Rabu, 19 September 2018

Rumah Prajurit Rusak Akibat Gempa, Danrem Serahkan Bantuan


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 September 2018

Rumah Prajurit yang rusak akibat gempa bumi beberapa waktu lalu mendapat perhatian pimpinan satuan Korem 162/WB. Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., didampingi Dandenzibang Mataram Letkol Czi Junaidi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tiga orang personel yakni Pelda Awaludin, Serma Fadlahir dan Serka Lalu H. Adi yang rumahnya rusak karena gempa di lapangan Korem 162/WB, Selasa (18/9).

Pada saat menyerahkan, Danrem menyampaikan kepada penyerahan bantuan ini berupa uang dan material kepada para Bintara yang rumahnya rusak akibat gempa dan hingga saat ini masih tidur ditenda. 

"Bantuan berupa uang ini berasal dari Budha Suci sedangkan Material berasal dari Arwana keramik", sebut Danrem. 

Dilanjutkannya, walaupun rumah mereka terkena gempa namun mereka tetap semangat membantu saudara-saudara kita yang terkena gempa.

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dalam perehaban atau pembangunan rumahnya yang rusak sehingga tetap semangat dalam pengabdian kepada bangsa dan negara", pungkasnya.

Selain itu, bantuan juga diserahkan untuk perbaikan Masjid Korem 162/WB yang diterima Dankima Kapten inf Marito. 

Usai menerima bantuan, Peltu Awaludin perwakilan penerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada Danrem maupun donatur  dalam hal ini Budha Suci dan Arwana keramik yang telah memberikan bantuan berupa uang maupun material yang sangat bermanfaat untuk merehab rumah yang rusak. 

Adapun material yang diserahkan berupa keramik Arwana, semen, arco, palu dan perlengkapan lainnya. (Penrem162WB)

Jelang Penugasan Diperbatasan RI-RDTL, Pangdam Cek Kesiapan Yonif Mekanis 741/GN


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 September 2018

Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara disiapkan untuk melaksanakan penugasan di daerah perbatasan RI-RDTL, pada bulan Oktober mendatang, dalam persiapan tersebut Yonif Mekanis 741/GN telah mengikuti latihan pra tugas selama 12 hari di wilayah Kecamatan Pekutatan Jembrana dan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng mulai tanggal 3 sampai dengan 14 September 2018.

Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto G, S.I.P saat mendampingi Pangdam IX/Udayana di Mayonif Mekanis 741/GN menyampaikan dengan berakhirnya pelaksanaan latihan pra tugas tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, pada Selasa (18/9) meninjau kesiapan Yonif Mekanis 741/GN, untuk memastikan setiap personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL, telah memahami tugasnya sesuai dengan materi yang diberikan dalam latihan.

Latihan pra tugas ini penting dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada segenap personel yang  tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgaspamtas) RI-RDTL agar memiliki kesiapan untuk melaksanakan panggilan tugas mulia tersebut.

Adapun materi latihan yang diberikan disamping kemampuan olah keprajuritan berupa penempaan fisik juga diberikan materi yang disesuaikan dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial daerah penugasan  meliputi, materi hukum, teritorial, intelijen dan komlek. Untuk materi hukum terdiri dari HAM, pengetahuan tentang KUHP dan KUHAP, Keimigrasian, Standar Operasional Prosedur, pemeriksaan dan penanganan pelintas batas, penanganan illegal logging, illegal mining, human trafficking dan peredaran Narkoba. 

Kemudian untuk materi teritorial terkait dengan pengetahuan adat istiadat, budaya dan bahasa daerah, pendidikan bela negara, penyiapan tenaga pendidik SD dan SMP, tenaga penyuluh pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan. 

Pada kesempatan tersebut Pangdam mengadakan pengecekan secara langsung baik kesiapan personel maupun Alutsista yang akan dibawa dalam penugasan, semuanya digelar dan diadakan pengecekan satu persatu. Selanjutnya Pangdam memberikan pengarahan terkait dengan kebersihan senjata sebagai isteri pertama masih perlu ditingkatkan, semua peralatan dan perlengkapan yang menjadi indek perorangan dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit harus mampu menguasai dan mempertanggung jawabkannya. Sebagai prajurit harus mampu dalam segala hal, profesional, loyal, saling mendukung dan saling melengkapi sehingga berhasil dalam pelaksanaan tugas, demikian tegas Pangdam.

Para pejabat yang mendampingi Pangdam dalam pengecekan antara lain ;  Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana  dan  para Kabalak Kodam IX/Udayana yang terkait antara lain, Kakesdam IX/Udayana, Kapaldam IX/Udayana, Kahubdam IX/Udayana, Kabekangdam IX/Udayana, Kapendam/Udayana serta sejumlah pejabat lainnya. (Pendam IX/Udayana)

Gandeng BNNK Gianyar, Personel Kodim 1626/Bangli Tes Urine


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 September 2018

Untuk mencegah sekaligus mengecek personelnya terbebas dari Narkoba, Kodim 1626/Bangli menggelar tes urine, Selasa (18/09).

Tes urine dilaksanakan secara acak selesai apel pagi di Aula Makodim 1626/Bangli.

Sebelum pelaksanaan tes urine dilaksanakan sosialisasi oleh Kepala BNNK Gianyar AKBP Sang Gede Sukawiyasa S.I.P., M.M., dengan materi pengetahuan tentang Narkoba dan akibat penyahgunaannya.

Menurut Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto M.Sc.,  tes urine ini merupakan bagian dari program Kodim dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba. 

Tes urine ini dilakukan secara acak kepada  Personel Kodim, jajaran Koramil oleh personel BNNK Gianyar.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan adanya anggota TNI yang terlibat Narkoba.

Menurutnya, pelaksanaan tes urine tersebut merupakan upaya internal Kodim dalam mencegah dan memberantas Narkoba di tubuh TNI. Kegiatan ini akan dilakukan rutin terhadap semua Prajurit dan PNS di jajaran Kodim. 

Hal ini kita lakukan untuk memastikan bahwa anggota TNI tidak terlibat atau bermain-main dengan Narkoba. 

"Jika ditemukan maka tidak ada ampun akan diproses sesuai hukum yang berlaku bahkan bisa sampai pemecatan dari dinas di TNI",tegas Dandim.

Dari hasil tes urine hasilnya negatif tidak ada Personel Kodim 1626/Bangli yang terindikasi menyahgunakan Narkoba.

Sementara itu  Kepala BNNK Gianyar  mengucapkan terimakasih kepada anggota Kodim 1626/Bangli atas kehadiran dan partisipasinya dalam acara sosialisasi ini. 

Menurutnya dalam  memerangi Narkoba tidak bisa bekerja sendiri maka diharapkan kepada TNI/Polri, steak holder ataupun warga masyarakat turut serta bekerja sama dalam memerangi Narkoba yang marak ada di masyarakat.

Peredaran Narkoba sangat rentan dan banyak terjadi di kalangan remaja pada usia produktif maka diharapkan kepada warga dan steak holder untuk betul-betul dapat mengawasi anak dan keluarga agar menjauhkan diri dari Narkoba.

Dia juga menyampaikan apresiasi dari hasil tes yang dilaksanakan di Kodim 1626/Bangli, tidak ada anggota terindikasi menggunakan Narkoba. (Kodim 1626/Bangli)

Selasa, 18 September 2018

Peserta Seleksi Secapa dan Secaba Reguler Laksanakan Tes Garjas


Pendam IX/Udayana
Selasa, 18 September 2018

Sebanyak 84 peserta seleksi Secaba dan Secapa Reguler hari ini akan menjalani tes Kesamaptaan Jasmani di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Selasa (18/9).

Sebelum melaksanakan tes Kesamaptaan, para peserta seleksi Secapa dan Secaba diambil Kajasrem 162/WB Kapten Inf IB. Gde Karangasem untuk diarahkan. 

Dalam pengarahannya, Kajasrem menyampaikan laksanakan tes Garjas ini dengan sungguh-sungguh karena nilai yang menentukan lulus dengan tidaknya. 

"Semakin tinggi nilai yang dicapai maka semakin besar peluang untuk kelulusan", ungkap Gde Karangasem.

Dilanjutkannya, jangan merasa puas dengan nilai yang diperoleh hari ini, terus lakukan pembinaan fisik sehingga pada saat diumumkan lulus maka fisik sudah betul-betul terbina dengan baik. 

Gde Karangasem juga menekankan aga menjaga faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan Garjas, jika merasa mampu maksimalkan namun jika merasa tidak kuat jangan dipaksakan karena akan berakibat fatal.

Ditempat yang sama, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., sebelum pelaksanaan Garjas menekankan ulang kepada seluruh peserta agar memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.

"Jika sudah merasa pusing atau tidak mampu jangan dipaksakan, langsung jalan atau kepinggir agar tim kesehatan lapangan langsung melakukan pengawasan", jelas Rizal. 

Namun sebaliknya sambung Rizal, jika masih mampu dan kuat agar dimaksimalkan sehingga hasil atau nilai yang diperoleh juga bagus karena akan menentukan lulus atau tidaknya. 

"Pembinaan fisik selama tiga hari dalam seminggu jika dilaksanakan secara maksimal maka fisik akan terbina dengan baik, secara otomatis kebugaran tubuh juga baik", pungkasnya.

Tes Samapta Garjas yang harus dilewati para peserta seleksi dibagi dalam dua samapta dengan penilaian pengelompokan umur yakni A berupa lari 3200 meter, pull up, Sit up, Push up dan lari satle run, sedangkan Samapta B berupa ketangkasan yakni renang militer.

Tingkatkan Dan Pelihara Kemampuan, Korem Gelar Latihan Menembak


Pendam IX/Udayana
Selasa, 18 September 2018

Latihan menembak merupakan salah satu bentuk kesejahteraan bagi Prajurit. Pagi tadi, selain melaksanakan kesamaptaan Garjas Periodik, Personel Korem 162/WB melaksanakan latihan menembak di lapangan tembak Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Selasa (18/9).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., bersama para Perwira staf ikut melaksanakan latihan menembak.

"Latihan ini merupakan program satuan yang harus dilaksanakan, manfaatkan latihan ini secara maksimal dan rasakan perkenaannya dengan baik sebelum senjata ditembakkan sehingga nilainya lebih bagus", kata Rizal saat memberikan perhatian. 

Dilanjutkannya, sesuai motto Kasad, Prajurit TNI AD harus memiliki kemampuan jago perang, jago tembak, jago bela diri dan fisik yang prima.

Oleh karena itu kata Rizal, manfaatkan peluru yang ada karena tidak setiap hari kita melaksanakan latihan menembak kecuali satuan tempur.

"Ikuti petunjuk dan arahan Komandan Latihan (Danlat), jangan ada yang main-main dengan senjata. Jaga faktor keamanan dan keselamatan selama melaksanakan latihan karena sehebat apapun latihan jika ada kesalahan fatal maka latihan tersebut dinyatakan gagal atau tidak sukses. 

Seluruh satuan jajaran Korem 162/WB segarnizun Mataram akan melaksanakan latihan menembak di lapangan tembak Yonif 742/SWY sesuai dengan jadwal yang sudah ditentunkan, sedangkan untuk satuan Kodim yang lain akan melaksanakan latihan menembak di wilayah masing-masing. (Penrem162wb)

Meriahkan HUT TNI ke-73, Kodim 1624/Flotim Gelar Pertandingan Bola Voli Antar Pelajar


Pendam IX/Udayana
Selasa, 18 September 2018

TNI Kodim 1624/Flotim dalam memeriahkan HUT TNI ke-73 Tahun 2018 menggelar turnamen bola voli bagi para pelajar SMA se-Flotim daratan.

Turnamen ini digelar di Lapangan Kodim 1624/Flotim Kelurahan Lokea Larantuka. Rangkaian turnamen dibuka resmi oleh Komandan Kodim Letkol Inf. Komang Agus Senin petang (17/9).

Hadir tim pelajar dari sekolah-sekolah SMA se-Flotim daratan. Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyantho, Kepala Rutan Larantuka Ahmat SH., MH.

Kasdim 1624/Flotim Mayor Czi I Gusti Bagus Budayasa, Perwira Staf Kodim 1624/Flotim, Ketua Persit KCK Cab XXII Dim 1624/Flotim Maria Frasiska.

Pada upacara pembukaan dengan inspektur upacara Letkol Inf.Komang Agus, dilakukan pembacaan janji Wasit dan Atlet lalu dilanjutkan amanat inspektur upacara.

Komang Agus dalam arahan singkatnya menjelaskan tujuan digelarnya pertandingan bola voli pada pelajar SMA di Flotim itu.

Pertama menyongsong HUT TNI Kodim 1624/Flotim dan kedua membina olahraga voli untuk mencari bibit berbakat pemain voli Kabupaten Flotim.

Karena itu kepada pemain dan suporter agar junjung tinggi sportifitas dan kebersamaan selama digelarnya pertandingan itu. (Kodim 1624/Flotim)

Prajurit Koramil Woha Sigap Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga


Pendam IX/Udayana
Selasa, 18 September 2018

Satu unit rumah milik Saudara Rafik warga RT. 03 RW 01 Dusun Karya Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima tadi pagi, Selasa (18/9) mengalami musibah kebakaran. Api yang diduga berasal dari dapur tersebut membakar rumah beserta isinya hangus terbakar. 

Danramil 1608-04/Woha Kapten Kav Sukahar bersama anggotanya bergegas membantu memadamkan api secara manual sebelum mobil Tanki Air membantu memadamkan api.

Dijelaskannya, informasi kebakaran awalnya diperoleh dari Babinsa dan langsung mengajak anggota yang ada untuk segera merapat membantu memadamkan api, namun karena apinya sudah besar sehingga barang-barang isi rumah tidak bisa diselamatkan.

"Usai memadakan api, anggota bersama masyarakat langsung membantu pembersihan dilokasi kebakaran", ujar Sukahar.

Sementara Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra setelah menerima laporan dari Danramil Woha, memberikan apresiasi dan terimakasih atas kesigapan anggotanya membantu masyarakat binaanya yang ada di desa. 

"Saya sudah memberikan instruksi untuk terus merapat dengan menigintensifkan komunikasi sosial yang sudah terjalin sehingga setiap perkembangan dan permasalahan di desa cepat diketahui dan alhamdulillah ini memang sudah berjalan", kata Bambang. 

Ia berharap sebagai satuan teritorial kewilayahan harus mampu melakukan deteksi dini dan cegah dini setiap permasalahan yang ada di masyarakat sehingga semua masalah bisa diselesaikan secara baik dan benar sesuai ketentuan yang ada. (Kodim 1608/Bima)