Pendam IX/Udayana
Jumat, 17 April 2020
Tabanan - Dengan merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjadi pandemik global, Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus berdatangan dan kembali ke tanah air termasuk warga asal Tabanan, Bali.
Untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Tabanan perlu adanya pemantauan yang melekat dan mengarahkan agar para PMI tersebut melalui langkah-langkah protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah seperti melewati rapid test dan isolasi mandiri selama 14 hari.
Hal tersebut disampaikan Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto pada saat memantau langsung kedatangan para pekerja migran Indonesia asal Tabanan di Terminal Pesiapan Tabanan, Rabu (15/04/2020).
Dandim didampingi oleh Kadishub Tabanan juga menyampaikan bahwa rombongan pertama PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Kabupaten Tabanan yang tiba di Terminal Pesiapan Tabanan pukul 12.45 Wita sebanyak 20 orang dan dilanjutkan pada pukul 13.15 Wita tiba rombongan PMI kedua dengan jumlah 12 orang menggunakan bus milik Pemkab Tabanan.
"Sebelumnya juga sudah ada yang datang secara rombongan di lapangan Umum Kediri sebanyak 18 orang pada Selasa malam (14/04) kemarin," tutur Dandim.
Sedangkan menurut Para Pekerja Migran Indonesia sebelum mereka dipulangkan ke rumah masing-masing untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan diawasi oleh Posko gotong royong covid-19 di Desanya masing-masing, mereka telah menjalani rapid test dan seluruhnya dengan hasil negatif.
Hadir dalam kegiatan pemantauan PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Tabanan tersebut diantaranya Kapolsek Tabanan, Kasdim 1619/Tabanan, Kasat Intelkam Polres Tabanan, Danramil 01-1619/Tabanan, Pasi Inteldim 1619/Tabanan, Dinas Kesehatan Kab. Tabanan, Tim TRC Kab. Tabanan, PNPB Kabupaten Tabanan, dan Prebekel Desa Dauh Peken Tabanan. (Kodim 1619/Tabanan)

Poker online dengan presentase menang yang besar
BalasHapusayo segera bergabung bersama kami di AJOQQ :D
WA : +855969190856