, tidak bisa ditawar-tawar lagi”, tegasnya. 

Kemudian, Jelang hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018, Danrem 161/Wira Sakti mengajak agar seluruh komponen bangsa untuk sama-sama mendukung pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dengan aman, tertib dan lancar. 

“Menjelang hari pemilihan yang sudah tinggal hitungan hari, Mari kita semua seluruh Masyarakat NTT, berbondong bondong datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih sesuai hati nuraninya dan jangan golput", ungkapnya. 

Lebih lanjut, dihimbau agar tidak mudah terprovokasi dengan berita berita yang belum tentu kebenarannya, yang bertujuan untuk memecah belah kita. 

"Kita semua jangan mudah percaya dengan isu isu dan berita yang tidak benar, khususnya hoax. Mari kita arif dan bijak dalam pemanfaatan media sosial", pesannya. 

Danrem 161/Wira Sakti juga berharap agar seluruh komponen bangsa di Propinsi NTT untuk dapat mewujudkan Pilkada yang Damai. 

"Mari kita dukung pelaksanaan Pilkada dan jika nanti ada sengketa dalam pelaksanaan Pilkada, gunakan mekanisme dan prosedur hukum, jangan mengerahkan massa, karena berujung  konflik yang akan merugikan kita semua”, imbuh Danrem 161/Wira Sakti. 

Juga dihimbau kepada seluruh masyarakat NTT untuk turut serta menjaga situasi agar tetap aman dan Kondusif. 

"Kepada seluruh komponen masyarakat, mari kita semua turut serta menjaga situasi wilayah NTT agar tetap aman dan Kondusif,dan Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT dan Pemda NTT, siap mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2018 , pungkas Danrem 161/Wira Sakti. (penrem161ws)

Bikin Bangga, Ini Komitmen Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743 PSY


Pendam IX/Udayana
Senin, 25 Juni 2018

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Yonif 743/ PSY Sektor Timur siap mengamankan wilayah perbatasan menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT.

Langkah yang dilakukan Satgas Pamtas adalah melakukan patroli batas secara rutin untuk memantau dan mengantisipasi para pelintas batas menjelang pilgub. Patroli batas merupakan tugas pokok yang harus dilakukan oleh prajurit Yonif 743/PSY.

Dansatgas Mayor (Inf) I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP melalui Dankipur I Lettu Inf M. Saleh Harahap mengatakan bahwa bertepatan dengan pilgub NTT tanggal 27 Juni 2018, Dansatgas memerintahkan agar setiap pos selalu melaksanakan patroli pengamanan perbatasan untuk mengantisipasi adanya pelintas batas dari RDTL.

Menindaklanjut perintah pimpinan, Pos Motaain berkekuatan enam orang personil, dipimpin Danpos Motain Letda (Inf) Nyoman Kalinu bersama Danpos Brimob Aipda Martin dan dua orang anggota melaksanakan patroli pengamanan perbatasan di sektor batas Pos Motaain .

Danpos Brimob Aipda Martin mengatakan, patroli bersama yang dilakukan itu menunjukan sinergitas TNI-Polri terjalin dengan baik. Kegiatan patroli bersama harus dipertahankan agar wilayah perbatasan tetap aman dan terjaga juga patroli bersama TNI-Polri bisa memberikan contoh yang baik bagi masyarakat perbatasan.

Danpos Motaain, Letda (Inf) Nyoman Kalinu mengatakan, tujuan patroli batas selain untuk menjaga keamanan dari pelintas ilegal, juga untuk pengecekan kondisi dan kedudukan patok batas, serta antisipasi perkembangan situasi menjelang Pemilukada serentak wilayah NTT.

Menurut Nyoman, hasil patroli yang dilaksanakan tersebut menunjukan, patok perbatasan dan situasi perbatasan dalam keadaan aman.

Nyoman berharap, dengan adanya kerja sama antara TNI-Polri di perbatasan, keamanan masyarakat juga terjamin. Masyarakat bisa bekerja dengan aman, anak-anak dapat sekolah dengan baik. (Satgas Pamtas RI-RDTL)

Dandim 1613/SB : TNI Netral Dalam Pilkada "HARGA MATI"


Pendam IX/Udayana
Senin, 25 Juni 2018

Pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, TNI dalam hal ini Korem 161/WS beserta jajarannya Kodim 1613/Sumba Barat bersikap Netral. 

Dandim 1613/SB Letkol inf Fifin Zudi S.S.Pd juga Menghimbau melalui Tokoh Daerah, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dapat menjaga keamanan serta ketertiban selama pelaksanaan Pilkada berlangsung.

Diharapkan Masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dan Jangan Golput dalam pelaksanaan Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018 dengan mengunjungi TPS yang telah ditetapkan dengan memilih para calon Kepala Daerah sesuai hatinya ataupun keyakinan masing-masing.

Dandim selalu Mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya dan tidak jelas sumbernya atau berita hoax.

"Kami Menghimbau kepada peserta Pilkada Serentak tahun 2018 Paslon, Partai Politik dan ormas pendukung untuk menghormati hasil Pilkada. Bila tidak puas akan hasil yang diperoleh sehingga menyebabkan terjadi sengketa hasil Pilkada agar diselesaikan melalui aturan hukum yang berlaku jangan membawa sengketa yang menimbulkan konflik masyarakat," tegas Dandim 1613/SB. (Kodim 1613/Sumba Barat)

Tanamkan Rasa Nasionalisme, Pangdam IX/Udayana Berikan Wawasan Bela Negara


Pendam IX/Udayana
Senin, 25 Juni 2018

Tanamkan rasa nasionalisme, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto memberikan wawasan kebangsaan tentang bela negara kepada kader bela negara se Bali di Aula Ngurah Rai Rindam IX/Udayana, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu, (24/06).

Pemberian wawasan kebangsaan tentang bela negara tersebut guna memberikan wawasan atau pemahaman  tentang 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI kepada semua peserta.

Menurut Pangdam di era sekarang ini, 4 Pilar tersebut sangat penting untuk ditanamkan sejak dini agar generasi penerus bangsa tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif, demi tegaknya Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini. 

Selain menyampaikan pentingnya 4 Pilar Kebangsaan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto juga berpesan kepada peserta penataran bela negara untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, jangan apatis dengan perkembangan bangsa, setiap menyelesaikan perbedaan atau masalah lakukan dengan musyawarah, jangan mudah terpengaruh dengan budaya asing serta berpikirlah yang jernih, bijak dan kritis. (Penrem 163/WSA)

NETRALITAS TNI


TNI SIAP MENGAMANKAN DAN MENSUKSESKAN PILKADA SERENTAK

Minggu, 24 Juni 2018

Komunikasi Sosial Babinsa, Perkuat Kerukunan Hidup di Masyarakat


Pendam IX/Udayana
Minggu, 24 Juni 2018

Untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat di wilayah binaan serta meningkatkan Kemanunggalan TNI Rakyat, Babinsa Koramil 1622-04/Apui terus laksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaan.

Komandan Koramil (Danramil) 1622-04/Apui Lettu Inf Yohanis Malaipada kepada media mengatakan, tujuan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sertu Dominggus Latipra melaksanakan Komsos dengan warga binaan adalah selain untuk mempererat tali silaturahmi juga untuk memperkuat kerukunan hidup masyarakat diwilayah, dan untuk menyamakan persepsi serta kerjasama yang makin erat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Semua Babinsa, harus terus laksanakan Komsos serta membangun komunikasi yang kuat dan erat dengan masyarakat berbagai elemen. Mengapa? untuk mewujudkan tugas pokok TNI AD khususnya bagi satuan Komando Kewilayahan (Kowil),” kata Malaipada, Jumat (22/06).

Komsos itu sederhana, dan semua Apkowil harus mampu berkomunikasi. Selagi hubungan komunikasi kita dengan masyarakat itu berjalan dengan baik “Harus terus menerus”, maka hiduplah tupok Kowil. Begitu pun sebaliknya, kalau Komsosnya tidak jalan maka mati juga tupok Kowil.

Disamping itu, juga komunikasi tersebut sebagai sarana untuk memantau situasi di wilayah binaan apalagi saat sekarang ini sedang berlangsung tahapan kampanye Pilkada Kab Alor, tandasnya. (Kodim 1622/Alor)

Mengharukan! Danrem 162/WB pun Ikut Berdesakan Mengantar Kepulangan Ulama Besar NTB


Pendam IX/Udayana
Minggu, 24 Juni 2018

Puluhan bahkan Ratusan Ribu orang dengan penuh sesak mengantarkan Janazah Ulama Besar Nusa Tenggara Barat Tuan Guru H.Sapwan Hakim menuju peritirahatan terakhir dipemakaman umum Desa Kediri Lombok Barat.

Ratusan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat beserta Sejumlah pejabat dilingkup Pemerintahan dan unsur Pimpinan Porkopinda Nusa Tenggara Barat tampak hadir mulai dari pelaksanaa Sholat Janazah hingga keperistirahatan terakhir beliau dipekuburan umum Desa Kediri.

Salah satu diantaranya yaitu Kol. Czi. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han. Danrem 162/WB yang hadir dalam acara tersebut mengaku mendecak Kagum atas apa yang disaksikannya yaitu kehadiran Ratusan Ribu Pelayat yang tampak memenuhi Masjid hingga lokasi perpada saat pelaksanaan Sholat Janazah yang berlangsung hingga 130 kali bergiliran karena kapasitas masjid yang mampu menampung 5000 Jamaah tak muat.

Danrem menyatakan bahwa Mukjizat yang sangat luar biasa bagi seorang Ulama yang meninggal dan menanamkan Jasa mebgajarkan keimanan serta tak lelah menebarkan kebajikan melalui syia’ar perjuangan Islam seperti yang diucapkan dalam setiap Sambutan takziah pada acara pemakaman Beliau.

Ucapan tersebut adalah ucapan penuh kagum dan terharu ketika seorang Ulama meninggal kemudian Puluhan bahkan Ratusan Ribu pelayat berdatangan bahkan sanggup berdesak-desakan untuk mendekati Jenazah pada saat Pemakaman.

Almarhum Tuan Guru Sapwan Hakim merupakan Ulama terbaik Pimpinan dan Pendiri Pondok Pesantren “Nurul Hakim” Kediri Lombok Barat NTB. Beliau dikenal sebagai Ulama yang selalu merendah terhadap siapapun dan selalu bijak dalam memutuskan apapun.

Satu catatan paling penting dari track report yang paling membuat beliau sangat disegani sebagai panutan, “Beliau tidak mau ikut campur untuk urusan politik” bahkan nyaris tidak pernah membawa nama Pesantrennya untuk urusan kepentingan Politik Partai Manapun atau Calon Siapapun.

Sehari setelah kepulangan dari menunaikan Ibadah Umroh ketanah Suci Makkah, Tgh. Sapwan Hakim mengalami sesak akibat serangan Jantung, kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Sayang pertolongan yang diberikan tak mampu melawan kehendak Sang Khalik. Sekitar Pukuk 22.17 wita Tuan Guru Sapwan Hakim Menghadap Pangkuan Ilahi dan meninggalkan kita untuk selamanya.

“Turut Berduka atas Kepergian Beliau, Semoga Allah memberika tempat untuk Beliau sebagai Khusnul Khotimah” Kebajikan yang Beliau sebarkan selama hidup, akan dibalas dengan Kebajikan oleh Allah SWT” Amin Yaa..Robbal Alamin.