Jumat, 18 Agustus 2017

Peduli Sesama Korem 162/Wira Bhakti Kunjungi Panti Jompo/Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU)


Pendam IX/Udayana
Jumat, 18 Agustus 2017

Kamis 17 Agustus 2017 setelah pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi, bersama dengan Dirpolair Polda NTB, Danrem 162/WB beserta keluarga besar Korem 162/WB mengunjungi Panti Jompo/Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika yang berada di jalan Majapahit No. 17 Mataram.

Kedatangan Danrem beserta rombongan ke Panti Jompo tersebut disambut bahagia oleh para penghuni Panti. Dengan penuh canda dan tawa Danrem beserta rombongan berbaur dengan para penghuni Panti yang berusia lanjut ini. Kedatangan Danrem ke Panti Jompo tersebut juga dalam rangka memperingati HUT RI ke 72 tahun 2017, seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., menyampaikan bahwa berbagi kebahagian dihari kemerdekaan merupakan salah satu wujud syukur atas apa yang telah kita rasakan saat ini, apalagi para penghuni Panti merupakan para sesepuh yang tentunya juga turut berperan dalam mengisi kemerdekaan.

Selain itu, kehadiran kami ditempat ini juga sebagai pengingat bagi kita semua dan diri saya sendiri serta keluarga agar jangan pernah memperlakukan orang tua dengan semena-mena. Jangan pernah tinggalkan orang tua kita apapun kondisinya, karena tidak akan pernah kita dengar ungkapan bekas orang tua, karena melalui orang tualah kita  terlahir kedunia ini,mari kita berbakti  merawat  mereka selagi kita masih hidup dan diberi waktu untuk membahagiakan orang tua kita. Dengan kondisi rejeki apapun yg kita punya, itulah salah satu cara kita merawat pintu-pintu surga kita, karena orang tua adalah keramat bagi kita.

Rasa haru dan bahagia melihat senyum mereka yang sumringah, canda tawa, celotehan dan nyanyian mereka membuat kita merasa bahagia. Alhamdulillah, walaupun hanya makan siang yang di bawa, namun kehadiran kami dapat membangkitkan kegembiraan mereka, melupakan kesedihan karena mereka memang sudah tidak bersama sanak saudara mereka, namun kepedulian dari kita semua mampu menghapus kesedihan mereka. Danrem berharap  semoga Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu penghuni Panti  Jompo/Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Aamiin ya rabbal alamin. (Penrem 162/Wira Bhakti)

Patroli Kongkow-Kongkow Anggota Koramil jajaran Kodim 1616/Gianyar

Pendam IX/Udayana
Jumat, 18 Agustus 2017

Pasca peringatan HUT RI ke 72 tetap  dilakukan upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya di Gianyar, anggota Kodim 1616/Gianyar bersama Polres Gianyar guna mewujudkan keamanan lingkungan bagi  masyarakat yang beraktivitas memperoleh keamanan dan kenyamanan

Wilayah Gianyar merupakan salah satu perlintasan kendaraan baik yang menuju Denpasar maupun keluar dari Bali menuju Lombok melalui Pelabuhan Padang Bai di Karangasem, dengan kondisi yang ada maka untuk mencegah masuknya kelompok radikal ke wilayah Bali  salah satu unsur dari Kodim 1616/Gianyar yaitu Babinsa bersinergi dengan pihak kepolisian melakukan patroli wilayah dan kongko-kongko dengan masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap aksi kriminal maupun radikal.

Kegiatan yang dilakukan Babinsa dari Koramil jajaran Kodim 1616/Gianyar tersebar mulai dari wilayah Kecamatan Gianyar sampai dengan Kecamatan Tampaksiring yang rutin dilakukan dan terbagi dalam waktu siang dan malam juga diisi dengan kegiatan kongko-kongko bersama masyarakat karena dengan kegiatan ini akan memperoleh informasi dari masyarakat yang juga terjadi interaksi dalam penyampaian kehidupan berbangsa dan bernegara dari Babinsa kepada masyarakat, Jumat (18/8). (Kodim 1616/Gianyar)

Dandim 1609 /Buleleng Melaksanakan Panen Raya di Desa Anturan


Pendam IX/Udayana
Jumat, 18 Agustus 2017

Kodim 1609/Buleleng, Jumat (18/8) melakukan panen raya padi varietas Hibrida bersama masyarakat petani di Subak Celukbuluh Desa Anturan, kecamatan/Kota Buleleng. Dalam panen raya tersebut, diperoleh hasil sebanyak 9,74  gabah kering untuk per hektar sawah. Hasil panen kali ini meningkat dibanding panen padi sebelumnya.

Kegiatan panen raya pagi ini dihadiri langsung oleh Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto S.E., Danramil Kota Kapten Inf Ketut Kamiyasa, Pasiter Kodim Buleleng Kapten Inf Gede Oka, Babinsa, Babinkamtibmas, Kadis Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan dan Perbekel Desa Anturan. Dalam Kegiatan tersebut, Dandim Letkol Inf Slamet Winarto S.E. berkesempatan untuk ikut memanen padi bersama-sama dengan masyarakat.

Kodim Buleleng juga ikut membantu proses awal penanaman. “Mulai dari pengolahan tanah kita juga ikut membantu,” ujarnya. Melalui program ketahanan yang dilakukan, pihaknya berharap ada peningkatan produksi, peningkatan pendapatan, dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Kodim 1609/Buleleng)

Meriahkan Hut 72 RI Korem 161/WS Gelar Lomba Permainan Rakyat


Pendam IX/Udayana
Jumat, 18 Agustus 2017

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke 72 Republik Indonesia Tahun 2017, Korem 161/Wira Sakti menggelar berbagai lomba permaianan rakyat bertempat di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino, Kamis (17/08)

Kegiatan lomba yang bernuansa kegembiraan yang mampu menggugah semangat  kebersamaan dan tentunya juga menghibur antara lain lomba bakiak, balap karung, tangkap belut, makan kerupuk, bawa kelereng, tarik tambang dan juga panjat pinang. Pembukaan lomba permainan ini dilakukan oleh Kasilog Korem 161/Wira Sakti Kolonel Infanteri Albertus Doni Dewantoro yang mewakili Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini kita lakukan dalam rangka memeriahkan kemerdekaan negara kita yang saat ini sudah berusia 72 tahun. "72 Tahun adalah suatua usia yang cukup mapan, mari kita isi kemerdekaan ini dengan  berbagai hal positif, seperti perayaan melalui kemeriahan perlombaan permainan rakyat yang kita laksanakan pada pagi hari ini", ungkap Kasilog.

Lebih lanjut dikatakan, manfaatkan kegiatan ini untuk memupuk kebersamaan, kekeluargaan,  persatuan dan kesatuan keluarga Besar Korem 161/Wira Sakti termasuk dengan masyarakat di sekitar Asrama TNI AD Kuanino. "Selamat melaksanakan lomba, nikmati suasananya dan tentunya jaga faktor keamanan, tegas Kolonel Infanteri Albertus Doni Dewantoro.

Sementara salah seorang  panitia lomba Kapten Infanteri I Made Suardika yang juga menjabat sebagai Komandan Detasemen Markas Korem 161/Wira Sakti menjelaskan kita sudah menyiapkan kegiatan lomba ini dalam beberapa hari. Hari ini setelah pelaksanaan Upacara Penaikan Bendera Peringatan Hut Ke 72 RI di Makorem, seluruh anggota dan kelurga serta masyarakat seputar asrama bergabung di Lapangan Asrama TNI AD Kuanino untuk mengikuti lomba.Anton Barus seorang warga mengatakan kami senang ada kegiatan seperti ini. "Beta mo cari hadiah di pohon pinang, kita sudah buat satu tim", kata bapak yang mengaku dulu berasal dari Kovalima salah satu wilayah Distrik di Timor Leste.

Pantauan di lokasi kegiatan terlihat warga masyarakat begitu antusias mengikuti lomba permainan ini, penuh canda tawa dan kegembiraan terlebih hadiah yang disiapkan panitia cukup menarik terutama yang tergantung di tiga pohon pinang yang sudah ditanam sejak kemarin sore (16/8).(Penrem 161/WS)

Sumor Bor Dan Bak Air Lengkapi Fasilitas Asrama TNI AD Kuanino

Pendam IX/Udayana
Jumat 18 Agustus 2017

Fasilitas pendukung kebutuhan warga penghuni Asrama TNI AD Kuanino,  Kota Raja, Kupang semakin lengkap dengan telah selesainya pembangunan Sumor Bor dan Bak Air pada Jumat Pagi (18/8) yang diresmikan pengoperasiannya oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M.

Dalam sambutannya Danrem sedikit memaparkan latar belakang pembuatan Sumur Bor ini dengan melihat seringnya warga Asrama TNI AD Kuanino mengalami kesusahan air saat musim kemarau dalam memenuhi kebutuhan air bersih buat rumah tangga. Kemudian dari jaman Danrem 161/Wira Sakti sebelumnya yaitu Brigjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., menggagas dan merintis pembuatannya sampai berlanjut dikerjakan pada kepemimpinan Danrem 161/Wira Sakti Brijen TNI Teguh, S.E., M.M. Biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, lebih dari 55 Juta Rupiah untuk pengeboran dan pembuatan bak air penampung. 

Danrem berharap dengan telah dioperasinalkannya Sumur Bor ini akan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh warga Asrama TNI AD Kuanino serta tentunya akan dapat memelihara kesinambungannya sehingga masa pakainya pun akan lebih lama. "Lakukan pemeliharaan dan perawatan dengan sebaik-baiknya", harap Jenderal Bintang Satu ini.

Sementara itu Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Korem 161/Wira Sakti Kapten Infanteri I Made Suardika mengatakan pembuatan Sumur Bor ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mulai hari ini Jumat (18/8) sudah siap operasional. Kemampuan debit air yang dapat ditampung di bak air dalam waktu 8 jam adalah 20.000 liter.

"Kita semua berterima kasih kepada unsur pimpinan yang sudah memperhatikan kebutuhan warganya sebagai suatu wujud peningkatan kesejahteraan juga", tambah Dandenma.(Penrem 161/WS)

Kamis, 17 Agustus 2017

Doa Bersama 17 17 17 Kodam IX/Udayana Bersama Masyarakat Akan Dipusatkan di Puja Mandala




Pendam IX/Udayana
Kamis, 17 Agustus 2017

Kodam IX/Udayana dengan masyarakat akan menggelar gerakan doa bersama pada 17 17 17 (Tanggal 17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017), yang bertemakan “Muroja’ah Untuk Lebih Berkasih Sayang” di masing-masing wilayah Kodam IX/Udayana dan dilaksanakan di markas atau kantor satuan jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU, diharapkan masyarakat ikut serta dalam kegiatan doa bersama.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bahwa Sila Pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, agar diaplikasikan kembali mulai tanggal 17 Agustus pukul 17.00 tahun 2017. Artinya bagi yang beragama Islam khusus para Hafiz Al-qur'an atau penghafal Al-Qur'an untuk Khataman bersama dan bagi yang beragama Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu berdoa bersama selama 1 jam, mulai pukul 17.00 s.d.18.00 sesuai waktu masing-masing wilayah.

“Hal ini mengaplikasikan Sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, kita berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh memohon pada waktu yang sama dan  Tuhan maha mengabulkan doa orang banyak, mudah-mudahan semuanya dikabulkan dan kita penuh dengan kasih sayang serta tidak ada keributan,” kata Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hari bersejarah dan hari kemerdekaan bangsa Indonesia berkat jasa para Pahlawan Kesuma Bangsa. “Tanggal 17 Agustus 2017 kita gelorakan sebagai Hari kasih sayang Indonesia, kita berdoa bersama seluruh komponen anak bangsa dan memohon kepada Tuhan agar kita penuh dengan kasih sayang antar sesama, rukun dan damai sebagai bangsa pemenang,” pungkasnya. (Pendam IX/Udayana)

716 Desa Membawa Bendera Merah Putih Ukuran Besar Meriahkan Pawai Kebangsaan HUT RI Ke 72



Pendam IX/Udayana
Kamis, 17 Agustus 2017

Peringatan Hari Ulang Tahun RI Ke 72 yang diselenggarakan di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar dengan Irup Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Peringatan HUT RI Ke 72 diawali dengan pementasan Sosiodrama perang merebut kemerdekaan persembahan dari Kodam IX/Udayana yang menceritakan  Perang yang dikenal dengan nama Perang Puputan Margarana, "Sodiodrama ini memperkuat nasionalisme rakyat Indonesia untuk lebih mencintai negara dan bangsanya," kata narator, Kamis (17/8) di Lapangan Niti Mandala Renon denpasar Bali.

Setelah Parade pelaksanaan peringatan HUT RI Ke 72 dilapangan Niti Mandala Renon peringatan HUT RI Ke 72 juga dimeriahkan dengan Pawai Kebangsaan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, Pawai Kebangsaan ini digagas oleh Kodam IX/Udayana bersatu padu dengan mitra Kodam IX/Udayana yang berada di Bali.

Hal yang paling menarik dari kirab kebangsaan dalam rangka HUT RI Ke 72 adalah hadirnya mitra Kodam IX/Udayana sebanyak  716 Desa yang tersebar di seluruh Provinsi Bali yang masing masing Desa membawa bendera berukuran 6 meter x 9 meter dibentangkan dengan diusung 30 orang warga desa tersebut berjalan mengikuti Pawai Kebangsaan yang diiringi oleh 10 (sepuluh) Marcing band dari siswa siswi Denpasar. Selain itu seluruh warga desa membawa bendera mini yang dipegang perorangan sebanyak 21.480 bendera. Pawai Kebangsaan ini sangat menarik perhatian warga yang hadir untuk menyaksikan peringatan HUT RI Ke 72 di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar Bali.

Pawai Kebangsaan tersebut juga dimerihakan iring iringan kendaraan berlapis baja dari Kodam IX/Udayana serta 21 Jajaran satuan badan pelaksana Kodam IX/Udayana dengan melibatkan masing masing satuan 100 orang mitra dari satuan Balak KodamIX/Udayana dengan membawa bendera Merah Putih ukuran besar 6 meter x 9 meter sereta bendera mini sebanyak 2.100 bendera.

Peringatan HUT RI ke 72 di Lapangan Niti Mandala Renon sebagai Irup Gubernur Bali Made Maangku Pastika, dihadiri Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Pejabat pemerintah Daerah Provinsi Bali, Para Pejabat Kodam IX/Udayana, Para Pejabat Polda Bali, seluruh Prajurit TNI/Polri/ASN segarnizun Denpasar serta seluruh warga sekitarnya.(Pendam IX/Udayana)

Prajurit Indobatt XXIII-K Dan Warga Lebanon Meriahkan Lomba Dalam Rangka Hut Ke-72 Republik Indonesia




Pendam IX/Udayana
Kamis, 17 Agustus 2017

Bertempat di Ettaibe Lebanon, Prajurit Indobatt XXIII-K dan warga masyarakat bersama-sama memeriahkan lomba dalam rangka HUT ke-72 RI. Warga Ettaibe Lebanon antusias mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan oleh prajurit Indobatt. Mereka secara spontan mengikuti perlombaan diantaranya lomba makan semangka, lomba tarik tambang dan lomba joged dangdut.

Kegiatan perlombaan berlangsung bersamaan dengan festival pendidikan dan budaya yang diadakan oleh pemerintah Lebanon di alun-alun Ettaibe.  Ada satu hal yang menarik dalam perlombaan kali ini, yaitu perlombaan makan kerupuk yang dimana para pesertanya anak-anak penyandang cacat fisik dan mental. Walaupun anak-anak tersebut mempunyai kekurangan namun mereka tetap semangat dalam mengikuti perlombaan.  

Masyarakat Lebanon selalu dekat dengan prajurit-prajurit Indobatt XXIII-K, selama melaksanakan misi telah terjalin hubungan yang baik dengan warga Lebanon.   Hal ini dikarenakan Prajurit Indobbat XXIII-K memiliki kesadaran akan pentingnya makhluk sosial yang saling hidup berdampingan dan berinteraksi dengan manusia lainnya.  “Kami akan selalu mengedepankan kebersamaan dalam menjalankan misi perdamaian di Lebanon” tutup Komandan Indobatt Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. (Penerangan Yonmek Konga 23-K, Pendam IX/Udayana)