Senin, 31 Desember 2018

Awali Dengan Doa Bersama, Kesiapan Pengamanan Kodim 1616/Gianyar Sambut Tahun Baru


Pendam IX/Udayana
Senin, 31 Desember 2018

Kesiapan Prajurit Kodim 1616/Gianyar dalam rangka pengamanan perayaan menyambut Tahun Baru 2019 di wilayah Kabupaten Gianyar diawali dengan doa bersama untuk memohon keamanan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas dan sekaligus sebagai momentum untuk interospeksi diri serta evaluasi apa yang sudah dilakukan pada tahun 2018 sehingga pada tahun baru 2019 dapat meningkatkan kualitas kinerja satuan Kodim 1616/Gianyar.

Kegiatan doa bersama dilaksanakan oleh seluruh anggota Kodim 1616/Gianyar disesuaikan dengan agama dan tempat ibadah masing-masing.

Khusus untuk Umat Hindu melaksanakan ibadah di Pura Padmasana Makodim dipimpin oleh Pemangku setempat.

Kasdim 1616/Gianyar, Mayor Inf I Gede Merta Santosa, A.Md., saat memberikan Dharma Wacana bagi Umat Hindu di Pura Padamasana Makodim 1616/Gianyar mengatakan perayaan tahun baru di dunia bahkan di Indonesia sudah menjadi budaya bagi banyak orang. Mereka biasanya menghabiskan malam dengan pesta kembang api, nonton konser, kumpul dengan keluarga bahkan konvoi di jalanan.

"Kita sebagai aparat  harus selalu waspada dengan munculnya permasalahan atau konflik di masyarakat dan kita harus tampil di tengah masyarakat sehingga kehadiran kita dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat Gianyar yang merayakan pergantian tahun, semoga dengan doa bersama ini kita diberikan keselamatan dalam melaksanakan tugas", ujar Kasdim 1616/Gianyar.

Sementara untuk anggota yang beragama lainnya juga melaksanakan ibadah disesuaikan dengan keyakinan masing-masing dengan melakukan ibadah di tempat ibadah terdekat atau menggunakan fasilitas satuan yang ada.

Semua kegiatan ibadah dilaksanakan dalam rangka memohon dan mendoakan agar pergantian tahun dapat berjalan aman dan tentunya masyarakat dapat menyongsong tahun baru 2019 dengan penuh optimisme dan kehidupan lebih baik. (Kodim 1616/Gianyar)

Lepas Perwira MPP, Dandim Badung Juga Beri Penghargaan Babinsa Terbaik


Pendam IX/Udayana
Senin, 31 Desember 2018

Dandim 1611/Badung Letkol Inf Handoko Yudho Wibowo, S.E., melepas Perwira Personel Kodim 1611/Badung Kapten Caj (K) Ni Nengah Suasti Hartini yang tepat 1 januari 2019 memasuki masa persiapan pensiun atau MPP dan dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada Babinsa terbaik dalam lomba paparan Babinsa antar Koramil jajaran Kodim 1611/Badung

Acara tradisi pelepasan tersebut berlangsung di Makodim 1611/Badung Senin (31/12), yang dihadiri oleh seluruh Perwira dan anggota baik militer maupun PNS Kodim 1611/Badung.

Pada kesempatan tersebut Dandim menyampaikan bahwa  Kodim 1611/Badung sebagai satuan komando kewilayahan yang mempunyai tugas cukup berat, untuk itu Dandim dalam menjalankan tugas-tugas dibantu oleh Perwira Staf yang dikoordinir oleh Kasdim.

"Kita membutuhkan personel yang memiliki kemampuan sesuai tugas dan fungsi masing-masing baik sebagai Perwira staf maupun Danramil sehingga semua tugas yang menjadi tanggung jawab dapat berjalan dengan baik", ungkap Dandim.

Secara khusus Dandim 1611/Badung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapten Caj (K) Ni Nengah Suasti Hartini dimana tugas-tugas sebagai Perwira Seksi Personel berjalan dengan baik selama kurun waktu lebih kurang 1 tahun.

Acara yang digelar dalam suasana kesederhanaan dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri juga oleh Kasdim 1611/Badung Mayor Inf Arianto, S.Ag, Pabung Kodim Mayor Inf I Putu Sukadana dan seluruh Perwira  serta Para Bintara, Tamtama dan PNS Jajaran Kodim 1611/Badung.

Disela-sela rangkaian acara tersebut Dandim 1611/Badung memberikan cinderamata kepada Kapten Caj (K) Ni Nengah Suasti Hartini dan Piagam sebagai kenang-kenangan ucapan terima kasih selama bertugas di Kodim 1611/Badung  

Piagam Penghargaan juga diberikan kepada Para Babinsa terbaik Kodim 1611/Badung yang sudah menunjukan kemampuan dalam memaparkan situasi wilayah binaan masing-masing sehingga diharapkan dapat memacu para Babinsa yang lain untuk meningkatkan kemampuan baik pengetahuan maupun keterampilan yang harus dimiliki. (Kodim 1611/Badung)

Satgas RR Gelar Lomba Lari Marathon Menuju NTB Bangkit


Pendam IX/Udayana
Senin, 31 Desember 2018

Minggu pagi (30/12) jalan Arya Banjar Getas Makam Loang Baloq Ampenan Kota Mataram dipadati ribuan manusia. Mereka datang dari berbagai daerah di NTB untuk mengikuti lomba lari marathon 5 K dan 10 K yang diselenggarakan Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) NTB bekerjasama dengan Komunitas Lombok Cyber. 

Dansatgas RR NTB Kolonel Inf H. Farid Makruf, MA., bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraha NTB Ir. Hj. Husnanidiati Nurdin melepas para pelari di depan Makam Loang Baloq dengan start dan Finish di Pantai Loang Baloq Ampenan. 

Dansatgas RR NTB saat di wawancara menyampaikan kegiatan lari marathon ini selain memperingati Hari Lahir NTB ke 60, juga dalam rangka membangkitkan kembali gairah olaharaga di NTB karena dalam waktu empat hari pendaftaran, para peserta mencapai hampir 2500 orang.

"Ini membuktikan bahwa masyarakat NTB cinta olahraga, hanya event-event seperti ini yang masih kurang," sebutnya.

Dijelaskannya, waktu yang dicapai tercepat untuk peserta 5 K sekitar 14 menit dan 10 K sekitar 24 menit.

"Para atlit ini tinggal mengatur dan mengarahkannya untuk menjadi atlit yang berprestasi pada event-event tingkat daerah maupun nasional bahkan internasional," ungkap Kolonel Farid yang juga menjabat sebagai Paban V/Bhakti TNI Mabes TNI.

Selain kegiatan ini, lanjutnya, ada empat cabang olahraga yang diselenggarakan yakni Kejuaraan renang sudah dilaksanakan di kolam renang Wira Bhakti Asrama Gebang, hari ini lomba lari marathon 5 K dan 10 K dan pertandingan Tennis juga selesai hari ini di lapangan Tennis Yonif 742/SWY Gebang dan terakhir pertandingan Volly tanggal 3 Januari di Lombok Tengah.

"Khusus untuk pertandingan tennis dibagi menjadi tujuh kelas antara lain tunggal putra 10 tahun, tunggal putra 12 tahun, tunggal putra 14 tahun, tunggal putra 16 tahun dan tunggal putra 18 tahun, sedangkan untuk putri ada kelas tunggal putri 12 tahun dan tunggal putri 18 tahun," paparnya.  

Mantan Danrem 162/WB tersebut berharap Pemda, Koni dan Ketua Pasi yang baru terpilih agar memperbanyak event-event seperti ini sehingga para pecinta olahraga dan para atlit bisa mamacu diri untuk terus meningkatkan volume latihan.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olagraga memberikan apresiasi kepada Satgas RR yang sukses menyelenggarakan empat cabang olahraga yang berbeda dengan peserta yang sangat banyak.

"Alhamdulillah apa yang dilakukan Dansatgas bersama anggotanya ini memberikan dampak yang positif karena para pesertanya selalu banyak," kata Kadispora NTB.

Menurutnya, dengan banyaknya peserta yang mengikuti setiap cabang olahraga membuktikan masyarakat NTB masih kehausan dengan event-event olahraga.

"Pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan dan mensupport bidang olahraga terutama terhadap anak-anak pelajar yang harus mendapat perhatian, untuk yang dewasa akan diberikan perhatian khusus karena hampir di semua cabang olahraga tidak ada event," jelasnya.

Akhir tahun ini sambungnya, akan dilaksanakan evaluasi dengan para pengurus masing-masing cabang olahraga untuk membenahi organisasi sehingga kedepan diharapkan lebih baik lagi.

Ibu Hj. Husnanidiati Nurdin berharap melalui kegiatan ini akan membangkitkan semangat dan menghilangkan pikiran-pikiran tentang gempa dan juga berharap selama masih ada Satgas RR untuk terus berbuat untuk NTB. 

Adapun peraih juara untuk lomba lari 5 K Putra berturut-turut Sutrisno dari Gebang, Rizki dari PPLP, Anasrullah dari Gebang dan untuk Putri diraih oleh Solehah dari Lotim, Iswatun dari Dompu dan Ely Fitrianty dari Lotim.

Sedangkan untuk lomba lari 10 K Putra diraih oleh Ridwan dari Sumbawa, Yadin dari Loteng, Abdul Salam dari Kabupaten Bima dan untuk Putri Nurrahma Aulia dari Dompu, Mahdalena Sari dari Kota Bima dan Laela Evi Hidayati dari Lobar.

Sementara penyerahan medali pemenang tennis dihadiri petenis putri nomor 1 Indonesia Beatrice Gumulya dan petenis peringkat 7 nasional asal NTB Panji Untung Setiawan dengan juara pertama untuk tunggal Putra 10 tahun I Gusti Gde Satria Prayoga, tunggal Putra 12 tahun I Made Arya Suardhika Armana, tunggal Putra 14 tahun I Gusti Lanang Brahmana Abhimanyu Yusa, tunggal Putra 16 tahun Bhagus Dwi Prasetya, tunggal Putra 18 tahun diraih oleh Dibbyaro Hinomaru, sedangkan untuk tunggal Putri 12 tahun diraih oleh Febyaro Ribby Santara dan Siti Soleha Sasmita keluar sebagai juara pertama pada Tungga Putri 18 tahun. ­(penrem162wb)

Minggu, 30 Desember 2018

Jelang Tahun Baru 2019, Petugas Gabungan Gelar Razia Narkoba di Klungkung


Pendam IX/Udayana
Minggu, 30 Desember 2018

Langkah preventif dilakukan petugas gabungan yang terdiri Satresnarkoba Polres Klungkung, BNN Kabupaten Klungkung dan Kodim 1610/Klungkung menggelar Razia di beberapa tempat hiburan malam (Cafe) guna mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba pasca Natal dan jelang Tahun Baru 2019.

Petugas gabungan yang berjumlah 50 personel tersebut, melakukan razia di beberapa tempat hiburan malam (Cafe) di daerah Kecamatan Banjarangkan dan Kecamatan Klungkung, Sabtu malam (29/12).

Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Ngurah Yudistira didampingi Dan Unit Intel Kodim 1610/Klungkung Letda Inf I Nyoman Surata  menjelaskan kegiatan ini  dilakukan untuk mencegah peredaran dan penyalahan Narkoba di wilayah Kabupaten Klungkung guna menjaga masyarakat serta generasi muda bebas dari Narkoba.

Petugas gabungan menyambangi beberapa tempat hiburan malam  Cafe Segar Wangi, Cafe Dewi yang berada di wilayah Kecamatan Banjarangkan, DJ Cafe,  Cafe Nirmala serta Cafe Lompang di wilayah Kecamatan Klungkung. Kedatangan petugas gabungan tersebut sontak mengagetkan para pengunjung yang lagi asik menyanyi bersama pemandu karaoke.

Petugas BNN Klungkung melakukan tes Unrine terhadap para pengunjung Cafe, hasilnya tidak ada yang terindikasi menggunakan Narkoba, semua tes hasilnya negatif. 

Harapannya kedepan kegiatan seperti ini terus dilakukan mengingat bahaya Narkoba bukan saja  mengincar generasi muda namun sudah masuk ke anak- anak seKolah, sehingga perlu kita cegah  peredarannya.

Untuk itu kepada seluruh masyarakat dan instansi terkait mari bersama sama kita melakukan perang terhadap Narkoba dengan melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila menemukan atau mengetahui adanya Narkoba tersebut, sehingga kita dapat sedini mungkin untuk mencegah peredaran serta penggunaannya, guna menciptakan wilayah Kabupaten Klungkung tertib, aman dan bebas dari Narkoba.

Dandim 1619/Tabanan Cek Fasilitas Keselamatan Obyek Wisata Air Danau Beratan


Pendam IX/Udayana
Minggu, 30 Desember 2018

Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf  Hasan Abdullah, M.Si., (Han), M.P.M., meninjau sekaligus mengecek kesiapan Obyek Wisata Danau Beratan Bedugul di Puncak Indah Bedugul (PIB) Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Jumat lalu, (28/12).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung pada musim Nataru 2018 dan Tahun Baru 2019 di obyek wisata air Danau Beratan. 

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Hasan Abdullah M.Si.(Han)., M.P.M. melaksanakan peninjauan prosedur keselamatan pelayaran wisata speed boat yang beroperasi di seputaran Danau Beratan Bedugul.

Dandim mengingatkan kepada semua petugas di lapangan agar selalu berkoordinasi dan meningkatkan prosedur komunikasi dengan aparat terkait agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap keselamatan wisatawan.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah selalu menjaga kebersihan di seputaran danau.

"Penyedia layanan wisata air sudah menerapkan prosedur keselamatan, hanya perlu dioptimalkan lagi, dari segi jumlah pelampung dan pemberian petunjuk keselamatan sebelum wisatawan menggunakan alat wisata air",  kata Dandim.

Dandim mengatakan dari hasil peninjauan dan pengecekan tersebut, ada hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam pemenuhan standar keselamatan. 

"Hal ini merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan obyek wisata, sehingga dapat meningkatkan daya tariknya bagi wisatawan", jelas Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga melaksanakan peninjauan pesisir danau dan tempat-tempat sandar speed boat dengan menggunakan kapal motor Satpol Air Polres Tabanan didampingi oleh Kasatpol Air Polres Tabanan dan Ketua Pengelola speed boat Danau Beratan. (Kodim 1619/Tabanan)

Pererat Tali Silaturahmi Dandim 1617/Jembrana Gelar Open House di Rumah Dinasnya


Pendam IX/Udayana
Minggu, 30 Desember 2018

Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav Djefri Marsono Hanok mengelar doa bersama dan open house pada hari Sabtu (28/12), bertempat di rumah dinas Dandim1617/Jembrana.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Silaturahmi Hari Raya Natal, Galungan dan Tahun Baru antara Dandim 1617/Jembrana bersama segenap anggota, SKPD Kabupaten Jembrana, Para Wartawan serta warga masyarakat lainnya.

Open house ini digelar untuk memberikan kesempatan kepada anggota dan masyarakat agar bersilaturahmi dengan Dandim beserta keluarga dan bertepatan juga merayakan Hari Ulang Tahun Putra pertama Dandim Jembrana yang ke 12.

Kegiatan diawali dengan Doa bersama Umat Nasrani dipimpin oleh Pendeta Gereja dan yang semakin menambah keceriaan dalam Silaturahmi yang juga dimeriahkan oleh musik organ tunggal yang dinyanyikan oleh artis dan anggota Kodim Jembrana.

Hadir dalam kegiatan Open house tersebut Kasdim 1617/Jembrana beserta Ibu, Perwira staf dan anggota Kodim 1617/Jembrana, Kapolres beserta segenap Angggota serta SKPD Jembrana dan Jamaat Gereja.

”Terimakasih atas kedatanganya,” ucapnya di dampingi Ibu Marta.

Suasana gembira dan akrab nampak dari para tamu yang datang, disambut Dandim selanjutnya tamu dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan.

Kepada tamu yang datang selain menyampaikan ucapan terima kasih, Dandim juga menyampaikan pesan Natal, Selamat Hari Raya Galungan bagi Umat Hindu.

Semoga di Natal ini kedamaian selalu terwujud, baik damai di hati setiap orang maupun berbangsa dan bernegara. (Kodim 1617/Jembrana)

Kabur ke Jalan Buntu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Pelaku Penjambretan di Denpasar



Pendam IX/Udayana
Minggu, 30 Desember 2018

Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta warga Padangsambian Kelod berhasil mengamankan pelaku pejambretan terhadap seorang ibu di Jalan Gunung Payung, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

Peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Hari Sabtu (29/12) sekitar pukul 10.00 Wita dengan pelaku seorang pengemudi ojek online berinisial AP yang mengaku saat ini tinggal di Jalan Segina, Gang Kepuh III Nomor 14 Desa Pemecutan Kelod.

Sementara korban adalah seorang ibu rumah tangga Dewa Ayu Made Yuni Astuti, asal Kelating, Tabanan yang saat ini tinggal di Jalan Gunung Payung, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

Babinsa 1611-07/Padangsambian Kelod Serka Alit Sudarmana didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu I Made Tamba Yasa menjelaskan prihal penjambretan tersebut.

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan yang dihimpun dari beberapa warga bahwa pelaku menaiki motor di belakang korban lalu membuntuti korban yang terlihat menaruh dompet di bagasi depan sebelah kiri sepeda motor yang dikendarainya.

Saat korban akan belok kanan menuju Jalan Gunung Payung, pelaku mengambil barang korban dan langsung tancap gas melarikan kendaraannya.

Menyadari dompetnya dijambret, korban lalu berteriak sambil mengejar pelaku sampai masuk ke Perumahan Permata Arsandi Jalan Gunung Patas Denpasar.

Penjambret berharap pelariannya berhasil dan lolos dari kejaran korban dan ternyata pelaku tidak beruntung, karena kebetulan jalannya buntu. Pelaku tidak bisa melarikan diri, korban berteriak mohon bantuan sehingga warga berdatangan keluar. 

Untuk menghindari pengeroyokan warga, akhirnya Kelian Adat Teges Dewa Ketut Sudiarta menenangkan warga dan menghubungi Babinsa Serka Alit Sudarmana via telepon yang saat itu ada di lokasi pengerjaan program bedah rumah Kodim 1611/Badung di wilayah Padangsambian.

Kemudian Serka Alit bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Tamba Yasa meluncur ke TKP.  Pelaku selanjutnya diamankan ke Kantor Desa Padangsambian Kelod dan diambil keterangan awal.

Selanjutnya kedua aparat menghubungi Polsek Denpasar Barat untuk menjemput pelaku dan diproses hukum yang berlaku.

"Kita sudah ambil keterangan awal dari pelaku dan untuk menghindari tindakan main hakim sendiri maupun pengeroyokan warga, maka pelaku kita serahkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Denpasar Barat", ungkap Serka Alit.

Dijelaskan juga barang bukti yang sementara diamankan antara lain dompet pinggang warna coklat, HP, uang tunai Rp. 287.000, kartu ATM dan KTP.

Serka Alit juga mengapresiasi tindakan Kelian Adat Teges dan warga yang langsung menghubungi aparat dan tidak main hakim sendiri. (Kodim 1611/Badung)

Sambut Tahun Baru 2019, PMI Gandeng Kodim 1612/Manggarai Gelar Donor Darah


Pendam IX/Udayana
Minggu, 30 Desember 2018

"Sekantong Darah Anda Adalah Kehidupan Bagi Orang Lain". Dengan slogan begitulah PMI Kabupaten Manggarai  menggelar bakti sosial berupa donor darah dalam rangka menyambut Tahun Baru 2019 bertempat di Lapangan Motang Rua, Jl. Motang Rua, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai, Sabtu (29/12).

Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian dan aksi kemanusiaan untuk mereka yang sangat membutuhkan. Ketersediaan darah bagi masyarakat dikelola oleh PMI sehingga masyarakat yang membutuhkan darah bisa langsung menghubungi pihak PMI.

Untuk itulah dalam rangka menyambut tahun baru 2019 PMI Kabupaten Manggarai menggandeng Kodim 1612/Manggarai  untuk menambah ketersediaan darah di PMI agar tetap tersedia.

Pelaksanakan donor darah yang digelar di Lapangan Motang Rua atau depan Kantor Bupati Manggarai ternyata mendapat sambutan cukup antusias dari anggota Kodim 1612/Manggarai  yang ingin mendonorkan darahnya, karena dengan donor darah secara rutin dapat  menjaga kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan Ketua PMI Kab. Manggarai, Ronny Kaunang, Ketua IDI sekaligus pengurus PMI Kab. Manggarai Dr. Ronald Susilo, Pasi Ops Kodim 1612/Manggarai Kapten Inf I Gede Putu Wira Mahardika Komandan Kodim 0718/Pati Letkol. Selain anggota Kodim, masyarakat sekitar juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan mendonorkan darahnya.

"Dengan donor darah tubuh tetap sehat dan juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan setets darah kita,” Kata Ketua PMI Kab. Manggarai

"Untuk itulah dalam rangka menyambut tahun baru ini PMI dan Kodim 1612/melaksanakan donor darah ini sebagai sumbangsih kita kepada saudara kita yang membutuhkan darah,” imbuhnya.

Inilah salah satu wujud kepedulian PMI dan TNI kepada masyarakat dalam menjaga kesehatan dan ketersediaan darah di PMI sehingga mudah bagi masyarakat yang membutuhkan darah, PMI Kab. Manggarai mengucapkan apresiasi dan penghargaan kepada anggota Kodim yang turut ambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan ini.

TNI masih sangat konsisten pada event kegiatan kemanusiaan seperti donor darah ini, diharapkan TNI dan PMI akan selalu solid dan terus bekerjasama dalam kegiatan-kegiatan lainnya, pungkasnya.

Tim Gabungan TNI-Polri Amankan Senpi dan 10 Ekor Hewan Dilindungi Hasil Berburu Ilegal


Pendam IX/Udayana
Minggu, 30 Desember 2018

Anggota Koramil 1608-03/Sape bersama Polsek Sape siang tadi berhasil mengamankan puluhan hewan hasil buruan secara ilegal di pantai So Toro Wamba Desa Poja Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Sabtu (29/12).

Barang bukti yang berhasil diamankan tersebut diduga berasal dari Pulau Komodo Provinsi NTT diangkut menggunakan kapal boat dari kayu di Pantai So Toro Wamba.

Danramil 1608-03/Sape Kapten Inf Junaid yang ikut dalam tim gabungan tersebut menceritakan bahwa informasi bongkar muat tersebut berawal dari masyarakat setempat kepada salah seorang anggota Kepolisian yang sedang melaksanakan cuti.

Anggota tersebut kemudian langsung mengecek kebenaran informasi tersebut ke lokasi dan hasilnya memang benar adanya seperti itu.

"Anggota tersebut kemudian melaporkan ke Polsek Sape dan Kapolsek Sape AKP Sarifudin Jamal langsung menghubungi saya via seluler karena ada senjata api disana," ungkapnya.

Setelah berada di tempat kejadian perkara (TKP), tim langsung melakukan pengecekan disekitar lokasi dan melihat barang bukti yang ada diantaranya sembilan ekor rusa yang sudah mati dan dipotong-potong, satu kepala kerbau, satu pucuk senjata api rakitan laras Panjang diduga menggunakan laras SS1, satu pucuk senjata api rakitan laras panjang lengkap dengan laser, delapan butir munisi SS1, satu unit mobil Pick up Nopol EA 9034 WZ dan satu unit Kapal Boat Kayu.

"Pelakunya sudah kabur duluan sebelum kami datang, hanya sopir mobil pick up saja yang berhasil diamankan pada saat menuju TKP," sebutnya.

"Semua barang bukti maupun terduga pelaku (Sopir) sudah diamankan di Polres Bima Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (Kodim 1608/Bima)

Sabtu, 29 Desember 2018

Danrem 161/WS Resmikan Renovasi TK Kartika VII - 7 Kupang dan Mess Penerbad


Pendam IX/Udayana
Sabtu, 29 Desember 2018

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M, Jumat (28/12)  meresmikan Renovasi TK Kartika VII -  7 Kupang dan Mess Penerbad di halaman TK Kartika VII -  7 Kuanino Kupang. 

Ibu Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinasi XI Makorem 161 Cabang VII  Udayana Ny. Teguh Muji Angkasa dalam sambutannya menyampaikan secara garis besar perkembangan TK Kartika VII -  7  Kupang hingga direnovasinya Gedung TK Kartika VII -  7  Kupang.

"Sejak tahun 1987 gedung TK ini belum pernah ada perbaikan, sehingga kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga dipandang perlu untuk merenovasi TK Kartika VII - 7 Kupang", jelas Ibu Ketua. 

Sementara itu Danrem 161/Wira Sakti dalam sambutannya mengatakan tujuan dari renovasi gedung TK Kartika VII - 7 Kupang dan Mess Penerbad Korem 161/Wira Sakti. 

"Tujuan dari renovasi kedua bangunan ini adalah untuk memberikan kenyamanan dalam proses belajar mengajar TK Kartika VII - 7 Kupang dan juga kenyamanan bagi anggota Penerbad dalam melaksanakan tugasnya, sehingga diharapkan akan dapat lebih meningkatkan semangat pengabdian dalam mendukung Tugas Pokok Korem 161/Wira Sakti",  jelas Danrem 161/Wira Sakti 

Peresmian ini di tandai dengan pengguntingan pita oleh Ibu Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinasi XI Makorem 161 dan penandatanganan prasasti TK Kartika VII-7 Kupang serta Mess Penerbad oleh Danrem 161/Wira Sakti. 

Usai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti dilanjutkan peninjauan Gedung TK Kartika VII - 7 Kupang dan Mess Penerbad. 

Hadir dalam acara ini Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Dandim 1604/Kupang, Para Danka Balak Aju Kodam IX/Udayana, Ibu Kepala Sekolah dan Para Guru TK Kartika VII - 7  Kupang, Pengurus Yayasan Kartika Jaya Koordinasi XI, Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161 dan sejumlah undangan lainnya. (penrem161ws)

Ini Aksi Heroik Babinsa Loang Saat Banjir Yang Meluap di Jalan Raya


Pendam IX/Udayana
Sabtu, 29 Desember 2018

Akibat curah hujan yang tinggi selama dua hari sejak Rabu 26 Desember 2018 mengakibatkan jembatan sungai Waema putus di Desa Wuakerong perbatasan Kecamatan Nagawutung dengan Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata, Jumat (28/12/18).

Hingga kini jalan yang menghubungkan Desa  Wuekerong dengan Desa Bour terputus akibat robohnya jembatan Waema dan mengakibatkan meluapnya air di jalan tersebut.

Sejumlah warga yang hendak bepergian akhirnya tak bisa melintas, dan melihat kondisi itu, Babinsa Koramil 07/Loang Serka Jahidin membantu masyarakat  yang menggunakan kendaraan roda dua melewati jalan tersebut.

"Karena jalan tersebut terkena luapan air kali dengan ketinggian hampir satu meter warga kesulitan untuk melintas jadi terpaksa harus dibantu agar tidak menjadi korban," tandas Serka Jahidin.

Serka Jahidin berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Nagawutung untuk mencari jalan keluar membuat jalan alternatirf penyebrangan sementara sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktifitas.


"dihimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan adanya curah hujan yang tinggi terhadap pohon pohon yang rawan tumbang," pesan Serka Jahidin. (*)

Berikan Wawasan Kebangsaan, Babinsa Edukasi Siswa Siswi SMPN 1 Payangan


Pendam IX/Udayana
Sabtu, 29 Desember 2018

Program pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Koramil 1616 -07/Payangan salah satunya secara aktif memberikan edukasi wawasan kebangsaan kepada seluruh komponen masyarakat termasuk kalangan siswa-siswi sekolahan.

Pemberian edukasi wawasan kebangsaan sangatlah penting dilaksanakan secara berkesinambungan karena disinyalir saat ini banyak anak bangsa yang kurang paham dengan arti wawasan kebangsaan semisal bela negara dan cenderung melupakannya.

Apalagi dihadapkan pada era globalisasi saat ini terutama generasi muda mulai melupakan nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelda I Made Sueka selaku Babinsa di Desa Bukian Payangan dihadapan ratusan Siswa-Siswi SMPN 1 Payangan pada kegiatan pemberian wawasan kebangsaan yang dilaksanakan Jumat pagi (28/12) di Aula Sekolah setempat.

Pelda I Made Sueka memaparkan tentang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dari masa sebelum kemerdekaan sampai dengan setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. 

Dari pihak sekolah, Kepala Sekolah SMPN 1 Payangan Anak Agung Istri Wahyuni, S. Pd., M.Pd,, ketika diminta tanggapannya tentang tujuan dari pembekalan wawasan kebangsaan mengatakan, sangatlah penting bagi kami pihak sekolah untuk membekali siswa-siswi tentang apa itu bela negara dan kenapa kami menghadirkan sosok anggota TNI dalam hal ini karena figur seorang Tentara sudah sangat erat hubungannya dengan disiplin dan rasa cinta tanah air dan patriotisme yang tidak perlu diragukan lagi.

"Kami pihak sekolah mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama Koramil Payangan yang sudah membimbing anak-anak kami, semoga anak-anak lebih disiplin dan memiliki jiwa bela negara yang semakin baik", kata Agung Istri Wahyuni penuh harap.

Peringati Hari Ulang Tahun Kowad, Kodam IX/Udayana Gelar Syukuran


Pendam IX/Udayana
Sabtu, 29 Desember 2018

Pembentukan Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD) tidak terlepas dari hasil perjuangan para Pahlawan Wanita Indonesia yang ikut serta dalam perjuangan merebut dan menegakkan Kemerdekaan Indonesia dan usaha-usaha para wanita pendahulu dalam memperjuangkan dan meraih kemajuan bagi kaum wanita.

Terkait hal tersebut, dalam memperingati  hari ulang tahun kali ini,  Kowad Kodam IX/Udayana pada hari Jumat (28/12) menggelar syukuran di Aula Udayana, Makodam IX/Udayana, diikuti oleh segenap Kowad yang ada di wilayah Garnizun Denpasar, perwakilan Kowal Lanal Denpasar, Wara Lanud Ngurah Rai dan Polwan Polda Bali.

Pada kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri mewakili Pangdam IX/Udayana  Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P,  memimpin cara syukuran membacakan amanat Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yang pada intinya menyampaikan,  “Pengabdian Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) untuk institusi TNI AD serta Bangsa dan Negara akan menjadi utuh apabila direalisasikan dengan semangat soliditas tinggi yang dilandasi rasa saling asah, asih dan asuh antara senior-junior dalam rangka melaksanakan peran dan fungsinya guna mendukung tugas pokok TNI AD, selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Korps Wanita Angkatan Darat, kepada seluruh anggota Korps Wanita Angkatan Darat di manapun berada dan bertugas, saya juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama 57 tahun dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD”, demikian pungkas Kasad dalam amanatnya.

Adapun tema yang diangkat pada HUT Kowad tahun ini adalah “Profesionalisme, Loyalitas Dan Soliditas Kowad Guna Mendukung Tugas Pokok TNI AD”, menurut Kasad, merupakan refleksi komitmen yang kuat dari seluruh prajurit Korps Wanita Angkatan Darat untuk mengembangkan profesionalisme secara konsisten, namun tetap dapat menempatkan diri sesuai harkat, kodrat, dan martabat wanita.

Hal ini tentunya selaras dengan jati diri yang tertuang dalam kode etik Kowad “Sad Satya Sri Sena” atau Enam Janji Prajurit Wanita merupakan pedoman bagi prajurit wanita TNI dalam bersikap, perkataan, dan perbuatan agar meresap ke jiwa dan raganya untuk mewujudkan prajurit yang dibanggakan, demikian tambah Kasad.

Para pejabat yang hadir antara lain, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam, Kapoksahli, para Staf Ahli, LO-AL, LO-AU, para Komandan/Kabalak Kodam IX/Udayana, Persit Kartika Chandra Kirana, Sesepuh Kowad Kodam IX/Udayana dan sejumlah undangan lainnya. (PendamUdy)

Jumat, 28 Desember 2018

TNI Polri Sigap Usut Kasus Pengrusakan Kantor Desa Monta


Pendam IX/Udayana
Jumat, 28 Desember 2018

Pasca aksi brutal sekelompok warga desa Monta yang merusak fasilitas negara, kantor balai desa pada Kamis siang (27/12) kemarin, pihak penyidik terus menggali informasi sejak sore sampai pukul 4 pagi tadi.

Jajaran TNI Polri dalam hal ini dalam kendali kepala Kepolisian Resort Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, SIK bersinergi dengan Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra telah mengambil langkah cepat yang diawali dengan pengamanan TKP kemudian mengusut tersangka pelaku pengrusakan dengan memeriksa beberapa saksi mata.

Pagi ini jum’at (28/12) bertempat di Mako Polsek Monta dihadiri langsung oleh Kapolres dan Komandan Kodim, penyidik Polres Bima melakukan gelar perkara yang dihari juga oleh Kabag OPS, Danramil 07 Monta, Kapolsek Monta serta puluhan anggota gabungan TNI Polri.

Dalam gelar perkara itu disebutkan bahwa berdasarkan investigasi penyidik, pihak kepolisian akan terus mengembangkan informasi terkait aksi pengrusakan yang mengakibatkan separuh fisik kantor desa rusak parah berikut dokumen negara dan fasilitas yang hancur total.

Kapolres Bima pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa pihak keamanan atas kewenangannya akan menentukan langkah sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku, tidak harus dikaitkan dengan persoaaln politik karena kontek persoalan ini merupakan pidana murni.

“Tentunya kepolisian dengan langkah-langkah persuasif akan mengusut kasus ini, pembelajaran bagi masyarakat  untuk pembelajaran bagi masyarakat supaya tidak menjadi kebiasaan, dan berharap hari ini semuanya dapat tuntas,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama Dandim 1608/Bima mengatakan, pihaknya selalu siap memback up langkah-langkah kepolisian kapanpun dibutuhkan, seperti yang dilakukan sejak kemarin hingga hari ini, sejumlah personil kompi A juga disiagakan sejak kemarin.

Pria yang dikenal akrab di kalangan awak media ini sangat menyayangkan sikap anarkisme masyarakat yang sangat mudah terprovokasi sehingga merugikan diri dan banyak orang.

“Apalagi saat ini memasuki musim tanam, dengan adanya kejadian ini justru menghambat dan mengganggu waktu produktifitas sehingga merugikan banyak pihak,” ucapnya.

Menuju NTB Bangkit, Satgas RR Gempa NTB Gelar Kejuaraan Renang


Pendam IX/Udayana
Jumat, 28 Desember 2018

Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Gempa NTB pagi ini menggelar Kejuaraan Renang dalam rangkat HUT NTB ke 60 tahun 2018 menuju NTB Bangkit di Kolam Renang Wira Bhakti Asrama Gebang Mataram, Kamis (27/12).

Kejuaraan yang dibuka Dansatgas RR NTB Kolonel H. Farid Makruf, MA., bekerjasama dengan Komunitas Lombok Cyber dan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) NTB dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB Ir. Hj. Husnanidiati Nurdin.

Dalam wawancaranya, Dansatgas RR NTB menyampaikan sekitar enam bulan lalu NTB khususnya Pulau Lombok mendapat musibah gempa yang meluluh lantakan rumah dan fasilitas umum untuk warga. “Melalui kegiatan semacam trauma healing ini akan bisa memberikan kegembiraan bagi anak-anak sambil menambah prestasi dibidang olahraga,” kata Dansatgas.

Terkait dengan kejuaraan renang hari ini sambungnya, banyak sekali anak-anak kita yang berbakat dibidang olahraga terutama renang. Tinggal bagaimana melatih dan membina mereka menuju atlet berprestasi.

Menurutnya, Event ini selain dalam rangka memperingati Hari Lahir NTB ke 60 tahun 2018 juga untuk menambah event pertandingan bagi anak-anak kita, berlatih saja tanpa pertandingan maka tidak akan berasa. “Alhamdulillah peminatnya banyak, ada 125 orang peserta dengan berbagai kualifikasi dan semoga prestasinya terus meningkat,” sebut Mantan Danrem 162/WB tersebut.

Sementara Ketua Dewan Penasehat PRSI NTB Ahmad Musafaq, S.Sos., menyampaikan kejuaraan ini sebenarnya terbuka untuk umum bagi para pelajar SD dan SMP, namun karena keterbatasan waktu pendaftaran hanya empat hari sehingga yang tercover hanya Pulau Lombok saja.

Namun selama empat hari jadwal pendaftaran tersebut, lanjutnya, peminatnya banyak sekali yakni 125 orang dari berbagai sekolah yang dibagi menjadi tiga kategori dengan empat gaya renang yakni renang gaya bebas, gaya dada, gaya kupu-kupu dan gaya punggung.”jelasnya.

Sebelumnya diinformasikan pada lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), siswa kelas 6 SDN 1 Taman Sari Gunungsari atas nama Nagata meraih piala perungu.

Adapun peraih juara pada kejuaraan lomba renang tingkat SMP dan SD dengan jarak 50 meter berturut-turut sebagai berikut untuk SMP dengan gaya dada putra atas nama Bujangga Tridading Datu Laya dari SMPN 1 Mataram dan putri Aghata Bunga YH dari SMPN 4 Lingsar, gaya Kupu-kupu putra Rezho Almaji dari SMPN 1 Praya dan Putri Tristania Cinthya Dewi S. dari SMPN 1 Labuapi, gaya Punggung putra Rizki Anugrah Putra dari SMPN 7 Mataram dan Putri Tristania Cinthya Dewi S dari SMPN 1 Labuapi dan gaya Bebas Putra diraih Putra Rezho Almaji dari SMPN 1 Praya dan Putri Tristania Cinthya Dewi S. dari SMPN 1 Labuapi. “sebutnya.

Sedangkat untuk tingkat SD dibagi dalam 2 kategori yakni kelas 1-3 dan kelas 4-6. Kelas 1 sampai 3 untuk juara masing-masing gaya yakni gaya dada putra diraih Ida Bagus Dwi Kyuan dari SDN 41 Mataram dan Putri Aisyah Putri Oktafiani dari MIN Kota Mataram, gaya Bebas putra Kade Hugo Sulidarma dari SDN 2 Cakranegara dan Putri Aisyah Putri Oktafiani dari MIN Kota Mataram.

Untuk kelas 4-6 yang keluar sebagai juara untuk gaya Dada Putra Naghata Excelian YH. dari SDN 1 Taman Sari dan Putri Nabila Husna dari SDN 16 Mataram, gaya Kupu-kupu Putra Naghata Excelian YH. dari SDN 1 Taman Sari dan Putri Syakira Najla dari SDN 22 Praya, gaya Bebas Putra Naghata Excelian YH. dari SDN 1 Taman Sari dan Putri Nabila Husna dari SDN 16 Mataram, gaya Punggung Putra I Gede Eka Prabu Aurasukla SDK Antonius Cakra dan putri Nabila Husna dari SDN 16 Mataram.

Selain kejuaraan renang juga akan dilaksanakan lomba lari 5 dan 10 KM, Pertandingan Bola Volly dan Tennis lapangan.

Pererat Tali Persaudaraan Kembali, TNI-Polri Gelar Karya Bhakti Bersama Kelompok Yang Bertikai


Pendam IX/Udayana
Jumat, 28 Desember 2018

Dalam rangka menjaga kondusifitas dan mempererat tali persaudaraan Pasca Bentrokan antar dua kelompok yang terjadi di dua desa di Kecamatan Lunyuk belum lama ini, TNI Polri bersama masyarakat Desa Suka Maju dan Desa Pada Suka Kecamatan Lunyuk, pada Kamis (27/12), melaksanakan karya bhakti gotong royong membersihkan tempat peribadatan.

Karya bhakti yang dihadiri Kasdim 1607/Sbw Mayor Arh Huwairi. ST,  Kabag Ops Polres Sumbawa AKP.Burhanudin, Danramil 1607-07/Lunyuk Kapten Inf I Wayan Suledra, Danki Brimob Sumbawa Iptu Nurdin Kapolsek Lunyuk AKP Legiman Wyn Matias. M dan Danton Kompi B Yonif 742 Lettu Inf Mahfud serta seluruh masyarakat didua desa tersebut berjalan dengan baik penuh kekompakan serta tali persaudaraan.

Dalam karya bhakti tersebut nampak terlihat kebersamaan TNI Polri bersama masyarakat bergotong royong bahu membahu melakukan pembersihan di tempat peribadatan, baik itu tempat peribadatan Umat Islam di Masjid Al-Ikhsan Desa Padasuka dan di pura dalam Suka Maju Kecamatan Lunyuk.

Kabag Ops Polres Sumbawa AKP.Burhanudin seusai karya bhakti tersebut di tengah warga Desa Suka Maju memberi apresiasi, terutama kepada semua pihak yang ikut andil dalam menciptakan rasa tentram dan nyaman serta aman khususnya di wilayah Lunyuk,

“Sebelumnya saya telah memberikan pengarahan kepada masyarakat Desa Padasuka juga kepada masyarakat Desa Sukamaju,Alhamdulillah semua berjalan dengan baik”, jelasnya.

LanjutKabag Ops, begitu juga di dua lokasi desa tersebut, pihaknya selalu menginggatkan, bahwa Saat ini kita dalam masa kampanye, diharapkan kita semua dapat mengontrol diri serta anak-anak dalam menggunakan Hand Phone dengan cara bermedia sosial yang baik tanpa menimbulkan masalah.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menggambarkan kisah Hancurnya kerajaan Sriwijaya yang berjaya sampai ke benua eropa, dimana kehancuran tersebut tidak lain akibat perang saudara, untuk itu mari kita sama-sama menjaga tali persaudaraan dan menjaga toleransi serta kondusifitas bersama.

“Indonesia ini bukan didirikan oleh satu agama satu suku, dan Mari kita bimbing anak-anak kita menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara”, ungkap Kabag Ops.

Demikian juga dengan kondisi negara yang dinyatakan darurat narkoba, pihaknya mengajak seluruh steakholder untuk menjaga dan mengawasi generasi muda penerus bangsa agar tidak terjerumus pada pengaruh narkoba yang saat ini sedang marak di Indonesia dan khususnya di Sumbawa.

Demikian juga di Masjid Al Ihksan desa Padasuka Kecamatan Lunyuk, Kabag Ops berharap kepada seluruh Masyarakat padasuka, apa yang terjadi belum lama ini agar jangan lagi terulang, tidak ada untungnya bagi kita semua, mari kita lupakan hal kemarin mari kita berbaur lagi seperti biasa.

Sementara untuk Pelaku sendiri, sudah di tangani oleh pihak kepolisian, "Serahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada hukum yang berlaku di Negara kita, jadi saya berharap bagi Tokoh masyarakat Desa Padasuka dan Suka Maju, semuanya agar dapat ikut mendinginkan anak anak muda jangan sampai ikut terpropokasi lagi karena mereka mengetahui bahwa apa yang mereka lakukan itu sangat merugikan dirinya sendiri dan orang lain.mari kita pupuk rasa persatuan dan persaudaraan antar masyarakat Desa lain yang ada di Kecamatan Lunyuk", tegasnya.

Bangkitkan Kembali Jiwa Gotong Royong, Babinsa Batu Layar Rabat Jalan Bersama Warga


Pendam IX/Udayana
Jumat, 28 Desember 2018

Babinsa Desa Batu Layar Koramil 1606-07/Gunungsari Serda Parhan Taufik melaksanakan gotong royong rabat jalan bersama warga dusun binaannya di Dusun Batu Layar Desa Batu Layar Kecamatan Batu Layar Lombok Barat, Kamis (27/12).

Rabat jalan sepanjang 600 meter tersebut menggunakan anggaran dana desa (ADD) Desa Batu Layar.

Danramil 1606-07/Gunungsari Kapten Chb Danang Kristianto menyampaikan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk membangkitkan kembali jiwa gotong royong yang dulu merupakan ciri khas masyarakat Indonesia.

“Semangat jiwa gotong royong ini yang mulai terkikis, namun dengan berjalannya waktu masyarakat masih rindu dengan kebersamaan seperti ini khususnya untuk membangun fasilitas umum,” jelas Danang.

Menurutnya, budaya gotong royong ini sangat membantu meringankan beban karena satu dengan yang lainnya saling bahu-mambahu bekerja sama menyelesaikan pekerjaan.

“Gotong royong ini sesuai dengan pepatah berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” kata Danang sambil tersenyum.

Terpisah Dandim 1606/Lobar Letnan Kolonel Czi Joko Rahmanto, S.IP., disela-sela kesibukannya mengapresiasi anggota Babinsanya yang tidak mau perpangku tangan melihat warga binaannya merabat jalan.

“Mereka akan turun langsung membantu warganya terutama terkait dengan pembangunan fasilitas umum untuk kepentingan bersama,” paparnya.

Babinsa dalam hal ini, lanjut Joko, sebagai ujung tombak satuan di desa harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat sehingga setiap informasi yang ada di Desa binaan bisa diperoleh secepat mungkin untuk diolah dan dilaporkan ke satuan atas. (Kodim 1606/Lobar)

Sambut Tahun Baru 2019, Ini Pesan Danrem 162/WB Kepada Masyarakat NTB


Pendam IX/Udayana
Jumat, 28 Desember 2018

Danrem 162/WB, Kolonel (Czi) Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos,SH, M. Han, mengharapkan kepada masyarakat  Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam merayakan malam pergantian tahun 2019, tidak berlebihan, terutama para anak-anak muda agar tidak melakukan konvoi di jalan raya, menyalakan kembang api dan mercon yang justru akan mengganggu keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

“Para pemuda sangat berperan besar dalam ikut menciptakan situasi Kamtibmas yang  tertib, aman,  lancar  dan damai,” ucapnya kepada RRI, Kamis (27/12/2018).

Rizal menyatakan pelaksanaan Natal 2018, di NTB sudah berjalan lancar, tidak terjadigangguan keamanan, termasuk acara Hari Raya Galungan Umat Hindu dapat berjalan lancar, aman dan damai. Tentu situasi ini juga diharapkan dapat tercipta dalam menyambut tahun baru 2019.

“Kita dapat melihat dilapangan situasi daerah NTB pada umumnya,  berjalan kondusif, mudah-mudahan kondisi ini dapat di pertahankan dan ditingkatkan,” tegas  Danrem.

Menyongsong tahun baru 2019, ia juga berharap kepada masyarakat sedapat mungkin, tidak membuat keonaran yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban terutama menghindari kegiatan yang sifatnya membahayakan masyarakat, lebih baik masyarakat menggelar kegiatan yang bersifat positif.

Mari sambut tahun baru 2019 dengan berdoa dan bersyukur  kepada Allah, SWT bagi umat muslim dengan melaksanakan istiqosah maupun pengajian, atau kebaktian bagi umat nasrani disetiap gereja dan bagi umat hindu melaksanakan  persembahyangan di Pure.

“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita bisa dipertemukan di tahun baru 2019, sembari kita berdoa untuk keselamatan diri kita, keluarga dan keselamatan daerah dan bangsa, agar di jauhkan  dari bala bencana,” harapnya.

Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Akhir Tahun, Dandim 1619/Tabanan Cek Alat SAR di Tanah Lot


Pendam IX/Udayana
Jumat, 28 Desember 2018

Menjelang Tahun Baru 2019, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Hasan Abdullah, M.Si., (Han)., M.P.M., melaksanakan pengecekan alat penyelamatan (SAR) di lokasi tempat pariwisata Tanah Lot, Kamis, (27/12).

Pengecekan tersebut dalam rangka pengamanan Nataru yang dimulai dari pelampung, LCR (perahu karet) dan titik rawan yang ada di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot.

Menurut I Wayan Suwendra selaku Komandan Regu SAR Tanah Lot mengatakan bahwa DTW Tanah Lot menyiagakan satu regu penyelamat (life guard) bekerja sama dengan Polairud Polres Tabanan dan TNI AL demi mengutamakan keselamatan pengunjung di DTW Tanah Lot.

"Kami menempatkan tiga pos keselamatan di Tanah Lot untuk menjamin keselamatan baik wisatawan domestik maupun asing", ujarnya.

Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Hasan Abdullah, M.Si., (Han)., M.P.M., mengingatkan kepada para petugas SAR agar selalu waspada terhadap cuaca yang cukup ekstrim saat ini dan selalu mengingatkan wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Tanah Lot untuk menghindari tempat-tempat atau melakukan kegiatan yang berbahaya.

"Saya menghimbau kepada petugas agar selalu mengingatkan pengunjung agar tidak berenang atau mandi di pantai yang membahayakan para wisatawan guna menghindari dampak cuaca yang sulit untuk diprediksi saat ini", himbaunya.

Lebih lanjut, Dandim mengatakan kepada para petugas untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas di lapangan. Kenali perubahan air pasang dan surut serta menghimbau kepada para pengunjung jangan terlena berswafoto di tempat-tempat rawan kecelakaan. 

"Khususnya saat berselfie ria, lupa akan keselamatan diri sendiri", jelasnya.

Selanjutnya Dandim melanjutkan perjalanan mengunjungi pantai-pantai yang ada di wilayah Kabupaten Tabanan. Mulai dari Pantai Nyanyi, DTW Tanah Lot, Pantai Kedungu, Pantai Yeh Gangga, Pantai Pasut dan Pantai Soka yang didampingi oleh Satu Regu Patroli yang dipimpin Kapten Inf Wongso.

Hal tersebut dilakukan guna meyakinkan bahwa daerah pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Tabanan aman terkendali.

Kamis, 27 Desember 2018

"Kurangi Pengeluaran, Tambah Penhijauan", Dandim 1611/Badung Ajak Anggota Panen Bersama


Pendam IX/Udayana
Kamis, 27 Desember 2018

Dandim 1611/Badung Letkol Inf Handoko Yudhi Wibowo, S.E., mengajak anggota panen bersama di halaman belakang Makodim 1611/Badung, Kamis (27/12).

Sejengkal tanah sangat bermanfaat apabila dikelola dengan baik dengan jalan menanami tanaman yang bermanfaat seperti terong, cabai, tomat dan kangkung yang bisa dipanen dalam waktu tidak begitu lama.

Hal tersebut disampaikan Dandim didampingi Kasdim Mayor Inf Arianto, S.Ag. dan dihadapan Para Perwira Staf dan anggota Kodim saat panen di halaman belakang Kodim 1611/Badung,  

Sebagai satuan komando kewilayahan yang setiap saat berinteraksi dengan masyarakat, di samping sebagai sarana komunikasi sosial atau Komsos untuk mengajak warga di wilayah binaan untuk peduli lingkungan dengan menanami tanaman produktif. 

Dandim juga berpesan kepada seluruh anggota baik yang tinggal di Asrama maupun di rumah pribadi agar  peduli lingkungan dan menjadi contoh dalam memanfaatan lingkungan sekitar baik dengan polibag maupun menanami lahan kosong dengan menanam sayur mayur, terong, cabai dan lainnya yang setiap saat bisa untuk memenuhi kebutuhan dapur.

"Dengan menanami sayur mayur di lingkungan sekitar secara tidak langsung dapat menekan pengeluaran dan menambah hijau lingkungan sekitar", sebut Dandim.

"Lunyuk Berdamai" Gubernur NTB Puji Langkah Kapolres dan Dandim 1607/Sumbawa


Pendam IX/Udayana
Kamis, 27 Desember 2018

Langkah Antisipatif Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio S.Ik bersama Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Syamsul Huda dalam meredam konflik di Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa akibat adanya Miss informasi yang nyaris menjurus ke konflik SARA telah berhasil diselesaikan secara damai dan kekeluargaan, kondisi saat ini kecamatan Lunyuk yang berada di ujung selatan Sumbawa tersebut dalam keadaan sangat kondusif.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc yang turun secara langsung di Lunyuk pada Selasa (25/12), menilai kondisi Lunyuk Berdamai  ini tercipta karena kesigapan aparat keamanan baik kepolisian maupun TNI serta aparat pemerintah kecamatan dan desa.

Gubernur tidak menepis bahwa situasi sempat terganggu karena informasi yang dishare melalui media social direspon secara berlebihan oleh beberapa pihak sehingga seakan-akan dunia kacau. Padahal informasi itu sangat jauh berbeda dengan kenyataan di lapangan.

Namun polisi telah bertindak cepat mengamankan terduga pelaku yang ternyata masih anak-anak dan ditengarai sebagai pemicu terjadinya isu SARA ini.

“Untungnya kita punya Kapolres Sumbawa dan Dandim 1607 yang cepat tanggap karena turun langsung menenangkan situasi hingga menginap. Semoga ini menjadi pelajaran penting bahwa ternyata aparat yang cepat dan tanggap bisa menyelesaikan masalah dengan sangat baik,”  puji Gubernur.

Dalam kesempatan itu Gubernur menghimbau masyarakat untuk tidak lagi mendiskusikan hal-hal yang memancing kehangatan dan berpotensi mengganggu kerukunan beragama. Ia mengajak masyarakat untuk merawat dan menjaga keberagaman dengan penuh kesungguhan, sehingga kedamaian dan kondusifitas tetap terwujud dalam suasana penuh kekeluargaan.