Selasa, 22 Mei 2018

Kodim 1610/Klungkung Menjadi Tujuan Kunker Pertama Danrem 163/Wira Satya



Pendam IX/Udayana
Selasa, 22 Mei 2018

Setelah secara resmi menjabat sebagai Danrem 163/Wira Satya sejak dilantik Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto pada Sabtu 19 Mei 2018 lalu, Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi, S.I.P., M.Si., didampingi isteri Theresia Rinawati Suharyadi melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1610/Klungkung, Senin siang (21/05).

Kodim 1610/Klungkung mendapatkan kehormatan menjadi tujuan pertama kunjungan kerja resmi Danrem pasca memegang tongkat komando dan kendali kepemimpinan Korem 163/Wira Satya.

Setibanya di Makodim 1610/Klungkung Danrem disambut oleh Dandim Letkol Kavaleri Jacob Janes Patty beserta Perwira Staf, Para Danramil, Ibu-ibu Persit dan para anggota.

Pelaksanaan kunjungan Danrem 163/Wira Satya tersebut dimaksudkan untuk mengetahui lebih dekat satuan jajaran Korem 163/Wira Satya sekaligus melaksanakan tatap muka dengan seluruh personel baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dalam pengarahannya kepada Prajurit, PNS dan Ibu-ibu Persit, Danrem menggunakan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan diri dan sangat bersyukur diberikan kepercayaan untuk memimpin Korem 163/Wira Satya.

"Saya berharap, mari kita kerjasama memikul tugas yang dibebankan kepada kita", ungkap Danrem

Lebih lanjut dikatakan bahwa kunjungan tersebut sudah merupakan kunjungan kerja resmi karena belum bisa ditentukan lagi untuk melaksanakan kunjungan seperti ini karena kesibukan yang akan kita kerjakan kedepannya.

Terkait dengan beberapa kejadian aksi teror yang terjadi belakangan di Indonesia seperti kejadian di Jakarta, Surabaya dan Pekanbaru Riau, secara khusus Danrem mengingatkan peristiwa Bom Bali 1  Tahun 2002 dan Bom Bali 2 Tahun 2005.

Tentunya kita masih ingat karena Bali itu sangat terkenal di seluruh dunia atau etalasenya dunia, akibat bom tersebut sangat berdampak dengan Pariwisata Bali, untuk itu di Bali ini jangan sampai terjadi lagi kejadian seperti itu karena akan sangat berdampak dengan pariwisata.

Dengan terjadinya aksi teror Surabaya dan di Pekanbaru Riau artinya kondisi keamanan kita ini masih terancam, kita harus tetap waspada. Terlebih lagi dalam waktu dekat akan ada event besar yang akan diselenggarakan di Bali yaitu World Bank dan IMF  Meeting Oktober 2018 mendatang. Untuk itu kita harus tetap waspada agar semua berjalan aman.

Terkait pada program pembinaan teritorial atau Binter, Danrem mengajak segenap personel untuk tetap berorientasi menempatkan masyarakat sebagai rohnya.

"Kita berdayakan masyarakat untuk bisa memberikan informasi, untuk itu kita harus baik-baik dengan masyarakat, jangan berbuat negatif dengan masyarakat, bantu kesulitan yang dihadapi sehingga sekecil apapun informasi pasti kita akan dapatkan", sebut Perwira Menengah alumni Akademi Militer 1991 tersebut.

Danrem juga mengingatkan sebentar lagi akan dilaksanakan Pilkada Serentak. Untuk itu bagi Prajurit TNI sudah jelas garis komandonya. Sesuai kebijakan Panglima TNI sudah jelas tidak ada prajurit berpolitik praktis, kita netral saja. Siapun yang berhasil kita dukung dan kita berdoa semoga yang menang mampu berbuat serta dapat mensejahterakan masyarakatnya.

Dalam melaksanakan Binter Kodim sebagai satuan kewilayahan agar selalu mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat, kita tetap mengedepankan kepentingan dan kehidupan masyarakat

Selanjutnya, Danrem menjelaskan bahwa TNI memiliki mitra kerja yaitu Polri, Kerjasama dengan institusi Polri harus tetap terjalin baik dan solid. Meski memang beda tugas tetapi tujuannya sama yaitu demi NKRI, maka Danrem berharap kepada seluruh anggota jangan sampai ada gesekan dengan Polri termasuk dengan institusi manapun. Jaga hubungan baik dengan pemerintah daerah serta aparat terkait lainnya di wilayah.

Selesai rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Kodim1610/Klungkung, Danrem melakukan silahturahmi ke Mapolres Klungkung. (Kodim1610/Klungkung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar