Selasa, 31 Juli 2018

Kontingen Porad Kodam IX/Udayana Persembahkan 10 Medali


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Kontingen Porad Kodam IX/Udayana, yang dipimpin oleh Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Windiyatno, berhasil meraih peringkat 6 dalam perhelatan Pekan Olahraga Angkatan Darat (PORAD) yang digelar selama seminggu di Magelang Jawa Tengah, pada hari ini Selasa (31/7) Kontingen Porad Kodam IX/Udayana telah kembali dan diterima dalam suatu acara  serimonial dipimpin oleh Kepala Staf Kodam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P,  di lapangan Apel Makodam IX/Udayana.

Pangdam dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam menyampaikan ucapan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan kontingen Porad Kodam IX/Udayana yang kali ini berhasil meraih prestasi yang membanggakan sebagai peringkat ke 6 dari 17 peserta Porad, keberhasilan ini hendaknya dapat dijadikan sebagai cambuk untuk memacu semangat dan lebih giat berlatih sehingga nantinya dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi dalam Porad mendatang ataupun pada even-even lainnya, berlatihlah secara kontinyu dan dilandasi disiplin serta arahan yang benar maka kemampuan kalian akan semakin meningkat. Demikian ujar Pangdam.

Kontingen Porad Kodam IX/Udayana berhasil menduduki peringkat ke 6  dari 17 Kotama peserta Porad atau juara Harapan III, dengan raihan 3 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu, dengan jumlah total 10 medali yang mampu diraih dalam perhelatan  bergengsi tersebut, sehingga berhak mendapatkan uang pembinaan dari Kasad sebesar Rp. 75.000.000,-

Adapun rincian medali yang diraih antara lain 3 medali emas direbut dari cabang olahraga (Atletik Lempar Lembing, Tenis Lapangan Katagori Ganda Bintara, Tamtama dan PNS, Tenis Lapangan Ganda Pamen 45 Tahun Kebawah), kemudian 3 medali perunggu diraih dari cabang olahraga ( Bola Poli Putra, Karate Komite Perorangan Putra Kelas 60 Kg, Karate Komite Perorangan Putra Kelas 75 Kg)  dan 4 medali perak dipersembahkan dari cabang olahraga ( Atletik Lari 400 m Putra, Karate Komite Perorangan Putra 70 Kg, Renang 100 m Putri dan Tenis Tunggal Putra Pama), raihan prestasi ini sudah tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana dan sekaligus sebagai suatu bukti bahwa Kodam IX/Udayana mampu berprestasi dan patut diperhitungkan oleh Kotama lainnya dijajaran TNI Angkatan Darat.

Turut hadir pada kesempatan tersebut para pejabat Kodam IX/Udayana antara lain, Irdam IX/Udayana, Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, Para Asisten, Para Staf Ahli, LO-AU, para Komandan/Kabalak Kodam IX/Udayana. (Pendam IX/Udayana)

Sasaran TMMD Ke 102 Kodim 1617/Jembrana Sudah Capai 80 Persen


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Seminggu menjelang ditutupnya Program TMMD Ke 102 Kodim 1617/Jembrana, di Desa Delod Brawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana-Bali, pencapaian sasaran  program sudah rata-rata  di atas 80 prosen.

Hal itu didasarkan pada laporan pelaksanaan  progres TMMD Ke 102 Kodim 1617/Jembrana yang disampaikan Dansatgas TMMD Letkol Kav Djefry Marsono Hanok.

Dalam penjelasannya Dandim mengatakan bahwa sasaran fisik berupa pembuatan Jalan Rabat Beton sepanjang 862 meter, lebar 3 meter dan tinggi 12 centi meter serta pengurugan kiri dan kanan jalan rabat hasilnya sudah mencapai 85 prosen.

Kemudian pembangunan fasilitas umum Mandi Cuci Kakus atau MCK dengan  ukuran bangunan 10 meter X 5 meter sudah dilakukan pembuatan pilar, pemasangan kramik, pemasangan plafon dan pengecatan dinding tembok.

"Kalau kita hitung prosentase pencapaian pengerjaannya sudah mencapai 71 prosen", papar Dandim.

Dilanjutkannya, untuk program Bedah Rumah Layak Huni atau BRLH dengan ukuran bangunan 6 meter x 5 meter, milik  I Made Sudi Sinarbawa, sudah dilaksanakan pemasangan plafon dan pemasangan pintu dan jendela dengan hasil pencapaian sekitar 90 prosen.

Untuk tempat menurunkan Kerbau  Pacuan Mekepung dengan panjang 14 meter dan lebar 8 meter, saat ini sedang dilaksanakan 
pengisian tanah urug dan pengemilan, pencapaian pengerjaan sekitar 75 prosen.

Sementara untuk kegiatan non fisik dalam bentuk sosialisasi atau penyuluhan tetap berjalan sesuai rencana di tengah-tengah pengerjaan sasaran fisik yang melibatkan warga masyarakat dan generasi muda seperti pelajar dan mahasiswa. Dalam kegiatan ini Kodim 1617/Jembrana bekerjasama dengan instansi atau dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Polres Jembrana.

Di lapangan Komandan SSK Satgas TMMD Ke 102 Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf Zaenul Eksan menjelaskan bahwa dengan sisa waktu yang ada kita sesegera akan merampungkan sasaran TMMD ini.

TNI dan masyarakat Delod Brawah bahu membahu dengan penuh semangat setiap harinya mengerjakan sasaran TMMD yang bertekad untuk menuntaskannya serta selesai tepat waktu.

"Kita berkeyakinan bahwa H-1 menjelang penutupan yang direncanakan pada tanggal 8 Agustus 2018 seluruh sasaran sudah mencapai 100 prosen", sebut Kapten Eksan.

Selanjutnya hasil-hasil TMMD akan diserahkan Pemkab Jembrana dan nantinya dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat Desa Delod Brawah yang mendapatkan program TMMD di Tahun 2018 ini. (Kodim 1617/Jembrana)

Kebhaktian Kebangunan Rohani Bersama TNI-Polri, Wujud Sinergitas Dalam Keagamaan


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

TNI-Polri yang berkualitas harus bermental tangguh untuk siap melaksanakan tugas, berakhlak mulia (beriman dan bertaqwa) serta memiliki rasa nasionalisme, rela berkorban, pantang menyerah sehingga mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks.

Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri, pada Selasa (31/7), di Aula Makodam IX/Udayana, dilaksanakan Kebhaktian Kebangunan Rohani Bersama TNI-Polri, PNS dan Keluarga se-Garnizun Denpasar dengan mengusung tema “Roh Allah Memberi Kedamaian” dan dihadiri sebanyak 400 personel  dari TNI AD, AL, Polri, PNS dan Keluarga Besar TNI. Sebagai penceramah Bapak Pdt. Petrus Hadi Santoso, S.Th.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P dalam sambutannya yang dibacakan Kabintaldam  IX/Udayana Kolonel Arm I Made Sukarwa menyampaikan bahwa situasi yang terjadi dalam masyarakat dewasa ini telah membawa perubahan dalam kehidupan Prajurit TNI/Polri dan PNS beserta keluarganya.

Perubahan ini sedikit banyak telah mempengaruhi sekaligus menyebabkan degradasi nilai moral, nilai tradisi dan kejuangan yang ditandai dengan masih adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum Prajurit TNI/Polri maupun PNS.

Terkait hal tersebut Pangdam menyambut baik kegiatan kebaktian ini yang bertujuan untuk membentuk mental Prajurit TNI/Polri dan PNS agar lebih baik, sehingga sikap dan perilaku kesehariannya baik dalam kaitan dengan kedinasan maupun kehidupan kemasyarakatan sesuai norma agama  dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pangdam berharap dengan pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani ini nantinya akan dapat memunculkan pemikiran-pemikiran konstruktif yang dilandasi iman yang kuat sesuai teladan ajaran Yesus Kristus. Dengan demikian seluruh Prajurit TNI/Polri dan PNS beserta keluarganya akan  memiliki sikap dan tekad untuk menampilkan karya dan kinerja yang berkualitas, demikian harap Pangdam.

Sebagai penyemangat para peserta juga mendapat kupon door price dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Hadir dalam acara Kebhaktian ini  antara lain Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean, S.Sos, Kainfolahtadam IX/Udayana Kolonel Inf  Tojo J. Simanjuntak, Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Pol Anom Wibowo, Kasudbinrohprot Disbintalad Letkol Caj Harijo Budi Santoso, S.Ta. M.Si., dan Pimpinan Yayasan Bahtera Berkat Bangsa I.r Mulyanto, M.Th serta para undangan lainnya. (Pendam IX/Udayana)

Pangdam : "TNI dan Instansi Terkait Siap Bantu Masyarakat Korban Gempa Hingga Tuntas"


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., saat di wawancara sejumlah Media di Kantor Camat Sembalun menyampaiikan TNI, Polri dan IPDN maupun instansi terkait akan membatu membersihkan puing-puing reruntuhan secepatnya karena pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk membantu masyarakat yang terkena korban bencana gempa. 

"Besarannya nanti BNPB yang akan menentukan", sebut Benny sapaan akrab Pangdam IX/Udayana.

Dilanjutkannya, saat ini anggota sedang mendata kerusakan tiap-tiap rumah karena tingkat kerusakannya berbeda-beda maka besarannya juga sesuai arahan Presiden kemarin. 

Dijelaskannya, pihaknya hanya membantu membersihkan puing-puing yang runtuh dan tidak membangun karena pemerintah akan memberikan anggaran dan masyarakat sendiri yang akan membangun. 

"Untuk Prajurit TNI akan stand by sampai dinyatakan selesai dengan mendirikan dapur lapangan tenaga evakuasi dan tenaga kesehatan,  bahkan Panglima TNI sudah menyiapkan tenaga cadangan Pasukan Khusus di BIL kalau sulit untuk evakuasi. Namun evakuasi sudah terjawab oleh satuan dan perangkat daerah", pungkasnya. (Penrem 162/WB)

Akhirnya, Helikopter Penjemput Tiba di Lapangan Sembalun



Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Sekitar pukul 09.40 wita helikopter pertama tiba dilapangan bola sembalun dengan membawa tiga orang korban atas nama Suharti, 46 tahun, Islam, asal Jakarta, Kepala LKPP berserta dua orang stafnya yakni Erlin, 26 tahun, asal Bekasi dan M. Bagus, 23 tahun asal Jakarta. 

Ketiga korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Lapangan Divisi 1 Kostrad tepat berada dilokasi dan langsung diberikan penanganan tim Dokter dan Paramedis Divisi. 

Pangdam IX/Udayana bersama rombongan usai dari kunjungan ke penampungan pengungsi di Sembalun Bumbung langsung menemui korban. 

Penerbangan tahap ke 2 dalam rangka penjemputan jenazah korban atas nama Muhammad Ainul Taksim, 28 tahun asal Makasar dipimpin langsung Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., dan sekitar 11.25 Wita pesawat kembali membawa jenazah dalam keadaan aman. 

Jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Selong Lombok Timur untuk dilakukan proses lebih lanjut. (Penrem 162/WB)

Sisa Enam Korban, Tim Evakuasi Terbang ke Danau Segara Anak


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Tim evakuasi bencana gempa sudah terbang menuju Danau Segara Anak menggunakan Helly PK ZGT milik PT. AMNT membawa Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Yana bersama Dansat Brimob Polda NTB Kombes Taufik serta wartawan CNN.

Pesawat diberangkatkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S. IP., bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., beserta steakholder lainnya di lapangan umum sepak bola Sembalun Kecamatan Sembalun Lombok Timur, Selasa (31/7).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan sesuai rencana sementara akan dilaksanakan dua tahap evakuasi. Tahap pertama evakuasi terhadap tiga orang pendaki yang berasal dari Jakarta, sedangkan sisanya dua orang Porter dan satu orang Guide akan dievakuasi pada tahap kedua. (Penrem 162/WB)

500 Korban Terjebak di Gunung Rinjani, Kopassus Diterjunkan Bantu Evakuasi


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Akibat gempa yang mengguncang Lombok dan sekitarnya pada Minggu kemarin, selain ribuan rumah yang roboh, rusak berat dan ringan juga memakan korban belasan jiwa di tiga lokasi. Selain itu ratusan pendaki gunung Rinjani yang berasal dari mancanegara maupun lokal juga ikut menjadi korban.

Menurut Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., dilokasi mengatakan berdasarkan laporan Daramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abd Wahab bahwa sekitar 500 orang pendaki terjebak di sekitar Danau Segara Anak karena jalan tertutup longsor dan sekitar 60 orang saat ini masih berada Ceper Pelawangan. 

"Saat ini mereka masih di sana dan kondisi secara pasti belum diketahui", sebutnya.

Tadi pagi Senin (30/7) lanjutnya, sekitar pukul 08.00 Wita personel gabungan TNI, Polisi, SAR, Poster dan Paramedis melakukan pendakian penyelamatan korban baik di Danau Segara Anak maupun di Ceper Pelawangan. 

Ditempat terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., menyampaikan saat ini ada 140 orang personel Kopassus TNI AD dikerahkan dari Cijantung menuju Lombok untuk membantu tim evakuasi yang sudah ada.

"Mereka akan naik dari Sembalun Kabupaten Lombok Timur menuju titik sasaran tempat para korban terjebak", sebut orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB tersebut.

Ditambahkannya, tadi pagi Presiden Ir. Joko Widodo bersama Ibu Negara didampingi Menteri PUPR dan Gubernur NTB bersama Pangdam IX/Udayana dan Kapolda NTB berkunjung dan melihat secara langsung kondisi para pengungsi yang dipusatkan di lapangan Desa Madayin.

"Sebelumnya juga ada kunjungan Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Muldoko, siang tadi ada Menteri Sosial Idrus Marham", jelasnya. 

Apabila korban bisa langsung ditemukan maka diperkirakan paling lambat besok sore sudah selesai dilakasanakan evakuasi terlebih ada penambahan personel evakuasi dari Kopassus", tandasnya. (Penrem 162/WB)

Silih Berganti, Bantuan Korban Gempa Terus Berdatangan


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Bantuan terhadap korban gempa bumi di Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur NTB terus berdatangan silih berganti.

Pemberian bantuan tersebut langsung diterima anggota Staf Ter Kodim 1615/Lotim bersama anggota Siaga Bencana (Sibat) berupa mie instan, kopi, biskuit dan air. 

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP yang berada dilokasi mengatakan pemberian bantuan ini datang berbagai kalangan masyarakat mulai dari Lombok Timur hingga Mataram.

"Bantuan ini nantinya akan kita drop ke lokasi bencana untuk dimasak dan dibagikan dalam kondisi siap santap atau di makan", ujarnya. 

Menurutnya, hingga malam ini yang paling banyak diserahkan berupa mie instan dan air mineral, sementara susu dan makanan bayi, pampers baik untuk bayi maupun lanjut usia.

Selain itu tambahnya, beras sama telur juga belum ada dan masih diusahakan oleh Pasilog Kodim 1615/Lotim.

"Terimakasih atas keikhlasan dan bantuannya semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa dan menjadi ladang amal ibadah bagi saudara kita yang memberikan sumbangan", tandasnya. (Kodim 1615/Lotim)

80 Personel Satgas Kesehatan Divisi Kostrad Tiba di Lokasi Gempa Lombok


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., memberikan perintah agar mengirimkan bantuan kemanusiaan dilokasi bencana gempa Lombok. 

Minggu (29/7) 80 orang personel TNI yang diambil dari Batayon Kesehatan (Yonkes) Divisi 1 Kostrad diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) Praya Lombok Tengah.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., mengatakan kehadiran Satgas kesehatan ini segaja dikirim untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana gempa terutama  membutuhkan perawatan medis. 

"Mereka hadir untuk memperkuat Paramedis yang sudah ada sehingga penanganan korban musibah Bencana cepat bisa teratasi dengan baik", ungkapnya. 

Dilanjutkannya, Satgas kesehatan ini berjumlah 80 orang dipimpin Letkol Ckm dr. Khairan Irmansyah Sp. THT.KL., yang terdiri dari Dokter dan Paramedis yang sudah mempunyai skill dalam menangani korban bencana. 

"Mereka sudah dilengkapi obat-obatan, rumah sakit lapangan, bahan makanan, ransum TB1 800 unit dan 800 unit T2 ABC, 80 unit KLP, 240 pack BBP dan alkom yang sudah tergelar", sebut Rizal. 

Keberadaan Satgas Kesehatan ini nanti sambungnya,  rencana akan kita bagi tiga sesuai dengan tingkat kebutuhan dilokasi yakni di Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Sambelia Lombom Timur, dan di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

"Insya Allah saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa ini akan kita tangani dengan baik", pungkasnya. (Penrem 162/WB)

Kepala Staf Presiden, Kunjungi Lokasi Gempa Lombok


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Dr. Muldoko mengunjungi lokasi bencana gempa bumi di Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur NTB. 

Kedatangannya didampingi langsung Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., bersama Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., Kapolres Lotim bersama rombongan tiba pada Senin (30/7) sekitar pukul 17.15 waktu setempat di lapangan Desa Madayin.

Pada kesempatan, Muldoko bertemu langsung dengan masyarakat di tenda pengungsian dan menanyakan tentang kondisi masyarakat maupun kebutuhannya.

Dari seorang perwakilan masyarakat menyampaikan sudah ditangani dengan baik hanya kekuarangan tempat tidur atau karpet. Mendengar penyampaian tersebut, Danrem mengambil inisiatif untuk menyiapkan kekurangan dan kebutuhan para pengungsi. 

Usai melihat kondisi para pengungsi, Kepala Staf Presiden menginstruksikan kepada Danrem untuk mengkoordinir menyiapkan segala keperluan dan kebutuhan para pengungsi sehingga tertangani dengan baik. (Penrem 162/WB)

Gempa Bumi Guncang Lombok, TNI Sigap Bantu Korban Gempa


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok NTB, Minggu (29/7) sekitar 05.47 Wita dengan kekuatan 6,4 Skala Richter. Kekuatan gempa tidak hanya dirasakan di Pulau Lombok namun informasi yang diperoleh masyarakat Pulau Sumbawa maupun Provinsi Bali juga ikut merasakan getarannya.

berdasarkan data yang diperoleh dari BMKG, episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 8,4 Lintang Selatan dan 116,5 Bujur Timur dengan kedalalam 10km, tepatnya sekitar 47 km arah timur laut Kota Mataram.

Melihat kondisi tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., yang saat ini sedang berada di pulau Sumbawa NTB melalui saluran selulernya memerintahkan para Dandim se Pulau Lombok dan untuk langsung turun mengecek dan memabntu korban bencana gempa bumi pada kesempatan pertama.

"Saya sudah memerintahkan para Dandim se Pulau Lombok untuk mengecek kondisi korban akibat bencana dan Danyonif 742/SWY agar menyiapkan seluruh personel yang bisa langsung digerakan beserta alat perlengkapannya", ungkap Rizal.

Ditambahkannya, Mabes TNI juga berencana akan menurunkan 80 orang personel kesehatan lengkap dengan perlengkapannya menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim menuju Bandara Internasional Lombok (BIL). 

"Untuk transportasi darat sudah disiapkan menuju lokasi bencana baik ke Lombok Timur maupun ke Kabupaten Lombok Utara. 

Sementara Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., di Kantor Desa Belanting menyampaikan hingga kini korban jiwa sudah mencapai belasan orang dan puluhan luka-luka akibat tertimpa bangunan.

"Khusus di wilayah Kabupaten Lombok Timur yang paling parah di Kecamatan Sambalia dan Kecamatan Sembalun", Kata Agus.

Semua korban sambungnya, sudah ditangani tim medis baik dari Puskesmas maupun Puskemas pembantu setempat yang dibantu langsung dari RSUD Selong.

"Untuk kerugian material seperti kerusakan rumah maupun Musholla hingga saat ini (13.00 Wita) masih di data oleh anggota dilapangan", jelasnya. 

Adapun upaya yang sudah dilakukan selain mendata jumlah korban ataupun kerusakan sambungnya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Lotim, BPBD dan pihak terkait, mendirikan Posko dan rumah sakit lapangan di depan Puskesmas Sembalun dan di Puskesmas Belanting dan mendirikan dapur umum di tiga lokasi yakni di Kantor Camat Sembalun, Kantor Desa Obel-obel dan  Kantor Desa Belanting Kec Sembelia.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Lombok Utara, menurut Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP, wilayah Kabupaten Lombok Utara yang paling parah terkena dampak gempa bumi yakni Kecamatan Bayan dan Kecamatan Pemenang, sedangkan di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat baru satu rumah yang sudah terdata yakni di Desa Guntur Macan. (Penrem 162/WB)

Kasdim 1615/Lotim Berikan Sosialisasi Penerimaan Calon TNI AD di Sasaran TMMD


Pendam IX/Udayana
Selasa, 31 Juli 2018

Kasdim 1615/Lotim Mayor Inf Arifianto selaku Wadan Satgas TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim didampingi Pasipers Kodim Kapten Inf Akmal memberikan sosialiasi penerimaan calon Tamtama dan Bintara Prajurt Karier tahun 2018 di lokasi TMMD ke 102.

SMKN 1 Keruak sebagai sasaran sosialisasi diikuti sekitar 70 orang siswa dan para guru terlihat antusias mendengarkan penjelasan Wadan Satgas.

Dijelaskannya, penerimaan Sekolah Calon Tamtam TNI AD (Secata) dua kali dalam setahun dan Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier satu tahun sekali.

"Secata gelombang pertama buka sekitar bulan Maret sedangkan Gelombang kedua buka sekitar bulan Oktober", jelas Arif sapaan akrab Kasdim.

Sedankan Secaba sambungnya, dibuka bulan Juli pasca kelulusan sekolah. "Jadi begit lulus bisa langsung ikut seleksi", tegasnya.

Ditambahkannya, dalam penerimaan Secata, Secaba, Sekolah Perwira (Sepa) PK maupun Akademi Militer (Akmil) tidak dipungut biaya, sekali lagi tidak dipungut biaya.

"Jika ada oknum TNI yang meminta sejumlah uang untuk masuk menjadi anggota TNI AD jangan percaya karena itu untuk kepentingan pribadinya bukan untuk kepentingan TNI AD karena TNI AD akan mendidik calon-calon yang memiliki potensi baik dan bagus", sebut Arif.

mengakhiri sosialisasinya, Arif mengatakan jika ada oknum TNI AD atau yang lainnya meminta sejumlah uang, laporkan ke Kodim untuk kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Senin, 30 Juli 2018

Kodam IX/Udayana Terima Calon Bintara Prajurit Karier TNI AD TA 2018


Untuk memenuhi kebutuhan organisasi, Kodam IX/Udayana memberikan kesempatan kepada generasi muda yang berminat untuk meniti karier dibidang militer. Hal ini disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf J Hotman Hutahaean, S.Sos., dalam siaran persnya pada hari Senin, 30 Juli 2018 di Makodam IX/Udayana.

Kodam IX/Udayana membuka pendidikan, Calon Bintara PK TNI AD TA 2018  Pria/perempuan  untuk Pulau Terluar/Perbatasan/Pedalaman dan  Reguler TNI AD Tahun 2018, bagi generasi muda yang berminat  baik untuk pulau terluar maupun regular dapat mendaftarkan diri sampai dengan tanggal 27 Agustus 2018  dengan persyaratan sebagai berikut :

Persyaratan Umum : Warga Negara Indonesia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI, sekurang-kurangnya berumur 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pendidikan pertama dibuka tanggal 1 Oktober 2018,  tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan lain-lain :  Laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI, tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan, berat badan seimbang, berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri ataupun swasta yang terakreditasi sesuai persyaratan nilai rata-rata dengan ketentuan antara lain, lulusan SMA/MA/SMK tahun 2013 dan 2014 nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6,0. Lulusan SMA/MA/SMK,  tahun 2015 nilai ujian nasional minimal 5,5,  lulusan SMA, MA/SMK tahun 2016 nilai ujian nasional minimal 5,0,  lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017 nilai ujian nasional minimal 40 untuk reguler dan unggulan, lulusan SMA/MA/SMK tahun 2018 minimal nilai ujian nasional 39, lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2014 s.d 2016 khusus untuk pulau terluar/perbatasan/pedalaman, lulus ujian nasional dan tidak dipersyaratan nilai rata-rata minimal, belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama, bersedia menjalani Ikatan Dinas (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Indonesia.

Persyaratan tambahan : Ada surat persetujuan orang tua/wali,  bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan diluar naungan Kemendikbud harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud, Tidak bertato/bekas tato dan ditindik/bekas ditindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat , Bagi yang sudah bekerja melampirkan surat persetujuan/ijin dari dinas/jawatan/instansi yang bersangkutan, bersedia mematuhi peraturan bebas KKN, bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI (kecuali untuk daerah terluar),  mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi ; administrasi, kesehatan jasmani,  mental Ideologi, psikologi dan akademik.

Pendaftaran : secara online melalui website penerimaan Prajurit di alamat  http://ad.rekrutmen-tni.mil.id. Waktu pendaftaran mulai tanggal 1 Juli s,d 10 Agustus , bagi Caba PK Pria (Pulau Terluar/Perbatasan/Pedalaman), tanggal 1 Juli s.d 3 Agustus 2018.  bagi  Caba PK  Unggulan dan Kowad serta tanggal 13 s.d 27 Agustus 2018 bagi Caba PK Reguler. Info pendaftaran  :Ajendam IX/Udayana, Jln. PB. Sudirman Denpasar Bali Ajenrem Tipe “A”  161/WS, Jln. Cendana Kupang NTT  dan Ajenrem Tipe “B” 162/WB, Jln. Malomba Mataram NTB. Setelah mendaftar secara online, pendaftar datang ke Ajendam/Ajenrem, untuk mendaftar ulang dengan membawa persyaratan:KTP calon dan foto copy KTP orang tua/wali, Kartu kewarganegaraan (bagi WNA), Kartu Keluarga dan Akte kelahiran,  Ijazah, NEM/NUAN asli  (SD, SLTP, SLTA) beserta raport,  masing-masing foto copy rangkap 1 dikumpul dengan menggunakan map hijau dan pas foto 4x6 hitam putih 2 lembar.

Tata cara, persyaratan administrasi dan lain-lain dapat ditanyakan ditempat pendaftaran atau membuka Wibsite  http://ad.rekrutmen-tni.mil.id dan  blangko disediakan ditempat pendaftaran, tidak dipungut biaya dan bebas KKN. (Pendam IX/Udayana)

Wujud Kepedulian Istri TNI-Polri, Persit dan Bhayangkari Datangi Rumah Warga Kurang Mampu


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab. XXVI Kodim 1617/Jembrana bersama Ibu Ibu Bhayangkari Polres Jembrana membagi-bagikan Sembako kepada kepada Warga Ds. Delod Berawah kurang mampu dalam rangka kegiatan Non Fisik TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-102, yang di selenggarakan oleh Kodim 1617/Jembrana pada hari Senin (30/7).

Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/Jbr Nyonya Djefri Marsono Hanok beserta Pengurus Persit lainnya juga sebagai bentuk Bakti sosial kepada warga kurang mampu dan Sinergitas TNI-Polri dalam rangka mendukung tugas Pokok TMMD ke 102 Kodim 1617/Jembrana.

Dalam kesempatan tersebut dibagikan sembako berupa Beras 5 kg, Minyak goreng, Biskuit Supermi, teh Sariwangi, gula, Buah -buahan, bingkisan Pakaian, 1 Dos Teh rio dan untuk anak yg sakit diberikan sebuah mainan dan uang santunan sebesar Rp 200.000 kepada 6 KK yang masuk kategori tidak mampu serta pemeriksaan tekanan darah dan pemberian Vitamin.

Salah seorang warga I Ketut Naba 67 tahun mengatakan warga yang disambangi oleh Persit dan Ibu Bhayangkari mengaku sangat bahagia atas perhatian organisasi tersebut. Dia juga menilai banyak program TNI yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Pengobatan gratis dan TMMD Ke 102 yang dilakukan oleh personil TNI Kodim 1617/Jembrana sangat berguna di masyarakat khususnya kami warga Delodbrawah,” kata Pak Ketut Naba.

Sementara itu Dansatgas TMMD Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok mengatakan bahwa kegiatan Bakti Sosial semacam ini merupakan bentuk kepedulian TNI Kepada warga kurang mampu dan juga Sinergitas yang baik antara TNI/Polri karena juga melibatkan Ibu Bhayangkari Polres Jembrana, Kedepannya kegiatan semacam ini akan terus diadakan untuk membantu kesulitan rakyat tegasnya. (Kodim 1617/Jembrana)

Kodim 1616/Gianyar Terlibat Dalam Kegiatan Simulasi Gulbencal


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Gianyar Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan bencana alam gempa bumi dan Tsunami,  Kodim 1616/Gianyar mengerahkan sejumlah personel dalam kegiatan apel siaga bersama dan simulasi penanggulangan bencana (Gulbencal) yang digelar oleh BPBD Kabupaten Gianyar bersama instansi lainnya, bertempat di Pantai Siut, Desa Tulikup, Kelurahan Gianyar, Minggu (29/07).

Simulasi ini dilaksanakan juga guna meningkatkan kewaspadaan sejak dini terhadap bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar.

BPBD Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan simulasi penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami yang diikuti sejumlah instansi terkait seperti TNI, Polri,  Tim Medis PMI, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Pemuda Forum Desa Tangguh Bencana, Pelajar dan Masyarakat Desa Tulikup.

"Kodim 1616/Gianyar sebagai bagian dari tim penanggulangan bencana yang selama ini berperan aktif dalam setiap penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Gianyar mengerahkan 1 Satuan Setingkat Pleton untuk mendukung kegiatan dan sekaligus sebagai upaya  memelihara kewaspadaan apabila terjadi situasi darurat dan membutuhkan kesiapan personel", ungkap Dandim 1611/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, S.E., di sela-sela kegiatan simulasi tersebut.

Ditambahnnya simulasi seperti ini penting juga untuk memberikan gambaran kepada masyarakat yang berada di daerah pesisir tentang langkah-langkah yang dilakukan apabila bencana alam itu benar-benar terjadi.

Sementara itu Ketua BPBD Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Oka Digjaya mengatakan tujuan utama diselenggarakannya kegiatan simulasi penanggulangan bencana alam Gempa Bumi dan Tsunami adalah untuk menguji rencana kontijensi bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang telah disusun pada tahun terdahulu sehingga dapat memberikan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap  bencana alam dan melatih kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana atau keadaan darurat. (Kodim 1616/Gianyar)

Danrem 162/WB Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunker Presiden


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., memimpin Apel gelar pasukan pengamanan dalam ragka kunjungan kerja Presiden RI Ir. Joko Widodo ke Kabupaten Sumbawa NTB di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (28/7).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., dalam amanatnya yang dibacakan Danrem 162/WB didepan ribuan personil  gabungan TNI Polri dan Satgas instansi lainnya menyampaikan  Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka PAM VVIP kunjungan RI 1 di wilayah Kabupaten Sumbawa, diharapkan semua unsur terkait baik TNI Polri maupun pemerintah daerah bekerjasama yang baik untuk menunjang kelancaran selama kunjungan. 

"Pengamanan seperti ini sudah sering kita laksanakan baik pada event nasional maupun internasional, namun pelaksanaan pengamanan VVIP Ini harus dianggap sebagai operasi baru mulai dari tahap awal sampai dengan tahap akhir dengan tidak ada istilah rutinitas", Kata Pangdam dalam amanatnya.

Dilanjutkannya, dalam kegiatan ini sebelum melakukan pengamanan perlu diadakan apel gelar pasukan untuk mengecek sejauh mana kesiapan pasukan yang disesuaikan dengan prosedur yang berlaku. 

Adapun hal-hal yang juga perlu dipahami dalam Pengamanan VVIP ini sambugnya yakni mengetahui tugas dan tanggung jawab sesuai dengan rantai komando, sehingga tujuan pengamanan dapat berjalan dengan baik. 

Selain itu, Pangdam Juga memberikan penekanan untuk dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas. "Agar masing-masing bagian harus menguasi tugas, pegang teguh disiplin dan pahami rantai komando sehingga rantai pengamanan dapat terlaksana dengan baik, jangan terlena dan tingkatkan kepekaan terhadap setiap perkembangan situasi dilapangan, jangan ragu dalam bertindak serta tingkatkan koordinasi secara optimal dengan aparat terkait dan melaporkan situasi pada kesempatan pertama. 

Mengakhiri amanatnya, Orang nomor satu dijajaran Kodam IX/Udayana tersebut berpesan hindari kesalahan sekecil apapun selama kunjungan Presiden RI di wilayah  Kabupaten Sumbawa dengan tetap berpedoman pada beberapa penekanan selama Pengamanan VVIP', pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

"Mantab", Camat Jerowaru Berikan Apresiasi Atas Semangat Satgas TMMD dan Masyarakat


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Camat Jerowaru Kabupaten Lombok Timur NTB Lalu Ahmad Zulkifli, BA., acungkan jempol atas pelaksanaan TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim yang sudah memasuki hari-hari terakhir. Saat ditemui media dan tim publikasi TMMD ke 102 Kodim 1615/Lotim, Camat Jerowaru menyampaikan terimakasihnya atas program TMMD ke 102 yang fokuskan di wilayah Kecamatannya yang ia pimpin. 

Menurutnya, masyarakat tiga desa yang menjadi sasaran yakni Desa Sukadamai, Desa Sukaraja dan Desa Wakan sangat antusias menyambut program TMMD ini. "Mereka tunjukan dengan bergotong-royong bahu membahu bersama anggota Satgas TMMD mulai menyelesaikan sasaran fisik hingga sasaran non fisik seperti penyuluhan dari instansi yang dilibatkan olek Kodim 1615/Lotim selaku penyelenggara TMMD.    

Ditambahkannya, pembangunan infrastruktur, tempat ibadah maupun Pos keamanan lingkungan (Poskamling) sangat dibutuhkan masyarakatnya, menigngat kondisi geografis dan demografis wilayah ke tiga desa masih minim pembangunan dan rentan pencurian dan perampokan.

"Semoga Poskamling yang sudah dibangun nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dengan menggiatkan kembali patroli atau ronda malam secara bergiliran dengan melibatkan Babinkamtibmas dan Babinsa setempat selaku pembina", harapnya.

Sedangkan pembukaan jalan baru usaha tani lanjutkan, semoga Pemerintah Daerah kedepan memberikan perhatian dengan melakukan pengaspalan melalui dinas terkait sehingga dapat menambah kesejahteraan masyarakat khususnya para petani agar mudah mengangkut kebutuhan pertanian ataupun membawa hasil produksi pertaniannya.  

Selain itu sambung, aspirasi dari masyarakat dan pemerintahan desa yang menginginkan program pembangunan desa agar melibatkan TNI dalam bentuk karya bhakti bersama masyarakat karena hasil yang diperoleh lebih cepat dengan hasil yang memuaskan sudah dilaporkan kepada Dandim 16151/Lotim", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Saksi Bisu Bukti Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD Bangun Tugu TMMD ke 102


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Menjelang akan berakhirnya pelaksanaan program TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim di wilayah Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur NTB, Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong membangun tugu TMMD, Sabtu (28/7).

Menurut Dan SSK TMMD ke 102 Kapten Inf Bimo Sakti dilokasi, pembangunan tugu tersebut sebagai bukti bahwa dilokasi atau di desa tersebut pernah dilaksanakan TMMD ke 102 tahun 2018.

"Tugu ini nanti sebagai bukti pelaksaan TMMD ke 102 pernah ada di Desa Sukaraja, Desa Sukadamai dan Desa Wakan sekaligus sebagai kenangan bagi masyarakat maupun kami anggota Kodim Lotim", ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam pembuatan tugu yang bergambarkan Lambang Kodam IX/Udayana ini akan dibuat dengan hati-hati oleh anggota yang memiliki jiwa seni khususnya seni ukir ataupun pahat sehingga hasilnya nanti akan bagus.

"Semoga kita tetap diberikan kesehatan dan semangat dalam menuntaskan semua program TMMD ini termasuk kebersamaan dengan masyarakat tetap terjalin", tutupnya.

Sesuai rencana lokasi pembangunan tugu TMMD ke 102 tahun 2018 ini akan dibuat di tiga lokasi yakni di depan Kantor Desa Sukaraja, 1 tugu di sekitar lokasi pembukaan jalan baru usah tani Desa Sukadamai dan 1 lagi di sekitar lokasi pembukaan jalan usaha tani Desa Sukaraja. (Kodim 1615/Lotim)

Satgas TMMD ke 102 Kodim 1615/Lotim Siap Menerima Kunker Wasev


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Dansatgas TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP, mengunjungi sasaran program fisik TMMD di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur NTB di dampingi Dan SSK TMMD ke 102 Kapten Inf Bimo Sakti.

Dansatgas TMMD ke 102 yang juga menjabat sebagai Dandim 1615/lotim tersebut berkeliling ke seluruh sasaran hingga Aula Kantor Desa Sukaraja yang akan digunakan untuk paparan saat kunjungan kerja pengawasan dan evaluasi Asops Kasad Agustus mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Agus sapaan akrabnya kepada anggota Satgas TMMD menyampaikan agar para Komandan Sasaran bisa mengkondisikan sasaran yang menjadi tanggung jawabnya sebisa mungkin selesai sebelum kunjungan sehingga pelaksanaan program TMMD di wilayah Kodim 1615/Lotim tidak menjadi sorotan.

Disamping itu lanjutnya, pada saat kunjungan tim Wasev TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim yakni Asops Kasad agar masing-masing Komandan sasaran bisa menghimbau masyarakat untuk ikut bergotong royong secara maksimal.

"Khusus untuk Aula Kantor Desa Sukaraja nanti kita setting bersama baik tempat paparan dan data-data tentang kegiatan TMMD sehingga terlihat bagus dan rapi serta ruang transit sebelum paparan", tambahnya.

Hingga saat ini seluruh sasaran fisik program TMMD ke 102 tahun 2018 sudah hampir selesai atau rata-rata sekitar 80 persen. "Semoga seluruh program TMMD selesai tuntas 100 persen secara keseluruhan agar masyarakat langsung bisa memanfaatkannya", pungkasnya.

Terlihat Dandim Lotim bersama anggota yang berada di sasaran dan masyarakat setempat melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di Musholla Nurul Islam Dusun Embung Dalem Desa Sukadamai yang menjadi sasaran perehaban pada program TMMD ke 102 tahun 2018. (Kodim 1615/Lotim)

Satgas TMMD Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pembangunan Jalan Usaha Tani


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Program swasembada pangan menjadi skala prioritas pemerintah pusat melelui Kementerian Pertanian baik yang ada dipusat maupun di daerah. Dalam rangka mendukung program tersebut, Satgas TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim membuka jalan usaha tani di dua lokasi yakni di Desa Sukadamai dan Desa Sukaraja.

Menurut Dandim 1615/Lotim kepada tim Publikasi TMMD ke 102 Kodim Lotim, Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., diloaksi pembuatan jalan menyampaikan pembuatan jalan usaha tani masing-masing sepanjang 2 km dengan lebar 6 dan 1400 meter dengan lebar 5 meter tersebut sebagai salah satu wujud mendukung para petani untuk mengelola lahan persawahan dan ladang ataupun kebunnya.

"Fasilitas berupa jalan usaha tani ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya para petani untuk mengangkut bibit, pupuk atau hasil produksi pertanian dan perkebunannya dengan mudah", ungkapnya.

Dilanjutkannya, luas jalan yang dibuka ini sangat lebar kalau untuk jalan usaha tani sehingga mobil pick up ataupun truk bisa keluar masuk mengangkut bibit, pupuk atau hasil produksi tadi.

"Setelah program TMMD ke 102 ini selesai, para Babinsa akan kembali aktif di desa untuk memberikan pembinaan di desa binaan masing-masing dengan harapan tetap membantu dan memantau hasil produksi pertanian yang ada di desa", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Akhirnya Hasrat Warga Desa Sukadamai Terpenuhi Miliki Musholla


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Animo masyarakat Desa Sukadamai Kecamatan Jerowaru Lombok Timur terhadap Musholla akhirnya terpenuhi. Di hari ke tujuh belas ini, Musholla Nurul Islam yang berada di Dusun Embung Dalem dan Musholla At taubah Al Aqso Dusun Senanti Desa Sukadamai sudah dalam tahap proses pengecetan.

Hal itu diungkapkan Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Dansatgas TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim NTB disela-sela kesibukannya.

Dijelaskannya, Ia mendapat laporan dari Dan SSK TMMD Kapten Inf Bimo Sakti bahwa kedua Musholla tersebut sudah dalam tahap pengecetan bersama masyarakat sehingga bagian dalamnya sudah bisa dimanfaatkan untuk sholat berjamaah maupun belajar mengaji.

"Sementara tempat wudhu kedua Musholla masih dalam tahap pemasangan bata dan pemelesteran, dananya berasal dari swadaya masyarakat sendiri karena itu diluar program, hanya program tambahan sifatnya atas permintaan masyarakat setempat", jelasnya.

"Semoga program TMMD ke 102 diberikan kelancaran dan kemudahan sehingga semua program dapat berjalan sesuai harapan", tutupnya. (Kodim 1615/Lotim)

Buka Jalan Baru Belum Kelar, Masyarakat Tidak Sabar Ingin Mencoba


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

Dilokasi sasaran 7 TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim yakni di Desa Sukaraja dilaksanakan program pembukaan jalan baru usaha tani sepanjang 1400 meter dengan lebar 5 meter serta pemasangan gorong-gorong di beberapa titik.

Namun warga khususnya yang sering ikut bergotong royong ingin segera menyelesaikannya karena manfaat yang akan dirasakan sangat besar.

Komadan Sasaran (Dansas) 7 Serda Jinemen yang juga Babinsa setempat mengungkapkan rasa syukur karena badan jalan baru usaha tani sudah mulai terlihat dan atasnya juga sudah mulai rata dengan tanah uruk yang diangkut dengan Dam Truk. 

"Jalan baru usaha tani ini memang belum selesai secara total namun sudah terlihat bentuknya dan sebagian gorong-gorong yang memotong jalan sudah terpasang", kata Jinemen disela-sela kerjanya bersama masyarakat.

Dilanjutkannya, gorong-gorong yang sudah terpasang ditutupi kembali dengan tanah agar tidak terlihat dan awet digunakan. Namun sambungnya, warga sudah tidak sabaran ingin mencoba melewati membawa segala keperluannya untuk disawah", ujar Jinemen .

"Tingkat kepedulian dan jiwa sosial masyarakat memang sudah terbina karena setiap hari mereka juga ikut bergiliran bergotong royong menyelesaikan program pembukaan jalan baru usaha tani ini dengan semangat dan keikhlasan", pungkasnya. (Kodim 1615/Lotim)

Ternyata Ini Sasaran TMMD Diluar Fisik dan Non Fisik


Pendam IX/Udayana
Senin, 30 Juli 2018

"Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program yang dilaksanakan dua kali setiap tahun. Dalam programnya ada sasaran fisik berupa pembangunan fasilitas umum seperti jalan, Musholla, Poskamling dan lainnya. Sedangkan non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan uang melibatkan beberapa instansi pemerintahan", ungkap Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., selaku Dansatgas TMMD ke 102 tahun 2018 Kodim 1615/Lotim NTB.

Namun menurutnya ada sasaran lain dari kedua sasaran tersebut. "Ada sasaran lain yang ingin di capai selain itu yakni Manunggalnya TNI dengan Rakyat", ucapnya.

Dilanjutkannya, Kemanunggalan TNI dengan Rakyat sebagai modal utama dalam menjaga dan mempertahankan NKRI dari segala ancaman dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. "Rakyat adalah ibu kandung TNI karena kami lahir dan berjuang bersama rakyat sehingga kami akan bhaktikan diri kepada ibu kandung melalui TMMD ini", kata orang nomor satu di Kodim Lotim tersebut.

"Terlihat dilokasi sasaran, semua sasaran fisik dikerjakan bersama-sama saling bahu membahu dengan bergotong royong dan hidup berbaur bersama dilokasi sasaran. Saling mengunjungi satu dengan yang lainnya sehingga timbul interaksi yang bagus antara TNI dengan rakyat", harapnya. (Kodim 1615/Lotim)