Senin, 23 April 2018

Pasis Dikreg LVI Seskoad Kunjungi Kodam IX/Udayana


Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

Hari ini Senin (23/4) Perwira Siswa Dikreg LVI Seskoad mengunjungi Kodam IX/Udayana, diterima oleh Irdam IX/Udayana, Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Sri Gede, mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P di Ruang Sthana Yudha Makodam IX/Udayana.

Rombongan Perwira Siswa tiba di Makodam IX/Udayana pada pukul 09.50 wita dipimpin oleh Kolonel Czi Ferri Istiawan disambut oleh para pejabat Kodam IX/Udayana dan didaulat untuk memasuki ruang Sthana Yudha untuk mengikuti acara selanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Irdam IX/Udayana membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat datang kepada segenap rombongan KKLDN Pasis Dikreg LVI Seskoad TA 2018 dan  memperkenalkan para pejabat yang mendampinginya.

Selanjutnya Irdam menyampaikan bahwa wilayah Kodam IX/Udayana yang terdiri dari tiga Korem, yaitu Korem 161/Wira Sakti yang wilayahnya meliputi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Korem 162/Wira Bhakti wilayahnya meliputi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Korem 163/Wira Satya wilayahnya meliputi Provinsi Bali.

Ketiga provinsi tersebut memiliki karakteristik budaya dan adat istiadat  yang berbeda. Provinsi NTT masyarakatnya mayoritas beragama Kristen, NTB mayoritas beragama Islam sedangkan Bali mayoritas beragama Hindu.


Dengan adanya keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang berbeda maka wilayah Kodam IX/Udayana dapat dikatakan sebagai miniaturnya Indonesia. Disamping itu Kodam IX/Udayana wilayah daratnya berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan memiliki empat pulau terluar antara lain Pulau Batek, Pulau Mengudu, Pulau Dana Sabu dan Pulau Dana Rote.

Dengan kondisi tersebut maka jelas memerlukan perhatian dan pengamanan secara terencana dan efektif. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya pelanggaran perbatasan maupun pengakuan negara lain atas pulau terluar yang ada di wilayah Kodam IX/Udayana sehingga kedaulatan NKRI tetap terjaga.

Demikian juga dengan wilayah Bali dan Nusa Tenggara saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di tanah air, baik wisatawan manca negara maupun wisata domestik, karena itu  stabilitas dan keamanan wilayah Balii dan Nusa Tenggara sangat penting untuk dijaga dan bahkan  wilayah Balii menjadi barometer untuk menilai stabilitas dan keamanan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi kemungkinan ancaman yang mungkin bisa terjadi diperlukan adanya sinergitas TNI-Polri, terlebih saat ini merupakan tahun politik pelaksanaan pilkada serentak sehingga stabilitas keamanan harus tetap terjaga dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu pimpinan rombongan Kolonel Czi Ferri Istiawan kepada Pangdam IX/Udayana beserta Staf atas penerimaannya dan telah memberikan dukungan serta mempasilitasi kegiatan KKLDN Perwira Siswa Dikreg LVI Seskoad ini dengan harapan nantinya dapat berjalan dengan lancar.

Adapun tujuan kegiatan KKLDN ini adalah untuk menambah wawasan para Perwira siswa khususnya tentang program dan pelaksanaan pembinaan teritorial yang dilaksanakan di satuan kewilayahan jajaran Kodam IX/Udayana, yang nantinya dijadikan bahan kajian dan disusun sebagaii sumbangsih para Perwira Siswa dalam pengembangan pembinaan teritorial.

Hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat Kodam IX/Udayana antara lain Aster Kasdam IX//Udayana, para perwira Ahli, LO-AL, LO-AU dan para perwira perwakilah Balak Kodam IX/Udayana. Kunjungan diakhirii dengan penyerahan cindramata dan foto bersama. (Pendam IX/Udayana)

Pendakian Menuju Tugu Trisula Yonif 742/SWY, Danrem Bakar Semangat Peserta Tradisi



Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

“Prajurit Infanteri harus menguasai daratan, lautan dan ketinggian yang ada di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya”, kata Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., saat melepas 95 orang personel Yonif 742/SWY untuk melaksanakan Tradisi Pembarentan ke Gunung Rinjani di Mayonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (23/4).

Dilanjutkannya, Tradisi satuan seperti ini harus dihidupkan kembali dan diteruskan agar kecintaan dan kebanggaan terhadap satuan betul-betul tertanam dalam jiwa sanubari sehingga Prajurit Yonif 742/SWY mengetahui semua wilayah yang harus dikuasai apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan pengalamannya melaksanakan pendakian Gunung Rinjani pada bulan lalu yang penuh dengan tantangan.

“Nikmati setiap jengkal langkah, tetap semangat dan selalu bergembira karena melakukan pendakian tidak cukup hanya dengan kesiapan fisik, namun juga kesiapan mental dan semangat sangat diperlukan”, kenangnya.

Danrem juga berpesan agar selama melaksanakan pendakian jangan sombong dan berbuat macam-macam setelah nyampai diatas ketinggian sehingga semua dapat berjalan aman, lancar dan selamat hingga kembali ke satuan.

Ditempat yang sama, Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., menyampaikan tradisi pembaretan dengan melakukan pendakian ke Gunung Rinjani ini merupakan tradisi satuan yang awali tahun 2005 oleh Danyonif yang lama yaitu Letkol Inf J. Hotman Hutahaean, S.Sos hingga tahun 2012. “Alhamdulillah hari ini kita akan meneruskan tradisi tersebut”, tegas Danyon.

Diungkapkannya, jangka waktu dari 2012 hingga sekarang itu, tradisi ini tidak dilaksanakan karena banyaknya kesibukan satuan. “Seluruh personel yang belum melaksanakan tradisi mulai tahun 2013 hingga 2018 akan kita ikutkan secara bertahap sampai habis”, ujarnya.

Sebanyak 95 orang personel yang terdiri dari 5 orang Perwira dan Bintara serta Tamtama beserta para pendukung tersebut akan memulai pendakian dari Senaru Kecamatan Bayan menuju Tugu Trisula Yonif 742/SWY yang dibangun oleh pendirinya diatas Gunung Rinjani sebagai tempat pembaretan oleh Komandan Yonif 742/SWY. (Penrem 162/WB)

Dharma Pertiwi Harus Kompak dan Solid Dalam Mendukung Tugas Suami



Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

Persatuan ibu-ibu Dharma Pertiwi yang anggotanya terdiri dari ibu-ibu Persit Kartika chandra Kirana (TNI AD), Jalasenatri (istri TNI AL) dan Pia Ardya Garini (Istri TNI AU) menggelar acara syukuran HUT Dharma Pertiwi ke 54 tahun 2018 di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Mataram, Minggu siang (22/4).

Persatuan ibu-ibu Dharma Pertiwi yang anggotanya terdiri dari ibu-ibu Persit Kartika chandra Kirana (TNI AD), Jalasenatri (istri TNI AL) dan Pia Ardya Garini (Istri TNI AU) menggelar acara syukuran HUT Dharma Pertiwi ke 54 tahun 2018 di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Mataram, Minggu siang (22/4).


Ketua Umum Dharma Pertiwi dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Dareah “J” Ibu Shally Sundari Makruf menyampaikan berbagai rangkaian kegiatan sosial yang sudah kita laksanakan seperti anjangsana, donor darah dan penyuluhan IVA, Cerama dan sosialisasi anti Narkoba, Parenting PAUD harus bisa diambil manfaatnya yakni mempertajam kepekaan sosial dan meningkatkan kualitas hidup dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Dilanjutkannya, dalam perjalanan pengabdian tidak sedikit dinamika dan permasalahan yang dialami oleh organisasi Dharma Pertiwi, namun bisa dilalui dengan baik. Dharma Pertiwi diharapkan selalu memberikan konstribusi nyata dan manfaat  yang besar bagi para anggota maupun keluarga Prajurit dan PNS TNI serta masyarakat secara terarah, terencana dan berkesinambungan.

“Sebagai istri Prajurit TNI yang berperan dalam menjalankan organisasi Dharma Pertiwi harus mengikuti perubahan jaman milenial dengan meningkatkan sinergitas, rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta Kebhinekaan melalui kegiatan bersama”, sambungnya.

Menutup sambutannya, Ibu Ketua Dharma Pertiwi daerah “J” NTB berpesan agar wanita Indonesia bisa menciptkaan generasi bangsa yang tangguh dan berakhlak baik dan benar serta menangkal dan menghadapi perkembangan teknologi yang dapat merusak generasai penerus bangsa.

Sementara Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., selaku pembina Dharma Pertiwi daerah “J” mengucapkan selamat ulang tahun dan berbahagia kepada seluruh anggota Dharma Pertiwi ke 54 tahun 2018. Dilanjutkannya, Darma Pertiwi sebagai Ormas harus mampu memberikan semangat dan motivasi kepada suami dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai bagian dari kekuatan pertahanan maupun komponen pembangunan bangsa.

Farid berharap, melalui HUT ini, jajaran Dharma Pertiwi bisa melakukan evaluasi  dan mawas diri secara arif dan bijaksana sehingga kedepan Dharma Pertiwi mampu   meningkatkan perannya baik dalam kapasitasnya sebagai keluarga besar TNI maupun sebagai organisasi kemasyarakatan, Pungkasnya. (Penrem 162/WB)

Danrem162/WB : Cetak Atlet Renang NTB Bertaraf Internasional Yang Militan!




Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., meresmikan Swiming School Wira Bhakti (sekolah renang Wira Bhakti) di kolam renang Wira Bhakti Gebang Mataram, Minggu (22/4).

Kolam renang Wira Bhakti yang baru beberapa hari diresmikan tersebut, pada Minggu yang lalu dibuka dengan renang exibisi dipimpin langsung Kajasrem 162/WB kapten Inf I Gusti Gde Karangasem.

“Salah satu siswa Sekolah tennis Wira Bhakti Panji Untung Setiawan saat ini sudah menjadi atlet nasional, hal ini yang ingin saya tularkan ke Sekolah Renang Wira Bhakti”, kata Danrem mengawali sambutannya.


Diungkapkannya, anak-anak NTB sebenarnya banyak memiliki atlet renang dan berpotensi dengan pelatih yang canggih namun hingga saat ini belum mampu meraih prestasi ditingkat nasional. “Saya sangat intens dengan olahraga renang ini sehingga saya membuka sekolah renang Wira Bhakti untuk memajukan renang di NTB”, jelas Danrem.

Terkait dengan adanya keinginan club-club renang yang ada di NTB untuk bergabung, Danrem tidak mempermasalahkannya.

Orang nomor satu di jajaran Korem tersebut berharap agar anak-anaknya terus dibina sumber daya manusia (SDM) melalui renang sehingga kedepan untuk mencari pekerjaan akan lebih mudah karena TNI Polri maupun Bank-Bank sangat butuh atlet renang yang berprestasi.

“Selain memberikan tehnik renang, sekolah renang Wira Bhakti juga akan mengajarkan tentang militansi dan jiwa nasioanalisme sebagai seorang atlet”, paparnya.

Kedepan, Sekolah Renang Wira Bhakti akan mendatangkan pelatih nasional agar NTB bisa mewujudkan atlet renang yang berprestasi ditingkat nasional bahkan Internasional.

Danrem juga berpesan kepada rekan-rekan media untuk memberikan informasi tentang keberadaan Sekolah Renang Wira Bhakti.

“Rekan-rekan Pers minta tolong untuk ikut membantu menginformasikan kepada masyarakat tentang Akademi Sweeming Wira Bhakti,” pesannya.


Setelah peresmian sekolah renang, acara dilanjutkan dengan uji coba renang jarak 50 meter yang dilakukan oleh atlet renang yunior (anak-anak) dilepas langsung oleh Danrem 162/WB dan disaksikan oleh para Dandim dan Kasi Korem 162/WB, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB. (Penrem 162/WB)

Mantapkan Rasa Cinta Tanah Air dan Wasbang, Korem 161/Wira Sakti Gelar Pembinaan KBT



Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

Guna memantapkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan bagi Keluarga Besar TNI, Korem 161/Wira Sakti, Sabtu (21/04) gelar Pembinaan Keluarga Besar TNI di Aula Korem 161/Wira Sakti.

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kol Czi Inf Aji Jaya mengatakan pentingnya kegiatan ini guna pembekalan bagi Keluarga Besar TNI untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara.

"Pembinaan Keluarga Besar TNI ini mempunyai arti yang sangat penting, selain sebagai wahana mempererat jalinan silaturahmi diantara kita, juga mewujudkan  nasionalisme dan patriotisme Keluarga Besar TNI ", jelas Danrem 161/Wira Sakti.


Terdapat tiga materi yang disampaikan oleh tiga narasumber dalam kegiatan ini, yaitu materi Tugas dan peran TNI AD serta pokok pokok kebijakan Kasad Tahun 2018 dalam bidang Teritorial yang disampaikan oleh Kasi Ter Korem 161/Wira Sakti  Kol. Inf Jemz Ratu Edo.

Setelah itu, Materi Pengetahuan Bahaya Narkoba dan Pergaulan sex bebas yang disampaikan oleh Ka BNN Kota Kupang Drs Tonny Teelshow.

"Ancaman penyalahgunaan narkoba pada fase genting, perlu aksi segera untuk mengatasinya guna menciptakan daya tangkal masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, FKPPI dan PPM menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba", jelas Ka BNN Kota Kupang.

Adapun materi ketiga adalah Mempertahankan Ideologi Pancasila melalui bela negara untuk menjaga NKRI oleh Pasi Komsos Ster Korem 161/Wira Sakti.

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah : Mari kita wujudkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara bagi KBT melalui bebas narkoba dan terhindarnya dari pergaulan seks bebas guna menjaga keutuhan NKRI.

Hadir dalam kegiatan ini Kasrem, Kasi Ter, Kabinpotdirga Lanud El Tari Kupang, Kabidpotmar Lantamal VII Kupang, Ka BNN Kota Kupang, Ketua GM FKPPI Provinsi NTT, Ketua KB FKPPI Provinsi NTT, Ketua MD PPM Provinsi NTT, Para Danka Balak Aju, serta Anggota FKPPI dan PPM. (penrem161ws)

TNI-Polri Gelar Penyuluhan Kamtibnas di Lokasi TMMD Kodim 1627/Rote Ndao




Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

TNI dan POLRI menggelar Kegiatan Penyuluhan terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (KAMTIBMAS) di lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-101 Kodim 1627/Rote Ndao Ta. 2018.

“Momen TMMD Ke-101 ini kami manfaatkan untuk bisa memberikan penyuluhan Kamtibmas kepada Warga/Masyarakat Desa Oelunggu bersama rekan-rekan TNI,” kata Kapolsek Lobalain Iptu Daniel Koanak.

Materi yang disampaikan jajaran Kepolisian dalam kegiatan penyuluhan itu di antaranya tentang bahaya Narkoba, Peredaran Uang Palsu pada Pilkada, Minuman Keras (Miras), Kecelakaan Lalulintas (Lakalalin) dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dihadapan sekitar 150 warga/masyarakat yang berkumpul di Balai Desa Oelunggu, Iptu Daniel Koanak mengingatkan kembali kepada warga/masyarakat agar bisa menjaga diri dan keluarga dari bahaya Narkoba, mengkonsumsi minuman keras (Miras), Rawan Lakalalin, Peredaran Uang Palsu pada Pilkada serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Apalagi sekarang ini lagi marak-maraknya penyalahgunaan Narkoba yang sudah merambah ke seluruh lapisan masyarakat baik di kota maupun di desa, masyarakat harus mewaspadai masuknya peredaran obat terlarang itu di lingkungan tempat tinggalnya,” Ucap Iptu Daniel Koanak yang turut didampingi oleh 2 orang anggota yakni Ipda Agus Salim (KBO BINMAS) Polres Rote Ndao selaku Pemateri dan Brigpol Kharno (Bhabinkamtibmas).

Pasiter Kodim 1627/Rote Ndao Kapten Inf Y. Brata Alam, menambahkan Penyuluhan Kamtibmas yang disampaikan oleh rekan-rekan dari Kepolisian sangat membantu masyarakat untuk lebih menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya.

“Ini merupakan upaya bersama dalam mengedukasi warga akan pentingnya hidup bermasyarakat yang tertib dan taat hukum,” tuturnya.

“Disamping itu juga di sela-sela kegiatan Penyuluhan Kamtibmas, Sertu Semy Bulak anggota Satgas TMMD yg brgerak dibidang Teritorial Kodim 1627/Rote Ndao menyampaikan Info kepada masyarakat Desa Oelunggu tentang penerimaan Sekolah Calon Bintara Atlit (SECABA ATLIT) yang akan di buka pada Bulan Mei 2018 ini.

“Penerimaan Sekolah Calon Bintara Atlit (Secaba Atlit) ini merupakan Peluang besar bagi Putra/Putri kita di Kabupaten Rote Ndao ini, dgn syarat ketentuan memiliki Kecerdasan, Kesehatan (Jasmani dan Rohani) serta Fisik yang Optimal.

Beragam penyuluhan akan dilaksanakan oleh Kodim 1627/Rote Ndao selama pelaksanaan TMMD Ke-101 di Desa Helebeik, Desa Oelunggu dan Desa Baadale Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao sebagai sasaran Non Fisik dalam kegiatan.

Hadir dlam kegiata Penyuluhan tersebut Pasiter Kodim 1627/Rote Ndao Kapten Inf Y. Brata Alam, Kapolsek Lobalain Iptu Daniel Koanak, Kepala Desa Oelunggu Jhon Tulle, SH, KBO BINMAS Polres Rote Ndao Ipda Agus Salim, Bhabinkamtibmas Brigpol Kharno, Babinsa Serka Ruben Mauchang, anggota Satgas TMMD yang bergerak di Bidang Teritorial Kodim 1627/Rote Ndao Sertu Semi Bullak dan Warga/Masyarakat Desa Oelunggu yang berjumlah -+ 150 orang. (Kodim 1627/Rote Ndao)

Beri Semangat TMMD, Ibu-ibu Persit Ajak Satgas Makan Bersama


Pendam IX/Udayana
Senin, 23 April 2018

Kegiatan TMMD ke-101 Tahun 2018 Kodim 1611/Badung di Desa Pangsan Kecamatan Petang Kabupaten Badung, pada hari ke delapan belas ditandai dengan kunjungan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang 34 Dim 1611 ke Lokasi TMMD.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ny. Shinta Handoko Ketua Cabang Persit KCK Kodim 1611/Badung dengan membawa seluruh Pengurus dan anggota yang bapaknya terlibat TMMD. Pada kunjungan ini, Ketua Persit melaksanakan makan bersama prajurit di pelataran Pura Subak Bergiding.

Kegiatan ini merupakan kegiatan guyub/santap siang bersama Persit KCK cabang XXXIV Kodim 1611/Badung dimana kegiatan ini sangat di perlukan.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus moril kepada para anggota Satgas TMMD khususnya personel Kodim 1611/Badung yang mana sudah hampir 3 Minggu tidak bertemu dengan keluarganya,” tegas Dansatgas.

Dikatakan Ketua Cabang Persit Kodim 1611/Badung, Ny. Shinta Handoko saat ditemui dilokasi TMMD, kunjungan Persit ini bertujuan untuk melihat langsung kegiatan yang dilakukan TNI dan masyarakat.

“Selain itu, kunjungan juga dimaksudkan pula untuk memberikan semangat dan motivasi kepada personel Satgas dan masyarakat” tegasnya.

Salah satu anggota Satgas TMMD Peltu I Komang Arca mengatakan, “Sudah 18 hari saya meninggalkan isteri dan keluarga, dengan kedatangan ibu-ibu Persit menambah semangat saya untuk bekerja,” ungkapnya. (Kodim 1611/Badung)