Senin, 22 Oktober 2018

Dandim Manggarai : Ini Merupakan Kegiatan Dari Kita Untuk Kita, Ada Keakraban Didalamnya


Pendam IX/Udayana
Senin, 22 Oktober 2018

Turnamen Badminton Dandim Cup memperingati HUT TNI Ke-73 telah berakhir. Dandim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy M.Simangunsong, S.Sos. menutup turnamen tersebut, pada Sabtu, (21/10) di gedung Badminton Rajawali Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Dalam kegiatan penutupan turnamen Badminton Dandim Cup tersebut dihadiri oleh Plh. Kasdim 1612/Mgr Kapten Czi Sunoko beserta Perwira Staf Kodim 1612/Manggarai lainnya, para pengurus PBSI Kabupaten Manggarai, Ketua Pelaksana kegiatan Yohanes Emiliano A. Ndahur, S.Stp, para manager dan pemain PB wilayah Manggarai Raya Fredy Utami.

Dalam sambutannya Dandim 1612/Mgr sekaligus menutup secara resmi turnamen Badminton mengucapkan selamat kepada seluruh peserta turnamen Badminton Dandim Cup, Dandim menambahkan kemenangan ini adalah hasil kerja keras, namun bagi peserta yang belum diberi kesempatan juara tetap gembira, sportifitas dan kebersamaan harus di junjung tinggi dan terima kasih atas partisipasinya.

"Saya atas nama keluarga besar TNI dan Kodim 1612/Mgr kususnya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras dan lancar menyelenggarakan kegiatan ini, juga kepada sponsor, dan semua pihak yang mendukung, baik langsung maupun tidak terlaksananya kegiatan ini," ungkapnya.

Apa yang sudah dikerjakan untuk Bangsa dan Negara akan bernilai ibadah dimata Tuhan, penutupan kegiatan ini bukan berarti sudah selesai, namun kegiatan ini merupakan kegiatan dari kita dan untuk kita, guna bertemu dalam suasana yang lain, ada keakraban didalamnya dan apapun bentuknya kalau ada konflik bisa di selesaikan dengan jalan yang benar itulah fungsi berkomunikasi sehingga masyarakat sebagai kesatuan untuk dapat saling mensuport, jelas Dandim.

Adapun juara ataupun pemenang dalam turnamen Badminton Dandim Cup ini antara lain juara 1 ganda putra pasangan Tino dan Wal, juara 2 pasangan Yodi dan Todi serta juara 3 pasangan Geradus dan Erlan.

Sementara itu pada bagian ganda putri juara pertama pasangan Meme Suang dan Dety peringkat kedua pasangan Melia dan Desy serta peringalkat tiga pasangan Tuty dan Imel.

Turnamen Badminton Dandim Cup memperingati HUT TNI Ke 73 ini dilaksanakan selama 9 hari sejak tanggal 13 dan berakhir tanggal 21 Oktober 2018. (Kodim 1612/Manggarai)

Kemenangan Bukan Segala-galanya, Harapannya Adalah Adanya Silaturahmi


Pendam IX/Udayana
Senin, 22 Oktober 2018

Komandan Kodim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy M. Simangunsong, S.Sos menutup gelaran pacuan kuda tradisional Dandim Cup 2018 dalam memeriahkan rangkaian peringatan HUT TNI wilayah Kodim 1612/Manggarai, Minggu (21/10).

Pacuan kuda tradisional Dandim Cup 2018 ini digelar di lapangan pacuan kuda Nanga Banda, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Hadir dalam kegiatan upacara penutupan Pacuan Kuda ini Bupati Manggarai DR. Deno Kamelus, S.H.M.H, Wakil Bupati Manggarai Drs. Viktor Madur, Wakil Bupati Manggarai Barat Drh. Maria Geong, P.Hd, Sekda Manggarai sekaligus Katua Pordasi Manggarai Manseltus Mitak, S.H.

Selain itu hadir juga Kapolres Manggarai AKBP Clifri Steiny Lapian, Sik, Anggota  DPRD Provinsi Timotius Terang, OPD Kabupaten Manggarai, Plh. Kasdim 1612/Manggarai Kapten Czi Sunoko, Danramil 1612-03/Reok, Kapolsek Reok Ipda Bhekti Indra kurniawan, S.T.K, para perwira staf Kodim 1612/Manggarai, pengurus Pordasi Kabupaten Manggarai, anggota Persit KCK Cab. XVII/Kodim 1612/Mgr, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama serta disaksikan ribuan masyarakat pencinta Kuda.

Dalam sambutannya Dandim 1612/Mgr sekaligus menutup acara Lomba Pacuan Kuda menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah, Dinas Peternakan, sponsor yang telah mendukung kegiatan ini, kususnya seluruh panitia yang bisa bekerja sama dan lancar terima kasih kepada seluruh peserta joki dan peran sertanya, sehingga acara ini berlangsung dengan meriah.

Dandim mengungkapkan kemenangan bukan segala-galanya, harapan dalam kegiatan ini adanya silaturahmi serta komunikasi berbagai elemen untuk berinteraksi, dari komunikasi ini ada kepercayaan dan respek modal masyarakat untuk bergerak maju melalui kegiatan ini ada kohesi saling mengenal agar semua permasalahan mudah diselesaikan agar Pemerintah bisa membangun daerah ini lebih maju, ucap Dandim.

Perlombaan Pacuan Kuda ini berlangung selama 3 hari, dimulai hari Jumat tanggal 19 sampai hari ini tanggal 21 Oktober 2018.

Adapun pemenang dalam tiap kelas yang diperlombakan, untuk kelas A juara  1 Kuda Sinar Watang sedangkan juara 2 Kuda Mbappe. Kelas B keluar sebagai pemenang kuda Bintang Kota, juara kedua kuda Renya, dan juara 3 kuda Golden Star. Di kelas C dari 9 ekor kuda yang bertanding juara pertama kuda Lady Gaga, juara 2  kuda Golden Boy dan juara 3 kuda Trimayana. Sedangkan pada kelas D juara 1 kuda By Pass, juara 2 kuda Jaguar dan juara 3 kuda Cimeng.

Peraih gelar juara umum pada lomba pacuan kuda ini adalah kuda Mbappe dengan pemilik kuda Bupati Manggarai, pemenang juara umum mendapatkan piagam, uang tunai serta piala bergilir Dandim Cup sedangkan utuk peringkat kedua dan ketiga umum kuda Renya dan kuda Golden Boy.

Rangkaian kegiatan penutupan pacuan kuda HUT TNI ke 73 berakhir hingga pukul 18.30 Wita dan seluruh kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. (Kodim 1612/Manggarai)

Minggu, 21 Oktober 2018

Nonton Bareng Film Perjuangan di Lokasi TMMD 103 Kodim 1621/TTS


Pendam IX/Udayana
Minggu, 21 Oktober 2018

Sebanyak kurang lebih 250 orang menghadiri kegiatan nonton baren film perjuangan dan film hiburan bagi masyarakat, Kamis (18/10) di Lapangan Sepak Bola Desa Fatukoko, Kec. Mollo Barat, Kab. TTS. 

Kegiatan pemutaran film ini mendapatkan perhatian yang luas dari masyarakat setempat  dan  warga desa sekitarnya di Kec Mollo Barat. 

Agus Oematan, Warga Rt 02 Fatukoko yang turut  hadir nonton bareng sangat terhibur dengan pemutaran film perjuangan

"Saya sangat senang dengan kegiatan ini. Pada siang hari kami bekerja bersama dengan TNI, dan malam harinya kami nonton bareng pemutaran film, ini sungguh menjadi hiburan yang sangat  luar biasa bagi kami, karena selama ini kami tidak pernah bisa nonton film," kata Oematan .

Kepala Desa Fatukoko  Yonatan Sefnat Seko  merasa sangat senang atas kebersamaan warganya dengan Satgas TMMD ke 103. 

"Banyak hal positif yang kita lihat dalam pelaksanaan TMMD kali  ini, diantaranya adalah warga sangat antusias dan bangga dengan kehadiran TNI di tengah-tengah mereka dan warga kami juga senang bisa membangun desanya bersama-sama TNI," ungkap Kades.

Sementara itu Dandim 1621/TTS Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo selaku Dansatgas TMMD  ke 103  mengatakan senang dengan manunggalnya antara TNI dengan rakyat baik dalam  pelaksanaan kegiatan sasaran fisik maupun nonfisik sehingga apa yang menjadi harapan dari komando atas dapat berjalan dengan baik 

"Ini yang menjadi harapan saya, tentunya juga harapan kita semua,  Rakyat bersama TNI Bersatu padu secara Manunggal untuk memajukan Desa kita ini," pungkas Dandim 1621/TTS. (penrem161ws)

Turun Langsung ke Lapangan Tanpa Kenal Lelah, Dandim 1621/TTS Tiap Hari Tinjau TMMD


Pendam IX/Udayana
Minggu, 21 Oktober 2018

Dalam pelaksanaan program TMMD ke 103 Kodim 1621/TTS yang digelar tanggal 15 Oktober 2018 sampai dengan 13 November 2018 dengan sasaran fisik dan non fisik berupa pengerjaan perpipaan, lantainisasi rumah penduduk, pembuatan WC sehat, serta pembuatan jalan baru sepanjang 1.200 meter yang telah memasuki hari keenam.

Disela-sela pelaksanaan TMMD Dandim 1621/Timor Tengah Selatan Letkol Cpn Rhino Charles Tuwo Msc,MpM yang terus melakukan peninjauan lokasi setiap hari tanpa kenal lelah.

Ada hal menarik yang dilakukan oleh Dandim 1621/TTS dimana Dandim berkesempatan mengajak masyarakat untuk makan bersama di dapur umum yang disediakan oleh Kodim selama pelaksanaan kegiatan TMMD.

Dandim mengatakan bahwa kegiatan makan bersama dilakukan guna menjalin suatu hubungan yang erat antara masyarakat dan TNI selaku anak kandung yang tidak bisa dipisahkan.

"Makan siang bersama ini selain untuk menjalin kekompakan kebersamaan antara TNI dan rakyat juga sebagai sarana komunikasi sosial antara Satgas TMMD dengan masyarakat," jelas Dandim. 

Masih menurut Dandim 1621/TTS, tidak ada jurang pemisah antara TNI dengan rakyat karena ibu kandung TNI adalah rakyat, dan TNI yang ada di tengah-tengah masyarakat ini adalah untuk membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya.

"Semoga melalui TMMD ini dapat meringankan kesulitan masyarakat yang berada di Desa Fatukoko," tandas Dandim. (Kodim 1621/TTS)

Kembangkan Potensi Pariwisata, Sersan Nyoman Jujur Bantu Warga Tata Obyek Wisata Air Terjun Krisik


Pendam IX/Udayana
Minggu, 21 Oktober 2018

Babinsa Koramil 1626-03/Tembuku bersama Babhinkamtibmas Tembuku membantu warga setempat melakukan penataan obyek Wisata Air Terjun Krisik, Jumat (19/10)

Menurut Babinsa Tembuku Sersan Nyoman Jujur seijin Danramil 1626-03/Tembuku Kapten Inf Wayan Suradnya menyampaikan Usaha pengembangan tempat wisata yang berbasis alam pedesaan perlu digalakkan untuk menunjang sektor pariwisata yang ada di kota sebagai sarana rekreasi dan hiburan untuk menenangkan diri dari rutinitas yang padat.

Untuk itulah Babinsa mendorong tokoh masyakarat, tokoh adat, pemerintah desa untuk mengembangkan potensi wisata Air Terjun Krisik yang berlokasi di Banjar Tembuku Kangin, Kecamatan Tembuku Bangli.

"Kondisi saat ini masih perlu penataan terutama akses jalan serta sarana pendukung yang diperlukan oleh pengunjung", ungkap Sersan Nyoman Jujur.

Salah satu tokoh masyarakat I Nyoman Pintu menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya menggali potensi ini dan mengelolanya agar menjadi salah satu destinasi wisata di wilayah Tembuku.

"Kami akan bekerja keras dengan masyarakat disini agar air terjun ini bisa menjadi andalan kami sehingga dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar", ungkapnya.

Pihaknya juga nantinya akan minta bantuan dan bekerja sama dengan Kodim 1626/Bangli untuk melaksanakan kegiatan karya bhakti menata tempat ini. (Kodim 1626/Bangli)

Antisipasi Terjadinya Kebakaran Hutan, Kodim 1612/Manggarai Laksanakan Deteksi Dini


Pendam IX/Udayana
Minggu, 21 Oktober 2018

Upaya antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah teritorial Kabupaten Manggarai, Kodim 1612/Mgr  melakukan deteksi dini guna menjadi langkah meminimalisir bencana kebakaran.

Pendeteksian yang dilakukan oleh Dandim 1612/Mgr Letkol Inf Rudy M. Simangunsong, S. Sos dan staf jajaran menggunakan Aplikasi Lapan Fire Hotspot pemantau titik panas kebakaran terdapat beberapa titik api di wilayah Kabupaten Manggarai, Jum’at 19/10.

“Di lokasi ada beberapa titik api kesemuanya ada di Dusun Wora, Desa Ruis, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.” ungkap Dandim.

Selanjutnya, sambung Dandim, untuk Danramil Reok, supaya wilayahnya dicek dan tindaklanjuti kemudian laporkan.

“Jika ada kebakaran segera padamkan, kerahkan babinsa untuk turun ke lokasi, jangan sampai menjalar lebih luas karena ini musim kemarau,” perintah Dandim kepada para Danramil apabila terdapat titik api diwilayah masing-masing.

Menindaklanjuti perintah Dandim, para Babinsa segera terjun ke lokasi dan melakukan pengecekan langsung di titik tersebut dan menemukan adanya kebakaran lahan.

Danramil 03/Reok Kapten Inf Totok Hariyanto melaporkan bahwa telah terjadi kebakaran lahan milik warga Dsn. Wora seluas 4 hektar di daerah Ruis, Reok.

“Pemilik sengaja membakar lahan untuk menanam jagung, Babinsa Serda Paulus Frids, Koptu Yustinus Tetelepta dan anggota lain bersama pemilik lahan dan masyarakat setempat berupaya memadamkan api, saat ini api yang masih menyalah sudah di padamkan oleh Babinsa dan warga hanya tersisa bekas kebakaran,” jelas Danramil Reok.

Kebakaran lahan dan hutan kemungkinan dapat saja terjadi sewaktu-waktu yang diakibatkan adanya unsur kesengajaan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak disengaja. Kerawanan ini ditambah dengan banyaknya lahan gambut yang mengering disaat musim panas.

Bertindak sebelum terjadi bencana lebih baik dan lebih effisien dari pada bertindak setelah terjadi bencana, harapan Dandim 1612/Manggarai, juga dapat dijadikan sarana mensosialisasikan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.

Danramil 03/Reok pada kesempatan yang sama menyampaikan kepada kepala desa dan tokoh masyarakat agar warganya dalam membuka lahan jangan  dengan cara membakar karena di musim kemarau ini bisa berdampak luas. Apabila membakar lahan untuk buka kebun harus memberitahu Babinsa Desa setempat guna mengantispasi kebakaran yang lebih luas, pinta Danramil. (Kodim 1612/Mgr)

Penyuluhan Hukum di TMMD ke 103 Kodim 1621/TTS


Pendam IX/Udayana
Minggu, 21 Oktober 2018

Dalam sasaran non fisik TMMD ke 103 Kodim 1621/TTS, Polres TTS memberikan materi  Penyuluhan Hukum di Lokasi TMMD SD Inpres Nun Nai Desa Fatukoko, Kec Mollo Barat, Kab TTS, Jumat (19/10). 

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan non fisik TMMD  berupa   penyuluhan hukum dari Polres TTS  mengenai UU No. 2 Tahun 2002 pasal 13 tentang  tugas pokok  Polri Sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat. 

Adapun  Pemberi materi disampaikan oleh  Kasat Bimas Polres TTS Ajun Komisaris Polisi Jek Nomnafa.

Masyarakat setempat tampak sangat antusias untuk menerima pengarahan. Hal ini terlihat dari  dipenuhinya gedung sekolah oleh segenap lapisan masyarakat yang berjumlah 102 orang.

Thomas Kase warga RT 01 Fatukoko usai menerima pengarahan menjelaskan bahwa dirinya senang dengan sikap Polisi yang ramah dan menyampaikan lucu- lucu.

"Katong son ngantok kalo yang baomong ada baguyon- baguyon ,walau abis kerja  cape jadi  ilang, (kita  tidak ngantuk kalau yang bicara ada humor- humor  walaupun habis kerja rasa  cape jadi hilang)," pungkas Thomas sambil mengunyah sirih pinang. (penrem161ws)