Jumat, 21 Februari 2020

Pangdam IX/Udayana Apresiasi Kunker Wapres RI Aman dan Lancar


Pendam IX/Udayana
Jumat 21 Februari 2020

Mataram - Kunjungi Wakil Presiden RI Prof. (HC). Dr. KH. Ma'ruf Amin bersama Ibu Hj. Wury Estu Handayani dan rombongan selama dua hari di beberapa lokasi di Pulau Lombok NTB berjalan aman, tertib dan lancar. 

Hal itu diungkapkan Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., seusai melaksanakan pengamanan VVIP Kunker Wakil Presiden, Kamis (20/2).

Terkait kunjungan tersebut, Pangdam IX/Udayana selaku Pangkoops Pam VVIP wilayah Bali Nusra memberikan apresiasi dan terimakasih kepada aparat TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh instansi terkait maupun masyarakat NTB khususnya Lombok yang telah mendukung pelaksanaan Pam VVIP baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menurut Pati bintang dua tersebut, kondisi seperti itu harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan sehingga siapapun yang berkunjung ke wilayah NTB akan merasa aman dan nyaman mengingat keindahan alam wisata Lombok sangat eksotik dan indah.

"Jadi mari kita jaga kondisi yang sudah kondusif, aman dan nyaman ini dengan baik sebagai jaminan bagi wisatawan manca negara maupun domestik untuk terus berkunjung menuju pulau seribu masjid yang juga dikenal dengan Lombok sebagai destinasi wisata halal," tutupnya.

Terpisah, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana, Kapolda NTB, Danrem 162/WB dan semua instansi yang terlibat atas kondusifitas wilayah NTB selama kunjungan sehingga pelaksanaan kunjungan kerja Wakil Presiden RI berjalan sesuai harapan. (Penrem 162/WB)

Wujudkan Pola Hidup Sehat di Perbatasan, Satgas Yonif 132/BS Bangun Jamban Warga Kurang Mampu


Pendam IX/Udayana
Jumat 21 Februari 2020

TTU - Wujudkan pola hidup sehat masyarakat perbatasan, anggota Pos Nino Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS buatkan jamban untuk warga di Desa Sono, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, pada Kamis (20/2/2020).

Kegiatan pembuatan jamban ini dipimpin langsung oleh Danpos Nino Sertu Arisdianto dan 3 orang anggota lainnya serta bersama warga sekitar yang sama-sama bekerja untuk membuat jamban di rumah milik Bapak Tejo (31) yang merupakan salah satu warga binaan Pos Nino.

Ditempat terpisah, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama menyampaikan, dalam pembuatan jambanisasi ini merupakan kepedulian anggota Satgas Yonif 132/BS kepada warga yang kurang mampu di perbatasan agar bisa menerapkan pola hidup sehat di dalam kehidupan sehari hari.

"Dengan dibuatkannya jamban bagi keluarga kurang mampu di Desa Sono yang selama ini belum mempunyai jamban, benar-benar dirasakan langsung oleh warga penerima, karena selama ini kalau mau BAB kesusahan, dengan adanya program pembuatan jambanisasi kepada warga yang kurang mampu, masyarakat bisa BAB pada tempat yang layak, sehingga masyarakat bisa menerapkan pola hidup yang sehat dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Sementara itu, Bapak Tejo (31) penerima bantuan pembuatan jamban, mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Nino Satgas Yonif 132/BS.

"Dengan adanya Bapak TNI disini yang sudah membuatkan jamban buat kami yang kurang mampu, tentunya sangat berguna bagi kesehatan kami, karna jamban ini adalah suatu kebutuhan kami disini dan dengan adanya jamban ini, saya bisa menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. BAB, sehingga keluarga kami bisa hidup sehat," ucap Bapak Tejo. (Satgas Yonif 132/BS)

Satgas Yonif R 142/KJ Ajak Anak-Anak SD Inpres Salore Bermain Permainan Tradisional


Pendam IX/Udayana
Jumat 21 Februari 2020

Belu - Dalam rangka mengatasi pengaruh negatif perkembangan zaman dan teknologi, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ perkenalkan permainan tradisional berupa gasing kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) Inpres Salore yang berada di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Permainan Tradisional yaitu permainan yang dimainkan oleh anak-anak jaman dulu kebanyakan permainan ini dilakukan dengan cara kelompok, kehidupan masyarakat di masa lalu yang bisa dibilang tidak mengenal dunia luar telah mengarahkan dan menuntun mereka pada kegiatan sosial dan kebersamaan yang tinggi.

Manfaat permainan tradisional bagi perkembangan anak antara lain yaitu mengembangkan kecerdasan intelektual pada anak, mengembangkan kecerdasan emosi pada anak, mengembangkan daya kreatifitas pada anak, meningkatkan kemampun bersosialisasi serta melatih kemampuan saraf motorik anak.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa permainan tradisional dapat melatih aktivitas fisik, keterampilan sosial, kreativitas, imajinasi, kompetisi, permainan tradisional anak-anak juga dapat merangsang pertumbuhan mereka, baik fisik maupun intelektual, otak atau daya pikir anak akan lebih kreatif sebab mereka bermain sambil belajar dengan teman-teman sebayanya.

Di tengah menjamurnya permainan modern saat ini, tentu sangat jarang sekali kita dapat melihat langsung permainan tradisional yang dulunya digemari oleh anak-anak.

"Sehingga personel kami yang berada di Pos Salore, memperkenalkan permainan tradisonal pada saat memberikan bantuan tenaga pendidik di Sekolah Dasar Inpres Salore, tentunya kegiatan ini dilakukan saat waktu istirahat siswa-siswi," ucap Dansatgas.

Permainan tradisional yang diperkenalkan yaitu permainan gasing, selain bahan yang mudah didapat seperti tali dan bahan kayu, proses pengerjaannya juga tergolong tidak sulit, adanya unsur kebersamaan dan gotong-royong pada saat pembuatan permainan tersebut, kosentrasi dan kreasi serta imajinasi sangat dibutuhkan dalam pembuatan gasing.

Gasing tidak asing bagi orang-orang yang lahir pada tahun 80-an, tetapi bagi anak-anak Sekolah Dasar saat ini, permainan gasing merupakan hal yang aneh dan sulit untuk ditemui, anak-anak modern saat ini lebih cenderung memanfaatkan jaringan internet dan mengunakan produk kemajuan teknologi seperti handphone untuk sarana bermain, sehingga masing-masing anak lebih cenderung terlihat menyendiri dalam menggunakan handphone sebagai sarana bermain.

"Kegiatan pemberian bantuan tenaga pendidik dan pengenalan permainan tradisional tersebut dipimpin oleh Serda Angga Bramana bersama 3 orang personel Pos Salore lainnya," tegas Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M.

Terlihat antusias dan keceriaan yang luar biasa dari anak-anak di Sekolah Dasar Inpres Salore saat personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ yaitu Pratu Sultan memperkenalkan dan memainkan gasing secara mahir.

Salah satu siswa bernama Okto (10) menyampaikan ucapan terima kasih atas permaianannyg diberikan oleh personel Pos Salore.

"Terima kasih abang-abang TNI, kami akan mencoba permainan ini dirumah bersama teman-teman," ucap Okto tersenyum.

Sementara itu, Bapak Mondus (50) salah seorang guru juga mengucapkan terima kasih atas kegiatan bantuan tenaga pendidik dan pengenalan permainan tradisional yang telah diberikan oleh personel Pos Salore.

"Saya mewakili para guru dan siswa-siswi SD Inpres Salore mengucapkan terima kasih atas bantuan tenaga pendidik yang telah diberikan bapak-bapak TNI dan telah memperkenalkan permainan tradisional kepada putra dan putri kami, semoga mereka akan terhindar dari pengaruh negatif perkembangan teknologi kedepan," ungkap Bapak Mondus. (Satgas Yonif R 142/KJ)

Wapres RI Prof DR. KH. Ma’ruf Amin Apresiasi Progres Pembangunan Rehab Rekon RTG di NTB


Pendam IX/Udayana
Jumat 21 Februari 2020

Mataram - Usai memberikan kuliah umum tentang penangkalan paham radikalisme di kalangan mahasiswa di Auditorium Abu Bakar Universitas Mataram, Wakil Presiden RI Prof. (HC). Dr. KH. Ma’ruf Amin dan Ibu Hj. Wury Estu Handayani beserta rombongan mengunjungi lokasi pembangunan rehab rekon sekaligus bertatap muka dengan masyarakat Lingkungan Gontoran, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Rabu (19/2).

Pada kesempatan yang baik tersebut, Wapres RI memberikan apresiasi atas kinerja Satgas rehab rekon pembanguan RTG di NTB dimana pencapaian nya yang sangat spektakuler dalam jangka waktu satu tahun mampu membangun 200.000 RTG baik RB, RS dan RR.

“Saya lihat dengan rasa puas dan bangga Rumah Tahan Gempa untuk Masyarakat terdampak gempa sudah terbangun dengan kualitas dan Kwantitas yang memuaskan, Pemerintah pusat bersama Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BNPB dan relawan yang terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Masyarakat,” ungkap Wapres.

Selain itu, Wapres RI juga berharap semoga masyarakat terus semangat dan berjuang bersama untuk bangkit kembali menyongsong masa depan yang lebih cerah dan gemilang.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyambut Wapres KH. Ma’ruf Amin beserta Ibu dan Rombongan di lanjutkan dengan penjelasan pembanguan RTG di Lingkungan Gontoran yang telah mencapai 100% sekaligus menjelaskan pencapaian pembangunan RTG di NTB dalam kurun waktu 1 tahun telah mampu hampir mencapai 200.000 RTG.

"Sampai hari ini, seluruh pengerjaan ini merupakan berkat kerja keras dan sinergitas TNI-Polri dengan masyarakat NTB, serta dukungan dari pemerintah Pusat dan Daerah yang luar biasa," ungkap Danrem.

Sedangkan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., memaparkan terkait sebagian kecil masyarakat yang belum tersentuh karena perubahan data akibat Lombok mengalami gempa susulan terus menerus selama tahun 2019.

“Jadi kerusakan rumah warga yang tadinya rusak ringan menjadi rusak sedang bahkan rusak berat, untuk itu pendataan terus dilakukan dan diperbaharui,” ujar Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Kepala BNPB RI Letjen TNI Doni Monardo menjelaskan tentang data rumah rusak sebanyak 226.000 ribu unit rumah baik rusak ringan, sedang maupun rusak berat.

Pemerintah bersama TNI, Polri dan relawan sudah berhasil membangun kembali hampir 200.000 unit RTG rumah warga Terdampak Gempa adalah bukan pekerjaan yang mudah dan patut di Apresiasi.

Dalam 2 bulan terkahir memang ada sedikit vakum dalam pembangunan karena kendala pergantian anggota TNI yang membantu membangun rumah warga.

“Bulan Maret 2020 akan ada 1000 personil TNI yang akan dikirim ke Lombok untuk membantu membangun rumah warga. Tentunya anggota TNI yang akan datang memiliki Kemampuan rekonstruksi,” terang Doni Monardo.

Sementara Kepala lingkungan Gontoran mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, baik pusat dan daerah serta TNI Polri yang sudah memberikan bantuan dan membantu membangun kembali rumah rumah masyarakat.

“Alhamdulillah di Lingkungan Gontoran rumah warga sudah 100 persen terbangun,” pungkasnya. (Penrem 162/WB)

Bocornya Pipa Air Bersih di Dusun Oelbinose, Satgas Yonif 132/BS Tempuh 4 Jam Jalan Kaki


Pendam IX/Udayana
Jumat 21 Februari 2020

TTU - Mengatasi kesulitan masyarakat di perbatasan, anggota Pos Oelbinose membantu memperbaiki pipa saluran air bersih yang bocor tepatnya di Dusun Oelbinose, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timur Tengah Utara, pada Rabu (19/2/2020).

Dilain tempat, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama menyampaikan bahwa dalam hal ini, mendengar keluhan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, karena terkendala oleh pipa saluran air yang bocor, anggota Satgas Yonif 132/BS terjun langsung ke lokasi tempat pipa air yang bocor tersebut untuk memperbaiki pipa yang rusak bersama masyarakat.

Walaupun Jarak tempuh untuk menuju ke saluran pipa yang rusak kurang lebih 4 jam dengan berjalan kaki, melawati jalan yang licin dan tanjakan yang tinggi, namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk membantu kesulitan masyarakat.

Selain itu juga, dalam kegiatan ini merupakan suatu kepedulian Satgas Yonif 132/BS kepada masyarakat, untuk membantu mengatasi kesulitan yang mereka alami. Karena selain tugas menjaga perbatasan RI-RDTL.

"TNI Satgas Yonif 132/BS juga wajib dalam membantu meringankan kesulitan masyarakat sekitar, akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, seperti pada saat ini membantu masyarakat dalam memperbaiki pipa saluran air bersih yang rusak," tutur Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Rudi Lake (52) salah satu masyarakat setempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif 132/BS yang berada di Pos Oelbinose, atas ketulusannya membantu masyarakat memperbaiki pipa air bersih.

"Kami masyarakat Oelbinose mengucapkan terima kasih banyak kepada anggota TNI Satgas Yonif 132/BS, kerena berkat bantuan bapak TNI, pipa saluran air bersih, telah bagus kembali dan kami warga dapat menikmati lagi air bersih untuk kebutuhan sehari-hari." ucap Rudi Lake. (Satgas Yonif 132/BS)

Menggali Kemandirian Warga Lookeu, Satgas Yonif R 142/KJ Beri Pelatihan Kerajinan Tangan


Pendam IX/Udayana
Jumat 21 Februari 2020

Belu - Dalam rangka menggali potensi kemandirian mayarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ memberikan pelatihan kerajinan tangan kepada warga Desa Lookeu Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu.

Pelatihan kerajinan tangan ini diberikan oleh personel Pos Lookeu kepada masyarakat perbatasan, khususnya kaum ibu-ibu yang berada di Desa Lookeu, dengan tujuan untuk menggali kemampuan yang mereka miliki sekaligus membekali mereka dengan keterampilan karya seni.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa pelatihan yang digelar bertujuan agar mereka dapat mengasah kemampuan, keterampilan dan bakat yang ada pada diri tiap individu, sehingga akan menghasilkan kerajinan karya tangan yang memiliki nilai jual.

"Pelaksanaan kegiatan pelatihan kerajinan tangan tersebut dipimpin langsung oleh Serda Erik Wijaya selaku Wadanpos Lookeu bersama 3 orang personel Pos Lookeu lainnya," tegasnya.

Sebelum digelar kegiatan pelatihan kerajinan tangan dengan pemanfaatan daun lontar tersebut, personel Pos Lookeu menunjukkan terlebih dahulu hasil karya seni yang telah dibuat sebelumnya oleh personel Pos Lookeu.

"Berbagai macam hasil karya seni kerajinan tangan dipamerkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, salah satunya adalah kotak tempat meletakkan daun sirih dan tas berbahan dasar daun lontar," jelas Dansatgas.

Melalui metode seperti ini diharapkan dapat menambah semangat dan keinginan warga Desa Lookeu untuk mempelajari dan mengembangkan hasil kerajinan tangan berbahan baku daun lontar yang mudah didapat di daerah tersebut.

Terlihat personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ dengan sabar memberikan pelatihan serta menjelaskan tentang tahap demi tahap proses pembuatan kerajinan tangan kepada kaum ibu di Desa Lookeu.

"Pelatihan kerajinan tangan tersebut tidak hanya diberikan kepada kaum ibu, tetapi juga diberikan kepada anak-anak yang berada di sekitar pos mereka, sehingga kami mengharapkan seluruh warga dapat memanfaatkan pelatihan ini menjadi sebuah kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan," imbuhnya.

Disela-sela kegiatan pelatihan, Ibu Kun (46) merupakan salah seorang peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ khususnya Pos Lookeu atas ilmu keterampilan yang diberikan kepada mereka.

"Pembuatan kerajinan ini lumayan sulit, namun kami sangat menikmatinya karena langsung dibimbing Bapak TNI, semoga apa yang dilatihkan kepada kami dapat bermanfaat bagi kemajuan Desa Lookeu," tambah Ibu Kun dengan tersenyum.

Hal senada juga diucapkan salah seorang tokoh masyarakat yang bernama Bapak Pit (45) yang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ atas pelatihan kerajinan tangan yang diberikan kepada warganya.

"Semoga melalui pelatihan kerajinan tangan dari bapak TNI, warga kami memiliki keterampilan yang memiliki nilai jual nantinya," tutur Bapak Pit. (Satgas Yonif Raider 142/KJ)

Rabu, 19 Februari 2020

Babinsa Koramil Elar Bersama Warga Gotong-Royong Perbaiki Jaringan Irigasi


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Manggarai - Anggota Babinsa Koramil 1612-05/Elar bersama warga Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur melaksanakan kegiatan kerja bakti, Selasa (18/2/20).

Kegiatan Bakti gotong royong ini dalam bentuk pemasangan pipa untuk pengairan sawah seluas kurang lebih 70 Ha.

Pemasangan pipa dilakukan setelah  selokan irigasi yang ada sebelumnya, terkikis oleh aliran sungai di persawahan Kelurahan Pota, sehingga selokan tersebut putus dan tidak dapat mengairi sawah-sawah yang ada di Kelurahan Pota.

Saat dikonfirmasi di lokasi, Serma Nurdin mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan secara bergotong-royong oleh warga Kelurahan Pota sekitar 40 orang.

"Dan kami dari rekan-rekan Babinsa Koramil 1612-05/Elar, ikut membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan bakti ini, diharapkan kehadiran kami dapat menambah moril dan semangat warga dalam bekerja, dan tentunya akan menciptakan komunikasi sosial dan kedekatan sesama warga dan aparat kewilayahan," ungkapnya.

Pihaknya juga mengatakan senang melihat warga bahu membahu dan bergotong royong memperbaiki jaringan irigasi, karena gotong royong sudah menjadi budaya bangsa Indonesia, maka hal ini perlu dilestarikan, dan akan menambah nilai-nilai kebersamaan serta kesetiakawanan sosial. (Kodim 1612/Manggarai)

Aksi Heroik Satgas Yonif 132/BS, Selamatkan Seorang Anak Yang Terseret Arus Sungai Aplal


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

TTU - Peduli kemanusiaan, anggota Pos Naikake Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS selamatkan Yohanis Falo (9) yang terseret arus sungai Aplal di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara, Selasa (18/2/2020).

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama mengungkapkan, peristiwa ini terjadi saat debit air sungai tinggi akibat hujan deras yang melanda desa Tasinifu, saat bersamaan pada saat itu anggota Satgas dari Pos Naikake Pratu Yudha dan Prada Simanjuntak hendak pulang dari menghadiri acara di Gereja Aplal, sedang melintas tak jauh dari dekat aliran sungai.

Mendengar suara teriakan anak-anak minta tolong, dengan sigap anggota tersebut mencari sumber suara, yang sepertinya suara tersebut dari arah sungai. Setibanya dilokasi, anggota Satgas melihat ada seorang anak kecil yang terseret arus.

Tak pikir panjang, naluri sebagai seorang prajurit membuat anggota Satgas Yonif 132/BS langsung melompat ke dalam aliran sungai yang cukup deras dan memiliki kedalaman sekitar satu setengah meter untuk menyelamatkan sang anak.

Beruntung dengan kesigapan anggota Satgas tersebut, nyawa anak kecil tersebut berhasil diselamatkan dan bersyukur Yohanis tidak mengalami luka yang serius.

Menurut saksi mata atau rekan bermainnya, Yeremias Kolo (6) pada saat itu sedang mandi di sungai tanpa disadari air sungai meluap tinggi karena hujan deras, disaat itulah rekannya terseret arus air,  sejauh kurang lebih tiga puluh meter dari tempat pertama mereka bermain air.

"Hal ini merupakan pembuktian anggota TNI Satgas Yonif 132/BS peduli terhadap kesulitan masyarakat, untuk dengan sigap menolong tanpa memikirkan keselamatan dirinya, inilah suatu panggilan tugas sebagai seorang prajurit TNI, untuk menghadapi kesulitan yang dihadapi masyarakat," tutur Letkol Inf Wisyudha Utama.

Sementara itu, Ester Molo (39) orang tua korban mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 132/BS yang sudah menyelamatkan nyawa Yohanis.

"Jika tidak ada abang berdua dari Satgas Yonif 132/BS, kami tidak tahu apa yang terjadi lagi, karena kami tidak bisa berenang di sungai deras itu, sungguh mulia pengorbanan TNI," ungkapnya. (Satgas Yonif 132/BS)

Amankan Terduga Pengedar Narkoba, Babinsa Koramil Lape Lopok Bantu Polres Sumbawa


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Sumbawa - Babinsa Langam Koramil 1607-06/Lape Lopok Serka Muhammad Yasin mendampingi Satres Narkoba Polres Sumbawa mengamankan satu orang terduga pelaku pengedar Narkoba di wilayah Kecamatan Lopok berinisial NI (25 tahun) di rumah orang tuanya di RT 01 RW 09 Dusun Kabuyit Desa Langam Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa, Selasa (18/2).

Menurut Muhammad Yasin, penangkapan terduga pelaku pengedar narkoba berdasarkan informasi dari aparat Kepolisian dan bersama-sama melakukan penggerebekan di rumah orang tua terduga pelaku.

“Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2 poket besar, 3 Poket sedang dan 1 poket kecil, 1 buah timbangan, 1 buah bong, 1 buah kaca, 3 buah HP, 1 ATM BRI, 2 buah kotak HP,” ujar Yasin.

Terduga pengedar Narkoba setelah dilakukan penggerebekan dan penangkapan langsung diamankan di ke Polres Sumbawa beserta barang bukti untuk dilakukan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., memberikan apresiasi kinerja aparat Kepolisian dan pihaknya yang bersinergi dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, langkah P4GN memang harus dilakukan dengan melibatkan semua pihak secara bersama-sama sehingga dapat memperkecil ruang dan gerak para pelaku pengedar maupun penyalahguna narkotika.

“Ini harus dilakukan, minimal memperkecil atau membatasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika mulai dari skup terkecil yakni keluarga, lingkungan hingga tingkat desa,” jelas Dandim.

Selain itu, mantan Danyonif RK 744/SYB tersebut juga menyampaikan berdasarkan data BNN Provinsi NTB tahun 2019, kelompok umur yang banyak menggunakan narkotika antara 15-20 tahun disusul umur 20-25 tahun.

Hal itu, kata Samsul menunjukan penyalahgunaan narkotika banyak dikalangan anak-anak muda generasi penerus bangsa. Untuk itu, pihaknya mengingatkan dan mengimbau adik-adik generasi muda untuk tidak mencoba-coba menggunakan narkotika karena dampaknya sangat berbahaya terhadap kesehatan dan pola pikir serta sanksi hukumannya sangat tegas dan jelas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Kodim 1607/Sumbawa)

Kegiatan Binsiap Apwil dan Puanter, Sarana Meningkatkan Kesiapan Prajurit Kodim 1612/Manggarai


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Manggarai - Untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, Kodim 1612/Manggarai menggelar kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan (Binsiap Apwil) dan Kemampuan Teritorial (Puanter) Triwulan l, TA. 2020, di Aula Makodim 1612/Manggarai, Selasa (18/02/20).

Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan (Bin Siap Apwil) dan Kemampuan Teritorial (Puan Ter) Kodim 1612/Manggarai Bidang Teritorial TW I TA. 2020, secara resmi dibuka oleh Komandan Kodim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy M. Simangunsong, S.Sos.

Dalam Sambutannya Dandim mengatakan, melalui kegiatan ini, tingkatkan kemampuan kerja, baik manajemen teritorial maupun pembinaan di wilayah.

Kegiatan ini merupakan sebuah latihan yang harus rutin dan terus dilaksanakan agar tetap terpelihara dan bagaimana nantinya praktek di lapangan tentang kemampuan teritorialnya, sama halnya dengan di pasukan/satuan tempur yang harus melaksanakan latihan mulai dari Latorlan, latihan tingkat regu, tingkat peleton, tingkat kompi, tingkat batalyon sampai tingkat brigade.

“Jadikan kegiatan ini, sebagai barometer bagi kita selaku aparat kewilayahan mulai Danramil sampai dengan Babinsa guna menunjang tugas pokok Kodim dengan tujuan sebagai bekal tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui kegiatan metode Binter di lapangan sekaligus untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas kerja,” kata Dandim.

Menurutnya, kegiatan yang akan dilaksanakan selama dua hari ini juga merupakan bagian yang sangat penting bagi kesiapan seluruh aparat kewilayahan dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial sekaligus sebagai fungsi utama di TNI AD.

Lebih lanjut Dandim menegaskan, ada beberapa penekanan kepada para peserta untuk dijadikan pedoman dalam bertugas diantaranya, meningkatkan dan pelihara kesiapan sebagai aparat wilayah serta mantapkan kemampuan teritorial, meningkatkan kemampuan pemberian laporan kepada Komando Atas agar dapat di tindak lanjuti serta mempelajari kembali materi-materi Lima Kemampuan Teritorial, Sikap Teritorial dan Metode Pembinaan Teritorial. (Kodim 1612/Manggarai)

Narkoba Musuh Negara, Satgas Yonif R 142/KJ Berikan Penyuluhan di SMP Negeri Loohali


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Belu - Narkoba adalah musuh Negara, Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Loohali yang berada di Desa Kabanasa, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya, selain "Narkoba" kita juga sering mendengar dengan sebutan "Napza" yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif, Narkoba merupakan bahan atau zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan atau psikologi berupa pikiran, perasaan dan perilaku seseorang, serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik.

"Dampak negatif bagi penggunaan Narkoba karena segala sesuatu yang dimasukan ke dalam tubuh manusia berupa bahan atau zat, baik dengan cara diminum, dihirup, maupun disuntikan maka akan dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan serta perilaku seseorang," ungkap Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M selaku Dansatgas.

Pihaknya menambahkan bahwa dampak yang ditimbulkan bagi pengguna Narkoba yaitu dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan atau psikologi berupa pikiran, perasaan dan perilaku seseorang, serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik.

"Kegiatan penyuluhan Narkoba ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap anak-anak selaku generasi penerus Bangsa, karena efek Narkoba sangat berbahaya dan telah dinyatakan sebagai musuh Negara," tegas Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh personel Pos Mahen tersebut diberikan kepada siswa-siswi SMPN Loohali dan dipimpin langsung oleh Serda Rangga Mulyono selaku Wadanpos Pos Mahen bersama 4 orang personel lainnya.

"Dengan cita-cita yang tinggi diharapkan siswa-siswi selaku generasi penerus Bangsa akan memiliki tekad, keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat guna menghadapi pengaruh-pengaruh yang timbul dimasa mendatang, salah satunya yaitu pengaruh Narkoba," imbuh Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Maternus Besi, S.Pd (42) selaku Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri Loohali menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan penyuluhan tentang bahaya Narkoba yang telah diberikan kepada anak didiknya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI khususnya yang berada di Pos Mahen, mereka telah memberi ilmu pengetahuan kepada anak didik kami tentang bahaya Narkoba, semoga segala sesuatu yang telah diberikan akan dapat bermanfaat bagi siswa-siswi kami dikemudian hari," ungkap Bapak Maternus Besi, S.Pd. (Satgas Yonif R 142/KJ)

Kunker Wapres RI di Lombok, Danrem 162/WB Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Mataram - Dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden RI Prof. Dr. (HC) KH. Makruf Amin beserta istri Wury Estu Handayani dan rombongan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Korem 162/WB melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP di Lapangan Rektorat Universitas Mataram, Selasa (18/2).

Sesuai jadwal, Wapres RI akan melaksanakan kunjungan di Pulau Lombok selama dua hari mulai hari Rabu hingga Kamis mendatang.

Apel gelar pasukan Pam VVIP dipimpin Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku Dansatgas Pengamanan Wilayah mengambil Apel Gelar Pasukan Pam VVIP.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan dalam pengamanan VVIP melibatkan kekuatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya, baik pada event nasional maupun internasional harus dapat memberikan jaminan keamanan objek yang terbaik dan maksimal.

Dijelaskannya, Apel Gelar Pasukan sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP baik secara perorangan maupun satuan, serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur Satgas maupun langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan harus sesuai dengan prosedur tetap (Protap) Pengamanan VVIP yang berlaku, selain itu juga untuk memastikan sinergitas dan kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat.

“Manfaatkan Apel Gelar Pasukan ini sebagai sarana koordinasi dan komunikasi antar unsur pengamanan, utamanya untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas serta menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas,” pesan Pangdam.

Selain itu, Pati Bintang Dua yang sekaligus sebagai Pangkoops Pam VVIP wilayah Bali Nusra tersebut juga memberikan beberapa penekanan sebagai pedoman dalam pelaksanaan Pam VVIP yakni pertama, pahami dan kuasai Prosedur Tetap pengamanan VVIP.

Kedua, pegang teguh disiplin dengan memahami Rantai Komando yang efektif dan efisien. Ketiga, tingkatkan kepekaan dan jangan lengah terhadap situasi yang berkembang. Keempat, jangan ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal, dan kelima, cermati dan ikuti perkembangan situasi secara terus menerus dan laporkan.

“Semoga selama kegiatan kunjungan Wakil Presiden RI beserta rombongan di Pulau Lombok NTB dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” pungkas Mayor Jenderal TNI Benny Susianto.

Usai membacakan amanat Pangdam IX/Udayana, Danrem 162/WB bersama jajaran Kepolisian dan rombongan melaksanakan geladi rangkaian ke lokasi-lokasi yang akan dikunjungi Wakil Presiden RI bersama rombongan.

Apel Gelar Pasukan dihadiri pejabat TNI Polri dan jajaran wilayah NTB, Rektor Unram, perwakilan Pemerintah Daerah NTB, pimpinan instansi terkait dan undangan lainnya. (Penrem 162/WB)

Anggota Kodim 1622/Alor Gagalkan Penyelundupan BBM di Kapal yang Menuju RDTL


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Alor - Komandan Koramil 1622-03/Maritaing Lettu Inf Panuel Tangledang bersama anggotanya berhasil menggagalkan praktik penyelundupan Bahan Bakar Minya (BBM) jenis Premium dan Solar ke Lirang/Wetar dan negara Timor Leste.

Total jumlah BBM ilegal jenis premium dan solar yang hendak diselundupkan ke Lirang/Wetar dan negara tetangga Republik Demokrat Timor Leste (RDTL) itu sebanyak 180 jerigen yakni 30 jerigen terisi BBM masing-masing jerigen 33 liter dan 150 jerigen belum terisi kerena aksi mereka sudah tercium aparat.

Aksi penggagalan penyelundupan BBM jenis solar dan premium itu dilakukan oleh Danramil 1622-03/Maritaing bersama anggotanya, pada Selasa (18/2/2020) pukul 13.30 Wita di sekitar pesisir pantai Taramana, Dusun Mubaka, Desa Taramana, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor.

“Babinsa saya Sertu Charles Mali, subuh sekitar jam 08.00 pagi mendapat laporan dari pihak masyarakat setempat bahwa ada kapal yang sedang berlabuh di pantai dan tidak seperti biasa. Dari laporan itu, Babinsa melaporkan kepada saya sebagai Danramil. Saya perintahkan segera mengecek ke lokasi,” kata Danramil.

Danramil menjelaskan, dari hasil pengecekan dilapangan memang benar kapal tersebut mengalami kerusakan dibagian mesin sehingga tidak dapat melanjutkan pelayarannya. Babinsa melaporkan kepada saya sebagai Danramil dan saya melaporkannya kepada Komandan Kodim 1622/Alor.

"Dari situlah Dandim memerintahkan saya bersama anggota untuk lakukan pengendapan dan pengecekan ke TKP. Ternyata dari pengecekan, ada aksi anak buah kapal yang mencurigakan disemak-semak. Kami pun langsung bergerak menuju sasaran dan menemukan ratusan jerigen. Ada 30 sudah terisi BBM dan 250 belum karena aksi mereka sudah ketahuan. Setelah ditanyai, BBM tersebut akan diselundupkan oleh pemilik kapal yang rusak ini ke Lirang/Wetar dan Timor Leste," jelas Lettu Panuel Tangledang.

Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag., membenarkan adanya aksi penggagalan penyelundupan BBM oleh anggota Koramil 1622-03/Maritaing. Dandim menyampaikan bahwa, saat ini semua barang bukti yakni 30 jerigen berisi BBM premium dan solar, 150 jerigen kosong bersama pemilik kapal untuk sementara sudah diamankan di Makodim 1622/Alor selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Polres Alor.

“Informasi yang didapatkan dari pemilik kapal bahwa memang benar ada 30 jerigen sudah terisi BBM dan 15 jerigennya belum terisi karena aksi mereka sudah diketahui oleh Babinsa,” tambah Dandim.

Sementara, Sekretaris Desa Taramana Bapak Marten Letde menyampaikan rasa terima kasih masyarakat kepada pihak TNI Kodim 1622/Alor dengan sigap berhasil menggagalkan aksi penyelundupan BBM ke luar wilayah Kabupaten Alor dan negara tetangga.

“Kita di Alor saja masih kekurangan BBM tapi kok ada oknum yang dengan enaknya mau selundupkan ke luar daerah bahkan ke luar negeri. Kami sanagt berterima kasih buat Kodim 1622/Alor,” ucap Letde. (Kodim 1622/Alor)

Cita-Cita Ingin Menjadi TNI, Satgas Yonif 132/BS Ajarkan Renang Kepada Anak Perbatasan


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

TTU - Mempunyai cita-cita ingin menjadi TNI, Satgas Yonif 132/BS ajarkan Renang Dasar kepada anak-anak perbatasan yang ada di Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Senin (17/2/2020).

Melihat iklim wilayah yang kering dan jarang ada sumber air melimpah, jadi rata-rata anak diwilayah perbatasan ini jarang ada yang bisa berenang, maka dari itu melihat kemauan besar anak-anak perbatasan yang mempunyai cita-cita ingin menjadi TNI, anggota Satgas Yonif 132/BS tulus dan ikhlas mengajarkan Renang Dasar kepada mereka, agar menjadi bekal suatu saat nanti berguna apabila mereka ingin mendaftarkan menjadi anggota TNI, dalam hal ini dilakukan karena saat ini adalah dimusim penghujan dan didekat Pos terdapat kolam kecil yang sudah lama dibuat oleh masyarakat.

Ditempat terpisah, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama menyampaikan, kegiatan pemberian bekal pembelajaran renang ini, merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif 132/BS kepada anak-anak yang ada di perbatasan untuk menumbuhkan minat untuk menjadi seorang Abdi Negara yaitu seorang prajurit TNI.

"Dalam kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, yang notabennya banyak anak-anak yang tidak bisa renang, maka dari itu Satgas Yonif 132/BS  mengajarkan anak-anak yang ada di perbatasan ini renang, agar kelak mereka besar bisa menjadi seorang TNI, yang bisa membanggakan keluarga, sahabat, maupun masyarakat yang ada di perbatasan," ujar Dansatgas.

Sementara itu, Vincen Tius (12) salah satu anak mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas Yonif 132/BS yang telah mengajarkan kami bagaimana cara berenang yang baik dan benar, semoga ilmu renang yang kami dapatkan ini dapat menjadi bekal kami saat besar nanti, untuk mendaftar menjadi seorang TNI, ucap Vincen Tius. (Satgas Yonif 132/BS)

Sebagai Wujud Pertanggungjawaban, Primkop Kartika Manggarai Gelar RAT Tutup Buku Tahun 2019


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Manggarai - Oganisasi koperasi dibentuk untuk mensejahterahkan anggota koperasi terebut, sehingga dalam setiap pengambilan keputusan koperasi harus selalu melibatkan seluruh anggotanya yang diselenggarakan melalui Rapat Angota Tahunan (RAT) sebagai wadah penyaluran aspirasi anggota koperasi.

Sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mengemban tugas pengelolaa, Primer Koperasi Kartika Manggarai Kodim 1612/Manggarai melaksanakan kegiatan Rapat Anggota Tahunan ke-35 Tutup Buku Tahun 2019 yang dilaksanakan di aula Makodim 1612/Manggarai Jl. Banteng, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Selasa (18/2/20).

Kegiatan tersebut mengangkat tema "Dengan Semangat Kebersamaan, Kemandirian dan Kinerja yang Baik, Kita Tingkatkan Peran Koperasi Kartika Dalam Menunjang Kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI-AD".

Kegiatan dihadiri oleh seluruh anggota prajurit dan PNS Kodim 1612/manggarai, dan kegiatan ini dibuka oleh Pembina Primkop Kartika Manggarai atau Dandim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy M. Simangunsong, S.Sos dan dihadiri juga oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Manggarai, Anselmus Asfal, SH,. M.Si.

Dandim dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Manggarai dan apresiasi kepada seluruh pengurus Primkop Kartika Manggarai yang telah berupaya bekerja keras memajukan koperasi.

"Pertama kami sampaikan selamat datang dan terima kaasih atas waktu dan kesempatannya Bapak Kadis bisa hadir pada kegiatan RAT ini, dan pada kesempatan ini pula saya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Ketua dan segenap pengurus Primkop Kartika Manggarai yang sudah mau berupaya memajukan koperasi kita bersama ini, serta kepada seluruh anggota Koperasi yang mendukung koperasi sehingga koprasi kita ini perlahan akan semakin baik dan maju," sambutnya.

Dandim menambahkan bahwa Primkop Kartika Manggarai adalah milik kita bersama untuk itu perlu dukungan dari seluruh anggotanya, serta peran kita masing-masing yang menjadi penerus untuk melaksanakan tugas dengan baik, sehingga koperasi ini nantinya akan memberikan manfaat dari kinerjanya karena tujuan berdirinya koperasi agar memberikan manfaat bagi anggotanya.

"Kita harus dapat melihat dan mengambil contoh dari badan badan perkoprasian yang dapat eksis dan berkembang dengan baik serta maju, sehingga dapat kita jadikan inspirasi serta motivasi bersama untuk memajukan koprasi kita, dan penting juga mempelajari serta melihat kebawah 'kegagalan' sebagai pembelajaran bagi kita kedepan," tegasnya.

Dandim juga menyampaikan sebagai angota sekaligus pembina berharap agar seluruh pengurus Primer Koperasi Kartika Manggarai amanah dalam menjalankan tugasnya.

"Harus jujur, kredibel dan transparan dalam mengelola pembukuan koperasi dan kita semua sebagai anggota koperasi harus merasa memiliki koperasi dengan cara memanfaatkan usaha yang didirikan oleh koperasi dan ikut peduli apabila ada yang kurang pas dengan pengurus koperasi dengan cara penyampaian aspirasi lewat Rapat Anggota Tahunan," demikian ungkap Dandim. (Kodim 1612/Manggarai)

Satgas Yonif R 142/KJ Bantu Pengecatan Sarana Bermain Paud Gabriella di Desa Silawan


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Belu - Wujud kepedulian Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ dalam rangka memberikan dukungan moril berupa pemberian bantuan tenaga pada kegiatan pengecatan sarana pendidikan guna menambah keindahan fasilitas bermain PAUD Gabriella yang terletak di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Pendirikan prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gabriella bertujuan agar anak-anak di wilayah tersebut memiliki kesempatan yang luas untuk mengalami pertumbuhan fisik dan mengembangkan pemikiran pada tingkat awal dalam mencapai tingkat kedewasaan untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.

Melihat hal ini, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ berinisiatif untuk membantu melakukan renovasi fasilitas bermain berupa pemberian bantuan tenaga dalam pengecatan fasilitas bermain PAUD Gabriella sehingga diharapkan anak-anak dapat bermain dengan penuh rasa kegembiraan dan penuh warna.

"Kegiatan yang dilakukan oleh personel kami di Pos Motaain merupakan tugas Pembinaan Teritorial Satuan Non Komando Kewilayahan berupa dukungan moril untuk anak-anak PAUD Gabriella, sehingga diharapkan dapat lebih memperindah fasilitas bermain guna mendukung program Pemerintah di bidang pendidikan bagi anak-anak selaku generasi penerus Bangsa," ungkap Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M selaku Dansatgas.

Kegiatan bantun pengecatan fasilitas bermain PAUD Gabriella dipimpin langsung oleh Serda Sihombing selaku Bintara Administrasi Pos Motaain bersama 4 orang personel lainnya.

PAUD Gabriella terletak di Desa Silawan KecamatanTasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur ini diketuai oleh Ibu Natalia dan dipimpin oleh Bapak Derminggo (29), PAUD Gabriella sendiri memiliki anak didik sebanyak 25 orang yang terdiri dari 10 anak pria dan 15 anak wanita.

"Saya selalu berpesan kepada setiap personel kami yang tersebar di sepanjang garis perbatasan sektor timur Indonesia - Timor Leste, agar kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi solusi, memberikan manfaat serta pengaruh positif bagi warga yang ada di sekelilingnya, khususnya terhadap anak-anak selaku generasi penerus Bangsa," imbuhnya.

Sementara itu, Ibu Natalia (50) selaku Ketua PAUD Gabriella menyampaikan apresiasi kepada personel Pos Motaain Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ yang telah berinisiatif untuk berpatisipasi dalam membantu proses pengecatan dari awal hingga selesai.

"Semoga bapak TNI yang sedang melaksanakan tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, selalu diberi kesehatan dan keselamatan sehingga dapat membantu kesulitan warga lain di desa kami," ungkap Ibu Natalia. (Satgas Yonif R 142/KJ)

Sedang Asyik Menebang Pohon di Dam Pela Parado, Seorang Warga Langsung Diamankan Petugas


Pendam IX/Udayana
Rabu, 19 Februari 2020

Bima - Perambahan hutan oleh oknum masyarakat masih dilakukan, hal itu dibuktikan dengan diamankannya seorang warga Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima oleh anggota patroli gabungan dari Koramil 1608-07/Monta, KPH, Polsek Parado, Yonif 742/SWY dan masyarakat, Minggu (16/2).

Patroli gabungan berhasil mengamankan terduga pelaku  pembalakan liar berinisial SW (35 tahun) pekerjaan petani di Dam Pela Parado Desa Parado Wane Kecamatan Parado dengan barang bukti berupa satu unit sensow untuk menebang dan memotong pohon dan sepuluh pohon kayu jati yang sudah ditebang.

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Teuku Mustapa Kemal memberikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang telah memberikan informasi tentang adanya penebangan hutan kepada pihaknya sehingga dilakukan pengecekan dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti.

"Alhamdulillah, ini suatu kemajuan pada masyarakat terutama masyarakat sekitar hutan yang memberikan informasi perusakan hutan kepada aparat, ini patut diapresiasi," ujar Dandim.

Menurutnya, upaya pengamanan dan penyelamatan tidak bisa efektif kalau hanya dari aparat pemerintah saja, namun harus ada sinergitas dengan semua pihak baik para pencinta lingkungan maupun masyarakat sehingga dapat memperkecil gerakan oknum pelaku perambah hutan atau ilegal loging.

Selain itu, Dandim juga mengimbau masyarakat khususnya para pelaku ilegal logging maupun masyarakat yang berpotensi melakukan perusakan hutan untuk menghentikan tindakannya mengingat itu bagian dari kejahatan terhadap lingkungan yang merugikan masyarakat, bangsa dan negara.

Oknum terduga pelaku perambahan hutan beserta barang bukti lainnya sebelumnya diamakan di Kantor Camat Parado dan diserahkan kepada Polsek Parado untuk dilakukan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut. (Kodim 1608/Bima)

Selasa, 18 Februari 2020

Pangdam IX/Udayana Buka Sosialisasi Tentang Penyakit Akibat Virus Corona


Pendam IX/Udayana
Selasa, 18 Februari 2020

Denpasar - Usai Kegiatan Upacara Bendera yang digelar di Lapangan Praja Raksaka, seluruh personel Kodam IX/Udayana Se-Garnisun Denpasar mengikuti Kegiatan Sosialisasi tentang Penyakit Akibat Virus Corona (Covid-2019) di GOR Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, pada Senin (17/2/2020).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., tersebut diselenggarakan oleh Kesdam IX/Udayana, dengan mendatangkan Narasumber Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya, MPPH., dan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cab. Bali Nusra, Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, SpMK(K).

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana berharap agar sosialisasi ini dapat memberikan manfaat kepada semua tentang pentingnya informasi Virus Pneumonia Corona yang sedang berkembang saat ini di seluruh Dunia, sebagai upaya pemahaman kepada masyarakat, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah bahaya penularan Virus Corona.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kodam IX/Udayana dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali  sebagai bagian dari edukasi bagi para prajurit yang nantinya diharapkan mereka juga dapat mengedukasi kepada masyarakat serta mampu mencegah dirinya dari ancaman wabah Virus Corona.

Kadis Kesehatan Prov. Bali dr. I Ketut Suarjaya, MPPH., pada sosialisasinya menyampaikan tentang Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang artinya merupakan kelompok virus penyebab influenza ringan sampai berat (Midle East Respiratory Syndrome/MERS dan Severe Acute Respiratory Syndrome/SARS).

Sementara, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cab Bali Nusra, Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, SpMK(K), menyampaikan bahwa jangan langsung percaya terhadap penyebaran virus corona yang beredar di media sosial, tetapi carilah sumber informasi yang resmi dari Kominfo di website www.kominfo.go.id. "Belum ada pengobatan yang spesifik dan efektif untuk virus tersebut, vaksinnyapun belum tersedia," tambahnya.

Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan inti dari sosialisasi ini bahwa belum ada obat khusus terhadap penyakit Virus Corona, tetapi obatnya adalah daya tahan tubuh dan ini sangat dipengaruhi oleh gaya hidup atau cara hidup.

"Caranya sangat sederhana, dari bagaimana kita menata waktu istirahat dan waktu bekerja kita dan bagaimana kita menata makanan/asupan gizi sampai dengan bagaimana kita mampu membuat diri kita menjadi bugar dengan berolahraga secara teratur. Tiga hal ini yang menjadi hal pokok dalam melawan Virus Corona ini," ungkap Pangdam.

Dengan mengetahui bahayanya Virus Pneumonia Corona tersebut maka diharapkan seluruh anggota beserta keluarga dapat berbuat secara maksimal untuk mencegah penyebaran Virus tersebut terutama di lingkungan kerja masing-masing.

"Hal ini pas seperti apa yang saya sampaikan kepada para prajurit saya khususnya di Kodam IX/Udayana, yaitu jadikan olahraga sebagai gaya hidup kaitannya untuk menangkal terjadinya/penyebaran dari Virus Corona ini," tegas Pangdam.

Selesai sosialisasi, Kakesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, Sp.PD., M.A.R.S., bertindak langsung sebagai moderator dalam sesi tanya jawab, dan dilanjutkan dengan Pemberian Cenderamata dari Pangdam IX/Udayana kepada Para Narasumber.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut antara lain Irdam IX/Udayana, Danrem 163/WSA, Kapok dan Para Sahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, LO AU, LO AL, serta Para Prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana se Garnizun Denpasar. (Pendam IX/Udy)

Senin, 17 Februari 2020

Jalin Silaturahmi, Satgas Yonif 132/BS Bangun Lahan Parkir di Masjid Perbatasan


Pendam IX/Udayana
Senin, 17 Februari 2020

TTU - Jalin silaturahmi dengan masyarakat, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS, bangun lahan parkir di satu-satunya Masjid yang ada di perbatasan, yang terletak di Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Minggu (16/2/2020).

Selain menjalankan tugas pengamanan menjaga perbatasan RI-RDTL, Satgas Yonif 132/BS juga melaksanakan serbuan teritorial berupa Karya Bakti membangun lahan parkir di Masjid Al-Hidayah yang ada di perbatasan, yang menitik beratkan pembersihan lingkungan Masjid, dan membangun lahan parkir untuk masyarakat setiap akan memarkirkan kendaraan disaat akan melaksanakan ibadah.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama menyampaikan, didalam melaksanakan tugas Satgas Yonif 132/BS, tidak hanya menjaga perbatasan saja, melainkan membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat yang ada di perbatasan ini, seperti membangun lahan parkir, di Masjid  yang ada diperbatasan, karena masyarakat di setiap melaksanakan ibadah sulit untuk memarkirkan kendaraan, dikarenakan tidak adanya lahan parkir di Masjid tersebut.

"Selain itu juga, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif 132/BS, untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan juga sebagai bentuk, untuk selalu menjalin silaturahmi yang baik antara TNI dan masyarakat yang ada di perbatasan guna terciptanya kemanunggalan TNI-Rakyat akan semakin solid," tutur Dansatgas Letkol Inf Wisyudha Utama.

Sementara itu, H. Mustopa (52) selaku pengurus Masjid Al-Hidayah mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu bersama-sama gotong royong di Masjid Al-Hidayah, untuk membangun lahan parkir.

"Semoga apa yang dilakukan bapak TNI mendapatkan pahala yang setimpal dari Allah SWT, dan juga diberikan kemudahan, keberhasilan dalam melaksanakan tugas di perbatasan ini," ucapnya. (Satgas Yonif 132/BS)