Jumat, 31 Agustus 2012

KODAM IX/UDAYANA GELAR GLADI MAKO

Pendam IX/Udayana
Editor PNS Nengah Riasih
31 Agustus 2012

Kepala Staf Umum TNI,Marsekal Madya TNI Daryatmo, S.Ip. membuka Gladi Mako Kodam IX/Udayana di Ruang Erlangga Makodam IX/Udayana pada jumat (31/8).

Gladi Mako ini diikuti oleh para Pejabat Kodam IX/Udayana berjumlah 300 orang termasuk juga dari unsur  TNI AL , TNI AU, latihan diarahkan untuk mecapai tujuan strategis dengan sasaran operasional yang telah ditetapkan sehingga dalam kaitan tersebut sangat dibutuhkan adanya kemampuan Komandan dan Staf terutama dalam proses pengambilan keputusan dan kemampuan penyusunan perencanaan Operasi Militer baik dalam konteks Operasi Militer Perang maupun dalam konteks Operasi Militer Selain Perang.  Disamping itu pula latihan diharapkan dapat menjamin konektivitas antar kegiatan sesuai dengan tujuan operasional yang dideduksi dari tujuan strategis sehingga latihan yang di gelar ini harus mampu menguji prosedur hubungan Komandan dan Staf khususnya dalam proses pengambilan keputusan.

Pada kesempatan tersebut Kepala Staf Umum TNI Marsekal Madya TNI Daryatmo,S.Ip. membacakan  amanat Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam perkembangan situasi lingkup dunia dengan segala perkembangannya telah menggeser paradigma tentang perang yaitu perang Asimetrik atau perang generasi keempat dimana sejarah telah memperlihatkan bahwa kekuatan yang lebih lemah bisa mengalahkan kekuatan yang lebih kuat sehingga hal ini dapat melahirkan pandangan yang optimistik bagi kemajuan suatu bangsa.
Selanjutnya dalam lingkup regional terutama dari aspek militer bahwa Indonesia berada dalam posisi Asimetrik sehingga dalam rangka menyelenggarakan pertahanan dan keamanan negara sangat membutuhkan kreatifitas dan koreksi terhadap kesinambungan konsep pengamanan wilayah dan Kekuatan Nasional guna menghadapi segala bentuk ancaman yang mungkin timbul.

Kasum TNI menegaskan pahami bahwa sasaran dan medan perang Asimetrik atau perang generasi keempat tidak lagi hanya terbatas pada penguasaan wilayah semata tetapi lebih menjangkau terhadap aspek Ekonomi, Budaya, Media, Komunikasi, Psikologi Massa, Energi dan lain sebagainya.

Latihan ini mengambil tema “ Kodam IX/Udayana Selaku Kogasratgab Melaksanakan Operasi Darat Gabungan di Wilayah Tanggung Jawabnya Dalam Rangka Mendukung Tugas TNI “.

Searah dengan tema latihan tersebut, Kodam IX/Udayana selaku Kotama Ops dalam melaksanakan operasi darat gabungan,  maka latihan ini diharapkan dapat di gelar dan didifinisikan sebagi kepentingan operasi penangkalan dan penindakan serta operasi pemulihan dan perdamaian. Latihan operasi militer penangkalan kiranya dapat di arahkan untuk pengembangan strategi preventive dan preemptive serta operasi penindakan yang ditujukan bagi pengembangan offensive dan defensive,sedangkan operasi pemulihan dan perdamaian diarahkan bagi perumusan  strategi defensive aktif dihadapkan dengan prediksi dinamika perkembangan ancaman.

Kamis, 30 Agustus 2012

Kegiatan Gladi Posko I Kodim 1606/Lobar



Pendam IX/Udayana
Editor PNS Nengah Riasih
31 Agustus 2012

Kegiatan gladi posko Kodim 1606/Lobar diselenggarakan dari  tanggal 27 Agustus 2012 sampai dengan  29 Agustus 2012. Acara pembukaan gladi posko I Kodim 1606/Lobar dihadiri oleh Walikota Mataram,Bupati Lobar,Bupati KLU, Danlanud Rembiga, Danlanal Ampenan, Kapolres Lobar, Kepala BPBD Mataram, Kepala Basarnas,Kadishub, kadissos, kadiskes, Ka BMKG, Kasrem 162/WB, Danyonif 742/Swy, Para Dandim se garnizun Mataram, Dan/Ka/Pa Disjanrem, Tokoh Agama dan para peserta gladi posko I Kodim 1606/Lobar, acara tersebut dibuka langsung oleh Danrem 162/WB, dalam pembukaan gladi posko I Kodim 1606/Lobar, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa kegiatan gladi posko ini merupakan metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan operasi bantuan menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusian, hal tersebut sesuai dengan thema gladi posko I Kodim 1606/Lobar yaitu “ Kodim 1606/Lobar melaksanakan gladi posko I untuk meningkatkan kemampuan dalam operasi bantuan menanggulangan akibat bencana alam, penanganan pengungsi dan pemberian bantuan kemanusian dalam rangka operasi bantuan TNI kepada pemerintah daerah.” Thema tersebut sangat relevan dengan tugas pokok TNI dalam operasi militer selain Perang sesuai dengan apa yang tercantum dalam UU RI No 34 tahun 2004 tentang TNI. Danrem berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, baik oleh penyelenggara, pendukung maupun oleh seluruh peserta geladi, jadikan latihan ini untuk mencapai profesionalisme dan bahan evaluasi untuk perbaikan dalam pelaksanaan tugas  dimasa yang akan datang. Dari mulai dibukanya kegiatan gladi tanggal 27 Agustus 2012 hingga acara penutupan tanggal 29 Agustus 2012, kegiatan gladi posko I dapat berjalan dengan lancar, dan dalam acara penutupan Danrem mengharapkan agar kegiatan ini dapat memberikan peningkatan pengetahuan bagi para peserta, dan ilmu yang didapat dijadikan sebagai pedoman dalam meningkatkan kemantapan berkoordinasi dan kerjasama lintas sektoral dalam menangani setiap permasalahan yang terjadi di daerah, tetap tumbuhkan dan tingkatkan kemauan untuk belajar dan berlatih dalam kehidupan keprajuritan guna menunjang keberhasilan dalam pelaksanaan tugas.

Rabu, 29 Agustus 2012

SIMAKRAMA PANGDAM IX/UDY DENGAN KAPOLDA BALI


Pendam IX/Udayana
Editor Kapten Inf Teguh
30 Agustus 2012


Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya melaksanakan Simakrama dengan   Kapolda Bali beserta rombongan bertempat di Kediaman, Kamis (30/8).
Dalam kesempatan tersebut Pangdam menyampaikan selamat datang kepada Kapolda beserta rombongan yang kemudian diikuti oleh Kasdam dan para pejabat teras Makodam. Dalam suasana penuh keakraban Pangdam menyampaikan beberapa hal diantaranya masalah kegiatan Gladi Mako Kodam IX/Udayana yang akan dibuka pada hari jumat dan akan dibuka oleh Kasum TNI Marsekal Madya Daryatmo, S.Ip, kemudian masalah peringatan 10 tahun tragedi Bom Bali I yang akan dilaksanakan secara terpusat di GWK dan masalah keterkaitan hubungan antar instansi yang ada di Bali dan Nusra untuk lebih ditingkatkan lagi agar dapat menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Bali dan Nusra.
Disamping itu pula Pangdam juga menyampaikan agar dalam melaksanakan tugas hendaklah dilaksanakan dengan penuh semangat serta dilandasi oleh kearifan budaya lokal, dengan kesederhanaan namun tetap dapat melaksanakan tugas secara baik.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kasdam beserta para pejabat teras Makodam dan Kapolda beserta rombongan.

Senin, 27 Agustus 2012

PENGARAHAN PANGDAM IX/UDAYANA DI LAPANGAN PRAJA RAKSAKA KEPAON.

Pendam IX/Udayana
Editor Kapten Inf I Nyoman Budiarta
27 Agustus 2012

Prajurit Kodam IX/Udayana “Harus Disiplin” seruan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dalam memberikan pengrahan setelah pelaksanaan Upacara Bendera  pada hari Senin tanggal 27 Agustus 2012 di lapangan Praja Raksaka Kepaon.Pangdam IX/Udayana menekankan juga bahwa Prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana harus senantiasa bersikap ramah tamah dan sopan santun kepada rakyat sesuai dengan isi dari 8 Wajib TNI, Sehingga akan timbul kepercayaan dan kecintaan rakyat terhadap TNI. Kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan yang sangat besar dalam rangka menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya dan Bali Nusra pada khususnya.Upacra Bendera  yang dihadiri kurang lebih 600 orang prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya menegaskan bahwa prajurit dan PNS kodam IX/Udayana harus menghindari dan menjauhi pelanggaran-pelanggaran yang dapat merugikan satuan maupun pribadi itu sediri seperti yang dicontohkan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas akhir-akhir ini, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana agar tidak arogan dan sombong dalam berlalu lintas dan mematuhi aturan-aturan lalu lintas, Prajurit yang disiplin adalah prajurit yang secara tulus ikhlas dari hati nurani  yang paling dalam  mentaati semua aturan-aturan atau hukum yang berlaku. Pengarahn Pangdam yang dihadiri Kasdam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana dan Kabalak berjalan dengan tertib dan lancar serta prajurit dan PNS Kodam IX/Udayanamengikuti dengan penuh antusias

Rabu, 22 Agustus 2012

KOMANDAN KOREM 161/WIRA SAKTI MENGHADIRI UPACARA PERINGATAN DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI DI PULAU NDANA ROTE

Pendam IX/Udayana
Editor PNS Nengah Riasih
23 Agustus 2012

Komandan Korem 161/Wira Sakti, selaku Dankolakops Satgas Pam Puter, Brigadir Jenderal TNI Ferdinand Setiawan didampingi Ny. Emi Ferdinand Setiawan menghadiri upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67 Tahun 2012 di Pulau Ndana Rote, salah satu pulau terluar di wilayah Korem 161/WS yang selama ini tidak berpenghuni.

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-67 di wilayah Korem 161/Wira Sakti, disamping pelaksanaannya terpusat di ibukota provinsi dan kabupaten, juga dilaksanakan dengan nuansa yang berbeda  oleh Pemkab Rote Ndao beserta unsur FKPD setempat dengan menyelenggarakan kegiatan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di salah satu gerbang utama  NKRI Bagian Selatan, tepatnya di pulau yang tidak berpenghuni yaitu Pulau Ndana Rote yang saat ini sedang dijaga dan diamankan oleh Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pam Puter) yaitu satuan gabungan antara Yonif 743/PSY dengan Marinir.

Ini merupakan salah satu wujud peran serta Korem 161/WS selaku satuan kewilayahan dan Kolakops Satgas Pam Puter dalam menyelenggarakan pembinaan territorial guna membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme serta menanamkan kembali wawasan kebangsaan untuk seluruh komponen masyarakat khususnya generasi muda di wilayah NTT.

Bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Bupati Rote Ndao, Leonard Haning dan dihadiri  oleh peserta upacara yang berasal dari personel Satuan TNI dan Polri, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang berasal dari SMA se-Rote Ndao,  pegawai negeri sipil, para pelajar, atlet, pramuka dan masyarakat Rote Ndao.

Para peserta upacara maupun pihak penyelenggara sudah menyiapkan kegiatan ini selama lebih kurang 3 hari berada di Pulau Ndana Rote untuk bersama-sama dengan Satgas Pam Puter untuk merencanakan, menyiapkan sampai dengan pelaksanaan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI .

Upacara juga dihadiri oleh undangan dari perwakilan Pemerintah Pusat, perwakilan Mabes Polri, Danlantamal VII Kupang Laksma TNI Dedy Yulianto,  Asisten III Pemprov NTT Edy H Ismail dan insan pers nasional dan lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Jeneral TNI Ferdinand Setiawan sempat memberikan penjelasan kepada insan pers bahwa situasi dan kondisi keamanan yang menjadi tanggung jawab Kolakops Satgas Pam Pulau Terluar khususnya Pulau Ndana Rote dan Batek sampai saat ini masih kondusif.

Kewaspadaan para prajurit di lapangan tetap terjaga dengan baik mengingat Pulau Ndana Rote merupakan gerbang utama Bagian Selatan NKRI yang harus tetap aman dari ancaman dan gangguan.

Kegiatan diakhiri dengan acara ikrar bersama sebagai satu kesatuan bangsa dan penaburan bunga didepan Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman serta pemberian piagam penghargaan dari MURI kepada Bupati Rote Ndao karena telah berhasil memasang lebih kurang 9000 bendera merah putih baik besar dan kecil serta mengerahkan masyarakat Rote Ndao untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi di Pulau Ndana Rote yang tidak berpenghuni, salah satu pulau terdepan NKRI.


Kegiatan Open Hause di Kediaman Danrem 162/WB

Pendam IX/Udayana
22 Agustus 2012
Editor Kapten Inf I Nyoman Budiarta.

Kegiatan open hause di kediaman Danrem 162/WB dilaksanakan dari pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 14.00 Wita. Kegiatan open hause dihadiri oleh para anggota jajaran Korem 162/WB beserta anggota segarnizun Mataram dan para rekanan, kegiatan ini selain merupakan suatu tradisi juga sebagai sarana silaturrahmi dengan para anggota dan masyarakat. Sebelum pelaksanaan open hause di kediaman Denrem, Danrem 162/WB terlebih dahulu melaksanakan Sholat Id dan kemudian dilanjutkan dengan bersilaturrahmi ke Pejabat-pejabat daerah setempat.

Jumat, 17 Agustus 2012

UPACARA TUJUH BELASAN DI LAPANGAN PRAJA RAKSAKA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
18 Agustus 2012
Kodam IX/Udayana menggelar Upacara Tujuh Belasan di Lapangan Praja Raksaka Kepaon pada Jumat (17/8).
Upacara diikuti oleh Anggata Kodam IX/Udayana yang terdiri dari Kelompok Perwira Menengah,Perwira Pertama,Bintara/Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Garnizun denpasar.
Pada kesempatan tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Irdam IX/Udayana membacakan amanat Panglima TNI yang pada intinya menyampaikan bahwa Upacara Tujuh Belasan kali ini adalah merupakan Upacara Bendera yang istimewa karena dilaksnakan disaat Bangsa Indonesia sedang mengobarkan kembali semangat kebangsaan dengan merayakan hari Kemerdekaan RI ke 67 dan upacara dilaksanakan dipenghujung Bulan Suci Ramadhan, dimana Umat Muslim yang sedang membangun kecerdasan hati dan meningkatkan kesolehan sosial melalui ibadah puasa dan akan menyongsong tibanya hari kemenangan.
Perayaan hari kemerdekaan merupakan salah satu upaya untuk mengingat dan mempelajari semua perjalanan keberhasilan dan kegagalan masa lalu oleh karena itu sudah sewajarnya kita menundukkan kepala sejenak untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada para pendahulu kita yang   berjuang merebut,menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan RI dengan penuh kesadaran dan keiklasan termasuk mengorbankan jiwa raganya.
Dengan menghayati kemerdekaan sebagai anugrah,rahmat dan amanat dari Tuhan Yang Maha Esa maka sebagai bangsa kita yakin bahwa kemerdekaan Nasional dan kedaulatan Indonesia akan senantiasa dapat ditegakkan.Selanjutnya komitmen membangun persatuan Indonesia dalam keberagaman “ Bhineka Tunggal Ika “ adalah anugrah guna mewujudkan harmoni yang harus dibangun dalam ruang toleransi,
Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan atensi dan sekaligus harapan antara lain, Jadikan hikmah Ramadhan dan Idul Fitri 1413 Hijriah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kesolehan sosial,Hidupkan semangat kemerdekaan,Wujudkan soliditas dan solidaritas Nasional,Bantu dan atasi kesulitan masyarakat sekitar dan bagi setiap pimpinan satuan agar senantiasa meningkatkan pembinaan satuannya masing;maing,demikian tegas Panglima TNI di akahir amanatnya.

DETIK DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI DI LAPANGAN PUPUTAN MARGA RANA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
18 Agustus 2012
Terik Matahari tidak mempengaruhi kesungguhan dan semangat peserta Upacara peringatan ke-67 Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan  Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Puputan Marga Rana Niti Mandala Renon Denpasar pada Jumat (17/8).
Upacara diikuti oleh  1 SST Satsikmil Ajendam IX/Udayana, dan Pasukan tak bersenjata  terdiri dari 2 SST  Perwira Menengah TNI/Polri, 2 SST Perwira Pertama TNI/Polri,2 SST Kowa TNI,1 SST Polwan,1 SSK Bintara/Tamtama TNI,1 SSK Bintara Polda Bali,3 SSK   Pasukan Bersenjata Gabungan TNI/Polri,3 SSK Korpri,4 SSK  Satpol PP dan Hansip,3 SST Barisan Gabungan Generasi Muda,1 SSK  Mahasiswa dan 2 SST Barisan Siswa SLTP dan SLTA.
Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Bali selaku inspektur Upacara pada pukul 09.55 wita tiba di Lapangan Upacara diawali dengan menerima laporan dari Perwira Upacara selanjutnya menuju mimbar kehormatan Inspektur Upacara.
Selanjutnya Letnan Kolonel Arm Hendro Agus Suseno Komandan Kodim 1616/Gianyar selaku Komandan Upacara memimpin penghormatan umum kepada Inspektur Upacara dilanjutkan dengan langkah meyakinkan maju menuju Inspektur Upacara untuk melaporkan bahwa Upacara siap dimulai.
Sementra prosesi upacara berjalan dengan tertib,hening dan hidmat,tepat pada pukul 10,03 wita terdengar suara sirina dan klakson memecah keheningan suasana di lapangan Puputan Marga Rana sebagai pertanda saatnya Detik-Detik praklamasi sehingga segenap undangan dan seluruh peserta upacara mengenang suasana perjuangan di tahun 1945,selanjutnya terdengan pembacaan Naskah Proklasi oleh Ketua DPRD Provinsi Bali dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara yang disusul dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar  Tahun 1945 dan pembacaan Doa.
Acara selanjutnya pengibaran Bendera Merah Putih,tampak kelompok Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibraka Propinsi Bali) memasuki Lapangan Upacara dengan derap langkah yang tegap menuju Mimbar Kehormatan melaporkan kesiapannya kepada Inspektur Upacara dan selanjutnya melaksanakan pengibaran Bendera diiringi dengan lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh Satsikmil AjendamIX/Udayana.Tugas pengibaran Bendera dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar selanjutnya kelompok Paskibraka meninggalkan Lapangan Upacara disusul dengan Andika Bhayangkari sebagai pertanda upacara akan usai,Komandan Upacara melaporkan kepada Irup bahwa Upacara sudah selesai dilanjutkan dengan penghormatan umum.Seluruh rangkaian upacara diakhiri dengan laporan Perwira Upacara
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ini mengambil  tema “ Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Kita Bekerja Beras Untuk Kemajuan Bersama,Kita Tingkatkan Pemerataan Hasil Hasil Pembangunan Untuk Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia “ serta dihadiri oleh Muspida Provinsi Bali,Pejabat Teras TNI/Polri,selurup Pimpinan SKPD Propinsi Bali,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat,Ormas dan undangan lainnya.



UPACARA 17 AGUSTUS DI KODIM 1626/BANGLI

Pendam IX/Udayana
Editor Kapten Inf I Nyoman Budiarta
18 Agustus 2012

Bertempat di kantor Rutan Bangli, Kelas II b Kemen Kum dan Ham Jl Merdeka 95 Bangli, tanggal 17 Agustus 2012 pukul 07.00 wita, telah dilaksanakan upacara peringatan Hut Kemerdekaan RI ke 67.
Bertindak sebagai Inspektur upacara Bupati Bangli  I Made Gianyar, SH, M. Hum  adapun thema dari peringatan Hut Kemerdekaan RI ke 67 adalah ” DENGAN SEMANGAT PROKLAMASI KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS 1945 KITA BEKERJA KERAS UNTUK KEMAJUAN BERSAMA, KITA TINGKATKAN PEMERATAAN HASIL – HASIL PEMBANGUNAN UNTUK KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA ” dalam peringatan hari Kemerdekaan tersebut 29 orang tahanan Rutan Bangli mendapat Remisi masing – masing 1 - 5 bulan, dari 47 orang tahanan yang diajukan.
Bupati Bangli Sugianyar mengatakan bahwa Peringatan Hut Proklamasi Kemerdekaan RI bukanlah serimonial belaka, tetapi akan lebih bermakna bila peringatan tersebut dijadikan sumber semangat dan kekuatan untuk mewujudkan cita – cita proklamasi kemerdekaan. Pelanggaran hukum merupakan bagian dari warga Negara dan tetap memiliki hak – hak yang harus dihormati dan satu hak yang dimiliki oleh pelanggar hukum adalah Remisi, merupakan hak yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat 1 UU No. 12 tahun 1995 tentang : pemasyarakatan bahwa setiap narapidana berhak mendapatkan Remisi untuk mengurangi masa tahanan agar mereka dapat segera menyesuaikan dalam kehidupan yang lebih baik.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain  seluruh unsur forum koordinasi antar pimpinan kab Bangli, Wakil Ketua DPRD Bangli, Ketua PN Bangli.
seluruh rangkaian kegiatan upacara peringatan hari Kemerdekaan di Rutan Bangli selesai, berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Rabu, 15 Agustus 2012

KOREM 161/WS : PERLOMBAAN PERINGATI HUT RI KE-67

Pendam IX/udayana
Editor Sertu Dewa A
16 Agustus 2012

Dalam menyambut HUT RI ke-67, Korem 161/WS turut memeriahkan dengan berpartisipasi dengan mengikuti berbagai macam kegiatan perlombaan maupun pertandingan yang dilaksanakan oleh Pemda NTT diantaranya pertandingan bulu tangkis, Volley Putra/putri dan lomba tarik tambang dimana pesertanya adalah seluruh dinas/instansi yang berada di wilayah Kupang.
Untuk perlombaan tarik tambang telah selesai pada Hari Selasa (15/4), kegiatannya berlangsung di depan kantor Gubernut NTT dan disaksikan oleh masyarakat sekitar maupun para pegawai Pemda.
Dengan segenap kemampuan yang dimiliki, para personel gabungan Makorem 161/WS dan Balak Aju akhirnya mampu memberikan prestasi yang terbaik dengan memperoleh juara I mengalahkan tim-tim dari dinas/instansi lainnya.
Sedangkan untuk cabang bola volley (Pa dan PI) serta bulutangkis sampai saat ini sedang berlangsung dimana Tim Korem 161/WS masih mengikuti babak selanjutnya yang dikoordinir oleh Kajasrem 161/WS, Lettu Inf I Ketut Sukadana.

PADUAN SUARA (KOOR) KOREM 161/WS MERIAHKAN HUT RI KE-67

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
16 Agustus 2012
Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-67, berbagai kegiatan telah dan sedang dilaksanakan  oleh Korem 161/WS diantaranya pada Hari Selasa (14/08) kemarin, Tim paduan suara (Koor) Korem 161/WS bekerjasama dengan TVRI Stasiun Kupang mengisi program acara Lagu-lagu Perjuangan yang disiarkan secara langsung (live) oleh TVRI Stasiun Kupang.
Acara ini disamping memberikan hiburan juga diharapkan dapat menggugah dan meningkatkan kembali semangat nasionalisme dan patriotisme kebangsaan masyarakat dalam era globalisasi sekarang ini.
Beberapa buah lagu yang dilantunkan pada acara “on live” tersebut diantaranya: Mars Kartika Eka Paksi, Mars Udayana dan dilanjutkan menyanyikan lagu-lagu perjuangan yang dapat menggelorakan semangat kebangsaan.
Paduan suara tersebut dikoordinir langsung oleh Kasipers Korem 161/WS, Letkol Inf Leo Handoko dan dibantu Kapten Chk  Leudwig selaku pengawas latihan.
Usai acara, Kasipers Korem 161/WS menyampaikan ucapan terimakasih sebagai wujud penghargaan kepada tim paduan suara yang mana pada pelaksanaan kegiatan para peserta begitu serius dan semangat sehingga menghasilkan karya yang bermanfaat baik untuk Satuan maupun masyarakat secara umum.

Selasa, 14 Agustus 2012

PANGDAM IX/UDAYANA TERIMA KUNJUNGAN ATHAN AUSTRALIA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
15 Agustus 2012

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya menerima kunjungan kehormatan Atase Pertahan Australia didampingi oleh Asintel, Asops, Aster Kasdam IX/Udayana dan Kapendam IX/Udayana bertempat di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana pada Rabu (15/8).
Pada kesempatan tersebut Atase Pertahanan Australia di Jakarta, Brigadier G.P Hogan AM,CSC didampingi oleh asistennya LCDR Rod Griffiths  mengadakan kunjungan kehormatan kepada Pangdam IX/Udayana dengan tujuan untuk membicarakan tentang situasi keamanan di wilayah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur serta menyampaikan  tetang persiapan mengenang sepuluh tahun peristiwa Bom Bali yang akan dilaksanakan nanti pada tanggal 12 Oktober 2012 di GWK  yang  akan dihadiri oleh Duta Besar Australia.
Selanjutnya Pangdam IX/Udayana setelah memperkenalkan Staf yang mendampinginya menjelaskan tentang tanggung jawab Kodam IX/Udayana yang secara teritorial memiliki wilayah meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur serta memaparkan tentang situasi terakhir di Wilayah Kodam IX/Udayana termasuk permasalahan masyarakat dan perkembangan situasi wilayah perbatasan RI dengan RDTL.
Dalam pertemuan tersebut Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan kemungkinan akan dilaksanakan latihan Militer bersama antara TNI – AD khususnya Kodam IX/Udayana dengan Tentara Australia terutama tentang latihan Penanggulangan Bencana Alam, Rescue, Peningkatan SDM ke dua angkatan dalam  berbahasa Indonesia – Inggris, pengembangan pengetahuan tentang penanganan Teroris dan penjinakan Bom. Selanjutnya disinggung juga secara singkat tentang kegiatan Kodam IX/Udayana yang dalam jangka waktu dekat akan melaksanakan pengamanan pelaksanaan APEC yang rencananya tahun depan akan di gelar di Provinsi Bali.
Diakhir kunjungan Atase Pertahanan Australia menyerahkan sejumlah buku tentang kilas balik kegiatan Mayor jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya pada tahun 2011 dan sebaliknya Pangdam IX/Udayana menyerahkan cindramata berupa plaket lambang Kodam IX/Udayana serta diakhiri dengan foto bersama.

KAPENDAM IX/UDAYANA : DI ZONA NETRAL TIDAK BOLEH ADA AKTIVITAS

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
15 Agustus 2012

Kapendam IX/Udayana Kolonel Arm Wing Handoko,ST. dalam siaran pers menjelaskan bahwa di wilayah perbatasan RI dan RDTL masih terdapat wilayah yang disengketakan  Un Resolved dan Un Surveyed Segment, salah satu diantaranya dalah  “Zone Netral  “  ( Zone Damai) antara  Subina sampai dengan Oben.

Sesungguhnya atara Indonesia dan RDTL  telah menetapkan “ Garis Batas Negara “ pada Technical Sub Committe Boarder Demarcation Regulation (TSC/BDR) ke- 21 di Bandung (3-4 Juli 2008) dan (TSC/BDR) ke-22 di Dili (27-29 Mei 2009)  dan sesuai kesepakatan pada  “ Zone Netral “  itu tidak boleh dikelola atau tidak boleh ada aktivitas  apapun oleh masyarakat kedua negara sampai dengan adanya keputusan penyelesaian namun karena  ketidak tahuannya masyarakat di wilayah “ Subina “ yang meliputi  Desa Subina,Pistana,Tubu Banat dan Numfo/Haumeniana masih mempermasalahkan daerah yang mempunyai panjang sekitar 9 km tersebut, dimana masyarakat  “Subina – Oben “ mengklaim bahwa daerah itu adalah miliknya.

Dengan adanya klaim tersebut maka hubungan antar warga “ Desa Haumeni ana,Bikomi,Nilulat “  di Kabupaten Timor Tengan Utara (TTU) dengan warga “  Pasabe Districk Oecusse RDTL “  sempat memenas dan tegang karena pihak RDTL secara sepihak melakukan penggusuran di “ Zone Netral “ untuk membangun  “ Kantor Bea dan Cukai “ lebih-lebih bangunan yang dalam proses pengerjaan itu  sudah masuk ke wilayah Indonesia sejauh 20 meter.

Situasi antar warga tersebut memang sedikit memanas, berkaitan dengan itu Danrem 161/WSI Brigjen TNI Ferdinan Setiawan didampingi Dandim 1618/TTU Letkol (ARM) Eusebio Hornai Ribelo turun kelokasi untuk meredam amuk massa,masyarakat yang bertikai diberikan penjelasan oleh Bapak Camat,Kapolsek dan aparat TNI yang dilanjutkan dengan dialog  perwakilan antar warga  yang bertikai dan perwakilan kedua Negara sehingga  situasi dapat dikendalikan.

Untuk mencegah timbulnya permasalahan baru perlu diadakan pertemuan dan koordinasi antara Pemerintah RI dan RDTL tentang status daerah tersebut agar kedua negara tidak salah persepsi tentang daerah sengketa tersebut. Indonesia memiliki hak untuk mengatur,mengadakan pengawasan,perlindungan dan pengelolaan atas daratan dan laut untuk kepentingan Nasional tanpa mengabaikan kepentingan Internasional,hal ini terkait dengan persiapan perlakuan dan pelaksanaan pengamanan wilayah perbatasan negara dengan menggunakan pendekatan kesejahteraan (Prosperity approach) dengan tidak meninggalkan pendekatan keamanan (Security approach). Demikian tutur Kapendam IX/Udayana, Kolonel Arm Wing Handoko,ST.

KARYA BHAKTI KOREM 161/WIRA SAKTI

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
15 Agustus 2012
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-67 Tahun 2012, hari Rabu (14/8) Korem 161/WS  mengadakan kegiatan karya bhakti pembersihan lingkungan yang melibatkan personel TNI dan masyarakat sekitarnya lebih kurang berjumlah 125 orang yang dipimpin langsung oleh Pasi Bhakti TNI Sterrem 161/WS Mayor Inf  I Wayan Suana.
Pelaksanaan karya bhakti tersebut bertempat di pasar umum Oebobo kel. Fatululi kota Kupang. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya membersihkan sampah-sampah  yang berserakan dan menumpuk di lokasi tersebut, membersihkan parit/selokan serta membersihkan rumput-rumput di pinggir jalan disekitar pasar.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUTRI ke-67 Tahun 2012 serta sebagai wujud partisipasi Korem 161/WS dalam mendukung program Pemda Kota Kupang tentang pencanangan program “Kupang Green and Clean”.
Selain dari personel Korem 161 dan jajaran, kegiatan karya bhakti tersebut juga melibatkan personel dari Dinas kebersihan kota Kupang, mahasiswa dari Universitas PGRI dan Muhammadiyah serta masyarakat dari kelurahan Fatululi Kota Kupang.

CABA TNI AD KOREM 161/WS SELEKSI TES WAWANCARA MI

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
15 Agustus 2012
Setelah selesai melaksanakan tes jasmani dan dinyatakan lulus, para peserta calon seleksi Caba TNI AD TA 2012 wilayah Sub Panda Korem 161/WS sebanyak 67 orang peserta (64 orang Pria dan 3 orang Wanita) melanjutkan kegiatan tes wawancara mental dan idiologi.
Tes wawancara mental dan idiologi bagi peserta seleksi mulai digelar hari Selasa (14/08) bertempat di aula serba guna Korem 161/WS oleh Pasiintelrem 161/WS, Kapten Inf Wahyu Asmara dan didukung oleh beberapa anggota.
Pelaksanaan seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari tes  tertulis dan dilanjutkan dengan wawancara, dan bagi peserta seleksi yang berhasil dan dinyatakan lolos pada seleksi mental dan idiologi tersebut selanjutnya akan mengikuti seleksi Test Psikologi, kesehatan kedua serta Pantuhir.

KEGIATAN SAFARI RAMADHAN DANREM 162/WB DI SUMBAWA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
15 Agustus 2012
Kegiatan safari Ramadhan Danrem 162/WB setelah mengelilingi Kodim sepulau Lombok, berlanjut ke pulau Sumbawa yaitu ke Kodim 1607/Sumbawa, Kodim 1608/Bima dan Kodim 1614/Dompu .kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Danrem 162/WB saat datangnya bulan Suci Ramadhan. Kegiatan Safari Ramadhan Danrem 162/WB tidak Hanya dilaksanakan di Kodim seputaran pulau Lombok saja tetapi juga dilaksanakan sampai kepulau Sumbawa, Bima dan Dompu tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk mempererat tali silaturrahmi dengan warga Kodim yang berada di  Sumbawa, Bima dan Dompu, walaupun satuan jajaran Korem ini tidak berada dalam satu pulau namun perhatian yang diberikan oleh Danrem 162/WB tidak berbeda. Acara buka  puasa bersama berlangsung hikmah, dalam acara tersebut juga dihadiri oleh unsur Muspida Kab. setempat, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan anak yatim piatu serta keluarga besar masing-masing Kodim, dalam acara tersebut Darem 162/WB,  menyampaikan kepada seluruh warga masing-masing Kodim manfaat dari adanya acara buka puasa bersama, selain sebagai wahana silaturrahmi dan untuk mempererat tali persaudaraan serta kekeluargaan, dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang kokoh yang dibangun di atas dasar ajaran dan nilai-nilai keagamaan, akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja satuan yang tentunya akan meningkatkan kinerja Angkatan Darat. Dalam acara tersebut Danrem 162/WB didampingi Dandim masing-masing Kodim memberikan santunan kepada anak yatim. Kemudian acara dilanjutkan dengan mendengarkan uraian hikmah puasa dan sholat Tarawih berjamaah. Selain kegiatan safari Ramadhannya Danrem 162/WB juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Koramil-Koramil yang ada di Kodim Sumbawa, Kodim Bima dan Kodim Dompu. Dalam kunjungannya Danrem menyampaikan kepada Danramil dan Babinsa yang bertugas agar dapat memahami tugasnya masing-masing terutama yang berkaitan dengan administrasi tidak hanya itu saja, Danrem 162/WB juga menyampaikan agar kebersihan serta kerapian di lingkungan Koramil harus diutamakan dan dijaga. Kebersihan lingkungan tempat kita bekerja tentunya akan mencerminkan kualitas pekerjaan dari satuan tersebut. Danrem juga mengevaluasi selama dua setengah bulan beliau menjabat masih banyak ditemukan Danramil yang tidak menempati rumah dinas yang telah disediakan, dan Babinsa yang tidak disiplin serta kurangnya kesiapsiagaan satuan, tidak menjaga kebersihan lingkungannya, oleh karena itu Danrem berharap dengan kunjungannya, kedepan para unsur Danramil dan Babinsa dapat memahami tugas serta tanggung jawabnya dan tidak melupakan kebersihan serta kerapian lingkungan tempat kerja maupun tempat tinggalnya, karena kita sebagai aparat TNI terutama yang bertugas sebagai aparat teritorial harus dapat menjadi contoh bagi masyarakat .

PANGDAM IX/UDAYANA KUNJUNGI KOREM 163/WIRA SATYA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
14 Agustus 2012
Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI IB Wisnu Bawa Tenaya senin pagi (13/8) berkunjung dan memberikan pengarahan kepada segenap anggota Korem 163/Wirasatya di Tribune belakang Markas Korem 163/Wira Satya, jl PB Sudirman Denpasar, Bali.
Kehadiran Pangdam IX/Udayana yang tidak direncanakan itu merupakan kunjungan kedua, sejak dilantik sebagai Panglima di Kodam IX/Udayana. Selanjutnya minta kepada seluruh prajurit dan PNS Korem untuk berkumpul di Tribune belakang Markas Korem dan langsung memberikan pengarahan.
Panglima memberi pengarahan dalam suasana yang penuh dengan keakraban beliau menyampaikan banyak tentang filosofis kehidupan termasuk pengalaman yang dialaminya Selama ini. Kepada suluruh prajurit dan PNS Korem 163/Wira Satya Pangdam IX/Udayana menghimbau agar dalam melaksanakan tugas, harus semangat, senantiasa berusaha dan berpikir, bersikap dan bertindak yang positif, berpenampilan baik, percaya diri dan selalu waspada.
Pangdam juga menekankan kepada seluruh prajurit  agar senantiasa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dengan banyak belajar. Baik belajar dari pengalaman maupun dari lingkungan dimanapun kita berada dan bertugas.

Senin, 13 Agustus 2012

BERBAGI RASA DISAAT BUKA PUASA BERSAMA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
14 Agustus 2012
Rindam IX/Udayana menggelar acara Buka Puasa Bersama di Masjid Baiturrahma Rindam IX/udayana pada Selasa (13/80.

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Staf Kodam IX/Udayana Brigadir Jenderal Pratimun,S.Sos,Para Asisten Kasdam,Para Kabalak Kodam IX/Udayana,anggota Rindam IX/Udayana,anggota Kodim 1619/Tabanan serta undangan lainnya

Pada kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana menyampaikan bahwa ibadah puasa   bagi orang Islam merupakan salah        satu manifestasi dan aplikasi ketaqwaan   kepada sang pencipta yaitu Allah SWT  untuk mencapai predikat muttaqin. Hal ini penting untuk  karena hanya dengan taqwa dan ridhoNya hidup ini dapat terhindar dari berbagai kesesatan dan kegelapan. Disamping itu pula kegiatan buka puasa bersama seperti ini bermanfaat karena dapat menjadi wahana untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita terutama sesama insan prajurit, sehingga akan   lebih memperkuat ikatan kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan. ikatan kebersamaan dan kekeluargaan yang kokoh dan kuat serta dibangun di atas dasar-dasar ajaran  atau nilai-nilai keagamaan, akan sangat berguna untuk meningkatkan pembinaan mental prajurit.

Dalam kesempatan buka puasa bersama ini pula Kasdam IX/Udayana 
 berbagi rasa dengan memberikan  bantuan berupa bingkisan kepada anak-anak yang ada di Pesantren La Roibah Tabanan,  mudah-mudahan bingkisan ini dapat bermanfaat dalam meringankan beban kebutuhan hidup. Janganlah dilihat dari besar kecilnya nilai nominal bingkisan ini  melainkan lihatlah dari niat, kepedulian dan ketulusannya.Demikian  harap Kasdam sambil mengakhiri sambutannya.

Minggu, 12 Agustus 2012

LATIHAN TERPADU GELADI PENANGGULANGAN BENCANA ALAM

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
13 Austus 2012

Pagi yang cerah itu tiba-tiba Gempa berkekuatan 8,3 SR mengguncang kota Denpasar, Bali. Banyak sekali gedung bertingkat  roboh, lalu lintas macet total, kendaraan yang sedang berlalu lintaspun bertabrakan tanpa terkendali sehingga puluhan bahkan ratusan rakyat yang terluka, berlumur darah, mengerang bahkan berteriak kesakitan.
Jumlah korban dan kerusakan sarana dan prasarana di Denpasar dan sekitarnya serta penanganan pengungsi menjadi suatu kompleksitas permasalahan disamping kendala sebagai akibat keterbatasan alat peralatan yang diperlukan untuk menanggulanginya.
Demikianlah penggalan skenario yang digelar di MaKorem 163/Wira Satya, jl PB Sudirman, Denpasar pada hari Jumat (10/8) pagi ketika prajurit Korem 163/Wira Satya melakukan  latihan simulasi penanggulangi bencana alam bersama pemkab Badung dan instansi terkait lainnya termasuk pelajar dan pramuka.
Latihan di Lapangan Korem163/WSA ini merupakan tahap “Dinamika” dari suatu geladi posko-1 Kodim 1611/Badung. Dimana acara pembukaan latihan tersebut telah dilakukan oleh Kasrem 163/WSA Letkol Arm I Made Sukarwa mewakili Danrem 163/Wira Satya pada hari Rabo (8/8) yang lalu. Sementara itu, pada waktu yang sama, bertempat di Lantai-3 Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kab Badung, Bupati AA Gede Agung juga menggelar Simulasi Penanggulangan Bencana yang diikuti oleh Kepala SKSD, unsur Lurah, LSM, unsur BPBD Kab Badung, Tokoh masyarakat, Balavista Kab. Badung dan Tagana Kabupaten Badung.
Geladi posko-1 Kodim 1611/Bdg dan latihan simulasi yang dilakukan Pemkab Badung jauh hari sebelumnya memang sudah direncanakan bersama-sama, sehingga nantinya pada tahap “Dinamika” bisa dikombinasikan dan dilakukan secara bersama-sama di Markas Korem 163/Wira Satya.
Digelarnya simulasi maupun Geladi Posko oleh kedua instansi berbeda tersebut sebenarnya tujuannya sama, yaitu merupakan upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan jajaran instansi masing-masing dalam upaya mengantisipasi kemungkinan ancaman bencana yang mungkin terjadi.
“Dalam penanggulangan bencana tidak mungkin dilakukan oleh 1 kelompok saja tetapi harus dilakukan oleh semua pihak termasuk PMI. Kami dari PMI berterimakasih telah dilibatkan dalam Geladi ini dan berharap latihan penanggulangan bencana alam ini bisa dilakukan setiap tahun, ujar pimpinan PMI Denpasar Drs Nyoman Puasha Aryana M.si



PANGDAM IX/UDAYANA TERIMA KUNJUNGAN JM GARUDA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
13 Agustus 2012

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya menerima kunjungan JM Garuda didampingi oleh Asisten Logistik Kasdam IX/Udayana dan Kapendam IX/Udayana bertempat diruang Tamu Pangdam IX/Udayana  pada Jumat (10/8).
Pada kesempatan tersebut JM Garuda memperkenalkan diri dan memperkenalkan staf yang menyertainya kepada Pangdam IX/Udayana dan selanjutnya menyampaikan tujuannya berkunjung ke Kodam IX/Udayana adalah untuk memperkenalkan diri dan sekaligus bersilaturahmi dengan para pejabat di wilayah Bali khususnya dengan Pangdam IX/Udayana. Sebagai pejabat baru di Kantor Garuda Bali beliau mengharapkan kerjasama,koordinasi dan silaturahmi seperti ini dapat berlanjut secara berkesinambungan.
Selanjutnya Pangdam IX/Udayana  mengucapkan selamat datang kepada Bapak Taufik selaku JM Garuda yang baru beserta rombongannya, Pangdam IX/Udayana juga  memperkenalkan diri dan  memperkenalkan pejabat Kodam yang mendampinginya. Dalam pertemuan itu Pangdam IX/Udayana menjelaskan kiat-kiat kepemimpinannya dalam menjalankan tugas di Kodam IX/Udayana yang tiada lain adalah dengan pendekatan  kata “ UDAYANA” itu sendiri dan memaknainya sebagai suatu sesanti serta menjabarkannya secara kata demi kata.
Disamping itu pula Pangdam juga menyampaikan gagasan tentang  keseimbangan sarana dan prasarana  Pariwisata anatara Bali Selatan dan Bali Utara dengan sasaran agar tercapainya Bali sebagai tujuan wisata yang maksimal, terakhir Pangdam mengharapkan kedepan antara Kodam IX/Udayana dan Garuda dapat melaksanakan kegiatan bersama seperti olah raga bersama maupun aksi kegiatan social lainnya,demikian harap Pangdam IX/Udayana.

PANGDAM IX/UDAYANA TERIMA KUNJUNGAN REKTOR IHDN

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
13 Agustus 2012

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya menerima  kunjungan Rektor Institut Hindu Dharma Negeri  Denpasar didampingi oleh  Asintel, Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam dan Kabintaldam IX/Udayana di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana  pada Jumat (10/8).

Rektor IHDN Denpasar Prof Dr I Made Titib ,Ph.D beserta dengan enam orang stafnya memperkenalkan  diri secara singkat dan selanjutnya menjelaskan tentang keberadaan Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar sebagai Lembaga Pendidikan  atau perguruan tinggi Hindu Negeri yang ada di Denpasar Provinsi Bali.

Selanjutnya Pangdam IX/Udayana mengucapkan selamat datang dan memperkenalkan para Pejabat KodamYang mendampinginya serta mengharapkan agar suilaturahmi dan koordinasi antara Kodam IX/Udayana dengan IHDN terus berlanjut dengan baik. Pada pertemuan itu Pangdam juga menjelaskan kiat-kiat dalam menjalankan tugas di Kodam IX/Udayana seperti salah satu diantaranya adalah dengan memaknai “UDAYANA “ sebagai sesanti  dan  landasan kepemimpinannnya, filosofi Nasi dari Beras dan Beras dari Padi artinya :N adalah Niat, A = amal, S = senyum dan I = ibadah sedangkan  Beras diartikan dengan berpikir rasional dan Padi diartikan dengan percaya diri dan terakhir Api berarti aspirasi dan prestasi. Demikian pemaparan Pangdam IX/Udayana dihadapan Rektor IHDN dan Rombongan.

DANREM 161/WIRA SAKTI HADIRI APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT TURANGGA TAHUN 2012


Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
13 Agustus 2012

Dalam rangka mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H, Polda NTT akan menggelar pengamanan secara bersama-sama yang melibatkan seluruh anggota kepolisian di wilayah NTT dan dibantu oleh aparat Pemda setempat, Satuan TNI yang berada di wilayah NTT baik TNI AD, Laut maupun Udara serta dukungan seluruh komponen masyarakat lainnya.
Pengamanan dimulai dengan adanya apel gelar pasukan “Operasi Ketupat Turangga Tahun 2012”, yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda NTT.
Dalam kesempatan tersebut, bertindak selaku Pimpinan Apel yaitu Kapolda NTT, Brigjen TNI Ricky Sitohang dan dihadiri oleh para undangan diantaranya Komandan Korem 161/WS Brigadir Jenderal TNI Ferdinand Setiawan, Danlatamal VII Kupang Laksma TNI Dedy Yulianto, Komandan Kodim 1604/Kupang Letkol Inf Djonne Ricky L, Komandan Detasemen Polisi Militer IX/1 Kupang Letkol Cpm I Putu BerataWiguna, Danyonif 743/PSY Mayor Inf Manik, unsur  FKPD setempat  serta anggota DPRD Kupang.
Peserta apel diikuti oleh lebih kurang 500 orang terdiri dari personel TNI, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Jasa Raharja dan anggota Pramuka

TIM JASREM 161/WS SELEKSI CALON BINTARA TNI AD TA 2012

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
13 Agustus 2012
Setelah melalui beberapa tahapan seleksi, sebanyak 106 orang (103 orang Pria dan 3 orang Wanita) calon Bintara TNI AD TA 2012 yang berasal dari beberapa daerah pendaftaran di wilayah Korem 161/WS akhirnya bisa mengikuti tahap seleksi jasmani dari  483 orang calon yang terdaftar di Sub Panda Korem 161/Wira Sakti.
Tes kesegaran jasmani berlangsung di lapangan Asrama TNI AD Kuanino dikoordinir oleh Kajasrem 161/WS Lettu Inf I Ketut Sukadana.  Dalam kegiatan tersebut, masing-masing calon melaksanakan tes kesegaran jasmani  terdiri dari dua item: yang pertama melaksanakan Tes kesegaran “A” berupa lari selama 12 menit dan item yang kedua melaksanakan Tes Kesegaran “B” yaitu pull up, sit up dan push up selama 1 menit serta shuttle run (lari membentuk angka delapan).
Kondisi jasmani yang samapta merupakan salah satu persyaratan/kriteria bagi seorang calon prajurit dalam rangka membentuk postur prajurit-prajurit yang handal dan professional.

DANREM 161/WS TERIMA PURNA TUGAS SATGAS PAMTAS RI-RDTL YONIF 744/SYB

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
13 Agustus 2012
Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigadir Jenderal TNI Ferdinand Setiawan selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-RDTL , bertempat di Lapangan Yonif 744/SYB-Tobir, menerima secara resmi purna tugas Yonif 744/SYB yang telah melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL selama 6 bulan, menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan dari kabupaten Kupang, TTU dan Belu.
Dalam sambutannya, Brigadir Jenderal TNI Ferdinand Setiawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danyonif 744/SYB, Letkol Inf Andree Saputra beserta seluruh prajurit Yonif 744/SYB yang telah melaksanakan tugas dengan baik walaupun masih ditemukan adanya hambatan.
Hambatan tersebut hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri untuk meningkatkan profesionalisme prajurit baik secara pribadi maupun satuan di masa yang akan datang.
Danrem juga berpesan, setelah kembali ke home base, prajurit Yonif 744/SYB segera beradaptasi kembali dengan program kerja Satuan dan lingkungan disekitarSatuan karena situasi dan kondisi tentunya sangat berbeda dengan lingkungan tugas pada saat di wilayah perbatasan.
Acara dihadiri oleh Kasiintelrem 161/WS Letkol Arh Ramses Malau, Kasiterrem 161/WS Mayor Inf Yansori, Kasiopsrem 161/WS Mayor Inf Agus Isrok M, Dandenbekang IX-44-01 Letkol Cba Sugianto dan Dandenpal 09-12-03 Mayor Cpl Sugito.

Jumat, 10 Agustus 2012

PANGDAM IX/UDAYANA TERIMA PENGURUS LVRI

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
10 Agustus 2012

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya menerima kunjungan pengurus LVRI Bali didampingi oleh Danrem163/Wira Satya, Aster, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kapaldam dan KapendamIX/Udayana di RuangTamu Pangdam IX/Udayana pada Jumat (10/8).

Pada kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana  mengucapkan selamat datang kepada pengurus LVRI Bali yang berjumlah 6 orang dan  memperkenalkan para pejabat Kodam IX/Udayana yang mendampinginya serta menjelaskan secara singkat tentang makna Udayana yang dimaknai secara khusus sebagai pedoman bagi Prajurit KodamIX/Udayana di dalam melaksanakan tugasnya.

Selanjutnya Pimpinan rombongan pengurus LVRI memperkenalkan diri dan segenap
anggotanya yang turut hadir dalam kesempatan tersebu. Selanjutnya Perewakilan Pengurus LVRI menyampaikan tujuan kedatangannya beraudiensi dengan Pangdam IX/Udayana adalah untuk meminjam senjata-senjata jenis lama untuk kelengkapan Musium Margarana dan mengumpulkan Buku-Buku bersejarah dan merencanakan pembuatan film dokumenter tentang rangkaian sejarah kepahlawanan di Bali.

PangdamIX/Udayana mengapresiasi keinginan dari Pengurus LVRI Bali dan akan mempertimbangkannya agar dukungan yang diberikan akan dapat bermanfaat sehingga bisa oftimal dan dapat  menarik mina pengunjung Museum.

Kamis, 09 Agustus 2012

PANGDAM IX/UDAYANA REWARD AND PUNISHMENT

Pendam Ix/udayana
Editor sertu Dewa A
10 Agustus 2012
Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya memberikan pengarahan kepada Para Pejabat Teras Kodam IX/Udayana di Ruang Erlangga Makodam IX/Udayana pada Kamis (9/8).
Dalam acara paparan rencana pembentukan Yonif 741 Pangdam IX/Udayana memberikan pengarahan kepada selurup Pejabat Kodam IX/Udayana yang hadir dalam acara paparan tersebut. Pada intinya Pangdam menekankan agar Para Komandan,Kepala dan Para Perwira yang lainnya senantiasa dapat memberikan  penghargaan kepada setiap anggota yang telah secara nyata dapat menunjukkan prestasinya  dan berani memberikan tindakan,teguran dan bahkan hukuman kepada anggota yang memang benar-benar melanggar atauran sesuai dengan tindakan dan kesalahan yang dilakukannya.
Selanjutnnya Pangdam juga menegaskan tentang pemberdayaan Babinsa sebagai ujung tombak kekuatan teritorial agar senantiasa dapat berfungsi sebagai badan pengumpul keterangan,agar senantiasa dapat menjadi mata dan telinga satuan sehingga sekecil apaun permasalahan yang terjadi dipelosok desa sekalipun segera dapat diketahui oleh Pimpinan sehingga  segera juga dapat dicarikan solusi penanganannya sehingga permasalahan yang kecil tidak sampai mengembang  menjadi permasalahan yang besar. Demikian pula didalam melaksanakan suatu kegiatan harus selalu ada pencegahan/kewaspadaan sebelum melaksanakan suatu kegiatan perhatikan kesiapan fisik anggota,rencanakan kegiatan dengan matang termasuk masalah rencana pengamanannya.
Manfaatkan fasilitas yang ada di satuan secara oftimal disamping digunakan untuk  mendukung tugas pokok satuan manfaatkan pula sebagai sarana komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar dengan memperhatikan rencana umum tata ruang daerah sehingga fasilitas yang dikerahkan dapat bermanfaat secara  tepat guna dan  tepat sasaran

TINGKATKAN IMAN DAN TAQWA MELALUI PUASA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
10 Agustus 2012
   
Yonif  900/ Raider menggelar acara Buka Puasa Bersama bertempat di  Aula Kompi “ A “ Yonif 900 Raider Kuta pada Kamis (9/8).

Acara buka puasa bersama ini memiliki makna yang sangat luas yaitu selain untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus dapat dijadikan sebagai sarana menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar sesama anggota beserta keluarga. Tumbuhnya rasa kebersamaan dan kekeluargaan inilah merupakan modal dasar untuk mewujudkan kekompakan dan soliditas prajurit, kekompakan harus dilandasi dengan tingginya rasa tanggung jawab, komitmen dan kepedulian dari seluruh anggota dalam melaksanakan tugas sehingga tercipta kinerja yang      sinergis guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok Kodam IX/ Udayana.

Pada kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana  Brigjen TNI Pratimun,S.Sos, mewakili Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya mengajak seluruh peserta  acara Buka Puasa Bersama  pada bulan suci  Ramadhan ini untuk bertekad dan berusaha membersihkan diri dari segala perbuatan yang tidak mencerminkan kehidupan sebagai seorang prajurit.  Puasa jangan dijadikan sebagai kegiatan yang  bersifat  rutinitas, melainkan harus dapat meningkatkan kualitas diri berupa tindakan dan perilaku ke arah yang lebih baik dan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Acara Buka Puasa Bersama Ini dihadiri oleh Para Pejabat Teras Kodam IX/Udayana ,anggota Yonif 900/Raider,Den Inteldam IX/Udayana dan Den Zipur 9 Dam IX/Udayana dan Kikavserdam IX/Udayana.

PANGLIMA KODAM IX/UDAYANA TERIMA YONIF 312/KALA HITAM SEBAGAI SATGAS PAMTAS RI-RDTL

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
Bertempat di Lapangan Kantor Bupati TTU, Kefamenanu, rombongan konvoi pasukan Satgas Pamtas RI-RDTL yang baru, Yonif 312/Kala Hitam, Subang-Jawa Barat diterima secara resmi oleh Panglima Kodam IX/udayana.
Pasukan ini akan menggantikan tugas Yonif 744/SYB sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL selama 6 bulan kedepan dan Yonif 744/SYB yang telah melaksanakan tugas selama 6 bulan kembali ke home base di Tobir Kabupaten Belu.
Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dalam pengarahan kepada seluruh anggota Satgas baik organik Yonif 312/Kala Hitam dan personel yang di-BKO-kan dari Kodam IX/Udayana menyampaikan bahwatugas pengamanan di perbatasan RI-RDTL merupakan suatu tugas yang mulia dan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab baik kepada institusi maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Satgas juga diharapkan secepat mungkin untuk beradaptasi dengan lingkungan tugas baik adat istiadat dan budaya setempat, menjalin komunikasi yang baik dengan segenap komponen masyarakat khususnya semua pihak yang memiliki kewenangan di perbatasan.
Seluruh personel diharapkan dapat melaksanakan tugas secara professional sesuai prosedur dan aturan yang berlaku serta menghindari terjadinya pelanggaran yang dapat merusak citra TNI.
Sebelum penerimaan Satgas, Panglima Kodam IX/udayana disambut secara resmi oleh seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Timor Tengah Utara di Kantor Bupati TTU yang dipimpin Wakil Bupati TTU dan selanjutnya bersama-sama rombongan Pangdam mengikuti acara pengarahan Panglima Kodam IX/Udayana kepada Satgas Pamtas RI-RDTL, Yonif 312/Kala Hitam

Rabu, 08 Agustus 2012

Kasrem 163/Wira Satya buka Gladi Posko-1

Pendam IX/Udayana
Editor PNS Nengah Riasih
9 Agustus 2012
 Kasrem 163/Wira Satya Letkol Arm I Made Sukarwa mewakili Danrem 163/WSA  membuka Geladi Posko-1 Kodim 1611/Badung. Pelaksanaan Gladi diawali dengan upacara pembukaan yang ditandai dengan penyematan pita kepada perwakilan pelaku dan pengendali yang dihadiri oleh para Komandan Kodim dan Komandan Detasemen jajaran Korem 163/Wira Satya serta para Kasi Korem 163/Wira Satya.
Tujuan dilaksanakan Geladi Posko-1 ini adalah untuk mengetahui sejauhmana kesiapan operasional Kodim 1611/Badung khususnya dalam mengimplentasikan protap-protap yang ada. Selain itu Gladi ini sebenarnya sangat bermanfaat guna menyegarkan kembali kinerja organisasi Kodim yang erat kaitannya dengan  prosedur hubungan Komandan dan Staf, serta kemampuan dalam melaksanakan koordinasi dengan unsur (pemerintah) terkait lainnya, sebab bagaimanapun juga dalam menyongsong dinamika tugas kedepan disamping  menuntut suatu kemampuan dan keterampilan dari unsur pelaksanaan dilapangan juga membutuhkan unsur pimpinan yang mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat  Menurut Danrem 163/Wira Satya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem, geografi Indonesia termasuk wilayah Bali ini rawan gempa. Oleh karena itu thema gladi posko-1 ini juga menyesuaikan dengan kemungkinan yang akan terjadi kedepan, karena salah satu tugas aparat teritorial diantaranya adalah menyiapkan langkah antisipatif terhadap  segala kemungkinan ancaman yang mungkin timbul maka  “Kemungkinan apa yang akan kita lakukan nanti, itulah yang kita latihkan hari ini. Sehingga apabila sesuatu yang tidak kita inginkan itu benar benar terjadi, maka peranan Kodim yang ada di jajaran Korem 163/Wira Satya harus bisa meminimalisir kerugian sebagai akibat bencana alam, baik itu kerugian materi maupun personel harus dapat diminimalisir semaksimal mungkin”. Tegasnya.
 Menurut rencananya Geladi Posko 1 itu akan dilaksanakan selama 3 hari, melibatkan seluruh personel Kodim 1611/Badung, didukung para Dandim se-Bali serta perwira Makorem 163/Wira Satya.

KUNJUNGAN TIM WASRIK ITJEN TNI DI WILAYAH KOREM 161/WIRA SAKTI

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
9 Agustus 2012
Tim pengawasan dan pemeriksaan Inspektorat Jenderal TNI (Itjen TNI) dibawah pimpinan Brigadir Jenderal TNI Wisnu Satyadharma, S.E., M.M belum lama ini, melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan selama 9 hari.di wilayah Korem 161/Wira Sakti.
Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigadir Jenderal TNI Ferdinand Setiawan dalam acara penerimaan Tim Wasrik di Ruang Rapat Makorem 161/Wira Sakti menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua Tim Wasrik besertarombongan di wilayah Korem 161/Wira Sakti serta menekankan kepada seluruh obyek pemeriksaan (Obrik) khususnya agar mendukung pelaksanaan tugas Tim Wasrik secara optimal dengan jalan memberikan jawaban dengan penuh keterbukaan sesuai norma dan etika yang berlaku.
Setelah kegiatan pengawasan dan pemeriksaan di Makorem berakhir, maka agenda Tim Wasrik Itjen TNI selanjutnya yaitu melaksanakan tugas yang sama di Satgas Pamtas RI-RDTL di wilayah kabupaten Belu, Kefamenanu dan Kupang serta di Satgas Pengamanan Pulau Terluar baik Pulau Batek dan ndana Rote.

Selasa, 07 Agustus 2012

Kegiatan Safari Ramadhan Danrem 162/WB di Kodim 1606/Lobar

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
8 Agustus 2012
Kegiatan safari Ramadhan di Kodim 1606/Lobar dilaksanakan pada hari senin tanggal 6 Agustus 2012 bertempat di Makodim 1606/Lobar, dalam acara yang dihadiri oleh Kasrem 162/WB,Danyonif 742, Para kasi Korem, Toga, Tomas dan para rekanan Korem 162/WB. Kegiatan safari Ramadhan berjalan lancar dari pukul 17.30 sampai pukul 21.30, dalam kegiatan tersebut Danrem 162/WB didampingi Dandim 1606/Lobar juga memberikan santunan kepada anak Yatim, kemudian acara dilanjutkan dengan Kultum yang disampaikan oleh TGH. Hasan Naim. Dalam sambutan yang disampaikan semalam, Danrem 162/WB juga menekankan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim 1606/Lobar agar mengaktualisasikan hikmah puasa ini dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kedinasan maupun dalam bersosialisasi dengan masyrakat dan senantiasa tampil sebagai sosok prajurit beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, setelah pelaksanaan buka bersama kemudian dilanjutkan dengan sholat Tarawih berjamaah

Senin, 06 Agustus 2012

PRAJURIT BERPRESTASI TERIMA PENGHARGAAN

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
07 Agustus 2012
Pangdam IX/Udayana  Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya memberikan Piagam Penghargaan kepada Prajurit berprestasi atas nama Pelda Melkior Nandi pada suatu acara seremonial di Lapangan Apel Makodam IX/Udayana pada Selasa (7/8).

Pelda Melkior Nandi adalah seorang Prajurit Kodam IX/Udayana kelahiran Manggarai Barat pada tanggal 13 Maret 1966 dan berdinas aktif di lingkungan TNI AD sejak tahun 1986 dan saat ini menyandang jabatan sebagai Babinsa Kelurahan Tangge,Koramil 1612/Lembor Kodim 1612/Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Pelda Melkior nandi sebelum diacarakan di Makodam IX/Udayana pada Senin (6/8) telah menerima penghargaan sebagai Prajurit berprestasi dari Kepala Staf TNI AD berupa “ Penganugrahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa “ satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya yaitu dari pangkat Sersan Mayor menjadi Pembantu Letnan Dua yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mabes TNI-AD. Penganugrahan kenaikan pangkat luar biasa seperti ini secara hukum diatur didalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 khususnya pada pasal 44 Ayat (1) dinyatakan “ SETIAP PRAJURIT YANG MEMPERTARUHKAN JIWA RAGA SECARA LANGSUNG DAN BERJASA MELAMPAUI PANGGILAN TUGAS DAPAT DIANUGRAHI KENAIKAN PANGKAT LUAR BIASA “.

Demikian pula halnya dengan Pelda Melkior Nandi yang menerima penghargaan tidak terlepas dari apa yang telah dilakukan sebagai panggilan tugasnya terutama berjasa dan berhasil melakukan tindakan kepahlawanan melampaui panggilan tugasnya tanpa memperdulikan keselamatan jiwanya dalam mencegah perusakan Polsek Lembor oleh masyarakat Desa Wae Bangka. Disaat yang menegangkan dan kritis seperti itu Pelda Melkior Nandi mampu tampil secara simpatik dan berhasil mencegah amuk massa yang dipicu oleh meninggalnya tahanan Polsek Lembor atas nama Arnold Hapong, hal ini dapat dicegah secara simpatik sehingga kerusakan Polsek Lembor dapat dielakkan atau diminimalisir.

Pada acara penyerahan Piagam Penghargaan yang digelar di lapangan apel Makodam Pangdam IX/Udayana mengucapkan selamat dan penghargaan  kepada Pelda Melkior Nandi  atas  prestasinya dan kenaikan Pangkat Luar Biasa yang diberikan oleh negara. Beliau juga menyampaikan acara pemberian Piagam Penghargaan yang  dilaksanakan

ini  merupakan bentuk apresiasi dari Komando kepada Pelda Melkior Nandi yang telah mendapatkan kenaikan Pangkat Luar Biasa karena telah berjasa melampaui panggilan tugasnya.

Apa yang dilakukan oleh Pelda Melkior Nandi ini secara langsung dapat mengangkat citra TNI, khususnya Kodam IX/Udayana sehingga dapat dijadikan contoh  dan diharapkan dapat memotivasi anggota lain agar melakukan hal yang sama jika menghadapi situasi serupa di wilayah tugas masing-masing, untuk itu tumbuhkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan tugas dalam ikut serta menciptakan situasi yang aman dan nyaman serta  senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan bisa menyatu dengan masyarakat ( dimana bumi dipijak disana langit di junjung ).

Acara penyerahan Piagam Penghargaan tersebut dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam  Para Kabalak, LO-AL, LO-AU dan para pejabat teras Kodam lainnya serta disaksikan oleh segenap peserta acara yang terdiri dari Barisan Pamern, Pama, Bintara dan Tamtama serta barisan Pegawai Negeri Sipil Makodam IX/Udayana.

TRADISI KESATUAN: PENERIMAAN WARGA BARU KOREM 163/WSA

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
7 Agustus 2012
Tujuan diselenggarakannya Acara Tradisi (corps) Kesatuan selain untuk menumbuhkan jiwa korsa yang kokoh kuat diantara sesama prajurit  juga untuk menyatukan Visi, Misi dan persepsi sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap Kesatuan sebagai tempat tugasnya.
Demikian pula kegiatan di Makorem 163/Wira Satya, jumat (3/8) ketika Danrem 163/Wira Satya Kolonel IB Purwalaksana menerima laporan Korps Letkol Arm Made Sukarwa, di Loby Makorem 163/WSA Jl PB Sudirman, Denpasar, yang Dihadiri oleh para Komandan Kodim dan Komandan Detasemen jajaran Korem 163/WSA, para Kasi, dan Kabalakrem 163/WSA , ketua dan pengurus persit Koorcabrem 163 serta para prajurit dan PNS Korem 163/Wira Satya.
Acara tradisi di Loby Makorem 163/WSA Jl PB Sudirman, Denpasar dilakukan secara sederhana namun hikmat. Diawali dengan penciuman “Dhuaja” symbol kebanggaan dan kebesaran warga korem 163/WSA oleh Kasrem 163/WSA selaku warga baru, dilanjutkan dengan pernyataan resmi dari (Danrem) atas nama seluruh warga Korem 163/Wira Satya menyatakan telah menerima kehadirannya dengan ucapan  selamat datang, serta harapan agar menjadi prajurit Wira Satya sejati.
Danrem 163/Wira Satya Kolonel IB Purwalaksana mengatakan bahwa dalam kehidupan Organisasi TNI Angkatan Darat, alih tugas merupakan hal yang wajar. Hal itu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan organisasi serta merupakan suatu  proses pembinaan organisasi dan personel.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa untuk menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, sebab kenyataan di lapangan banyak menemui berbagai kendala, hambatan  dan kesulitan ataupun keterbatasan lainnya, sehingga bisa mengakibatkan pelaksanaan tugas akan semakin  rumit. Namun menurut Danrem keterbatasan yang ada jangan dirasa sebagai beban tetapi justru sebaliknya dijadikan sebagai tantangan dan kehormatan guna membangkitkan semangat, kreasi dan inovasi sekaligus ujian kemampuan bagi seorang Perwira di lingkungan TNI AD.

Danrem 162/WB Buka Puasa Bersama dengan FKPD Prop. NTB, Toga,Tomas, Anak Yatim serta keluarga besar Korem 162/WB

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
7 Agustus 2012
Acara buka Puasa bersama Danrem 162/WB dengan FKPD Prop. NTB, Toga, Tomas,anak Yatim dan keluarga besar Korem 162/WB dilaksanakan pada hari minggu tanggal 5 Agustus 2012. Dalam acara yang dihadiri oleh Kapolda NTB, Ketua DPRD Prop. NTB, Ketua Pengadilan Tinggi Prop. NTB, serta keluarga besar TNI, para pimpinan media cetak/elektronik dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta anak-anak  Yatim berlangsung hikmah dan lancar, bertempat di Aula Jendral Sudirman Korem 162/WB, Komandan Korem 162/WB menyampaikan bahwa acara buka puasa bersama ini sangat bermanfaat karena dapat menjadi wahana untuk saling mempererat tali silaturrahmi sehingga akan lebih memperkuat ikatan kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan. Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang kokoh dan kuat, yang dibangun diatas dasar ajaran dan nilai-nilai keagamaan akan sangat berguna untuk meningkatkan semangat kerja demi kemajuan serta keutuhan bangsa dan negara, Danrem 162/WB juga berharap semoga kedepan kegiatan seperti ini dapat terus kita laksanakan. Sebelum mendengarkan uraian hikmah puasa dari Bapak Ust. L. Ma’sum,S.Ag.M.Ag, Danrem 162/WB menberikan santunan kepada anak Yatim yang berjumlah 40 orang, setelah buka puasa bersama dilanjutkan dengan Sholat Tarawih berjamaah.

Konfrensi Provinsi Pertina NTB menetapkan Danrem 162/WB sebagai ketua umum Pengprov Pertina NTB.

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
7 Agustus 2012

Konfrensi Provinsi Pertina NTB yang dipimpin oleh Ir. Moh. Iqbal, dan dihadiri oleh ketua umum KONI NTB H. MNS Kasdiono, menetapkan Komandan Korem 162/WB yaitu Kolonel Inf Zulfardi Junin  sebagai ketua harian Pengprov Pertina NTB. Pada hari sabtu tanggal 4 Agustus 2012 bertempat di ruang rapat kantor  Dikperindag NTB. Danrem 162/WB  yang membuka acara tersebut menginginkan agar pemilihan ketua umum Pertina NTB digelar secara demokrasi, agar legalitas penetapan ketua sesuai dengan kehendak pengurus, namun sayang keinginan Danrem tersebut ditolak oleh peserta sidang. Pimpinan sidang menjelaskan bahwa jabatan Ketua Pertina NTB selama ini ex-officio, dalam hal ini Danrem 162/WB secara langsung dapat diangkat sebagai ketua Pertina NTB, tentunya juga harus mendapat persetujuan Danrem, mendengar penjelasan pimpinan sidang Danrem 162/WB pun menerima dan siap menjalankan amanah menjadi pimpinan pertina Prop. NTB masa bhakti 2012 hingga 2016. Beliaupun berjanji akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Adapun beberapa tugas yang akan menjadi prioritas pihak pengurus Pertina NTB, yakni dengan menyiapkan atlet sebaik-baiknya dalam rangka meraih target 2 mendali emas di pekan Olahraga Nasional (PON) XVI-II di Riau September 2012, selain itu Danrem juga menginginkan adanya komunikasi yang baik antara pengurus pertina kabupaten dan propinsi, sehingga visi dan misi pertina dalam melaksanakan program pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik dan nantinya akan dapat memperoleh hasil sesuai apa yang diharapkan.

Minggu, 05 Agustus 2012

Silaturrahmi Danrem 162/WB dengan MUI Prop. NTB

Pendam IX/Udayana
Editor Sertu Dewa A
6 Agustus 2012
Danrem 162/WB didamping Dandim 1606/Lobar dan Kasi Intelrem 162/WB melaksanakan acara silaturrahmi dengan anggota MUI di kantor MUI Prop. NTB, yang berada di Jl. Langko No. 76 Mataram. Kedatangan Danrem 162/WB disambut langsung oleh Ketua MUI Prop. NTB yaitu Prof. DR. Saeful Muslim beserta 17 orang pengurusnya. Dalam acara silaturrahminya, Danrem 162/WB dan ketua MUI beserta pengurusnya saling bertukar pikiran mengenai permasalahan yang sering terjadi di wilayah NTB, terutama mengenai masalah keagamaan.Masalah yang sering mencuat belakangan ini yaitu adanya kelompok-kelompok atau aliran-aliran tertentu yang menurut MUI tidak dapat menolak kehadiran aliran-aliran tersebut. Dan mengenai masalah Ahmadiyah Ketua MUI menyampaikan susah untuk diluruskan, oleh karena itu Danrem 162/WB mengajak MUI Prop.NTB agar tetap memelihara silaturrahmi dengan semua kalangan masyarakat dan dapat saling membuka komunikasi, bertukar pikiran dan saling mengisi supaya tidak terjadi kesalah pahaman. Danrem 162/WB juga menyampaikan diera reformasi saat ini tentunya begitu banyak perbedaan namun perbedaan itu harus dapat kita terima dan tentunya dapat menyikapinya dengan baik, karena keamanan dan kedamaian miliki kita semua serta demi tetap tegaknya NKRI. Dalam silaturrahmi tersebut juga disampaikan oleh Danrem 162/WB bahwa TNI-AD khususnya Korem 162/WB siap menerima masukan dari masyarakat dan akan membantu semaksimal mungkin apabila ada permasalahan yang sekiranya dapat diselesaikan oleh Korem 162/WB, dan kami akan menindak tegas bila ada dari anggota jajaran Korem yang menyebarkan isu-isu yang dapat meresahkan masyarakat. Danrem 162/WB juga menyampaikan agar masyarakat mewaspadai dan jangan terlalu cepat atau mudah  menanggapi isu yang beredar di masyarakat saat ini terutama melalui media handphone (HP), karena saat ini banyak sekali pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ingin merusak keamanan dan kedamaian yang telah kita rasakan saat ini serta banyak pihak-pihak yang ingin memecah  belah persatuan dan kesatuan bangsa.