Senin, 16 Juli 2018

Tugas TMMD Jalan, Komsos pun Juga Tak Dilupakan


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

Selain menyelesaikan beberapa sasaran fisik yang merupakan program TMMD ke 102 tahun 2018 di wilayah Kodim 1615/Lotim, personel satuan tugas TNI Manunggal membangun Desa (Satgas TMMD) juga melakukan kongkow-kongkow bersama masyarakat Desa Sukadamai maupun Desa Sukaraja yang merupakan lokasi kegiatan TMMD.

"Kongkow-kongkow tersebut dilakukan sebagai upaya komunikasi sosial untuk bertukar informasi baik dari kami maupun dari masyarakat", ungkap Pasiter Kodim 1615/Lotim disela-sela kesibukannya memantau perkembangan TMMD tadi pagi, Minggu (15/7). 

Dijelaskannya, setiap informasi yang diperoleh nanti akan dilaporkan ke pimpinan apabila itu bernilai strategis untuk ditindak lanjuti.

Salah satu contoh sambungnya, saat ini dibuatkan Poskamling untuk menjaga keamanan dan ketertiban kampung dengan mengiatkan kembali ronda malam atau patroli malam bersama Babinsa dan Babinkamtinmas setempat.

Terpisah, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Dansatgas TMMD ke 102 wilayah Lombok Timur meminta kepada seluruh personel yang terlibat TMMD agar bersosialisasi dengan masyarakat dengan bersilaturrahmi kerumah-rumah warga.

Karena dengan itu lanjutnya, maka secara tidak langsung sudah melaksanakan komunikasi sosial sehingga akan terbangun kebersamaan dan keakraban dengan warga sekitar yang berujung pada terwujud kemanunggalan TNI dan Rakyat", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Tidak Mau Ketinggalaan Berpartisipasi TMMD, Inilah Yang Dilakukan Ibu-ibu Rumah Tangga


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

Partisipasi masyarakat Kecamatan Jerowaru khususnya Warga Dusun Embung Dalem Desa Sukadamai dalam mendukung kegiatan TMMD ke 102 wilayah Kodim 1615/Lotim tidak perlu diragukan lagi.

Pastisipasi tersebut tidak hanya ditunjukan oleh kaum Adam namun juga ditunjukkan oleh kaum Hawa yang dominan ibu rumah tangga seperti yang dilakukan oleh Ibu-ibu di lokasi sasaran 2 yakni merehab Musholla Nurul Islam. 

"Ibu-ibu kompak berbelanja sayur-sayuran untuk menyiapkan makan siang bapak-bapak TNI dan Polisi yang bekerja merehab Musholla Nurul Islam", ungkap Inaq Gopen dan Inaq Sur saat sedang memasak.

Dilanjutkannya, kami sengaja memasak untuk makan siang walau hanya sekedarnya saja karena kami bersyukur atas kehadiran mereka yang banyak membantu dalam perehaban Mushola.

Senada dengan Inaq Gopen dan Inaq Sur, Inaq Mendi mengatakan kami ibu-ibu ikhlas memberikan makan siang kepada personel TMMD yang ada disasaran tempat kami tinggal dan kami juga senang terhadap mereka karena tidak pilih-pilih makanan, apa yang dihidangkan mereka makan.

"Berdasarkan ksepakatan kami, rencananya setiap hari kami akan bergilir memasak untuk santap siang", ujar Inaq Mendi. Ini sebagai wujud rasa syukur kami atas perehaban Musholla tempat ibadah dan mengaji anak-anak kami tambahnya.    

Sementara pengurus Musholla Nurul Islam sekaligus tokoh masyarakat H. Muhammad Husni menyampaikan rasa syukur atas program perehaban Musholla bersama masyarakat mengingat Musholla ini ramai digunakan untuk sholat berjamaah dan mengaji.

"Terimakasih kepada Bapak Dandim atas program yang sangat bagus ini, semoga kebersamaan ini akan terus kita pelihara dan bermanfaat untuk masyarakat", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Keluarga Setuju, Danrem Langsung Rehab Rumah Peraih Medali Emas Finlandia


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

Rumah peraih medali emas lomba lari 100 meter Finlandia Lalu Muhammad Zohri di Dusun Karang Pengsor Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai dibongkar sejumlah personel TNI yang dibantu masyarakat setempat, Sabtu (14/7).

Menurut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., saat diwawancarai sejumlah media dilokasi menyampaikan pembongkaran tersebut dilakukan berdasarkan hasil koordinasi pihaknya bersama keluarga Lalu Muhammad Zohri dan Alhamdulillah keluarganya semalam (Jumat kemarin malam) mengijinkan dan merestui perehaban ini.

Namun sambungnya, perehaban ini tidak mengubah konsep aslinya dengan tetap menggunakan kayu dan atapnya menggunakan genteng sesuai permintaan dari pihak keluarga sehingga tidak merubah kesan aslinya. "Cuma konsep bangunananya yang akan kami lebarkan 1 meter ke belakang supaya lebih luas dengan atap naik menjadi menjadi 3 meter agar lebih nyaman", ungkap Rizal.

Dilanjutkannya, di dalam ruangan akan kami pasang keramik, dibuatkan ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur yang sebeumnya belum ada kamar mandi dan dapur dengan harapan sekembalinya nanti lebih bisa meningkatkan prestasinya di tingkat internasional.

Terkait seluruh biaya kata Danrem, Alhamdulillah sudah banyak donasi dari seluruh Indonesia dan juga banyak yang sudah menghubungi kami untuk membantu, salah satunya ITDC untuk di wilayah NTB. "Jumlah anggaran perehaban rumah masih dihitung oleh Danden Zibang 2/IX Mataram dan direncanakan satu bulan kedepan sudah selesai karena dibantu masyarakat dan steakholder yang lain", kata pria kelahiran Jakarta tersebut.

Selain perehaban rumah, juga akan dilakukan perabatan jalan. "Kami  juga akan mengerjakan fasilitas umum berupa perabatan jalan sekaligus pemasangan lampu penerangan jalan agar nyaman digunakan oleh masyarakat dan anak-anak juga bisa bermain dengan aman", pungkasnya.

Selain personel TNI yang melaksanakan pembongkaran dan perehaban, terlihat juga dilokasi anggota PLN untuk membantu memasang lampu jalan dan dari BPN untuk mengukur luas tanah milik keluarga Lalu Muhammad Zohri dalam rangka pembuatan sertifikat. (Penrem 162/WB)

Kades Sukaraja Beserta Staf Turun Bantu TNI Dirikan Poskamling


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

Kepala Desa Sukaraja Juinuri bersama staf desa dan masyarakat ikut turun membantu personel Satgas TMMD ke 102 wilayah Kodim 1615/Lotim mendirikan pos keamanan lingkungan (Poskamling) di Dusun Embung Desa Sukaraja, Sabtu (14/7).

Komandan Sasaran (Dansas) Pelda Lalu Muhammad Badri pada kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Kades Sukaraja bersama stafnya yang ikut turun membantu menyelesaikan pembangunan Poskamling di desanya. 

"Semoga ini menjadi contoh yang baik bagi kita untuk senantiasa peduli terhadap kondisi lingkungan sehingga dengan mudah untuk meringankan langkahnya bergotong royong untuk menyelesaikan sasaran TMMD terutama sasaran fisik", harapnya.

Sementara Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Komandan satuan tugas (Dansatgas) TMMD ke 102 tahun 2018 wilayah Lotim meminta kepada seluruh personel Satgas agar mempercepat proses pengerjaan sasaran fisik dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan. 

Menurutnya, sekitar pertengahan minggu depan atau sebelum selesai pelaksanaan TMMD nantinya akan ada tim pengawas dan evaluasi (Wasev) baik dari Korem, Kodam maupun pusat yakni Mabes TNI AD. 

Oleh karena itu, sambungnya berikan yang terbaik kepada masyarakat dengan tengang waktu yang sangat singkat ini sehingga bangunan dan yang lainnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama', harapnya. (Kodim 1615/Lotim)

Suguhkan Makan Siang Bersama, Wujud Kemanunggalan TNI Rakyat


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

Usai mengerjakan sasaran pembukaan jalan baru yang lumayan berat dan menguras tenaga bersama-sama masyarakat, para personel Satgas TMMD ke 102 tahun 2018 yang berada dilokasi sudah dtunggu oleh ibu-ibu warga setempat untuk istrirahat makan siang bersama di tengah sawah. 

Kaitan dengan itu, Pasiter Kodim 1615/Lotim Kapten Inf Safii menyampaikan ungkapan terimakasih atas partisipasi masyarakat setempat yang tidak hanya turun bergotong royong bahkan memberikan makan siang maupun kopi untuk para personel Satgas TMMD yang sedang bekerja.       

Hal ini sambungnya, sangat positif yang akan menambah rasa kekeluargaan dan kebersamaan kami selaku pelaksana dilapangan. 

Sementara Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Komandan satuan tugas (Dansatgas) TMMD ke 102 tahun 2018 wilayah Kodim 1615/Lotim memberikan apresiasi terhadap jiwa sosial masyarakat Sukadamai. "Luar biasa ya, selain mereka turun membantu Satgas dalam pembukaan jalan juga para ibu-ibu rela dan ikhlas menyiapkan makanan untuk santap siang", kata Agus.

Menurutnya, itu sebagai wujud kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang sudah terbangun dan harus dipertahankan sehingga TNI dan Rakyat tidak bisa dipisahkan.  

"Semoga selama kegiatan TMMD kedepan personel Satgas tetap semangat dan hindari segala bentuk kesalahan dan pelanggaran, tetap menyatu bersama masyarakat dengan menjalin hubungan silaturrahmi", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Bangun Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, Komandan SSK TMMD Berikan Wasbang


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 di wilayah Kodim 1615/Lotim tidak hanya program fisik semata, namun juga program non fisik berupa penyuluhan yang melibatkan berbagai institusi baik TNI, Pemda maupun Kepolisian. salah satu yang dilaksanakan pasca ibadah Sholat Jumat di Masjid Nurul Huda Dusun Embung Desa Sukadamai, Dan SSK TMMD ke 102 Kapten Inf Bimo Sakti memberikan wawasan kebangsaan kepada ratusan jamaah.

Bimo Sakti pada kesempatan tersebut menyampaikan setiap warga memiliki hak dan kewajiban dalam bela negara. Hal ini sambungnya, sesuai dengan UUD 1945 Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) yang menegaskan hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pertahanan negara.

Ketentuan tersebut sambungnya, dijabarkan dalam UU Nomor 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara. "Untuk itu kita sebagai warga negara yang baik harus mengetahui tentang bangsa sendiri yang terdiri dari puluhan ribu pulau, berbagai macam agama, suku, ras dan golongan yang hidup bersama dalam bingkai NKRI", jelasnya.

Dilanjutkannya, bangsa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa yang banyak diinginkan bangsa luar untuk menguasainya sehingga menjadi ancaman dan tantangan bagi kita untuk mempertahankannya.

Adapun tujuan dari pemberian wawasan kebangsan ini ungkapnya yakni membangun kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara sehingga akan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme untuk membela tanah air, bangsa dan negara dari setiap rongrong-rongan yang dapat mengganggu keselamatan bangsa dan negara.

“Khususnya para pemuda jangan memiliki karakternya yang bersifat individualis, hedonis dan apatis terhadap lingkungan, namun jadilah generasi yang mempunyai karakter milenial yang baik, toleran, berjiwa sosial, peduli terhadap lingkungan serta selalu menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran,” tutupnya. (Kodim 1615/Lotim)

TMMD Kerahkan Alat Berat Sukseskan Buka Jalan Baru Untuk Tani


Pendam IX/Udayana
Senin, 16 Juli 2018

"Pembukaan jalan baru usaha tani sepanjang 1400 meter dengan lebar 5 meter yang menghubungkan Desa Sukaraja dengan Desa Batu Putik lumayan menguras tenaga. Namun tidak bagi personel Satgas TMMD ke 102 tahun 2018 wilayah Lombok Timur", ungkap Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Dansatgas TMMD disela-sela kesibukannya.

Dilanjutkannya, semangat personelnya bersama masyarakat hingga hari keempat ini masih terlihat dengan berbagai upaya yang dilakukannya termasuk mengerahkan beberapa alat berat untuk memudahkan pengerjaan buka jalan baru yang sebelumnya merupakan jalan setapak.

Alat berat yang dimaksud Dandim yakni Bulldozer dan Backhoe dan beberapa unit mobil truk pengangkut tanah untuk meratakan jalan.

"Saya selaku Dansatgas TMMD tetap optimis semua sasaran terutama sasaran fisik selesai sebelum penutupan TMMD, apalagi kondisi cuaca yang sangat mendukung walaupun terik matahari lumayan panas dan menyengat", tegasnya.

Dandim berharap kegiatan TMMD kali ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, dan juga mengingatkan kepada anggotanya hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan diri dan keluarga maupun satuan sehingga hubungan silaturrahmi pasca TMMD tetap terjalin dengan baik. (Kodim 1615/Lotim)