Minggu, 17 Desember 2017

Camat Selemadeg Timur I G Pt Ngr Darma Utama AP.,M.Si Antusias Sambut Kedatangan Peleton YW PJ

Pendam IX/Udayana
Minggu, 17 Desember 2017

Camat Selemadeg Timur I G Pt Ngr Darma Utama AP.,M.Si menyambut kedatangan Peleton Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya sekaligus Irup upacara serah terima serah terima Simbol  dan lambang Yudha Wastu Pramuka Jaya. Sabtu (17/12) Pukul  04.00 wita bertempat Halaman Kantor Camat Selemadeg Timur Banjar Megati Kelod Desa Megati  Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan

Pada hari Sabtu tamggal 17 Desember Pkl  04.00 wita bertempat Halaman Kantor Camat Selemadeg Timur Banjar Megati Kelod Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan telah dilaksanakan Upacara serah terima Simbol dan lambang Yudha Wastu Pramuka Jaya dari Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ketiga yang dipimpin oleh  Kapten Inf Murcana (Dankima Yonif Raider 900/SBW) kepada Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke empat Kompi B Yonif Raider 900/SBW yang di pimpin oleh   Lettu Inf Rudi Megianto  (Pasi Ops Yonif Raider 900/SBW ), selaku Irup  Camat Selemadeg Timur (I G Pt Ngr Darma Utama AP.,M.Si ) selaku Komandan Upacara Kapten Inf Murcana, selaku Perwira Upacara Kapten Inf Latif dan selaku Pengawas Letkol Inf Erwin Gunawan, SE (Dandim 1619/Tabanan)

Dalam amanatnya Camat Selemadeg Timur (I G Pt Ngr Darma Utama AP.,M.Si)  menyampaikan yang intinya ucapan puji sukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini kita dapat menghadiri upacara serah terima Peleton beranting YWPJ dalam rangka memperingati hari Infanteri ke 69 tahun 2017 yang dilakasanakan setiap tahun dengan tujuan untuk mengenang kembali lahirnya korps Infateri serta memberi motifaai kepada Prajurit Infanteri dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya sehingga benar-benar menghayati makna napak tilas tersebut dan nilai heroik yang terkandung di dalamnya, melalui memperingati hari Infanteri telah lahir seorang Panglima Besar yang kemudian diabadikan sebagai bapak Infanteri.

Hadir dalam acara tersebut, Dandim 1619/Tabanan (Letkol Inf Erwin Gunawan, SE),  Kabag Um Rindam IX/Udayana  ( Letkol Inf Arif Dwipayana), Katimtih Rindam IX/Udayana Letkol Inf Pasaribu, Camat Selemadeg Timur (I G Pt Ngr Darma Utama AP.,M.Si ), Kapten Kav Sutikno (Danki Kavelwridam IX/Udayana), angota Polsek Selomadeg Timur, Kepala Desa Selemadeg Timur, Masyarakat Selemadeg Timur lokasi serah terima -+ 150 orang

Dengan susunan acara sebagai berikut :  Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya Ketiga dan 1 Peleton pengantar (Kikavserdam IX/Udy) memasuki lapangan upacara, Penghormatan antar Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ketiga kepada Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke empat, Pembacaan Amanat Panglima Besar Jendral Soedirman dan Ikrar Korps Infanteri, Persiapan serah terima Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, Pernyataan penyerahan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, Pelaksanaan serah terima Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, Pernyataan penerimaan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya dari Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ketiga kepada Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke empat dan Penanda tanganan naskah serah terima, Laporan, Penghormatan antara Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke tiga kepada Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke empat, Pkl  04.20 wita Upacara serah terima Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya dari Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke tiga (Kompi Markas Raider 900/SBW) dan Peleton pengantar Rindam IX/Udayana yang  dipimpin oleh  Kapten Inf Murcana  (Dankima Yonif Raider 900/SBW) kepada Peleton Yuda Wastu Pramuka Jaya Ke empat Kompi B Yonif Raider 900/SBW yang di pimpin oleh Lettu Inf Rudi Megianto (Pasi Ops Yonif Raider 900/SBW ) selesai.

Pada pukul  04.30 wita wita seluruh rangkaian kegiatan Upacara serah terima Peleton Yuha Wastu Pramuka Jaya ke tiga kepada Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke empat  berjalan dengan tertib aman dan  lancar.  Selanjutnya pada pukul  05.00 wita Pemberangkatan Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke empat yang dilepas oleh Camat Selemadeg Timur (I G Pt Ngr Darma Utama AP.,M.Si ) yang didampingi para undangan. Dengan route star kantor Camat Selemadeg Timur Kab Tabanan  Cp 1 Bale Banjar Gulingan, Ds. Antosari, Kab. Tabanan, Cp 2 Parkir RM Harmoni,  Finish Lapangan Ds. Sanda Pupuan, Kab. Tabanan Total jarak tempuh Etape IV/25 Km. (Pendam IX/Udayana)

Dandim 1609/Buleleng Hadiri Musyawarah Olahraga Provinsi

Pendam IX/Udayana
Minggu, 17 Desember 2017

Dandim 1609/Buleleng Hadiri Musyawarah Olahraga Provinsi di Hotel Banyualit, Jln Lovina Dusun Banyualit Desa Kalibubuk Kec. Buleleng Kab. Buleleng, Sabtu (16/12).

Bertempat di Hotel Banyualit, Jln Lovina, Dusun Banyualit, Desa Kalibubuk, telah dilaksanakan MUSORPROV. KONI BALI Tahun 2017 (Melalui Musyawarah Olahraga Propinsi) Kita Tingkatkan Sinegritas Organisasi Untuk Mencapai Prestasi Dunia yang dilaksanakan selama 2 hari 16 sampai 17 Desember 2017.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh, Wakil Gubernur Prop. Bali (Bapak Ketut Sudikerta). Wakil Ketua DPRD Prov. Bali, Waketum Koni Pusat, Ketua Umum Koni Bali, Ketua komisi 4 Prov Bali, FKPD Prov. Bali, Dandim 1609/Buleleng (Letkol Inf Slamet Winarto S.E.), Kapolres Buleleng (AKBP Suratno S.Ik.), FKPD Kab. Buleleng dan Danramil

Sambutan pertama dari Ketua panitia pelaksana Koni Bali Nyoman Budi Adnyana yang intinya menyampaikan melalui Musorprov. Koni Bali Tahun 2017 kita tingkatkan sinegritas  organisasi untuk mencapai prestasi dunia, untuk memilih dan menetapkan Ketua Koni Prop Bali periode 2017 sampai 2021 sehingga tercipta pembinaan olahraga Propinsi Bali yang lebih berprestasi.

Sambutan kedua dari Ketua Umum Koni Bali yang intinya menyampaikan bahwa empat tahun pengabdian perlu kita kaji apa yang kita lakukan/kerjakan untuk keberhasilan olahraga kita dan hari ini kita kumpul kita mulai dari nol untuk mendapatkan masukan masukan terkait penyiapan olaraga Bali untuk kemajuan prestasi agar bisa menjadi barometer olahraga yang propesional untuk membangun olahraga Provinsi Bali yang lebih berprestasi, untuk itu kita akan jawab tantangan tantangan dikedepanya dalam memajukan olah raga Bali dan diharapkan kita bisa menjadi tuan rumah PON.

Sambutan ketiga dari Ketua umum Koni Pusat yang dibacakan oleh Waketum Koni Pusat yang intinya menyampaikan untuk memilih Ketua Koni Bali periode 2017-2021, diharapkan peserta Musorprov dapat menyaring seorang Ketua umum yang nantinya dapat memimpin Koni Bali dikedepanya mampu mengemban tugas dengan baik dan mampu menyaring para atlit Bali yang berprestasi, karena dilihat dari catatan atlit pon Bali sudah terjadi peningkatan prestasi karena tugas berat menjadi ketua koni kedepanya untuk membawa olahraga Bali yang berprestasi dan peserta Musorprov agar Peserta mengedepankan persahabatan, Segala sesuatu direncanakan dengan baik mampu menata tugas dikedepanya, Pembinaan atlit olahraga yg lebih profesional.

Sambutan keempat dari Wakil Gubernur Bali yang intinya menyampaikan yaitu mampu mempertahankan dan meningkatkan perestasi dan pola pembinaan perestasi serta menghimbau para peserta Musorprov agar memilih orang tepat dalam menduduki jabatan sebagai ketua yang nantinya mampu memaksimalkan olahraga dibali, dan ambil bagian dalam prestasi olahraga Bali, semua itu bisa terwujud yang penting kita mempunyai konsesus yang sama dan dalam kepengurusan harus dilaksanakan pengelolaan administrsai bagus dan baik dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah dan publik dan olahraga koni bali dikelola dengan bagus sesuai aturan dan norma, organisasi yg dikelola jangan mementingkan diri sendiri, mudah mudahan kedepanya saya dapat dipercaya memimpin Bali sehingga nntinya kita akan bersama sama memajukan olahraga Bali untuk lebih berperestasi. (Kodim 1609/Buleleng)

KOMANDAN INDOBATT UNIFIL LAKSANAKAN TOA (TRANSFER OF AUTHORITY)

Pendam IX/Udayana
Minggu, 17 Desember 2017

TOA atau serah terima jabatan Komandan Indobatt XXIII-K/UNIFIL dari Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. kepada Komandan Indobatt XXIII-L/UNIFIL Letkol Inf Arfan Johan Wihananto,S.I.P. dilaksanakan di Markas UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon)  Naqoura pada tanggal 14 Desember 2017.  Serah terima bersamaan dengan satuan tugas  lainnya yang tergabung dalam Kontingen Garuda Indonesia.   Bertindak selaku Inspektur Upacara Deputy Force Commander UNIFIL Major General Shivaram Kharel. Upacara serah terima berjalan dengan lancar dalam amanatnya Inspektur Upacara memberikan apresiasi kepada seluruh Kontingen Indonesia karena telah menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon dengan dedikasi tinggi.    

Setelah bertugas selama setahun di Lebanon Komandan Indobatt XXIII-K/UNIFIL Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd., berhasil memimpin dan membawa prajurit Indobatt menjalankan misi dengan baik tanpa ada kesalahan atau pelanggaran hukum baik disiplin maupun pidana.  Hal ini dikarenakan Komandan Indobatt menekankan kepada seluruh Perwira Indobatt XXIII-K/UNIFIL untuk selalu memberi contoh yang baik dalam sikap, loyalitas dan pelaksanaan pekerjaan yang profesional kepada seluruh bawahannya.  Untuk memenuhi semuanya, para Perwira harus terlebih dahulu perfect dalam segala bidang. 

Setelah melaksanakan TOA Komandan Indobatt melaksanakan entry briefing yang dihadiri oleh seluruh Perwira baik dari personel satgas lama ataupun baru.   Dalam entry briefing Letkol Inf  Yudi Gumilar, S.Pd. mengatakan “Saya yakin Satgas Indobatt XXIII-L/UNIFIL lebih baik dari satgas-satgas sebelumnya. Satuan yang baik adalah satuan yang mampu memberikan kemajuan  atau meningkatkan kemampuan satuan berikutnya”  tutupnya. (Penerangan Yonmek Konga 23-K, 16 Desember 2017).

Danramil 1616-05/Sukawati Beserta Anggota Meninjau Pengungsi Gunung Agung

Pendam IX/Udayana
Minggu, 17 Desember 2017

Danramil 1616-05/Sukawati beserta anggota meninjau para pengungsi Gunung Agung di Posko Lapangan Sutasoma Sukawati Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar, Sabtu (16/12)

Danramil 1616-05/Sukawati, Kapten Inf Anak Agung Raka Malia menyempatkan diri meninjau para pengungsi di wilayah Sukawati di dampingi anggota Koramil dan satgas penanganan pengungsi Kab. Gianyar di lokasi Posko pengungsian Lapangan Sutasoma dan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Koramil 1616-05/Sukawati terhadap keberadaan para pengungsi erupsi Gunung Agung di Posko pengungsi lapangan Sutasoma, sambil melaksanakan pengecekan  terhadap kondisi para pengungsi saat ini dan mendata jumlah pengungsi secara nyata sekaligus untuk membantu segala kesulitan-kesulitan yang di alami para pengungsi.

Mengenai jumlah pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma Sukawati saat ini 403 jiwa dan jumlah pengungsi yg tersebar di wilayah Kab. Gianyar sekitar 3.533 orang dan aktifitas sehari-hari para pengungsi untuk mengurangi kejenuhan selama masa pengungsian pada umumnya mereka mengerjakan sarana sesajen/banten dan kerajinan kemudian di jual ke Pasar terdekat, kegiatan ini di lakukan oleh para pengungsi terutama kaum perempuannya. (Kodim 1616/Gianyar)

Sabtu, 16 Desember 2017

Dandim 1617/Jembrana tinjau pembangunan Bedah Rumah

Pendam IX/Udayana
Sabtu, 16 Desember 2017

Dandim 1617/Jembrana tinjau pembangunan Bedah Rumah di Banjar Baluk 2 Desa Baluk, Kec. Negara Kab. Jembrana, Sabtu (16/12).

Dandim 1617/Jembrana Letnan Kolonel Kav Djefri Marsono Hanok Dandim 1617/Jembrana meninjau kegiatan pembangunan Bedah rumah milik Kade Suardika 26 Tahun Banjar Baluk 2 Desa Baluk.

Dandim 1617/Jembrana pada intinya menyampaikan kegiatan bedah rumah akan segera di selesaikan dalam waktu dekat akan dilaksanakan penyerahan secara simbolis oleh Panglima Kodam IX/Udayana bertempat di Kab. Karangasem serta Ucapan trima kasih dari Bapak Kayan Kendra atas Bantuan Bedah Rumah yang di berikan oleh TNI

"Bedah rumah ini ialah hasil kerja sama Kodim 1617/Jembrana dengan Relawan yang ada di Kab. Jembrama sebagai bentuk peringatan hari Juang Kartika ke-72.

Dandim menyampaikan, program bedah rumah ini merupakan bukti perhatian dan kepedulian jajaran TNI AD bagi warga tidak mampu, Dengan adanya gerakan program bedah rumah tersebut, bisa memberikan kelayakan bagi yang menerima. (Kodim 1617/Jembrana)

Peringati Hari Juang Kartika Prajurit TNI AD Pertahankan Kinerja Demi Kejayaan TNI Dan NKRI


Seluruh satuan TNI AD pada setiap Tanggal 15 Desember memperingati Hari Juang Kartika  (HJK) yang merupakan hari lahirnya TNI Angkatan Darat.

Demikian halnya Korem 161/Wira Sakti dan Jajaran juga memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017, dalam upacara yang berlangsung Jumat (15/12) bertempat di  Lapangan Makorem 161/Wira Sakti Jalan  W.J. Lalamentik Kelurahan, Oebofu Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Bertindak selaku Inspektur Upacara Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E.,M.M. Tema peringatan Hari Juang Kartika Tahun ini yaitu "Manunggal Dengan Rakyat TNI AD Kuat".

Dalam amanatnya Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono yang dibacakan  Danrem 161/Wira Sakti menyampaikan penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada para sesepuh dan senior yang telah memberikan dharma baktinya demi kejayaan TNI, bangsa dan negara hingga saat ini. "Atas nama pribadi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, saya mengucapkan "Selamat Hari Juang Kartika" dan "Dirgahayu TNI Angkatan Darat", kepada segenap Prajurit dan ASN Angkatan Darat beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas, sebut Kasad".

Dengan diiringi ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi serta harapan  agar kita senantiasa diberi kekuatan untuk dapat mempertahankan semangat dan kinerja kita, serta demi kejayaan Tentara Nasional Indonesia, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini. "Atas nama Keluarga Besar Angkatan Darat, saya juga mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia, yang telah mencurahkan segenap cintanya kepada TNI AD, sehingga Prajurit TNI AD dapat mengemban setiap tugas dan amanah yang diberikan dengan baik", ungkap Kasad.

Hari ini (15/12) tepat 72 tahun yang lalu, para pendahulu kita telah menorehkan catatan yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu yang dikenal sebagai Palagan Ambarawa. Meski dengan senjata dan perlengkapan yang sangat sederhana Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang merupakan cikal bakal TNI, bersama rakyat berhasil memenangkan secara gemilang dengan memukul mundur Tentara Sekutu yang memiliki persenjataan dan kemampuan taktik serta strategi perang yang jauh lebih modern di masa itu. Keberhasilan tersebut, tidak hanya meningkatkan moril perjuangan di wilayah Indonesia lainnya, tetapi juga memberikan dampak politis secara internasional dan dampak psikologis kepada Sekutu karena ternyata TNI dan rakyat Indonesia mampu menunjukkan semangat pantang menyerah dalam mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diraih.

Oleh karenanya, Bangsa Indonesia perlu mengamalkan nilai-nilai serta perlu menggali dan memupuk nilai luhur yang sudah menjadi imunitas bangsa, bahkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hal ini penting dilakukan, karena nilai-nilai luhur itu, tidak lekang oleh waktu atau selalu relevan untuk menghadapi setiap perubahan situasi apapun, guna mengawal tetap kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Usai pelaksanaan upacara dilaksanakan berbagai atraksi ataupun demontrasi untuk memeriahkan peringatan Hari Juang Kartika kali ini antara lain  Drama Kolosal  Jenderal Soedirman yang berjudul Semerah Darah Sebening Air Mata binaan dari Kodim 1604/Kupang. Ada juga demonstrasi Kolone Senapan Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Yonif 743/Pradnya Samapta Yudha serta demontrasi Beladiri Yong Modoo dari Yonif Raider Sus 744/Satya Yudha Bhakti serta semua rangkaian kegiatan diakhiri dengan acara syukuran bertempat di Aula Makorem 161/Wira Sakti.

Sejumlah undangan dari kalangan sipil maupun militer pada peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2017  ini antara lain Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Danlantamal VII Kupang    Brigjen (Mar) Dedi Suhendar, Kabinda NTT Drs. Daeng Rosada, Danlanud El Tari Kolonel (Pnb) Rony Irianto Moningka, Karo Ops Polda NTT, Pimpinan Instansi BUMN dan Swasta, Para Kasi Korem, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/  Udayana dan sejumlah undangan lainnya.

Upacara Penyerahan Simbol Dan Pelepasan Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya Pertama Dalam Rangka Memperingati Hari Infanteri Ke-69 Tahun 2017



Pendam IX/Udayana
Sabtu, 16 Desember 2017

Bertempat lapangan Alit Saputra Jln Pahlawan Banjar Dangin  Carik Desa Dajan Peken Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan telah dilaksanakan upacara penyerahan Simbol dan pelepasan Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya pertama dalam rangka memperingati hari Infanteri ke-69 tahun 2017, Sabtu (16/12) di Tabanan.

Tema "Prajurit Infanteri melaksaksankan gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya guna meningkatkan jiwa korsa, semangat juang dan soliditas Prajurit, bersama komponen bangsa dalam rangka menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah NKRI" bertindak sebagai Irup KASDAM IX/ Udayana , selaku Komandan Upacara Danton I Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya pertama Kapten Inf Brama Fathayasa  (Danki C Yonif Raider 900/SBW) dan selaku Perwira Upacara Mayor Inf Bambang Hermanto (Kasi Pers Rindam IX/Udayana).

Amanat KSAD yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana selaku Irup yang intinya :  Ucapan syukur dan terima kasih kepada para undangan maupun segenap peserta upacara karena karunianyalah pada hari ini kita dapat melaksanakan upacara penyerahan simbol-simbol Infanteri sekaligus pemberangkatan peleton pertama Yudha Wastu Pramuka Jaya dalam rangka memperingati hari Infanteri ke 72 tahun 2017.  

Kegiatan ini merupakan tradisi Korps Infanteri yang selalu di laksanakan pada setiap tahun yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan nilai-nilai kejuangan, patriotisme dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mwningkatkan semangat kebanggaan Korps, jiwa korsa dan soloditas satuan berjalan kaki dan kemapuan fisik perorangan maupun peleton dalm rangka meningkatkan kualitas tempur Infanteri sehingga tercipta dan terpeliharanya jiwa korsa yang tinggi. Hendaknya kegiatan ini harus di hayati dan di resapi oleh seluruh prajurit yang tegabung dalam Yudha Wastu Pramuka Jaya, selain itu mari kita resapi kembali salah satu pesan dari Panglima Besar Jendral Soedirman "Bahwa kemerdekaan suatu negara yg berdiri diatas timbunan dan reruntuhan ribuan jiwa harta benda dari Rakyat bangsanya tidak akan dpt dilenyapkan oleh siapapun juga. Dlm mengakhiri amanat Pangdam menekan kan kepada peserta Peleton Yudha wastu Pramuka jaya yang intinya agar menjaga dan memelihara serta disiplin selama dalam perjalanan sehingga selama dalam pelaksanaan kegiatan dpt dilaksanakan dgn kesungguhan hati dan semangat yg tinggi, perhatikan faktor keamanan serta hindari sikap arogan selama dlm perjalanan.  (Pendam IX/Udayana)

Detik-Detik Upacara Peringatan Hari Juang Kartika Ke 72 Tahun 2017 Korem 162/WB

Pendam IX/Udayana
Sabtu, 16 Desember 2017

Ratusan prajurit Korem 162/WB dan jajaran melaksanakan upacara Hari Juang Kartika ke 72 Tahun 2017 di Lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Jumat (15/12). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., dengan tema yang diangkat pada peringatan Hari Juang Kartika kali ini "TNI AD Kuat Bersama Rakyat”.

Setelah pengucapan Sapta Marga, Irup membacakan kutipan pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman “Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lan dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu”. ” Tentara hanya mempunyai satu kewajiban, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara tefuh memegang kewajiban ini, lagipula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh. Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga”,

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara menyampaikan hari ini tepat 72 tahun yang lalu, peristiwa yang dikenal dengan Palagan Ambarawa, Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang merupakan cikal bakal TNI bersama rakyat berhasil memukul mundur tentara sekutu yang memiliki persenjataan modern dan kemampuan taktik dan strategi perang.  

“Hubungan antara TNI AD dan rakyat bukan hanya sebatas hubungan profesionalitas saja, namun TNI AD lahir dari rakyat sehingga senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat dan kondisi ini selaras dengan tema yang ditetapkan pada Hari Juang Kartika tahun 2017 ini, yaitu “MANUNGGAL DENGAN RAKYAT, TNI AD KUAT”.

“Ditambahkannya berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan sebagai rangkaian memperingati Hari Juang Kartika tahun 2017 ini antara lain acara syukuran, ziarah dan Lomba Lari 10 KM yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kodam dan melibatkan 67.328 orang dari berbagai kalangan. Selain itu, dilaksanakan pula berbagai kegiatan bakti sosial seperti pemberian Sembako sejumlah 27.152 paket, santunan kepada 2.976 orang Veteran dan Warakawuri, donor darah sejumlah 20.460 orang, khitanan massal sejumlah 2.486 orang, operasi bibir sumbing sejumlah 247 orang, operasi katarak sejumlah 2.668 orang dan pengobatan massal sejumlah 19.262 orang. Dibidang karya bakti, telah dilaksanakan penanaman 149.490 pohon di seluruh wilayah. Kegiatan-kegiatan itu diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia”.  

sejalan dengan visi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk mewujudkan TNI yang profesional dan modern serta memiliki kemampuan proyeksi regional serta komitmen global. Dengan didukung komitmen yang kuat antara TNI, pemerintah, rakyat dan komponen Bangsa lainnya, maka cita-cita menjadikan Indonesia sebagai Macan Asia bahkan Dunia, yang disegani kawan dan ditakuti lawan, bukanlah mimpi belaka.

Kegiatan upacara yang dihadiri oleh sejumlah undangan yakni Danlanud Rembiga beserta Ibu, Perwakilan Danlanal Mataram, Perwakilan Kapolda NTB dan Ibu Kapolda NTB, para Veteran dan para pejabat Korem 162/WB dan jajaran antara lain Kasrem 162/WB, Dandim se Pulau Lombok, para kasi Korem 162/WB, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, Ibu-Ibu pengurus Persit KCK Koorcab Korem 162 dengan peserta upacara sebagai dari Makorem 162/WB, gabungan Disjan, Kodim se Pulau Lombok, Yonif 742/SWY, Brimob Polda NTB, Polda NTB dan Polres Mataram, ASN, Basarnas NTB, Senkom, Menwa, IPDN dan Pramuka.

Setelah kegiatan upacara Hari Juang kartika dilanjutkan dengan atraksi Kolone senapan yang dibawakan oleh ibu-ibu Persit 742/SWY, Gendang Belek dan pagelaran Drama Kolosal Jenderal Soedirman yang dibawakan oleh siswa-siswi SMAN 1 Kuripan serta dilanjutkan dengan panggung hiburan Prajurit. (Penrem 162/Wira Bhakti)

Jumat, 15 Desember 2017

KASAL Laksamana TNI Ade Supandi, mengucapkan Selamat Hari Juang Kartika 2017


Peringati Hari Juang Kartika : Kodam Gelar Bhakti Sosial

Pendam IX/Udayana
Jumat, 15 Desember 2017

Sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati hari Juang Kartika Tahun 2017, Kodam IX/Udayana melaksanakan kegiatan  kemanusiaan dengan tajuk “Bhakti Sosial Hari Juang Kartika Peduli Pengungsi Gunung Agung”. Pada Jumat (15/12). Kegiatan diawali dengan pemberangkatan bantuan oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M.Sc, di depan Makodam IX/Udayana, bantuan diberangkatkan dengan mengunakan 20 unit kendaraan (18 Truk, 1 Bus dan 1 mini Bus) untuk di Posko Induk Tanah Ampo dan di Posko Pembantu Kecamatan Rendang. Pemberangkatan ini disaksikan oleh Gubernur Bali, Mangku Made Pastika, Waka Polda Bali, dan para pejabat teras Kodam IX/Udayana serta sejumlah pejabat lainnya.

Bantuan ini merupakan kerjasama dari berbagai pihak antara lain, dari Bapak Kasad, Kodam IX/Udayana, Artha Graha, PT. Widasa Jaya Perkasa Kaltim, PT. Sosok Sawit Sukses Kalbar, berupa sembako, Biskuit, Sabun Mandi, Pasta Gigi, Sikat Gigi dan Sleepmax Matras, Bantal  serta pakaian layak pakai dengan harapan dapat meringankan beban para pengungsi di daerah pengungsian. Untuk bantuan di Posko Induk Tanah ampo secara simbolis diserahkan oleh Irdam IX/Udayana Kolonel Inf Lalu Rudi Irham Srigede diterima oleh Ibu Gusti Ayu Arini dari Dinas Sosial Kabupaten Karangasem, sedangkan bantuan untuk di UPDT Pertanian Desa Rendang secara simbolis diserahkan oleh Pangdam IX/Udayana, diterima oleh perwakilan masyarakat pengungsi.

Pangdam menyampaikan, kegiatan Bhakti Sosial ini dalam rangka Hari Juang Kartika ini dilaksanakan secara terpusat dan tersebar, salah satunya di Udayana melaksanakan bhakti sosial dan kesehatan, sasarannya adalah untuk Kodam IX/Udayana dilaksanakan khusus di Pos Pengungsi erupsi Gunung Agung. Adapun beberapa sumbangan yang di berikan dari pimpinan Angkatan Darat dan pengusaha  maupun sumbangan dari perorangan, jangan dilihat dari jumlah dan besarnya sumbangan tersebut tetapi itulah yang mampu diberikan oleh pimpinan TNI-AD sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang mana saat ini sedang mengungsi akibat bencana erupsi Gunung Agung. Kodam menggandeng beberpa perusahan baik secara perorangan maupun kelompok dalam hal ini untuk bersama-sama bergandengan tangan memberikan bantuan. Kami juga berharap agar Gunung Agung ini cepat meletus akan tetapi tidak terjadi letusan yang besar sehingga kita pasti menghadapi bencana ini, namun kita tidak boleh melawan alam dan Tuhan jadi kita  harus mengerti dengan keadaan ini. Demikian ujar Pangdam.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat teras Kodam IX/Udayana antara lain, Danrindam IX/Udayana, Perwira Staf Ahli, Asrendam, para Asisten Kasdam, LO AL dan LO AU serta para Dan/Ka Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana, para Dandimse Bali, Kapolres berserta Unsur FKPD Karangasem , Ketua, Wakil Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IX/ Udayana, serta sejumlah undangan lainya. (Pendam IX/Udayana)

Aster Kasdam IX/Udayana serahkan Bantuan Bedah Rumah

Pendam IX/Udayana
Jumat, 15 Desember 2017

Aster Kasdam IX/Udayana serahkan Bantuan Bedah Rumah di Alamat Desa Lalan Plawe Banjar Ayung Dusun Galiran Semarapura Kelod Kec. Klungkung Kab Klungkung, Jumat (15/12).

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer setiap manusia untuk berlindung berkembang dan berinteraksi dengan seluruh anggota keluarganya. Namun keberadaan rumah tidak hanya sekedar berbentuk dan berdiri. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi dari keberadaan rumah itu sendiri sehingga layak untuk dihuni, baik layak dari segi kesehatatan maupun layak secara sosial. Dalam rangka peringatan Hari Juang Kartika ke-72, Aster Kasdan IX/Udayana meyerahakan bantuan hasil perbaikan Rumah Tidak layak Huni (RTLH) kepada masyarakat.

Kodam IX/Udayana dlam momen peringatan Hari Juang Kartika meluncurkan program perbaikan RTLH, hasil perbaikan diserahkan oleh Aster Kasdam IX/Udayana kepada 24 orang masyarakat yang berasal dari 6 kabupaten Antara lain Kab. Klungkung 4 Kk, Kab. Gianyar 4 KK, Tabanan 4 KK, Bangli 4 KK, Jembrana 4 KK Buleleng 4 KK dan penyerahan serentak bertempat di rumah I Wayan Dania Umur 67 Tahun, Alamat  Desa Lalan Plawe, Banjar Ayung Dusun Galiran Kel. Semarapura Kelod Kec Klungkung Kab. Klungkung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim1610/Klungkung, Para Dandim Jajaran Korem 163/Wira Satya, Perwira staf dan Para Danramil Jajaran Kodim 1610/Klungkung, Camat Klungkung, Lurah Semarapura Kelod dan 24 orang penerima bantuan perbaikan RTLH.

Pangdam IX/Udayana dalam sambutanya yang dibacakan oleh Aster Kasdam IX/Udayana mengatakan bahwa program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan program Kodam IX/Udayana sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat memberikan perhatian kepada masyarakat yang tidak meliliki rumah yang layak. Kegiatan bedah rumah atau perbaikan RTLH ini sangat mulia guna membantu masyarakat yang betul-betul  tidak mempunyai rumah layak huni. Dengan adanya masyarakat yg sudah memiliki rumah yang layak sekaligus akan menigkatkan taraf hidup bagi penghuninya, sekaligus langsung atau tidak langsung akan memunculkan keharmonisan dalam rumah tangga.  (Kodim 1610/Klungkung)

Dandim 1609/Buleleng pun Ikut Donor Darahnya



Pendam IX/Udayana
Jumat, 15 Desember 2017

Kodim 1609/Buleleng Gelar Donor Darah dalam rangka Hari Juang Kartika 2017 di Aula Makodim 1609/Buleleng, Kamis (14/12).

Kegiatan donor darah yang di ikuti oleh 97 orang dari Kodim 1609/Buleleng, Kepolisian, Pemda dan masyarakat serta persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXII ini dilaksanakan berkat kerja sama antara Kodim 1609/Buleleng, Denkesyah Singaraja dan PMI Singaraja.

Selain Anggota turut hadir sekaligus mendonorkan darahnya Komandan Kodim 1609/Buleleng Letnan Kolonel Inf Slamet Winarto, S.E., pada kesempatan ini pula Dandim menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Juang Kartika 2017.

Selain kegiatan donor darah masih ada lagi rangkaian lainnya seperti Karya Bhakti yang melibatkan anggota Kodim, Koramil, Kepolisian, Pemda dan Masyarakat.

Pada akhir kegiatan donor darah secara simbolis Dandim 1609/Buleleng menyerahkan darah kepada PMI dengan harapan semoga kegiatan donor darah yang dilaksaankan pada hari ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan. PMI Singaraja pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 1609/Buleleng atas partisipasi dan kerja samanya. (Kodim 1609/Buleleng)

Peringati Hari Juang Kartika, “TNI AD Memiliki Hubungan Biologis Dengan Rakyat”



Pendam IX/Udayana
Jumat, 15 Desember 2017

Sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 163 Tahun 1999 dan Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/662/XII/1999, Tanggal 15 Desember ditetapkan sebagai “Hari Juang Kartika”, yaitu hari jadinya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Dalam peringatan hari Juang Kartika,  Tahun 2017 ini, Kodam IX/Udayana menggelar Upacara di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung pada  Jumat (15/12) pagi tadi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M.Sc, diikuti oleh lima batalyon pasukan inti terdiri dari 1 batalyon tak bersenjata gabungan Pamen, Pama dan Bintara/Tamtama, 4 Batalyon bersenjata gabungan dari Pomdam IX/Udayana, Yonif Raider 900/SBW, Yonif Mekanis 741/GN, Yon Zipur 18/YKR, Kikavserdam IX/Udayana dan Brimob Polda Bali serta satu batalyon tak bersenjata gabungan Aparat Sipil Negara jajaran Garnizun Denpasar, Pol PP, Pecalang, Akper dan anak-anak Pramuka serta didukung oleh satu kompi Satsikmil Ajendam IX/Udayana.

Pada kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana membacakan Amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat, mengajak seluruh prajurit, ASN dan Keluarga Besar TNI AD untuk menundukkan kepala sejenak, mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu yang telah melahirkan serta membesarkan TNI Angkatan Darat, seraya berdoa semoga amal bakti dan perjuangannya diterima dan dicatat sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Penghormatan dan penghargaan yang tinggi juga  disampaikan kepada para sesepuh dan senior, baik yang dapat hadir maupun tidak, yang telah memberikan dharma baktinya demi kejayaan TNI, Bangsa dan Negara hingga saat ini. Hari ini, tepat 72 tahun yang lalu, para pendahulu telah menorehkan catatan yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu peristiwa yang dikenal sebagai Palagan Ambarawa, meski dengan senjata dan perlengkapan yang sangat sederhana, kesatuan-kesatuan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang merupakan cikal bakal TNI, bersama rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara gemilang dengan memukul mundur tentara Sekutu yang memiliki persenjataan dan kemampuan taktik serta strategi perang yang jauh lebih modern di masa itu.
 
Keberhasilan tersebut, tidak hanya meningkatkan moril perjuangan di wilayah Indonesia lainnya, tetapi juga memberikan dampak politis secara Internasional dan dampak psikologis kepada Sekutu, karena ternyata TNI dan rakyat Indonesia mampu menunjukkan semangat pantang menyerah dalam mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diraih.  Palagan Ambarawa adalah simbol kemanunggalan TNI AD dan rakyat Indonesia.

Hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka, namun lebih dari itu, TNI AD memiliki hubungan biologis dengan rakyat Indonesia karena dilahirkan dari rakyat sehingga senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat, sebaliknya rakyat adalah pendukung dan penguat perjuangan TNI AD dalam setiap tugas yang diemban. Kondisi ini tersirat dalam tema yang ditetapkan pada Hari Juang Kartika tahun 2017 yaitu “MANUNGGAL DENGAN RAKYAT, TNI AD KUAT”. demikian tegas Pangdam.

Usai upacara ditampilkan demontrasi Kolone Senapan Ibu Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Asuhan Ibu Ketua Persit PD IX/Udayana, Ny Vera Komaruddin S,. sebagai istri prajurit dalam peringatan hari Juang Kartika ini juga ikut berpartisipasi menunjukkan kebolehan dalam memadukan ketangkasan gaya militer dengan karya seni dengan menampilkan Kolone Senapan dengan materi gerakan ditempat seperti periksa kerapian, penghormatan, kosongkan senjata, periksa laras dilanjutkan gerakan berjalan, putar sejata, depan senjata, dibawah komando Ni Ketut Suarningsih Persit Kartika Chandra Kirana Rindam IX/Udayana.

Selanjutnya demontrasi Yong Moodo, Karate dan Pencak Silat yang ditampailkan oleh para petarung pilihan, prajurit yang berprestasi dengan materi, Yonghoobob (pernapasan) dengan membentuk formasi dan memadukan kelembutan dengan gerakan bertenaga,  dengan tehnik pernafasan sehingga dapat merasakan aliran tenaga dalam yang berputar di dalam tubuh.

Kemudian dilanjutkan dengan Son Chagi atau dasar pukulan, Bhal chagi (tendangan empat penjuru), Nakbob atau teknik jatuhan, Yongmuhyo (rangkaian teknih gerakan), Meoli Nakbob (teknik jatuh jarak jauh), Son Gyeisul (teknik kuncian terhadap lawan), Honsinsul (aplikasi perkelahian), Geok Papower (pemecahan tingkat tinggi) baik teknik gerakan maupun pemecahan benda keras, kemudian penghormatan akhir ala Yongmoodo, Karate dan Pencak Silat. Demontrasi ini diperagakan oleh para prajurit pilihan yang  berbakat dari Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana.

Hadir pada kesempatan tersebut para pejabat teras Kodam IX/Udayana, Guberbur Bali, Waka Polda Bali, FKPD Prov Bali, Tokoh Agama, Masyarakat, Adat, pimpinan media dan sejumlah undangan lainnya. (Pendam IX/Udayana)