Selasa, 21 Mei 2019

Ketua Persit KCK Kodim 1619/Tabanan Hadiri Pencanangan BBGRM dan Hari Kesatuan Gerak PKK


Pendam IX/Udayana
Selasa, 21 Mei 2019

Tabanan - Ketua Persit KCK Cab XXXVII Kodim 1619/Tabanan hadir dalam Kegiatan Pencanangan  Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-47 Kabupaten Tabanan tahun 2019.

Kegiatan  Pencanangan  Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-47 tahun 2019 di Wilayah Kabupaten Tabanan tersebut dilaksanakan  pada  Selasa (21/5/2019) di Wantilan Desa Adat Bedha, Banjar Bedha, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan.

Kegiatan yang mengambil tema "Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Sebagai Mitra Pemerintah Desa" tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Donor Darah,  Pasar Murah, KB dan Pameran hasil Bumi serta Kerajinan tangan ibu ibu PKK.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan acara senam bersama dari kelompok senam AW S3 dari Tabanan Serasi, Penampilan Tari Penyambutan Bungan Sandat Tabanan Serasi dan acara penyerahan hadiah kepada para peserta lomba PKK tingkat Kecamatan dan dipenghujung acara diakhiri dengan pemotongan Tumpeng oleh Ketua Penggerak PKK didampingi tamu Undangan.

Kegatan dihadiri Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan I Ketut Subrata (mewakili Bupati Tabanan), Dandim 1619/Tabanan diwakili Pasiterdim Kapten Inf I Kt Suardana, Kapolres Tabanan diwakili Kasat Shabara I Wayan Ardika, Ketua Penggerak PKK Kab. Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Ketua Persit KCK Kodim 1619/Tabanan Ny. Dita Yulia Risty Sri Hartanto beserta anggota, Ketua Bhayangkari Cab. Tabanan Ny. Dwi Sinar Subawa beserta anggota, Ketua Darma Wanita Kab. Tabanan Ny. Sri Gede Susila, Camat Tabanan I Made Arya Suta, S.E, Danramil 1619-01/Tabanan Kapten Inf I Wayan Supardi, Kapolsek Tabanan diwakili Panit Intel Iptu I Gusti Suka Wirya, Para Perbekel Se Kab. Tabanan serta Para tamu Undangan dan Ibu-Ibu PKK. (Kodim 1619/Tabanan)

Persit KCK Kodim Sumbawa dan Forum Komunikasi Lintas Etnis Sumbawa Bagikan Takjil Gratis


Pendam IX/Udayana
Selasa, 21 Mei 2019

Sumbawa - Ketua Persit KCK Cabang XXVI Kodim 1607/Sumbawa Ny. Nana Samsul Huda dan pengurus berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Lintas Etnis Sumbawa membagikan makanan dan minuman untuk takjil buka puasa secara gratis kepada masyarakat pengguna jalan di Bundaran Jam Gadang Jalan Kartini Nomor 117 Sumbawa, Senin (20/5).

Selain ibu-ibu Persit, kegiatan pembagian takjil yang mengangkat tema "Indahnya kebersamaan dengan membagi takjil" diikuti perwakilan masing-masing etnis yang selama ini hidup berdampingan dengan rukun di Tana Samawa Bumi Intan Bulaeng.

Menurut Ibu Nana, kegiatan gabungan tersebut sengaja dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus sebagai bentuk jalinan silarurahmi dengan semua etnis dan suku yang ada di Kabupaten Sumbawa.

"Kami bersama-sama saling dukung untuk membangkitkan silaturrhami antar sesama warga yang hidup dan tinggal di Tana Samawa ini dengan harapan terjalinnya komunikasi yang baik diantara kami," ujar istri Dandim 1607/Sumbawa tersebut.  

Sementara Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., sangat terkesan dengan aksi sosial yang selama ini dilakukan oleh ibu-ibu Persit dijajarannya. 

Kegiatan itu, kata Dandim, sangat bagus dan membanggakan, disamping menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa buat keluarga, mereka masih menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan sosial. "Semoga ini memberikan inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli antar sesama dengan berbagi kebahagiaan sesuai anjuran dalam agama," harapnya.

Selain itu, Alumni Akmil 2000 tersebut juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan puasa ramadhan sehingga ibadah puasa dapat kita laksanakan bersama lebih khusyuk dan istiqomah hingga selesai. 

Pada kesempatan tersebut, ibu-ibu Persit juga menampilkan kebolehannya membawakan tarian Ketam Bulaeng yang merupakan tarian khas Kabupaten Sumbawa untuk menghibur para pengguna jalan. (Kodim 1607/Sumbawa)

Peresmian Bendungan Rotiklot oleh Presiden RI, Pangdam IX/Udayana Turut Mendampingi


Pendam IX/Udayana
Selasa, 21 Mei 2019

Belu - Pangdam IX/Udayana  Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., selaku Pangkoops Pam VVIP Wilayah Bali Nusra didampingi oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos selaku Dansatgas Pam Wilayah NTT, terjun langsung ke lapangan dalam kegiatan pengamanan VVIP, sekaligus mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Ir. H Joko Widodo ke wilayah NTT.

Kunjungan kerja kali ini dalam rangka meresmikan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Senin (20/5/2019).

Wakil Gubernur NTT Drs. Yosep Nai Soi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Presiden RI atas perhatiannya berupa pembangunan di Provinsi NTT.

"Selamat datang di Provinsi NTT, di Bumi Nusa Terindah Toleransinya. Begitu besarnya perhatian Presiden RI terhadap pembangunan di Provinsi NTT, dan untuk itu kami atas nama masyarakat Provinsi NTT mengucapkan terima kasih," jelas Wakil Gubernur NTT.

Sementara itu Presiden RI Ir H Joko Widodo menyampaikan ketersediaan air menjadi kunci pembangunan di Provinsi NTT, karena di Provinsi NTT memiliki curah hujan yang lebih rendah dibanding daerah lain.

"Kunci kemajuan di NTT adalah air. Ketersediaan air dibutuhkan untuk air minum, pertanian, peternakan dan lainnya. Di Provinsi NTT ini, Kementerian PUPR telah menyelesaikan dua bendungan yaitu Bendungan Raknamo dan Bendungan Rotiklot, sedangkan lima bendungan lainnya akan/sedang dibangun, yaitu Bendungan Napun Gete, Bendungan Mbay, Bendungan Temef, Bendungan Welekis dan Bendungan Manikin," jelas Presiden RI.

Lebih lanjut dikatakan manfaat dari pembangunan bendungan Rotiklot.

"Manfaat Bendungan Rotiklot ini adalah adalah untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat dan kegiatan pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter/detik, suplai irigasi seluas 149 hektare dan pariwisata, serta mengurangi risiko banjir di Kabupaten Belu, yang memiliki musim hujan singkat sekitar 3 bulan namun intensitasnya tinggi," ungkap Presiden RI.

Peresmian Bendungan Rotiklot ini ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden RI dengan didampingi Menteri Sekretaris Negara, Menteri PUPR, Gubernur NTT dan Bupati Belu, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden RI.

Usai melaksanakan peresmian Bendungan Rotiklot, Presiden RI menabur 200.000 benih ikan berupa ikan nila, ikan mujair, ikan dan ikan kaper.

Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Bendungan Rotiklot, dan diakhiri dengan penanaman pohon guna penghijauan di sekitar area bendungan berupa pohon flamboyan, kelor, juwet, pule dan beringin oleh Presiden RI bersama Gubernur NTT, Pangdam IX/Udayana, Kapolda NTT, Danrem 161/Wira Sakti serta para pejabat lainnya. (penrem161ws)

Terapkan Prinsip Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Koramil Empang Bantu Petani Panen Jagung


Pendam IX/Udayana
Selasa, 21 Mei 2019

Sumbawa - Anggota Koramil 1607-02/Empang bersama para petani bahu membahu melaksanakan panen jagung milik salah satu warga di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa, Senin (20/5). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Koramil 1607-02/Empang Kapten Inf I Wayan Suledra sebagai upaya pembinaan teritorial sekaligus untuk menerapkan prinsip kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

"Kami bersama anggota secara kontinyu melakukan Upsus dibidang ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan kepada para petani mulai dari proses penyemaian  penanaman hingga panen, dan ini semua kami laporkan secara berkala kepada pimpinan," ujar Danramil dilokasi panen jagung itu.

Seperti kita ketahui bersama, tambahnya, Sumbawa merupakan salah satu Kabupaten yang selama ini ikut aktif menyumbang jagung sebagai hasil produksi pertanian terbesar di wilayah NTB.

Zaenudin, 45 tahun selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan Upsus yang dilakukan anggota Koramil kepada kami para petani. 

"Kami bersyukur ada perhatian dari anggota TNI khususnya Koramil melalui para Babinsa untuk terus mendampingi kami, apabila ada kendala terkait dengan pertanian, pasti dibantu," terangnya.

Terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., memberikan apresiasi kepada satuan jajarannya  dalam upaya melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan.

Menurutnya, pihaknya memang dilibatkan dalam kegiatan swasembada pangan berdasarkan MoU Kementerian Pertanian dengan pimpinan TNI AD termasuk penyerapan gabah petani (Sergap) yang dilakukan Bulog.

"Atas dari itu, kami berusaha untuk membantu melakukan pendampingan kepada para petani dengan harapan produksi hasil pertanian terus meningkat sehingga kehidupan para petani menjadi lebih sejahtera dan program Sergap dari Bulog juga tercapai sesuai dengan target," pungkasnya. (Kodim 1607/Sumbawa)

Tingkatkan Komunikasi, Kodim 1612/Manggarai Gelar Komsos & Olahraga Bersama


Pendam IX/Udayana
Selasa, 21 Mei 2019

Manggarai - Silaturahmi merupakan suatu metode atau cara efektif untuk meningkatkan komunikasi antar komponen masyarakat, sehingga dapat saling bertukar informasi menyamakan pemahaman serta tentunya juga akan dapat mengurangi sikap kecurigaan satu sama lainnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kodim 1612/Manggarai menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama komponen masyarakat, di Aula Makodim 1612/Manggarai, Sabtu (18/5/19).

Adapun tema yang diusung dalam acara Komsos tersebut yaitu "Melalui silaturahmi dengan komponen masyarakat, kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI".

Dalam sambutannya  Komandan Kodim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy M. Mangunsong, S.Sos., menyampaikan bahwa pertemuan seperti ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan, guna membangun komunikasi dialogis, sehingga dapat diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi.

Selain itu pertemuan ini menurutnya bertujuan sebagai forum silaturahmi, sehingga bisa memperkuat hubungan emosional antara para TNI dan seluruh elemen bangsa.

"Dengan adanya pertemuan seperti ini sudah ada sebuah konstruksi yang baik dalam rangka sinergi, kolaborasi  masalah dan tugas kita masing-masing yang bertujuan untuk mengoptimalkan bidang kita masing-masing, kita bersama harus mengesampingkan hal-hal yang bersifat ego yang dapat menghalangi tugas, karena selama ini dalam birokrasi ego sektoral yang tinggi menjadi salah satu penghambat sebuah pekerjaan" ungkap Dandim.

Dalam acara komsos ini juga dilakukan kegiatan olah raga bersama yang bertempat di lapangan Makodim dengan berbagai macam jenis olah raga seperti tenis lantai, tenis meja, bulu tangkis serta bola voli.

Kegiatan Komsos ini dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai, Drs. Viktor Madur, jajaran Polres Manggarai, para pimpinan OPD, kepala BUMD, BUMN, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (Kodim 1612/Manggarai)

Senin, 20 Mei 2019

Melalui Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Kita Bangkit Menuju NTB Yang Lebih Maju dan Gemilang


Pendam IX/Udayana
Senin, 20 Mei 2019

Mataram - Korem 162/WB menggelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 111 tahun 2019 dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram yang diikuti seluruh Prajurit Korem beserta jajaran se Garnizun Mataram, Senin (20/5).

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) RI Rudiantara dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 162/WB menyampaikan Sumpah Palapa merupakan embrio yang paling kuat sebagai janin persatuan wilayah Indonesia yang dicetuskan Maha Patih Gajah Mada.

"Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke 111 tanggal 20 Mei 2019 kali ini mengambil tema "Bangkit Untuk Bersatu" yang memiliki arti kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Rudiantara.

Untuk saat ini, sambungnya, kita berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat dengan mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. 

"Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif berlangsung dengan lancar berkat pengorbanan saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa," ungkapnya.

Peringatan organisasi yang didirikan Boedi Oetomo sebagai Hari Kebangkitan Nasional ini telah lebih satu abad menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa ditengah benntangan geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia mampu membuktikan menjaga persatuan sampai detik ini. 

Oleh sebab itu, kata Menteri Kominfo RI, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., seusai mengikuti upacara Harkitnas di halaman Kantor Gubernur NTB dalam wawancara dengan wartawan mengingatkan kepada seluruh komponen bangsa untuk tidak meninggalkan tradisi leluhur seperti yang disampaikan disampaikan oleh Bung Karno "Jangan Lupakan Sejarah (Jasmerah)", seperti gotong royong dan silaturrahmi.

"Terkait dengan kaum milineal ini perlu adanya pendampingan baik dari orang tua, keluarga maupun lingkungan untuk membiasakan dan melatihkan mereka bekerja sama sehingga kedepan Indonesia akan menjadi negara kuat yang dikelola secara bersama-sama untuk mengelola sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada," harapnya.

Selain itu, Danrem 162/WB berharap melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini mari kita bangkit untuk merubah diri secara pribadi kearah yang lebih baik sehingga NTB kedepan menjadi Provinsi yang maju dan gemilang. (Penrem 162/WB)

Hukum Sebagai Fungsi Komando, Kodam IX/Udayana Gelar Penataran


Pendam IX/Udayana
Senin, 20 Mei 2019

Denpasar - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., secara resmi membuka Mobile Training Team (MTT) Penataran Hukum sebagai Fungsi Komando bagi Para Dandim/Danyon setingkat, Pejabat Pers dan Intel/Pam Triwulan II TA 2019 yang dilaksanakan hingga Jumat (24/05/2019) bertempat di Aula Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin (20/5).

Dengan pimpinan Kolonel Chk I Nyoman Supartha, S.H. selaku Ketua Tim dari Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad), kegiatan Penataran Hukum sebagai Fungsi Komando bagi Para Komandan/Pimpinan dan Pejabat Pers serta Intel/Pam yang mengacu pada program TNI AD ini dilaksanakan selama empat hari.

Dalam sambutan Dirkumad, Brigjen TNI W. Indrajit, S.H., M.H., yang dibacakan Ketua Tim Pusat, pada intinya menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan penataran hukum di jajaran Komando Utama (Kotama) Angkatan Darat, bertitik tolak dari adanya keinginan Pimpinan Angkatan Darat untuk mengoptimalkan fungsi hukum dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan di lingkungan Angkatan Darat ke depan dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan pemahaman para komandan, baik dalam kapasitasnya sebagai Ankum maupun selaku Papera serta staf yang menjabat sebagai pejabat personil di jajaran TNI AD dengan berpedoman pada hukum yang berlaku.

"Para peserta penataran akan mendapat materi-materi hukum yang bersifat aplikatif bagi kepentingan pembinaan satuan, Kaidah-kaidah hukum disiplin, Hukum administrasi dan pidana serta kaidah hukum lain yang relevan dalam tugas," demikian tegas Dirkumad.

Selanjutnya, Pangdam IX/Udayana dalam sambutan yang dibacakan Kasdam menyampaikan supremasi hukum merupakan penegasan bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum dan tidak berdasarkan pada kekuasaan. Dalam konteks negara hukum, segala tata aturan penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus berdasarkan hukum, termasuk pengaturan mengenai kelembagaan negara. TNI sebagai salah satu lembaga negara yang berkomitmen untuk selalu menegakkan serta menghormati supremasi hukum. 

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan penataran hukum fungsi komando ini merupakan salah satu upaya dalam rangka memberikan pencerahan dan pemahaman tentang hukum sebagai fungsi komando. Hukum sebagai fungsi komando merupakan tugas dan tanggung jawab komandan/pimpinan untuk melakukan pembinaan satuan. Pelanggaran terhadap peraturan hukum yang dilakukan oleh oknum prajurit harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, setiap komandan atau pimpinan satuan mempunyai kewajiban untuk melakukan penegakkan hukum di satuannya.

Dalam kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana juga memberikan penekanan tambahan kepada para peserta agar benar-benar menyimak materi-materi yang diberikan sehingga dapat memahami dan mengambil langkah sesuai prosedur hukum apabila terjadi permasalahan yang berkaitan dengan hukum di satuannya masing-masing.

Acara pembukaan yang diakhiri penyerahan cinderamata oleh Kasdam IX/Udayana kepada Ketua Tim Penatar Pusat dan foto bersama ini juga dihadiri Kapok Sahli Pangdam  IX/Udayana, Para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AU, Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana serta Para peserta penataran hukum fungsi komando sebanyak 50 orang. (Pendam IX/Udy)