Kamis, 30 November 2017

Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan



Pendam IX/Udayana
Kamis, 30 Nopember 2017

Wakili Dandim Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan di Kejaksaan Negeri Jembrana Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Rabu (29/11).

Acara Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Uang Palsu dan Tindak Pidana Umum dan Pidana Khusus yang disaksikan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Arta S.E., M.M. dilaksanakan bertempat di Kejaksaan Negeri Jembrana Kel. Banjar Tengah dihadiri oleh Kasdim 1617/Jembrana Mayor Inf Ngakan Made Marjana S.Pd.

Adapun beberapa sambutan diantarannya Kajari Negeri Kab. Jembrana Anton Delianto, S.H., M.H. Pada Intinya menyampaikan bahwa Pemusnahan barang bukti Narkotika, Uang palsu dan dan tindak pidana umum pada hari ini merupakan komitmen bersama TNI/POLRI, Kejaksaan Negara, Pengadilan Negeri, Pemerintah Daerah, BNK serta elemen masyarakat dalam upaya menjadikan jembrana terbebas dari peredaran Narkoba dan Uang Palsu.

Bupati Jembrana I Putu Arta S.E.,M.M. dalam sambutannya memyampaikan bahwa Penyalah gunaan dan peredaran gelap Narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memperhatinkan dan cendrung semakin meningkat serta merupakan masalah bersama bagi pemerintah dan masyarakat Jembrana serta Tugas kita adalah menghentikan semua kejahatan ini, sehingga masa depan anak dan cucu kita menjadi selamat dan terbebas dari pengaruh Narkoba. Dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045" Semua itu dapat kita mulai dari lingkungan terkecil Yaitu keluarga, Sekolah dan pemerintah.

Beberapa barang bukti yg dimusnahkan diantaranya  23 (dua puluh tiga) paket narkotika jenis sabu-sabu dg berat total 691,99 gram beserta dompet, klip, korek api, alat-alat pakai narkotika dan beberapa HP yg digunakan sebagai alat tindak pidana narkotika, 461 (empat ratus enam puluh satu) lembar uang kertas palsu pecahan Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) beserta 2 (dua) lembar kertas HVS mata uang Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah), 2 (dua) lembar kertas HVS mata uang Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) dan Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah), 1 (satu) buah tas slempang, 1 (satu) buah kardus yg dalam perkara tsb,  3186 (tiga ribu seratus delapan puluh enam) butir pil huruf Y dan 8 (delapan) plastik klip berisi 400 (empat ratus) pil huruf Y serta 159 (seratus lima puluh sembilan) butir pil koplo, 3700 (tiga ribu tujuh ratus) bungkus rokok tanpa dilengkapi dg pita cukai, beserta beberapa barang bukti lainnya yg merupakan perkara tindak pidana didalam KUHP.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Artawan S.E.,M.M.,P.H. Kapolres Jembrana diwakili Kasat Narkoba Jembrana I Gusti Komang Muliadnyan S.H., Danyon Mekanis 741/GN Letkol Inf Rudy Markiano Simangunsong, S.Sos, Kajari Negeri Jembrana Anton Delianto, S.H., M.H. wakil Pengadilan Negeri Rr. Diah Poernomo Jekti, S.H., Kasat Pol. PP Jembrana I Gusti. Ngurah Rai Budi, Kesbang Pol Jembrana I Gusti Ngurah Darma Putra, Kepala Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Singaraja atau yang mewakili serta Perwakilan siswa-siswi SMA dan SMK yang keseluruhan berjumlah sekitar 150 orang. (Kodim 1617/Jembrana)

Serma Nyoman : Apabila Perlu Bantuan Tenaga Jangan Segan Laporkan Pada Babinsa!



Pendam IX/Udayana
Kamis, 30 Nopember 2017

Babinsa Batu Agung Gelar Karya Bakti di Tempek Munduk Sari, Banjar Sawe, Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Rabu (29/11).

Babinsa Batuagung Serma Nyoman Suarken melaksanakan kegiatan Karya Bakti bersama Masyarakat Kelompok Tempek Munduk Sari Banjar Sawe Desa Batuagung Desa Batu Agung. Dimana dalam hal ini Kerja Bakti menimbun bahu pinggir jalan rambatan. Kegiatan Karya Bakti tersebut dihadiri oleh masyarakat dengan jumlah hadir sekitar 80 orang.

Kondisi jalan yang baru dirabat beton dan belum memiliki bahu jalan sehingga dapat membahayakan pemakai jalan apabila terperosok keluar jalan, Kondisi tersebutlah yang mendorong masyarakat untuk bergotong royong bersama Babinsa untuk melaksanakan pembersihan dan pengurugan sehingga kondisi jalan dapat dilalui dengan nyaman oleh warga masyarakat setempat.

Pjs. Danramil 1617-01/Negara Kapten Inf I Nyoman Gde Andika S.H., menjelaskan adanya karya bakti tersebut, bahkan seluruh Babinsa ditempatnya telah di perintahkan untuk berkomunikasi aktif dengan tokoh masyarakat dan menyerap aspirasi apa saja yang memerlukan penanganan segera.

"Segala sesuatu yang menjadi kendala dimasyarakat sedapat mungkin Babinsa mampu mencarikan solusi, apabila perlu bantuan tenaga jangan segan laporkan pada Babinsa, Danramil, dan bahkan Kodim pun siap mendukung," tegasnya.

Jangan sampai permasalahan dimasyarakat tidak diselesaikan dan berdampak pada keresahan masyarakat diwilayahnya dan Danramil berharap Babinsa mampu membagi waktunya dengan baik sehingga semua program yang diamanahkan kepada kita dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya. (Kodim 1617/Jembrana)

ASN TNI se-Pulau Lombok Gelar Upacara HUT Korpri ke-46



Pendam IX/Udayana
Kamis, 30 Nopember 2017

Danlanud Rembiga Letkol Pnb Dodi Fernando menjadi Inspektur Upacara pada Hari Ulang Tahun Korps Pegawai  Republik Indonesia (Korpri) ke 46 yang diikuti oleh seluruh ASN TNI se-Pulau Lombok di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Rabu (29/11).

Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam amanat yang dibacakan oleh Irup menyampaikan bahwa peringatan Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas, harus menjadi momentum melakukan lompatan besar deni mencapai kemajuan bangsa Indonesia. Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesai dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinekaan.

Korpri diharapkan menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreatifitas, yang modern dan efisien, dan melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi, inovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Upacara HUT Korpri ke 46 yang diselenggarakan oleh ASN Korem 162/WB berlangsung hikmad walaupun diiringi dengan hujan yang terus mengguyur kota Mataram mulai pagi hingga siang hari”, ungkap Ketua Penyelenggara I Wayan Wardana ditempat acara.

Ia menambahkan kegiatan ini sebagai momentum untuk introspeksi diri selama satu tahun guna meningkatkan kinerja kedepan sesuai dengan slogan yang digaungkan oleh Presiden RI sebagai pembina utama yaitu “Kerja... Kerja... dan Kerja...” dan berharap kepada seluruh ASN khususnya di NTB untuk tetap menjaga kekompakan, tetap solid dengan terus menjalin silaturrahmi dalam kebersamaan.

Upacara HUT Korpri ke-46 tersebut dihadiri oleh Kasrem 162/WB, Para Kasi Korem 162/WB, Dan/Kadisjan Korem 162/WB, Pa Lanal Mataram.  (Penrem 162/WB)

Beri Kontribusi Yang Terbaik Dan Maksimal, Babinsa Bantu Petani Tanam Jagung



Pendam IX/Udayana
Kamis, 30 Nopember 2017

Babinsa Kubutambahan Bantu Petani tanam jagung di Kelompok Tani Bumi Sari Mekar, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Rabu (29/11).

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan swasembada pangan, prajurit Koramil 1609-02/Kubutambahan, sebagai aparat teritorial selalu berusaha untuk memberikan kontribusi yang terbaik dan maksimal untuk membantu Petani di wilayahnya sehingga sasaran yang diharapkan dapat dicapai.

Bertempat di Kelompok Tani Bumi Sari Mekar Desa Bila. Telah dilaksanakan kegiatan penanaman jagung jenis hibrida di tempat Nyoman sukarma. Babinsa Desa Bila Serda Made Sariada telah membantu masyarakat penanaman bibit jagung dalam rangka pengawalan pendampingan swasembada pangan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Danramil 1609-02/Kubutambahan Kapten Inf Sabar Santoso bahwa pendampingan tersebut di lakukan dalam rangka meningkatkan swasembada pangan yang ada di wilayah Kab. Buleleng.

Walau dibawah cuaca yang saat ini musim penghujan, penanaman bibit jagung sangat baik oleh Petani. Kegiatan penanaman bibit jagung dilaksanakan dengan suasana penuh kekeluargaan dan keakraban antara Babinsa dengan Petani sangat terasa dan menunjukkan kedekatan antara TNI-rakyat di wilayah tersebut. (Kodim 1609/Buleleng)

Rabu, 29 November 2017

Kodam IX/Udayana Siap Bantu Tangani Darurat Erupsi Gunung Agung



Pendam IX/Udayana
Rabu, 29 Nopember 2017

Perkembangan aktivitas Gunung Agung sejak Sabtu (23/11) lalu telah terjadi erupsi yang diawali dengan kepulan asap hitam dan lontaran debu vulkanik dengan ketinggian sekitar 4 kilo meter, disusul oleh lava pijar dan lahar dingin serta dentuman yang cukup keras sebagai pertanda ada potensi akan terjadi letusan besar, karena itu pihak Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi PVMBG Kementrian ESDM  juga sudah secara resmi meningkatkan status Gunung Agung dari level III (Siaga)  ke level IV (Awas) sehingga radius 8 kilo meter dengan perluasan 10 kilo meter dari kawah Gunung Agung harus dikosongkan.
  
Berkenaan dengan peningkatan aktivitas Gunung Agung ke level awas dan telah terjadinya erupsi,  Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean,S.Sos, dalam siaran persnya pada Rabu (29/11) di Makodam IX/Udayana menyampaikan kesiapan Kodam IX/Udayana dalam membantu penanganan dan pengendalian darurat  erupsi Gunung Agung baik dari segi personel maupun materiil sudah disiagakan dan bahkan sudah ada yang operasional sejak terjadinya peningkatan akivitas Gunung Agung pada bulan Oktober yang lalu.

Kodam IX/Udayana sebagai Komando Utama Operasi melaksanakan tugas pokok pengendalian terhadap pelaksanaan Operasi Militer Untuk Perang (OPM) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti membantu penanggulangan dan pengendalian akibat bencana alam, pengungsi dan pemberian bantuan kemanusiaan, oleh karena itu Kodam IX/Udayana sudah siap memberikan bantuan dalam penanganan dan pengendalian akibat bencana erupsi Gunung Agung.

Adapun kesiapan Kodam dalam penanganan erupsi Gunung Agung meliputi, kesiapan personel  dengan jumlah 4.092 orang ( di wilyah Bali 2.038 orang, NTB 686 orang dan NTT 1.368 orang),  kemudian kesiapan  materiil  yang telah disiagakan antara lain,  Kendaraan Truk 52 unit, Kendaraan Ambulan 5 unit, Tenda Serbaguna  13 set, Tenda Peleton 23 buah, Tenda Kesehatan 7 set, Dapur Lapangan 12 set dan Velbet 480 unit.

Kemudian  dari 4.092 orang personel yang disiagakan, 690 orang sudah operasional melaksanakan kegiatan pengendalian, pendataan dan pengaturan pengungsian penduduk yang terdampak bencana, sedangkan untuk materiil yang sudah digelar antara lain, Tenda Dapur 9 unit, Tenda Serbaguna 13 set, Dapur Lapangan 2 set, Kendaraan 9 unit dan Truk Dump 3 unit serta peralatan komunikasi antara lain, HT UHF 100 unit, RIG 4 set, SSB 2 set, Repeater Fixed 8 set dan Repeater Mobile 1 set.

Selanjutnya kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah;  sosialisasi, bantuan evakuasi pengungsi, pembuatan tenda pengungsi, pendistribusian bantuan, pendataan pengungsi, pengobatan, memasak, melaksanakan patroli bersama dengan aparat lainnya kedaerah rawan bencana dan melaksanakn patroli bersama ke desa-desa dan rumah yang ditinggal mengungsi oleh pemiliknya untuk mencegah terjadinya pencurian.

Langkah koordinasi yang sudah dilakukan antara lain, berkoordinasi dengan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika berkaitan dengan penanggulangan bencana khususnya tentang penetapan tempat pengungsi, jalur evakuasi, distribusi logistik dan dukungan alat peralatan serta sarana prasaran dan disamping itu sesuai hasil koordinasi dengan Gubernur Bali dan Bupati  Karangasem, disepakati dan ditunjuk Dandim 1623/Karangasem sebagai Dansatgas Penanggulangan Bencana Tingkat Kabupaten, kemudian para Danramil dan para Babinsa melaksanakan tugas pendataan serta menangani prosedur pengungsian penduduk. Demikian ujar Kapendam. (Pendam IX/Udayana)